Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Hadiah Melahirkan


__ADS_3

Keesokan harinya setelah keluarga Romi dan keluarga Fendi berkumpul kini mereka harus di sibukkan dengan pekerjaan mereka


Mengingat ada pembukaan penerimaan calon taruna baru, sehingga aktivitas pekerjaan mereka menjadi meningkat, Fendi bahkan sering mengontrol anak buahnya untuk bekerja sesuai dengan aturan yang ada


Di tempat lain, Tania maupun Felisa tidak begitu khawatir mengenai kedua lelaki nya tersebut, karena semalam mereka sudah di telepon dan di kasih kabar oleh mereka bahwa beberapa hari ke depan mereka akan sibuk, namun Fendi maupun Romi belum menceritakan hasil pertemuan mereka dengan keluarga kepada para wanita itu


Namun di sisi lain, tadi sebelum mereka berangkat ke batalyon, Fendi maupun Romi sudah bertemu dengan keluarga masing - masing wanitanya, jika Romi bertemu dengan mama Tania maka Fendi bertemu dengan Diora dan Melati, sebelumnya kedua gadis tersebut yang satunya sedang ke sekolah tempat ia bekerja dan yang satunya lagi sedang mengantar pesanan pelanggan tetap nya


Waktu pertemuan mereka juga terbilang singkat mengingat hanya membicarakan intinya saja dan meminta restu agar berjalan dengan lancar, selebihnya mereka lebih membahas apa saja yang harus di persiapkan oleh masing - masing


"Fendi, terima kasih sudah berjuang demi Feli" Ucap Diora terharu


"Siap bang, apapun akan saya lakukan demi Feli" Ucap Fendi tegas


Diora pun tersenyum mendengar perkataan Fendi


Di Rumah Felisa juga, Riana sedang memberikan nasehat kepada calon anaknya itu, serta ia juga menulis apa saja yang perlu ia siapkan nanti, mengingat mereka sudah mendapat kesepakatan bahwa keduanya akan di lakukan bersaman di rumah Felisa


"Tante tenang aja nanti kita diskusi lagi habis ini, biar kita catat apa yang perlu kita persiapkan" Ucap Dena


"Iya Tante" Ucap Melati


"Oh iya sayang, baiklah kalau begitu" Ucap Riana


"Baiklah, tante, bang, mbak, kami permisi dulu karena harus berangkat kerja" Ucap Fendi


"Iya Fendi, Abang sama mbak juga mau berangkat" Ucap Diora


"Iya bang, permisi" Ucap Fendi


Ia dan Romi pun menyalami semua yang ada di dalam rumah lalu mereka pun pamit pergi


"Berangkat Rom" Ucap Fendi saat mereka sudah di dalam mobil


"Baik Komandan" Ucap Romi


Kemudian melajukan mobilnya meninggalkan tempat tinggal kedua wanita tersebut


Di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan Tania, beruntung gadis itu tidak mengenal mereka karena mobil yang mereka gunakan berbeda dari mobil sebelum - sebelumnya, ini mobil dinas yang mereka gunakan sehingga Tania tidak terlalu familiar dengan mobil tersebut


"Rom" Panggil Fendi


"Iya komandan" Jawab Romi


"Bukannya itu Tania" Ucap Fendi


"Iya komandan" Ucap Romi


"Apa dia mengenal kita" Tanya Fendi


"Sepertinya tidak komandan" Ucap Romi


"Syukurlah kalau begitu" Ucap Fendi


Mereka pun berlalu meninggalkan daerah tempat tinggal kedua wanita pujaannya mereka

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Tania kebingungan mencari keberadaan ibunya, Riana tidak biasanya keluar tanpa memberitahunya, di tengah kecemasan Tania mencari, Riana muncul seperti orang yang tidak bersalah


"Assalamu Alaikum" Ucap Riana


"Walaikumsalam" Ucap Tania


Ia menatap ibunya


"Kenapa nak, ko lihatin ibu sendiri sampai segitunya" Tanya Riana


"Mama, Tania tuh khawatir tau, aku pulang gak ada mama di rumah, mama gak bilang kemana, aku kan jadi cemas ma" Ucap Tania kesal


"Oalah begitu toh sayang, maafin mama yah, kirain kamu pulangnya masih lama jadi mama main aja ke rumah Feli" Ucap Riana


"Ke rumah Feli" Ucap Tania mengulangi perkataan sang mama


"Iya sayang" Ucap Riana


"Memangnya ada acara apa ma di sana" Tania penasaran


"Gak ada apa - apa sih cuma mama berkunjung aja kan udah lama gak main di rumah mereka, lagian mama bosan juga di rumah sendirian" Ucap Riana


"Oh begitu" Ucap Tania


"Iya sayang" Ucap ibunya


"Oh yah ini ma, uangnya" Ucap Tania memberikan uang yang dia terima dari pelanggannya


"Okey, mama terima yah" Ucap Riana


"Iya ma, tadi Tania pake sedikit buat beli bensin buat motor" Ucap Tania


"Makasih ma" Ucap Tania memeluk ibunya


Di sekolah, Felisa sedang siap - siap akan mengunjungi rumah rekan kerjanya Tika, karena wanita itu telah melahirkan putri pertamanya


"Fel, jadi kan kita pergi" Tanya Laras


"Iya jadi Ras" Ucap Felisa


"Yang lain gimana biar kita sama - sama aja kesana" Tanya Felisa pada rekan guru lainnya


"Iya boleh" Ucap salah satu rekan guru


"Gimana kalau kita patungan aja biar beli hadiah buat anaknya" Ucap yang lainnya


"Boleh juga tuh bu" Ucap Laras


"Gimana Fel" Tanya guru lainnya


"Saya sih setuju aja bu, kalau begitu ini dari saya" Ucap Feli


Kemudian di ikuti yang lainnya menyumbangkan bagian mereka


"Bagusnya kita kasih kado apa yah" Tanya Feli

__ADS_1


"Iya kita kan belum pernah merit dan punya anak, bingung juga yah" Ucap Laras


"Hahaha, sudah tenang aja nanti kita pilihkan, ada peralatan makan bayi, perlengkapan bayi lainnya nanti kita sesuaikan dengan jumlah uang yang sudah terkumpul" Ucap seorang guru


"Ibu - ibu ini ada sedikit bagian dari saya" Ucap Kepsek yang dari tadi mendengar percakapan anak buahnya


"Eh pak, terima kasih pak untuk sumbangsihnya" Ucap seorang guru senior


"Iya sama - sama, tolong ucapkan permintaan maaf saya kepada Tika dan suaminya, tidak sempat hadir melihat Tika dan anaknya karena saya harus segera berangkat mengikuti kegiatan di luar kota" Ucap Kepsek


"Oh iya pak, siap nanti kami sampaikan" Ucap guru senior tersebut


"Iya terima kasih, kalau begitu mari kita bubar semuanya, mengingat sudah saatnya pulang sekolah, ibu - ibu dan bapak guru sekalian hati - hati di jalan yah, saya permisi duluan" Ucap Kepsek dan Wakasek


"Iya pak, hati - hati di jalan juga pak" Ucap para guru


Bapak kepala sekolah hanya tersenyum kemudian berlalu meninggalkan mereka semua


" Ayo semuanya kita pergi" Ucap Laras


"Iya ayo" Ucap semuanya kompak


Mereka pun berangkat menuju salah satu mall dan membeli perlengkapan sebagai hadiah untuk anaknya Tika, setelah di dapatkan hadiah yang menurut mereka pas, mereka pun membungkusnya, lalu meninggalkan mall tersebut menuju rumah Tika dan suaminya


"Assalamu Alaikum" Ucap mereka semua setelah sampai


"Walaikumsalam" Ucap ibu Tika yang kebetulan berada di situ


Ia memang menemani anaknya dari paskah melahirkan hingga sekarang


"Silahkan masuk bapak ibu" Ucap sang mertua Tika yang kebetulan juga berada di situ


"Terima kasih bu" Ucap para guru semuanya lalu masuk ke dalam rumah


Mereka pun menuju kamar Tika, karena kondisi kamar yang tidak terlalu besar sehingga bapak - bapak guru menanti di luar dan guru wanita yang terdiri dari 6 orang tersebut termasuk Felisa dan Laras ikut masuk ke dalam kamar Tika


"Selamat yah Tika" Ucap guru senior


"Iya Bu terima kasih banyak" Ucap Tika yang masih terbaring sambil menyusui bayinya


"Ini kami ada sedikit oleh - oleh dan dapat salam dari pak Kepsek mohon maaf kata beliau karena tidak sempat hadir karena ada kegiatan di luar kota" Ucap senior tersebut


"Oh iya Bu, sekali lagi terima kasih, dan tolong nanti mohon bantu ucapkan terima kasih saya kepada beliau" Ucap Tika


"Iya insya Allah nanti kita sampaikan" Ucap Laras


"Ras, Feli, makasih yah udah datang sama yang lainnya" Ucap Tika


"Iya mbak, sama - sama" Ucap Felisa


Kemudian mereka pun saling bercerita dan bergantian menggendong bayi Tika sambil tertawa dan bercanda sedangkan pada bapak guru menikmati minuman dan cemilan yang sudah di persiapkan ibu Tika dan mertua Tika sendiri


"Terima kasih banyak Bu" Ucap seorang bapak guru senior


"Sama - sama pak, terima kasih kembali" Ucap ibu dan mertua Tika bersamaan

__ADS_1


Mereka pun mencicipi hidangan yang ada sambil bercerita dengan bapak dan ayah mertua Tika serta suaminya yang kebetulan baru pulang bekerja.


Bersambung_____


__ADS_2