
Sore harinya, Felisa sudah selesai beres - beres rumahnya
"Assalamu alaikum" Ucap Tania
"Walaikumsalam" Jawab Felisa
"Hai beb, gimana keadaan kamu" Tanya Tania
"Alhamdulillah udah lebih baik beb" Jawab Felisa
"Yuk masuk" Ucapnya
Tania pun masuk ke dalam lalu kemudian duduk
"Pada kenapa kok sunyi banget" Ucap Tania
"Mbak Mel lagi bantuin ganti perban bang Dio" Ucap Felisa
"Oh gitu, btw Alhamdulillah yah bang Dio baik - baik aja" Ucap Tania
"Iya beb" Felisa
"Nonton yuk" Ucap Tania
"Yuk" Ucap Felisa
"Aku punya drakor baru" Ucapnya sambil menunjukan laptopnya yang ia bawa
"Okey" Ucap Felisa
Mereka pun masuk ke dalam kamarnya dan menyalakan laptopnya
"Keren deh filmnya, yang main idola aku, Kim Nam Gil" Ucap Tania
"Ya elah Ahjussi rasa oppa, hahahah" Ucap Felisa tertawa
"Hahahaha, om ganteng tau" Ucap Tania
"Terserah deh" Ucap Felisa
Tania pun memutar drama tersebut, kemudian mereka menontonnya
Di ruang belakang rumahnya, Melati sedang membantu suaminya Diora
"Bang, gimana, udah enakan" Ucap Melati
"Iya sayang" Ucap Diora
"Yuk bang, kita ke dalam" Ucap Melati
"Yuk sayang" Ucap Diora
Felisa dan Tania sedang asyik tertawa di dalam kamar, tawa mereka sampai terdengar di luar
"Dek" Panggil Melati
"Iya mbak" Ucap Felisa
Ia meninggalkan Tania dan keluar menjumpai kakak iparnya itu
"Kamu ketawa sama siapa" Tanya Melati
"Kesambet dek" Ucapnya
"Hahaha, mbak, masa Feli kesambet sih, Feli ketawa sama Tania di dalam" Ucap Felisa
"Memangnya Tania ada di dalam, kok mbak gak tau" Ucap Melati
"Tadi pas datang mbak lagi di dalam sama bang Dio" Ucap Felisa
"Oh yah sudah kalau begitu, kirain kamu ketawa sendirian" Ucap Melati
"Gak mbak" Ucap Felisa
"Memangnya kalian lagi ngapain dek" Tanya Melati
"Nonton drama mbak" Ucap Felisa
"Kok Tania histeris gitu" Ucap Melati
"Iya mbak, soalnya yang main idolanya dia" Ucap Felisa
"Oh gitu, yah sudah kalau begitu sayang, mbak mau ke kamar dulu" Ucap Melati
__ADS_1
"Iya mbak" Ucap Felisa
Ia kembali masuk ke kamarnya
"Siapa beb" Tanya Tania
"Mbak Mel, kirain aku kesambet, gara - gara ketawa sama dengar orang histeris" Ucap Felisa
"Oh, hehehe, trus mbak Mel mana" Tanya Tania
"Udah ke kamarnya" Ucap Felisa
Dr ... dr ...dr 📞
Panggilan di ponsel Tania, dari pacarnya Romi
"Halo sayang" Ucap Lelaki tersebut
"Iya sayang" Ucap Tania
"Sayang, Feli ada gak, Fendi mau ngomong soalnya" Ucap Romi
"Ada beb, bentar aku kasih teleponnya biar dia ngomong" Ucap Tania
"Beb" Panggil Tania
"Hum" Ucap Felisa
"Ni pak Fendi mau ngomong" Ucap Tania berbisik
Ia takut Melati dan Diora akan mendengarnya
Felisa pun mengambil ponsel Tania dari genggamannya
Ia pun mengobrol dengan Fendi
Tania tetap asyik menonton drama, Felisa berbicara agak jauh dari Tania, ia juga berbicara setengah berbisik takut kedengaran Kakak dan kakak iparnya
Tania menambah volume suara laptop, agar suara mereka tertutupi sengaja ia juga menyambungkan speaker kecil yang ada di kamar Felisa
Ia tersenyum melihat sahabatnya yang sedang teleponan
Ia kembali fokus melihat oppa tampannya
Tak terasa waktu terus berjalan, jam menunjukan pukul 18.00
Panggilan pun sudah selesai ia lakukan
"Udah telponnya beb" Ucap Tania
"Iya, makasih yah sayangku" Ucap Felisa
"Sama - sama" Ucap Tania
"Dapat salam dari bang Fendi, katanya terima kasih juga, terus kata bang Romi, nanti malam dia akan nelpon kamu juga" Ucap Felisa
"Okey beb" Ucap Tania
"Udah habis yah episode ini" Tanya Felisa
"Iya beb, besok aja yah baru lanjut, aku mau pulang dulu" Ucap Tania
"Kamu udah mau pulang" Ucap Felisa
"Yuk aku antar ke depan" Ucapnya
"Besok kamu kerja" Ucap Tania
"Iya, udah izin kelamaan gak enak" Ucap Felisa
"Oh gitu, btw pulang sekolah temani aku antar pesanan yah" Ucap Tania
"Okey beb" Ucap Felisa
Tania pun mematikan laptopnya, kemudian mereka berdua keluar dari kamar Felisa
"Tania" Ucap Melati
"Iya mbak, bang" Ucap Tania
"Kamu udah mau pulang" Ucap Diora
"Iya bang, usah main dari tadi" Ucap Tania
__ADS_1
"Oh yah sudah kalau gitu, salam buat Tante yah" Ucap Melati
"Iya bang, btw keadaan Abang gimana" Ucap Tania
"Udah mendingan dek" Ucap Diora
"Syukurlah kalau begitu, mbak Ela kemana beb, dari tadi aku datang, gak kelihatan" Ucap Tania
"Udah pulang beb, berangkat tadi pagi" Ucap Felisa
"Oh begitu" Ucap Tania
"Iya sayang, mbak Ela, titip salam buat kamu dan Tante Riana" Ucap Melati
"Oh iya mbak walaikumsalam, aku pulang dulu yah, mbak, bang, Fel" Ucapnya Tania pamit
"Iya hati - hati" Ucap ketiganya
Tania pun berjalan pulang menuju rumahnya
"Mbak aku duluan yah, mau mandi" Ucap Felisa
"Iya dek, sekalian siap - siap, kita magrib sama - sama" Ucap Melati
"Okey mbak" Ucap Felisa
Ia pun kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri, Melati dan Diora juga masuk ke dalam rumah, mereka pun mengobrol berdua di ruang depan rumahnya
Sang putri Meldia sedang asyik nonton kartun di ruang tv
"Bang, kamu gak ada niat, ngasih ponselnya Feli" Tanya Melati
"Belum dek, nanti aja" Ucap Diora kekeh dengan egonya
"Kasihan bang, nanti kalau ada pesan penting di grupnya bagaimana" Ucap Melati
"Iya nanti abang kasih, tapi belum sekarang" Ucap Diora
"Oh yah sudah bang kalau begitu" Ucap Melati
Sebagai istri ia hanya bisa mendukung suaminya, ia kasihan pada adik iparnya namun ia tak bisa berbuat banyak, ia hanya percaya bahwa suaminya hanya belum bisa menerima dan masih gengsi
Diora pun pergi melihat putrinya, meninggalkan Melati yang duduk seorang diri
"Semoga suatu saat, Fendi bisa meyakinkan Abang" Gumam Melati
Di sisi yang lain, si markas militer, seorang komandan sedang melamun sendirian di kursi kerjanya
Asisten dua orang yang senantiasa bersamanya pun menjadi terheran, melihat komandan mereka tersenyum dari tadi
"Romi yang datang ingin menyampaikan laporan pun di buat keheranan
"Serka Romi" Ucap seorang asisten
"Siap" Ucap Romi memberi hormat
"Komandan sedang asyik melamun" Ucap mereka
"Hah" Ucap Romi kaget
"Wah si Fendi benar - benar" Pikir Romi
"Oh, izin menyampaikan laporan" Ucap Romi
Ia pun menitipkan beberapa berkas kepada seorang asisten
Lalu kembali dengan berbagai pertanyaan dalam pikiran yang ada di kepalanya
"Wah kacau" Gumamnya
Ia pun kembali bergabung dengan rekan - rekan prajurit lainnya
Adzan magrib berkumandang
Di rumah Felisa dan keluarganya sedang bersiap - siap untuk menjalankan perintahNya begitu juga di batalyon xxx, sejumlah prajurit sedang ramai - ramai menuju masjid yang di bangun di area markas mereka
Fendi dan Romi pun sedang menuju kesana
Mereka pun menjalankan ibadah dengan khusyuk
Fendi dan Felisa berterima kasih kepada Tuhannya, atas segala nikmat yang telah mereka terima dalam hidup.
Bersambung______
__ADS_1
Wah Author hari ini sibuk seharian, curi - curi waktu buat ngetik, maaf yah jika banyak Typo Nya,
Oh yah, banyak terima kasih untuk Readers setia author yah 🥰❤️ pokonya lope - lope sekebon yang sudah selalu dukung dan like setiap episodenya, Saranghae ❤️😘🤗