
Sore harinya nampak Felisa terbangun dengan mata yang bengkak, saat ia keluar kamar ia tak mendapati kakak, kakak ipar beserta keponakannya, ternyata mereka sedang keluar
"Udah bangun dek" Ucap Ela
"Ia mbak" Ucap Felisa
"Mbak Mel sama bang Dio kemana mbak" Tanya Felisa
"Lagi ke rumah Tante Devanka sayang" Ucap Ela
"Fais mana mbak" Tanya Felisa
"Lagi pergi sama mereka, tadi dia ikut juga" Ucap Ela
"Oh iya mbak" Ucap Felisa
Ela nampak sedih melihat keadaan adik sepupunya itu
"Dek" Panggil Ela
"Iya mbak" Jawab Felisa
"Kamu yang sabar yah, mbak akan dukung kamu" Ucap Ela
"Makasih yah mbak" Ucap Felisa
"Kamu jangan marah yah sama mereka, mbak yakin mereka berbuat begitu juga karna sayang sama kamu, mungkin caranya aja yang terlalu berlebihan" Ucap Ela
"Iya mbak" Ucap Ela
"Kamu mau makan pisang goreng gak, tadi mbak buat loh buat ngemil nyantai sore" Ucapnya
"Boleh mbak" Ucap Felisa
"Oh yah kapan masuk kerja" Tanya Ela
"Besok mbak" Ucap Felisa
"Oh iya, mbak lusa udah balik kayaknya" Ucap Ela
"Kok cepat sekali mbak" Ucap Felisa
"Iya dek, kan kakak ipar kamu sendirian disana, juga udah selesai lebaran juga kan dek" Ucap Ela
"Iya mbak" Ucap Felisa
"Oh yah tadi Dena telepon terus mbak cerita semua, dia juga bilang nanti mau coba bicara sama bang Dio" Ucap Ela
"Iya mbak" Ucap Felisa
"Yuk kita ke dapur mama pisang goreng" Ucap Ela
"Sebentar yah dek, mbak ambil dulu, kita santai aja di teras gimana" Ucapnya berubah pikiran
"Boleh juga tuh mbak" Ucap Felisa
Ia mulai menerima keadaan
"Okey, tunggu yah" Ucap Ela
kemudian ia berlaku ke belakang
Sedangkan Felisa hanya duduk diam, tidak memegang ponselnya seperti kembali ke zaman sebelumnya, hanya duduk manis, ia kemudian mengambil majalah lama lalu melihat lihat isinya
"Pasti bosan yah dek" Ucap Ela
"Iya mbak" Ucap Felisa
"Mau pakai ponsel mbak gak" Ucap Ela menawarkan
"Gak usah mbak, Feli juga gak hafal nomor teman - teman" Ucap Felisa
"Iya mbak juga gak punya nomor mereka" Ucap Ela
"Iya mbak" Ucap Felisa
"Yuk ke depan, kita makan" Ucap Ela
Mereka lantas berjalan ke arah teras, disana mereka makan dan saling bercerita, tak sedikit juga mereka tertawa
Beberapa tetangga yang lewat pun menyapa mereka, dan mereka pun menawarkan makanan ke tetangga tersebut
Hingga tak terasa waktu hampir gelap
Dari kejauhan pasangan suami istri yang baru pulang dari rumah orang tuanya pun menatap kedua wanita tersebut dengan senyum
__ADS_1
"Bang, dia ketawa" Ucap Melati
"Syukurlah kalau begitu" Ucap Diora
"Mamaaa" Ucap seorang bocah laki - laki yang memanggil mamanya
Ia berlari memeluk mamanya
"Ini apa ma" Ucap Fais
"Pisang goreng, abang mau" Ucap Ela
"Mau ma" Ucap Fais membuka mulutnya
Ela pun menyuapi makanan ke anaknya
"Assalamu Alaikum" Ucap Melati dan suaminya
"Walaikumsalam" Ucap kedua wanita tersebut
"Sudah pulang Mel" Ucap Ela
"Iya El" Ucap Melati
"Kalian makan gak bagi - bagi" Ucap Diora
"Masih ada kok di dalam" Ucap Ela
Felisa hanya terdiam sambil terus makan
"Dek" Ucap Melati
"Iya mbak" Ucap Felisa
"Makan kok gak ajak mbak" Ucap Melati
"Pelit dia sayang" Ucap Diora
"Masih ada di dalam mbak" Ucap Felisa datar
"Oh iya, Meldi tidur yah" Ucap Ela
Ia mencoba mencairkan suasana
"Iya, ngantuk di perjalanan" Ucap Melati
"Iya Mel" Ucap Ela
Melati dan suaminya pun masuk ke dalam, setelah menidurkan anaknya, Melati dan suaminya pun bersih - bersih
"Dek masuk yuk" Ucap Ela
"Iya mbak" Ucap Felisa
"Yuk sayang, kita masuk" Ucap Ela pada anaknya
"Iya ma" Ucap Fais yang sudah habis makan
Setelah beristirahat beberapa menit di dalam rumah, Ela pun mengajak anaknya untuk mandi
Felisa membawa piring dan gelas kotor kemudian mencucinya
Setelah itu ia kembali ke kamarnya untuk bersih - bersih
Saat magrib tiba, Felisa tak keluar dari kamarnya, padahal Melati memanggilnya untuk sholat berjamaah
"Feli lagi haid mbak" Ucap Ela
"Oh yah dari kapan" Ucap Melati
"Tadi mbak" Ucap Ela
"Oh ya sudah kalau begitu" Ucap Melati
Ia tak lagi mengetuk pintu kamar Felisa, tetapi langsung kembali dan menjalankan ibadah bersama - sama
Setelah selesai, Ela dan Melati menyiapkan makan malam untuk mereka
"El tolong panggil Feli yah" Ucap Melati
"Okey" Ucap Ela
Ia berjalan ke arah depan, mengetuk pintu kamar Felisa lalu masuk ke dalamnya
"Dek makan dulu yuk" Ucap Ela
__ADS_1
"Mbak, Feli masih kenyang" Ucap Felisa
Ia tetap bertahan di kasurnya
"Ia tapi makan sedikit aja" Ucap Ela
"Feli ngantuk mbak, mau istirahat aja" Ucap Felisa
Wajahnya nampak pucat dan nampak sedikit berkeringat di dahinya
"Kamu gak papa sayang" Tanya Ela
"Iya mbak, gak papa, perut Feli hanya sakit, mungkin efek menstruasi" Ucap Felisa
"Yah sudah kamu istirahat" Ucap Ela
Ia kemudian membantu Felisa untuk beristirahat
Saat menyentuh dahi Felisa, Ela nampak terkejut
"Astagfirullah dek" Ucapnya kaget
"Ada apa mbak" Tanya Ela
"Kamu demam yah dek, panas banget dahinya" Ucap Ela
"Hanya sedikit gak enak badan aja mbak" Ucap Felisa
"Sedikit bagaimana, kamu demam begini" Ucap Ela
"Sebentar mbak ke belakang dulu" Ucapnya
Kemudian ia bergegas ke dapur untuk mengambil baskom, air hangat dan juga handuk kecil
"Buat apa El, baskom sama itu, Fais sakit" Ucap Melati
"Bukan mbak, Fais baik - baik aja mbak, Feli yang sakit mbak" Ucap Ela
"Apa" Ucap Melati kaget
"Demam mbak" Ucap Ela
"Yuk kita ke kamarnya" Ucap Melati
Saat mereka berjalan ke arah depan, Diora pun kaget melihat mereka terburu - buru
"Kalian mau kemana, jalan buru - buru begitu" Ucapnya
"Feli sakit bang" Ucap Melati
"Apa" Ucap Diora
Mereka bertiga pun kemudian masuk ke kamar Felisa
Saat itu sang gadis sedang tertidur lelap dengan wajah pucat dan dahi yang masih berkeringat
Melati dan Ela pun mendekat ke ranjangnya
Mereka mengusap keringat gadis tersebut dengan tisu, lalu Ela mengompresnya dahinya dengan kompresan yang ia bawa
"Maafin Abang dek" Ucap Diora mendekat
"Sayang" Ucap Melati berdiri dan memeluk suaminya itu
Ela kasihan melihat Diora, ia pun menaruh baskom di meja samping tempat tidur
"Abang jaga aja disini, kalian makan aja lalu tidur" Ucap Diora
"Tapi bang, Abang capek dan juga belum makan" Ucap Melati
Ia menatap istrinya lalu menggandeng tangan Melati penuh cinta
"Abang temani kalian makan, habis itu baru Abang kesini lagi" Ucap Diora
"Gini aja bang, aku aja yang jagain Feli" Ucap Ela
"Anak kamu bagaimana" Ucap Melati
"Gampang, aku sama dia tidur disini aja" Ucap Ela
"Lagian bang Dio juga harus istirahat, kalau sakit semua nanti bingung lagi" Ucapnya kemudian
"Okey, yuk kita makan, biar cepat istirahatnya" Ucap Melati
"Yuk" Ucap mereka bersama
__ADS_1
Kemudian mereka kembali ke ruang makan dan menghabiskan makanan mereka, setelah itu Ela kembali ke kamar Felisa, begitupun Diora dan Melati ke kamar mereka.
Bersambung__________