
"Mbak Mel, lihat charger Feli gak" Tanya Felisa pada iparnya yang sedang memasak di dapur.
"Gak sayang" Jawab melati.
"Kamu taruh dimana, coba ingat dulu, mungkin terselip sayang" Ucap wanita yang sedang hamil muda itu.
Yaah, Melati kini sedang hamil, baru trimester pertama. Dio tidak mengizinkan ia untuk bekerja berat, cukup kerja yang ringan-ringan saja, suami siaga itu terlalu khawatir kejadian di masa lalu terulang lagi, ia ingin kali ini istrinya lebih berhati - hati, dan Melati pun mengikuti saran suaminya itu, dan sekarang ia hanya berada di rumah, karna dia sudah cuti bekerja.
Melati adalah seorang perawat cantik di salah satu rumah sakit ternama di kota nya, ia bertugas di poli jantung.
"Gak ada mbak, Feli udah cari tapi ga Nemu" Manyun Felisa karna ia sudah pusing mencarinya.
"Ya sudah sementara pakai charger mbak dulu, ada di kamar ambil aja, nanti di cari lagi charger kamu, sapa tau ketemu" Saran Melati kemudian.
Felisa bergegas mengikuti perintah iparnya itu, setelah mendapatkan charger, kemudian ia mencharger hp nya yang sudah lowbat, setelah itu dia bergegas ke dapur membantu ipar kesayangannya tersebut, karna ia tak mau sampai iparnya itu kelelahan, takut berimbas pada janin yang di kandungnya, rupanya insiden waktu itu membuat mereka lebih khawatir dan tentunya waspada.
#Author pov
Begitulah manusia, tidak akan pernah belajar jika tak terjadi kesalahan, dari kesalahan kita lebih berintrospeksi diri, dari pengalaman bisa menjadi pelajaran berharga.
Duh Author bijak banget yah, hihi.🤭
Jatuh bangun aku, bangun lagi.😁
Terserah Author aja 🤧(Author Somplak )😈
"Mbak masak apa" Tanya felisa.
"Kangkung tumis, sama tempe mendoan" Jawab Melati.
__ADS_1
"Aku tumis yah kangkungnya, nanti mbak yang buatin tempenya aja gimana, kita bagi tugas ? Ucap Felisa.
"Okey" Ucap Melati setuju.
Mereka berdua pun memasak bagian mereka masing - masing, hingga makanan di sajikan di atas meja dan mereka menyantapnya bersama - sama.
Bumil muda itu makan dengan lahap, ia tak menunggu suaminya, sebab Diora tadi mengirim pesan bahwa ia akan lembur, sehingga makan malam kali ini hanya di nikmati Melati dan adik iparnya saja.
Setelah dirasa kenyang dan makanan di piring mereka sudah habis, Felisa pun membersihkan semuanya, iya menyuruh kakak iparnya untuk duduk santai di ruang tv, dan ia akan mencuci piring kotor, Felisa pun mengerjakan semuanya hingga tuntas, setelah di rasa semua sudah bersih, Feli bergegas ke kamarnya, ia melihat daya ponselnya yang telah penuh, kemudian melepaskan charger dan mengembalikannya ulang kepada sang pemiliknya.
“Mbak, makasih yah charger nya" Ucap Felisa
"Iya sayang, sama-sama" Jawab Melati
"Mbak, aku tidur duluan yah udah ngantuk" Ucap Felisa
“Ting”
Sebuah notifikasi dari Ig pun masuk, ia pun membukanya dan
t a....d a......
Sebuah pesan dari seseorang yang tidak pernah ia sangka akan menghubunginya, ia di DM oleh Rezky Kurniawan, mantan yang sudah ia lupakan. Ia masih kaget setelah membaca isi pesan yang di kirimkan oleh Rezky, pasalnya dari terakhir mereka berpisah pun tidak ada lagi komunikasi diantara keduanya, namun kini tiba - tiba Rezky menghubunginya, bukan untuk menanyakan kabarnya, melainkan hal lain.
“Assalamualaikum Dek, Ade tau gak, yang jual roti Srikaya di sebelah mana" Isi DM dari Rezky.
Bismillahirrahmanirrahim...
Felisa pun mulai menata hatinya dan membalas pesan dari Rezky.
__ADS_1
“Walaikumsalam bang, Coba aja cari depan Supermarket jalan simpang, biasanya di situ ada yang jual, kalo ga ketemu, langsung ke gerai roti S*r i*d* aja, ada kok produk roti yang isinya Srikaya" Balas Feli
“ Ting”
Balasan dari Rezky
"Oh iya Dek, makasih yah 🙏"
"Iya bang, sama-sama 🙏"
Hening....
Hening...
Hening...
Tak ada lagi kelanjutannya, Felisa nampak bertanya - tanya ada apa dengan roti Srikaya, ia terlanjur penasaran, kenapa mantan pacarnya itu menanyakan roti tersebut.
"Ah sudahlah lebih baik tidur" Gumam Felisa.
Kemudian ia melanjutkan tidurnya hingga pagi menjelang, tentunya dengan rasa penasaran yang menyelinap di hati dan pikirannya.
Begitulah siklus kehidupan, disaat engkau sudah melupakan, ia akan hadir dengan bentuk yang lainnya, entah itu berupa sekedar menyapa atau bahkan terang - terangan mendekat pengen mengulang, membuat proses move on terasa sia - sia. Namun tak sedikit juga yang bertahan, mengapresiasi perjuangan yang terlewat, dengan dalih sudah ikhlas dan melupakan atau dengan asumsi yang baru jauh lebih menyenangkan. Beberapa hal itu sering terjadi, begitulah kehidupan 🤧
Author ogah Ah, masa lalu biarlah masa lalu, Author lebih mengikuti saran mbak Inul aja. Author gak sanggup kalo mengulang 🤣 Siaran ulang kali aah 😁✌️ ckckck
Dukung terus karya Author yah 🥰 Jangan lupa terus pantengin lanjutannya. ☺️
__ADS_1