Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Bangun Kesiangan


__ADS_3

"Feli, Tania, bangun sayang sudah siang" Ucap Dena


"Hoam" Ucap Felisa yang baru terbangun


"Hoam" Di susul Tania yang baru menguap


"Kalian cantik - cantik semalam begadang yah, sampai bangunnya telat" Ucap Dena


"Jam berapa beb" Tanya Tania


"Jam 11 Tania sayang" Ucap Dena menjawab


"Astagfirullah, mbak, beneran jam 11 mbak" Tanya Tania


"Iya Tania" Ucap Dena


Felisa bergegas bangun dan masuk ke kamar mandi, ia sudah kebelet pipis


"Beb, buruan dong" Ucap Tania


Nampaknya ia juga ingin menggunakan kamar kecil


"Ke belakang aja Tan" Ucap Dena


"Iya mbak" Ucap Tania


Kemudian berlarian ke luar kamar, setelah menuntaskan hajatnya, ia di kejutkan dengan suara Melati


"Tan, Feli mana" Tanya Melati


"Di kamar mandi mbak" Jawab Tania


"Apa semalam kalian berdua begadang" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Tania


"Hum pantasan, oh yah tadi Romi datang kesini nyariin kamu, tapi karena kamu masih tidur jadi dia udah balik, tapi katanya nanti sore datang lagi" Ucap Melati


"Apa, bang Romi mbak" Tanya Tania


"Iya, Romi, pacar kamu" Ucap Melati


"Allahu Akbar, jadi bang Romi udah balik mbak" Ucap Tania


"Iya Tania, udah dari tadi" Ucap Melati mulai kesal dengan pertanyaan Tania


"Hehehe, maaf mbak terlalu excited" Ucap Tania


"Udah kangen yah" Ucap Melati


"Banget mbak" Ucap Tania


"Hum dasar anak muda" Ucap Melati


"Mbak juga pernah kan" Tanya Tania menggoda


Melati


" Iya, sehari tak jumpa ada yang beda aja gitu" Ucap Melati bernostalgia


"Tuh kan, aku bilang juga apa" Ucap Tania


"Yah sudah kamu panggilin Feli sekalian kalian berdua sarapan atau lebih tepatnya makan siang" Ucap Melati


"Okey mbak" Ucap Tania


Bergegaslah ia kembali ke kamar memanggil sahabatnya, Dena sedang meminjam laptop Felisa


"Beb, di panggil mbak Mel buat sarapan" Ucap Tania


"Okey, yuk" Ucap Felisa


"Mbak mau tetap di kamar atau bawa aja mbak laptopnya aku belum pakai kok" Ucap Felisa


"Okey mbak bawa ke kamar mbak aja" Ucap Dena


"Mbak Dena kelihatan sibuk banget beb" Ucap Tania

__ADS_1


"Iya lagi ngerjain tugasnya Reihan" Ucap Feli


"Oh begitu kenapa Rei gak bikin sendiri" Tanya Tania


"Tugasnya kliping beb, mbak Dena nyari bahannya nanti kalau udah di print baru Reihan yang nempel di bukunya" Ucap Felisa menjelaskan


"Oh begitu toh" Ucap Tania


"Yup" Ucap Feli


Mereka berdua pergi ke dapur untuk makan siang tepatnya


"Mbak, wangi banget masakannya" Ucap Felisa


"Masak apa mbak" Tanya Dena


"Ini masak ayam Taliwang sama tumis kangkung" Ucap Melati


"Wah sedap" Ucap Tania


"Yuk Den, Fel, Tan, kita makan" Ucap Melati mengajak


"Iya mbak" Ucap Tania dan Felisa kompak


"Bentar mbak, aku taruh laptop dulu" Ucap Dena


"Okey" Ucap Melati


"Mbak, Rei sama Meldi kok gak kelihatan" Tanya Felisa


"Mereka lagi main ke rumah mama, tadi papa yang jemput" Ucap Melati


"Oh om Hendra tadi kemari mbak" Ucap Felisa


"Iya, sama Romi juga" Ucap Melati


"Beb, pacar kamu tadi kemari" Ucap Feli


"Iya sayang, tadi sudah di kasih tau sama mbak Mel, hah kenapa aku tidur bangunnya telat sih jadi gak ketemu kan sama bang Romi" Ucap Tania Frustasi


"Makanya kalau tidur jangan kayak kebo" Ucap Dena


"Tapi tenang kayanya nanti balik lagi kok" Ucap Dena


"Mbak Dena kok tau" Tanya Tania


"Kan ngobrolnya sama mbak" Ucap Dena


"Oalah terus ada mbak Mel juga" Ucap Tania


"Ada tapi lagi ngomong sama om Hendra" Ucap Dena


"Oh begitu" Ucap Tania


"Yuk makan" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Mereka pun menikmati makanan yang tersaji di meja


"Mbak, ini enak banget" Ucap Tania


"Makasih sayang" Ucap Melati


"Mbak nanti aku minta resepnya yah" Ucap Dena


"Siap, kamu lusa jadi balik" Tanya Melati


"Memangnya mbak udah mau balik" Tanya Felisa


"Iya sayang, rencananya sih lusa soalnya Reihan sudah masuk sekolah" Ucap Dena


"Wah pasti bakal kangen banget sama mbak Den" Ucap Tania


"Kapan - kapan kalau ada waktu, main yah ke tempat mbak, ajak Romi juga gak papa" Ucap Dena


"Wah gak baik mbak pergi berdua" Ucap Tania

__ADS_1


"Siapa bilang pergi berdua, perginya berempat, sama Feli dan juga Fendi" Ucap Dena


"Kamu sama kak Fendi mau ke tempat mbak Dena juga beb" Tanya Tania


Felisa hanya mengangkat bahunya, ia sendiri pun tidak mengerti dengan maksud perkataan kakak iparnya itu


"Hahahaha serius amat Tan, mbak cuma bercanda, nanti insya Allah kalau udah sah baru sama - sama ke sana, tapi kalau mau kesana sendiri juga gak papa kok" Ucap Dena


"Hehehe, oh begitu mbak' Ucap Tania


"Iya sayang" Ucap Dena


Felisa hanya terdiam dan menikmati makanannya, ia pun bingung dengan kelanjutan hubungan nya dengan Fendi, entah akan berhasil atau tidak


"Fel" Panggil Tania


"Dek" Panggil Melati


"Dek" Panggil Dena menyentuk tangan Felisa dan gadis itu pun terkejut


"Iya mbak" Ucap Felisa


"Jangan melamun di meja makan sayang, gak baik" Ucap Melati


"Iya mbak, maaf" Ucap Felisa


Dena hanya tersenyum, seperti ia mengerti kegelisahan hati adik iparnya itu


"Makasih yah mbak untuk makanannya" Ucap Tania setelah menghabiskan makanan di piringnya hingga tak tersisa


"Sama - sama sayang" Ucap Melati


"Biar Feli aja mbak yang cuci piring" Ucap Felisa menawarkan jasanya


"Iya mbak, kita aja yang cuci piring" Ucap Tania


"Okey, mbak aku duluan ke kamar yah mau nyari tugasnya Rei" Ucap Dena


"Iya sayang" Ucap Melati


Kemudian ia berlalu ke arah depan meninggalkan dua gadis cantik yang sedang bekerja sama mencuci piring kotor


"Ini beb" Ucap Tania


"Okey, akhirnya selesai juga" Ucap Felisa


Setelah itu, mereka pun mengikuti Melati ke ruang depan, layaknya anak kembar Tania selalu mengikuti kemanapun Felisa pergi


"Beb,kenapa ikut aku" Ucap Felisa


"Kamu mau kemana" Tanya Tania


"Mau ke kamar mandi" Ucap Felisa


"Hehehe" Ucap Tania menyengir


Ia memilih duduk bersama Melati di ruang depan, hingga Felisa datang bergabung dengan mereka barulah Tania pamit pulang ke rumahnya


"Mbak, aku pulang dulu yah" Ucap Tania


"Iya sayang, salam yah buat Tante" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Tania


"Ni beb hape kamu ketinggalan" Ucap Felisa


Tadi ia sempat masuk ke kamarnya lagi untuk mengambil ponsel sahabatnya itu


"Kayaknya ada panggilan tak terjawab dari bang Romi" Ucap Felisa


"Oh iya beb, nanti aku telepon balik aja kalau udah di rumah" Ucap Tania


"Okey, hati - hati" Ucap Felisa


"Siap beb" Ucap Tania


Ia pun berjalan keluar dari rumah sahabatnya itu kembali pulang ke rumahnya, sepanjang jalan ia mencoba menghubungi kekasihnya namun tak di angkat sehingga ia terus berjalan hingga tiba di rumahnya.

__ADS_1


Bersambung______


__ADS_2