SECRET OF SANDRA

SECRET OF SANDRA
Berita Mengejutkan 2


__ADS_3

"Iya, kamu boleh ikut. Kita pergi sama kak Leo juga ya. Buat yang lainnya di sini aja, saling jagalah satu sama lain, jangan lengah. Sandra khawatir nanti ada musuh yang tahu kalau kita sedang berduka dan memanfaatkan kondisi itu" peringat Sandra dan diangguki oleh semuanya.


"Kalian semua... Perketat penjagaan di mansion dan perusahaanku atau kak Leo. Tambah anak buah dari papa dan juga kak Leo" titahnya pada beberapa bodyguard yang sedang berkumpul di sana.


"Baik nona, tapi sepertinya kita kekurangan anggota nona. Ada banyak dari kita yang sedang melaksanakan misi dan beberapa ada yang memang jadwalnya cuti" jawab ketua bodyguard disana.


"Astaga" ucap Sandra sambil menepuk dahinya pelan. Ia sampai lupa kalau saat ini beberapa orang dari anak buah Leo dan Papa Luis sedang melaksanakan misi dan ada juga yang cuti.


Anak buah Leo dan Papa Luis kebanyakan tidak berada di Indonesia, paling banyak anggotanya berada di luar negeri.


"Kalian tenang saja, walaupun pengawasan secara kilas mata sedikit namun aku akan menambahkan pengawasan yang kalian tak pernah duga sebelumnya" ucap Sandra sambil tersenyum misterius.


Sontak senyum itu pun membuat beberapa bodyguard yang sudah lama bekerja dengannya paham akan apa arti senyuman itu.


"Baik nona. Kami percaya pada anda, saya akan membagi rata untuk menjaga perusahaan, mansion, dan juga saudara-saudara nona" jawab kepala bodyguard dengan tegas.

__ADS_1


"Bagus, terimakasih. Jaga diri kalian juga, jika ada hal yang darurat segera hubungi saya" peringat Sandra kemudian berlalu meninggalkan kumpulan bodyguard dan saudara-saudaranya.


***


Sandra, Rafi, dan Leo kini tengah berada di jet pribadi milik Sandra. Tadi setelah Leo mendapatkan kabar mengenai kecelakaan yang di duga dialami oleh Papa Luis, ia segera menuju ke Bandara untuk bergabung bersama Sandra dan Rafi.


"Kak Sandra, Kak Leo... Papa baik-baik aja kan?" tanya Rafi kembali untuk memastikan keadaan papa nya.


Sandra yang di tanya kembali, hanya terdiam karena sedari tadi ia berusaha menghubungi orang-orang di sana namun jawaban mereka semua sama "masih diselidiki".


"Rafi, kita berdo'a ya semoga papa baik-baik aja" Bukan Sandra yang menjawab, melainkan Leo.


"Semua akan baik-baik saja, kita pasrahkan semua sama Tuhan" bisik Leo di pelukan Rafi dan Rafi hanya mengangguk sebagai balasan.


"Rafi hanya takut kalau itu beneran papa dan papa nggak selamat, Rafi harus gimana kak? Rafi nggak punya keluarga lagi" ucap Rafi dengan sendu.

__ADS_1


"Rafi..." panggil Sandra membuat Rafi menengok ke arahnya.


"Kak Sandra ini kakak kamu lho, saudara kamu. Kak Leo dan yang lainnya juga keluarga kamu, jangan berpikiran negatif ya, kita berdo'a semoga semua baik-baik saja" lanjutnya.


"iya kak" jawab Rafi sedikit tenang.


Rafi kembali memeluk Leo kemudian tidur dengan tenang, setelah di usap lembut punggungnya oleh Leo.


"Aku nggak tega sama Rafi kalau Papa Luis beneran orang yang kecelakaan itu" ucap Sandra dengan pikiran menerawang ke depan.


"Jangan berpikir macam-macam dulu" peringat Leo.


"Huft... Semoga saja" lirih Sandra kemudian ikut memejamkan mata sejenak.


"Aku akan terus menjaga kalian apapun yang terjadi. Bahkan jika aku harus membunuh orang yang masih berhubungan darah dengan orang-orang di sekitarku" batin Leo menyeringai.

__ADS_1


Tanpa semua orang ketahui, Leo sudah menyelidiki orang yang berperan penting dalam kejadian kecelakaan ini. Dan faktanya membuatnya sedikit terkejut, ia akan membalas dengan kejam perlakuan orang itu jika sampai benar Papa Luis terluka.


Maafkan aku yang jarang update... Aku baru kena Covid nih, badanku nggak enak banget. Mau lanjutin nulis kok nggak nyampe pikirannya...


__ADS_2