
Setelah mendudukkan Sandra di sofa, Leo segera saja duduk di samping Sandra dengan kedua tangan masih menggenggam kedua tangan Sandra. Leo menatap mata sembab Sandra dengan dalam, terlihat sekali kalau Sandra tengah merasakan kecewa dan terluka. Bahkan mungkin ia merasakan kesepian dan kehampaan akibat dari sikap cerobohnya yang meninggalkan Sandra tanpa kabar.
"Sayang, dengarkan aku" ucap Leo dengan terus menatap ke arah mata Sandra, sedangkan Sandra tampak seperti enggan untuk mendengarkan semua penjelasan Leo.
"Kenapa kak Leo jahat sama Sandra?" tanya Sandra dengan air mata yang masih terus mengalir dari matanya, benar-benar terlihat menyedihkan.
"Maaf sayang... Aku bakal jelasin semuanya ya. Kamu jangan memotong ucapanku dulu sebelum aku selesai berbicara" ucap Leo dengan lembut dan diangguki oleh Sandra.
"Aku pergi demi menuntut ilmu baik secara pengetahuan maupun beladiri. Semua ini aku lakukan demi melindungi kamu dari orang-orang yang ingin mencelakaimu dan Rafi" ucap Leo secara langsung dan Sandra pun mengetahui siapa orang-orang yang dimaksud oleh Leo.
"Mereka kini tengah mengincar kamu karena melindungi Paman Harry dan Rafi. Walaupun mereka belum mengetahui identitas siapa yang udah melindungi Paman Harry dan Rafi bukan berarti keselamatanmu akan terjamin. Maka dari itu untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, aku berusaha untuk belajar ilmu beladiri baru agar bisa menjaga kamu dan keluarga kita yang lain. Aku juga kini tengah mengasah kemampuanku dalam dunia hacker dan persenjataan" lanjutnya.
Sandra yang mendengar penjelasan dari Leo merasa sangat terharu dengan apa yang dilakukan olehnya. Ia tak menyangka bahwa pikiran-pikiran negatifnya selama Leo pergi ternyata adalah hal yang salah dan meleset.
"Maafkan aku kak Leo, sudah berpikiran buruk tentangmu. Kenapa kakak tidak menghubungiku atau berpamitan denganku dulu agar aku bisa paham dan mengerti maksud kakak?" tanya Sandra menuntut jawaban lebih jelas.
"Karena identitasku berhasil di bobol oleh mereka. Aku khawatir jika nantinya aku menghubungimu, bisa-bisa mereka tahu kalau selama ini orang yang mereka cari ternyata telah ada di depan mata. Aku sangat khawatir saat mengetahui informasi mengenaiku telah bocor, maka tanpa pikir panjang aku langsung pergi dan memutus komunikasi dengan semua orang yang berhubungan denganku" ucap Leo.
"Bagaimana bisa identitas kakak bisa di bobol sama mereka?" tanya Sandra heran pasalnya keamanan identitas Leo itu sudah diamankan dengan sebuah tameng data yang dibuat baru oleh Leo.
__ADS_1
"Mungkin karena aku menggunakan pengaman data yang baru ku buat jadi ada kemungkinan kalau yang aku buat itu masih ada beberapa element yang perlu di perbaiki dan di observasi kembali" ucap Leo dengan santai.
Sandra yang mendengar hal itu langsung saja berdiri dan mengambil laptopnya lalu kembali duduk di sofa tempat ia duduk tadi. Jari tangannya seketika saja berselancar di atas keyboard dengan cepatnya hingga Leo pun tak melihat apa yang baru saja di tekan Sandra.
"Astaga... Bahkan aku yang hacker terkenal saja kalah cepatnya dengan gerakan tangan Sandra" batin Leo sambil geleg-geleng kepala melihat kelincahan tangan Sandra.
"Selesai" seru Sandra yang telah selesai dengan tugasnya di depan laptop, bahkan ia seakan lupa dengan kehadiran Leo yang masih ada disana.
"Apa yang sedang kamu kerjakan, sayang?" tanya Leo heran karena melihat Sandra begitu senang dengan hasil yang ada di laptopnya, padahal sedari tadi mereka tak ada yang membahas mengenai sesuatu yang akan dikerjakan oleh Sandra.
"Mengunci seluruh identitas kamu dengan pengaman data yang aku ciptakan. Sekarang cobalah kakak menerobos dan membobol identitas kakak sendiri" ucap Sandra sembari memberikan laptopnya agar Leo mau mencobanya.
"Aku menyerah" ucap Leo dengan mengangkat kedua tangannya ke atas.
Sandra yang melihat hal itu lantas tertawa terbahak-bahak seperti mengejek Leo. Sandra hanya geleng-geleng kepala melihat wajah frustasi Leo yang kini tampak benar-benar kusut.
"Kalau kak Leo menghadapi atau membobol keamanan yang menurut Sandra masih level bawah ini saja belum bisa, lalu apa gunanya kak Leo belajar dunia hacker keluar negeri? Bahkan jika kakak mau, Sandra bisa mengajarkan kakak dunia perhackeran tanpa harus keluar negeri. Kenapa harus cari yang jauh, kalau yang dekat saja ada" ucap Sandra seperti sebuah ejekan.
Mendengar hal itu, Leo seketika berpikir bahwa keputusannya kemarin untuk pergi adalah keputusan yang bodoh. Sandra adalah seorang partner dari segala partner untuk menyelesaikan masalah yang besar sekalipun.
__ADS_1
"Kak Leo belum tahu semua tentang Sandra. Masih banyak rahasia Sandra yang belum kakak ketahui karena Sandra masih ingin membuat semua orang tercengang dengan sesuatu yang aku miliki. Bahkan orang-orang nggak akan pernah berpikir kalau Sandra bisa melakukannya" lanjutnya dengan mata menatap ke langit-langit ruangannya.
Leo yang mendengar hal itu pun seketika menegang. Ia sudah berhubungan sebagai pasangan kekasih dalam jangka waktu yang lama, namun tetap saja kemapuan Sandra untuk menyembunyikan sesuatu yang rahasia membuat Leo kesusahan untuk mencari tahu.
"Kita sudah lama bersama kak. Kalau memang kakak ada masalah, Sandra harap jangan pernah lari atau membuat keputusan sendiri. Cobalah diskusikan denganku, siapa tahu kita bisa menemukan solusi yang tepat jika berdua. Aku yakin jika kita berdua pasti akan lebih sempurna dalam menyusun semua rencana. Selama ini Sandra diam dan menurut apa yang kak Leo rencanakan bukan berarti Sandra tak bisa membuat keputusan atau melakukan sesuatu" lanjutnya dengan menghela nafasnya pelan.
Mendengar ucapan itu membuat Leo akhirnya sadar kalau selama ini ia egois karena membuat keputusannya sendiri tanpa mau mendengarkan saran atau pendapat dari Sandra. Ia juga tak memberikan kesempatan Sandra untuk mengungkapkan apa yang ingin ia lakukan.
"Maafkan aku, sayang. Aku berjanji takkan mengulanginya lagi. Kita selesaikan masalah ini sama-sama ya" ucap Leo kemudian diangguki oleh Sandra.
Leo pun menarik Sandra masuk ke dalam pelukannya, menyalurkan segala rindu yang membuncah di dalam dada karena tak bertemu selama satu tahun lebih. Mereka berjanji dalam hati masing-masing kalau akan selalu bersama demi menciptakan kebahagiaan yang sempurna versi mereka sendiri.
****
Mohon maaf updatenya kemalaman 🙏
Soalnya kaya udah stag sama ide wkwkwk
Doakan semoga aku masih punya ide buat melanjutkan cerita ini sampai end 😊
__ADS_1