
Hari kian berganti, para penghuni bumi yang muslim masih menjalankan ibadah Ramadhan mereka yakni berpuasa, meski tak semuanya menjalankan karena ada juga yang tidak seperti beberapa wanita terpilih
"Fel" Panggil Tania
"Hum" Ucap Felisa
"Nanti kita berangkat jam berapa buat bukber" Ucap Felisa
"Kan kita pakai motor kamu, jadi berangkatnya sekitar jam 5 an aja yah, biar nunggu gak terlalu lama beb" Ucap Felisa
"Iya boleh juga tuh" Ucap Tania
"Pak Fendi ikut yah Fel" Ucapnya lagi
"Ikut beb, tadi barusan ngasih tau" Ucap Felisa
"Bang Romi juga pasti ikut kalau pak Fendi ikut yah" Ucap Tania
"Hum, gak tau juga sih beb, soalnya tadi bang Fendi gak bilang apa - apa, aku juga tadi gak nanya" Ucap Felisa
"Oh begitu yah" Ucap Tania
"Kenapa kamu takut yah kalau ketemu" Ucap Felisa
"Gak kok, siapa yang takut" Ucap Tania kalang kabut
"Hahahaahha, gak usah kaget gitu, biasa aja" Ucap Felisa
"Ih, Felisa Atmajaya ini aku jawabnya juga biasa" Ucap Tania
"Apa iya Tania Rahardja jawabnya biasa aja" Ucap Felisa seperti sedang berfikir
"Ih ngeselin deh" Ucap Tania manyun
"Udah puasa - puasa jangan manyun gitu" Ucap Felisa
"Habis kamu sih bikin bete" Ucap Tania
"Gak usah bete - bete an, eh kamu masih gak jualan hari ini" Ucap Felisa
"Udah habis tadi banyak yang pesan buat bukber" Ucap Tania
"Oh syukur Alhamdulillah kalau begitu" Ucap Felisa
"Apa gak sebaiknya aku gak ikut yah Fel" Ucap Tania
"Kenapa" Ucap Felisa
"Yah gak papa" Ucap Tania
"Kamu takut" Ucap Felisa
"Takut apa, gak kok" Ucap Tania
"Yah kalau gitu ikut dong masa gak, kalau kamu gak ikut aku juga gak pergi nanti" Ucap Felisa
"Kenapa kamu gak pergi" Ucap Tania
"Yah kan kamu yang bawa motornya" Ucap Felisa
"Kan kamu bisa naik angkot" Ucap Tania
"Gak mau ah, kan aku pengen yang gratis, hehe" Ucap Felisa sambil menyengir
"Ya salam" Ucap Tania menepuk jidatnya
"Udah ah, ikut aja" Ucap Felisa
"Tapi" Ucap Tania
"Gak ada tapi - tapian, beb mau atau tidak, kamu harus bisa menerima kenyataan, kalaupun nanti disana ketemu yah udah kita sapa aja, kalau dia gak nyala biarin, yang penting kita nya tetap baik dan bersilaturahmi" Ucap Felisa
"Hum" Ucap Tania
"Udah jangan hum hum doang, iya apa gak, kan disana ada aku, gak mungkin lah aku biarin kamu tersakiti oleh keadaan" Ucap Felisa
__ADS_1
"Auw auw auw, co cwit nya bestie aku" Ucap Tania
"Hahahaha" Tawa keduanya
"Yah udah yuk, kita siap - siapin baju buat entar sore" Ucap Felisa
"Eh buset, ini baru jam 10 pagi beb, apa gak terlalu cepat tuh persiapannya" Ucap Tania
"Udah buruan, kalau kita siapin sekarang, kita bisa ngerjain yang lain, biar entar sore tingga pake aja" Ucap Felisa
"Iya juga yah, biar gak keteteran yah nanti" Ucap Tania
"Itu tau, pinter" Ucap Felisa
"Hahaha" Tawa Tania
"Kamu mau bersiap dimana, rumah atau disini" Ucap Felisa
"Disini aja deh" Ucap Tania
"Okey kalau begitu" Ucap Felisa
"Yah udah aku ke rumah bentar ambil baju yang mau pake buat entar sore, biar gak bola balik lagi" Ucap Tania
"Iya, ambil semua yang mau kamu pakai beb" Ucap Felisa
"Okey" Ucap Tania
Ia pun kembali ke rumahnya untuk mengambil semua keperluan untuk nanti sore, setelah itu ia kembali lagi ke rumah Felisa
"Ini udah semua beb" Ucap Felisa
"Iya beb" Ucap Tania
Mereka berdua pun mempersiapkan baju yang akan mereka pakai
"Beres" Ucap Felisa
"Ngantuk banget" Ucap Tania
"Kamu gak sholat dulu" Tanya Felisa
"Eh iya lupa, hehe, bentar aku wudhu dulu" Ucap Tania
Kemudian Tania menjalankan kewajibannya sedangkan Felisa ke dapur untuk minum, ia sangat kehausan, meski datang bulannya sudah berkurang tetap saja ia belum bisa untuk berpuasa
Setelah mengisi perutnya dengan air dan sedikit cemilan, ia pun kembali ke kamarnya
"Udah selesai beb" Tanya Felisa
"Udah" Ucap Tania
"Yuk tidur ngantuk" Ucap Felisa
"Mbak Mel kemana Fel, gak kelihatan" Ucap Tania
"Lagi kerja" Ucap Felisa
"Bang Dio sama Meldi" Tanya Tania
"Bang Dio lagi dinas ke luar kota, sedangkan Meldi lagi di rumah kakek neneknya" Ucap Felisa
"Oh begitu" Ucap Tania
"Iya beb" Ucap Felisa
Kedua sahabat itu pun kemudian beristirahat karena sudah sama - sama mengantuk
Beberapa jam kemudian, alarm di ponsel Tania berdering, sengaja ia menyetelnya sebelum tidur tadi
Jam menunjukan pukul 16.00 wib
"Beb bangun" Ucap Tania
'Beb bangun udah ashar" Ucapnya lagi
__ADS_1
Yang di bangunin masih asik tertidur
Kemudian Tania beranjak untuk sholat terlebih dahulu, sehabis itu dia pun mencoba membangunkan Felisa Kembali
"Beb, bangun" Ucap Tania sambil menggoyangkan tubuh Felisa
"Hum" Ucap Felisa menggeliat
'Bangun beb udah sore nanti kita telat loh" Ucap Tania
Felisa pun kemudian terbangun setelah drama berkepanjangan, sang wanita cantik ini memang susah sekali di bangunkan jika sudah terlelap
"Aku mandi duluan yah" Ucap Tania
"Iya" Ucap Felisa
Felisa pun terduduk di kasur dan melihat ponselnya, ternyata ada notifikasi pesan dari Fendi untuknya
"Assalamualaikum dek, lagi apa" Tulis Fendi
"Jadi ikut bukber gak dek" Tanya Fendi
"Dek" Tulis Fendi
Felisa pun membalas pesan dari prajurit dingin tersebut, ia pun mulai mengetik di ponselnya
"Walaikumsalam bang, lagi duduk, jadi bang ini mau siap - siap" Ucap Felisa
Terkirim___
"Beb mandi" Ucap Tania yang baru saja keluar dari kamar mandi
"Iya" Ucap Felisa
Kemudian ia bergegas pergi ke kamar mandi
Tania kini sedang berganti pakaian dan bersiap, Felisa pun keluar dan mulai bersiap - siap bersama Tania
"Beb bagusan sepatu yang ini atau ini" Tanya Tania
"Yah ampun beb, apa aja cocok itu, kan warna sepatunya dua - duanya netral masuk sama bajunya" Ucap Felisa
"Harus pilih yang cocok dong beb, kan nanti disana ketemu mantan jadi harus keren" Ucap Tania
"Hum" Ucap Felisa
"Hehehe, maksudnya harus bisa bagus Fel" Ucap Tania
"Iya sayangku, pokoknya apapun yang membuatmu bahagia, aku dukung" Ucap Felisa
"Uhhh Feli bebebku tersayang" Ucap Tania
"Hahahaha" Tawa keduanya
Mereka pun bersiap - siap dengan gembira, setelah di rasa udah cocok dan siap, mereka pun berangkat
"Eh mau kemana ini, cantik - cantiknya" Ucap Melati
"Mbak kok udah pulang" Tanya Felisa
"Iya dek" Ucap Melati
"Kita mau pergi bukber mbak" Ucap Tania
"Oh yah sudah hati - hati di jalan yah mbak" Ucap Melati
"Iya mbak" Ucap kedua gadis tersebut
Kemudian mereka berdua pun keluar dan Tania mengendarai motornya dengan Felisa di boncengan, beruntung mereka tidak memakai gamis jadi aman saat berkendara dengan celana jeans dan tunik mereka
Perjalanan pun terasa menyenangkan karena keduanya saling bercanda di atas motornya.
Bersambung_____
Dukung terus karya Author yah 🥰
__ADS_1
Terima kasih 🙏🤗 Saranghae❤️