
Malam harinya, mereka baru sampai di rumah, Tania tidak ikut turun, ia lebih memilih pulang karena hari sudah gelap
"Bey, makasih yah" Ucap Felisa
"Sama - sama, salam buat mbak Mel dan bang Dio" Ucap Tania
"Okey" Ucap Felisa
Kemudian masuk ke rumahnya ketika motor Tania melaju pergi
"Assalamu Alaikum" Ucap Felisa
"Walaikumsalam" Ucap Melati
Ia baru selesai sholat isya
"Malam mbak" Ucap Felisa
"Malam sayang" Jawab Melati
"Bang Dio mana mbak, gak kelihatan" Tanya Feli
"Lagi di kamar sayang, bujuk Meldi tidur" Jawab Melati
"Oh iya mbak, aku ke kamar dulu" Ucap Felisa
"Iya sayang" Ucap Melati
Felisa pun menuju kamarnya, ia membersihkan dirinya setelah seharian, beruntung besok adalah weekend sehingga ia tak perlu harus ke sekolah
Setelah selesai mandi, ia menuju dapur untuk makan
Melati sudah tak nampak di dalam rumah, mungkin sudah masuk ke kamar mereka
Felisa membuka tudung saji yang tertera di atas meja, nampak lauk pauk yang menggoda selera, tak menunggu lama ia kemudian mengisi perutnya yang sudah lapar, bisa di bilang, di mall pun mereka sudah makan, namun karena perjalanan pulang yang lumayan jauh sehingga perutnya kembali keroncongan
Ia makan dengan tenang, hingga nasi dan lauk pauknya yang ada di piringnya semua tandas, ia sudah kenyang
Setelah beristirahat sebentar dan membersihkan piring kotornya, ia pun kembali ke ruang tv untuk menonton
Melati yang mendengar suara tawa adik iparnya pun akhirnya memutuskan keluar dari kamarnya
"Dek" Panggilnya
"Iya mbak" Jawab Melati
"Ketawa apa sih" Tanya Melati
"Sitkom mbak, lucu" Jawab Felisa
"Kamu belum ngantuk" Tanya Melati
"Belum mbak" Ucap Felisa
"Oh yah, tadi mbak Dena nitip salam" Ucap Melati
"Walaikumsalam mbak" Ucap Felisa
"Insya Allah hari minggu mereka sekeluarga datang" Ucap Melati
"Oh iya mbak, bagus dong, Feli udah kangen juga" Ucap Felisa antusias mendengar kedatangan Dena
"Sabar yah sayang, mbak Dena hubungi kamu terus katanya tapi mbak udah jelasin kalau hape kamu di pegang bang Dio" Ucap Melati
"Iya mbak, makasih yah" Ucap Felisa
"Iya sayang, kalau gitu kamu lanjut nonton yah, soalnya mbak udah ngantuk" Kata Melati kemudian menutup kembali pintu kamarnya saat melihat anggukan kepala dari Felisa
"Iya mbak" Katanya
Felisa pun terus menonton, hingga acara selesai, ia tertawa terpingkal - pingkal karena melihat aksi pelawak yang ada di tv
Selesai menonton, ia mematikan tv dan berjalan masuk ke kamarnya
"Hoam" Felisa mulai menguap
__ADS_1
Kerena terlalu lelah setelah selesai beraktivitas sehingga ia memutuskan tidur
Pagi harinya, sinar mentari menyapa
Felisa masih terbaring di tempat tidurnya
"Dek, olahraga yuk" Ajak Melati
Tidak ada sahutan dari dalam, akhirnya Melati memutuskan berolahraga dengan anak dan suaminya saja
Felisa masih asyik dengan mimpi indahnya, ia tak bangun meski alarmnya berbunyi
"Assalamu Alaikum, Fel" Panggil Tania
"Feli" Ucap Tania dengan suara yang keras
Gadis cantik itu masih menggeliat di atas ranjangnya, Tanpa berniat sedikitpun untuk bangun
"Felisa Atmajaya, bangun ooo e" Panggil Tania sekeras mungkin
Bukan Felisa yang keluar namun ternyata Bu Jamilah yang keluar menegurnya
"Ya ampun Tania, kamu cantik - cantik suaranya menggelegar kayak geledek, nyaring banget" Ucap bu Jamilah tetangga sebelah
"Hehehe maaf Bu, habis Feli nya gak bangun - bangun" Ucap Tania
"Mungkin masih tidur, belum bangun, tadi ibu lihat yang udah bangun cuma Melat dan suami beserta anaknya, mereka bertiga lagi olahraga di lapangan depan" Ucap Bu Jamilah
"Oh iya Bu, makasih, sekali lagi maaf yah Bu" Ucap Tania
"Iya" Ucap Bu Jamilah lalu kembali masuk ke dalam rumahnya
Tania yang di tinggal sendirian pun bingung mau bikin apa di depan rumah sahabatnya, yang di panggil pun tak kunjung ada pergerakan untuk bangun, bisa lumutan ia nunggu Feli
"Busyet, susah amat ngajak ni bocah" Ucap Tania prustasi
Sudah satu jam ia berada di depan rumah Felisa
"Tania" Panggil Melati
"Mbak Mel, bang Dio, Meldi sayang" Ucap Tania
"Iya mbak, aku manggil dari sejam yang lalu gak Ada yang bangun" Ucap Tania
"Astagfirullah, yuk masuk, nanti kita bangunin Feli" Ucap Melati
"Iya mbak" Ucap Tania
Kemudian ia pun masuk bersama Melati dan suaminya
"Langsung ke kamarnya aja sayang" Ucap Melati
"Iya mbak, makasih" Jawab Tania
Tania pun bergegas masuk ke kamar sahabatnya
"Ya salam ni bocah, belum bangun juga" Ucap Tania
Felisa masih asyik tertidur
"Fel bangun" Ucap Tania
"Feliiii" Tania terus menggoyangkan badan sahabatnya
Dengan susah payah, akhirnya gadis itu bangun juga
"Busyet anak gadis bangunnya telat amat" Ucap Tania
"Hehe, capek bestie" Ucap Felisa
Ia meregangkan otot - ototnya
"Kamu habis olahraga" Tanya Felisa sehabis mengumpul nyawanya kembali
"Tadinya tapi udah gagal" Jawab Tania
__ADS_1
"Ko bisa" Tanya Felisa
"Nungguin nyai tapi gak bangun - bangun, cantik - cantik tidur kayak kebo" Ucap Tania kesal
"Hehehe, maaf" Ucap Felisa
"Buruan mandi sana" Ucap Tania
"Okey" Ucap Felisa
Kemudian bergegas ke kamar mandi membersihkan tubuhnya
Tania asyik membaca majalah di kamar Felisa
Dr ... dr...dr 📞
"Halo, assalamu Alaikum sayang" Ucap Tania
"Walaikumsalam sayang, kamu udah lihat chat aku kan" Tanya Romi
"Udah yank" Jawab Tania
"Jadi gimana, nanti malam jadi ikut kan" Ucap Romi
"Iya nanti aku nanya Feli, dianya lagi mandi bang" Ucap Tania
"Oh iya sayang nanti ngabarin yah" Ucap Romi
"Oke, siap yank" Ucap Tania
"Okey, udah dulu yah yank, mau latihan" Ucap Romi
"Okey, semangat, Bey" Ucap Tania
Panggilan pun berakhir
Felisa keluar dari kabar mandi dengan kimononya
"Beb" Panggil Tania
"Hum" Jawab Felisa
Ia sedang melihat bajunya di lemari
"Nanti malam kita ke acara lamarannya Mira sama sertu Nyoman yuk" Ucap Tania
"Aku di undang" Tanya Felisa
"Kamu di undang, aku nyuruh dia ngirimnya ke aku, soalnya kataku hape mu sedang lowbat" Ucap Tania
"Wah bestie ku memang terbaik bohongnya" Ucap Felisa
"Hahahaha, kirain mau muji aku" Ucap Tania tertawa
"Akting kamu luar biasa" Ucap Felisa
"Bisa aja" Ucap Tania
Setelah mengganti pakaian, Felisa pun mengajak Tania keluar kamar, karena ia belum sarapan
Dari arah dapur muncul kakak dan kakak iparnya
"Tante, tadi mama panggil buat olahraga, tantenya gak bangun - bangun" Ucap Media
"Hehehe, maaf yah sayang, Tante ngantuk" Jawab Felisa
"Oh gitu tante" Ucap Meldi
"Iya sayang" Ucap Felisa
"Dek, sarapan, Tania udah sarapan belum, sekalian aja sama Feli, mbak sama Abang sudah selesai soalnya" Ucap Melati
"Iya mbak, makasih" Ucap Tania
Kemudian mereka berdua menuju ruang makan, melihat roti bakar di atas meja membuat Felisa dan Tania menjadi semangat untuk melahap sarapan tersebut
__ADS_1
Mereka pun sarapan dengan tenang dan terasa nikmat, sebab roti bakar buatan Melati selalu yang terenak.
Bersambung______