Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Cemburu


__ADS_3

Yang di tunggu para tamu undangan pun tiba, Mira dan sertu Nyoman datang bersama rombongan keluarga masing - masing


Seorang MC mempersilahkan kedua calon untuk naik di atas panggung yang sudah di dekor dengan cantik


Mira dan sertu Nyoman pun mengikuti arahan dari sang MC


"Para hadirin yang terhormat, acara pertunangan saudari Mira dan sertu Nyoman akan kita mulai" Ucap seorang pria berlagak kemayu


Perwakilan pihak laki - laki mengambil tempat untuk pemberian seserahan setelah kedua calon selesai acara pertukaran cincin, nampak senyuman tidak pernah lepas dari wajah Mira, Tania dan Felisa yang melihatnya pun ikut senang


"Fel, Mira beruntung banget yah" Ucap Tania


"Memangnya kamu gak beruntung sayang" Celetuk Romi


"Bukan gitu bang, maksud aku bisa sampai tunangan bentar lagi nikah,itu impian setiap perempuan bang" Ucap Tania terharu


"Wah kode ni" Ucap Romi dalam hatinya


"Sabar yank" Ucap Romi


Di sebelah mereka Fendi sedang menatap Felisa dengan tatapan serius, gadis itu nampak bahagia melihat ke arah panggung


Fendi pun menghayal ia dengan Felisa yang berada di situ, ia pun tersenyum simpul


"Wah broh, kesambet yah" Ucap Romi menepuk bahu sahabatnya


"Hum" Ucap Fendi datar


Sahabatnya ini telah membuyarkan semua khayalan Fendi


"Jangan melamun broh, kalau pengen sok maju, kalau ragu mundur broh" Ucap Romi sesuai slogan yang biasa mereka pakai


"Bawel" Ucap Fendi datar


Acara inti telah selesai, saatnya para kerabat dan teman foto bersama, mereka berempat pun maju untuk melakukan Foto bersama dengan kedua orang yang bertunangan itu


"Selamat yah Mir, pak Nyoman" Ucap Felisa dan Tania


"Selamat Nyoman" Ucap Fendi


"Terima kasih DAN" Ucap Nyoman


Mereka pun turun dari panggung dan menuju stan makanan, lalu mereka mengisi perut mereka dengan berbagai makanan yang di sediakan


"Makan yang banyak sayang" Ucap Romi


"Hehehehe, kamu juga" Ucap Tania


Fendi dan Felisa sedang mengobrol selesai makan, mereka asyik dengan obrolan mereka sedangkan pasangan satunya sedang asyik menikmati kue - kue atau cemilan yang di sediakan di atas prasmanan


"Dek kamu suka acara seperti ini, maksudnya dekorasinya" Tanya Fendi


"Kalau Feli suka yang sederhana aja bang" Jawab Felisa jujur


"Oh begitu" Ucap Fendi


"Iya bang" Jawab Felisa


Rangkaian acara pertunangan Mira dan Sertu Nyoman berjalan lancar, hanya saja dari semenjak acara di mulai, kakaknya Sari tidak kelihatan


"Fel, kamu lihat mbak Sari gak" Tanya Tania penasaran


"Belum lihat beb" Jawab Felisa


"Kenapa kamu nyariin Sari yank" Tanya Romi

__ADS_1


"Gak papa ko bang, cuma heran aja, acara adiknya kok malah gak ada" Ucap Tania


"Hum jangan kepo sama urusan orang" Ucap Fendi


"Hehehe, maaf kak" Ucap Tania


Ia tiba - tiba merasa takut melihat Fendi


"Bang, komandan Abang, auranya seram juga yah" Ucap Tania berbisik


"Calon ipar kamu itu" Ucap Romi


"Iya, tapi Feli kok betah yah" Ucap Tania


"Kena pelet kali, ahhaha, Auww" Ucap Romi meringis kesakitan


Fendi menoyor kepalanya


Saat Romi ingin mengamuk, ia pun menjadi takut karena orang tersebut adalah Fendi


"Kalau ngomong jangan sembarangan" Ucap Fendi


"Maaf broh kan cuma bercanda" Ucap Romi


"Hahahah" Tawa Tania


"Yank, pacarnya kesakitan malah tertawa" Ucap Romi kesal


"Habis Abang sama kak Fendi lucu deh, lagian Abang bercandanya keterlaluan, wajarlah kak Fendi marah, aku aja kiranya tadi benaran bukan brcanda" Ucap Tania


"Kalau ada yang dengar dan anggap serius kan, citra kak Fendi bisa buruk sayangku" Ucapnya sambil mengusap kepala Romi


"Iya sayang, maaf" Ucap Romi


"Maaf broh" Ucapnya pada Fendi


"Hum" Ucap Fendi


"Iya sayang Abang maafin" Ucap Fendi


Felisa masih saja tersipu malu hingga wajahnya memerah setiap Fendi memanggilnya sayang


"Beb, bukannya itu mantan kamu" Ucap Tania


"Mereka ke arah sini beb" Ucap sahabatnya itu


"Tania, Feli, hai" Ucap Rezky


"Halo" Ucap Tania mencoba ramah


Felisa hanya tersenyum mendengar sapaan Rezky, begitupun Viona ia nampak tidak suka bertemu dengan Felisa dan juga Tania, ia sudah mencari tau banyak tentang Felisa yang merupakan mantan pacar suaminya, ia menatap Felisa dengan sinis


"Kenalin ini istri aku" Ucap Rezky


"Tania"


"Viona"


"Felisa"


Saat ia menyebut namanya, tidak ada respon uluran tangan dari Viona,wanita itu tidak ingin berjabat tangan dengan Felisa, Rezky menatap tajam ke arah istrinya, namun sang istri tetap tidak peduli, Felisa pun menarik kembali tangannya, kemudian di genggam erat oleh Fendi


Lelaki dingin itu mengerti suasana yang terjadi antar mereka, sehingga ia tak melepaskan tangan Felisa dari genggamannya, Tania dan Romi yang melihat hal itu tersenyum, berenda hal nya dengan Rezky yang tidak suka menatap keduanya


"Bang, ayo" Ucap Viona

__ADS_1


"Iya" Ucap Rezky


"Tan, Fel, kita kesana dulu yah" Ucap lelaki tersebut kemudian berlalu pergi


Saat keduanya pergi, Tania meluapkan emosinya


"Wah benar - benar tuh Viona, nyebelin banget" Ucap Tania


"Udah ah jangan di hiraukan" Ucap Felisa


"Iya beb, aku kesal aja, sok sekali wanita itu, Rezky juga mau yah di atur sama tuh wanita" Ucap Tania


"Kan istrinya Yank" Ucap Romi


"Istri macam begitu, ketemu teman suami yah ramah gitu, masa sikapnya begitu, sekalipun Feli mantan dari suaminya tapi kan udah lama juga, masa sampai sekarang gak suka sih, kan aneh" Ucap Tania


"Udah yuk balik" Ucap Romi


"Iya, yuk, malas aku yank, lama - lama lihat Viona" Ucap Tania


"Hahaha, kamu yank benar - benar deh" Ucap Romi


"Kamu gak papa dek" Ucap Fendi


"Gak papa bang" Ucap Felisa


Jujur saja Fendi merasa cemburu melihat tatapan Rezky kepada Felisa, walaupun ia percaya terhadap gadis di sampingnya sekarang, namun ia pun harus waspada jangan sampai Rezky mengganggu mereka


Sesampainya mereka di mobil Romi


"Dek, maaf yah Abang gak bisa antar, Abang harus balik ke markas" Ucap Fendi


"Iya bang gak papa" Ucap Fendi


"Rom, antar mereka dengan selamat yah" Ucapnya pada sahabatnya


"Siap, Komandan" Ucap Romi memberi hormat


Fendi tersenyum, ia pun berpisah dengan ketiganya, menaiki mobilnya dan mengendarainya menuju markas, sabab masih ada tugas yang harus ia selesaikan


Di dalam mobil Romi, di tengah perjalanan menuju pulang, Tania pun mengutarakan sesuatu mengenai apa yang ia dengar


"Beb, kalian tau gak, apa yang barusan aku dengar" Ucap Tania


"Gak tau, kan belum di kasih tau" Ucap Felisa polos


"Hahaha, benar juga Fel" Ucap Romi tertawa


"Hum, mau tau gak" Ucap Tania menjadi kesal sendiri


"Apa" Tanya Romi


"Jadi bang, tadi pas aku ke toilet, gak sengaja aku dengar sesuatu" Ucap Tania


"Sesuatu apa" Tanya Felisa


Ia pun menceritakan apa yang di dengarnya tentang Sari, dan Romi maupun Felisa terkejut mendengar penjelasan Tania.


Bersambung______


Wah kira - kita apa yang Tania omongin yah πŸ€”


Thor jadi penasaran deh πŸ€”


Kalao Readers gimana ?

__ADS_1


Penasaran gak ?


Hum, terus dukung karya Author yah ☺️ Terima kasih πŸ™πŸ₯°β€οΈ πŸ€—


__ADS_2