SECRET OF SANDRA

SECRET OF SANDRA
Flashback Aurora


__ADS_3

4 tahun yang lalu...


Aurora dan beberapa teman SMA nya sedang duduk di kantin, tapi tampak ada perbedaan mencolok diantara mereka. Salah satu dari keempat siswa perempuan itu tampak sedang berlalu lalang membawakan makanan dan minuman untuk ketiga temannya. Ketiga temannya hanya duduk dan berselfie ria tanpa mau membantu dia. Dia yang dimaksud adalah Aurora.


Aurora yang dikenal sebagai salah satu anak konglomerat masuk di sekolah menengah favorit yang dimana banyak sekali orang-orang yang mengincarnya. Disana hanya siswa yang berprestasi saja yang akan di terima, walaupun kamu kaya belum tentu kamu akan di terima. Prestasi adalah nomor satu disana dan kebanyakan siswa nya berada di kalangan menengah ke bawah.


Aurora mempunyai tiga teman di sekolah itu, sebut saja Dini, Adelys, dan Yuma. Diantara pertemanan itu, Aurora lah yang paling kaya dan seluruh siswa di sekolah itu pun tahu. Bahkan hampir semua siswa di sana ingin berteman dengan Aurora, namun hanya ketiga orang itu yang beruntung.


"Bantuin dong Din, Del, Yum... Ini kan juga makanan kalian masa kalian cuma duduk aja. Padahal aku udah sekalian bayarin lho" protes Aurora kesal melihat tingkah ketiga temannya itu.


"Kan kamu bisa sendiri Ra, lagian itu ada penjualnya yang bisa bantuin bawa. Jangan perhitungan gitu dong jadi temen. Sesama teman harus ikhlas" ucap Dini acuh tak acuh. Sedangkan Adelys dan Yuma masih asyik berfoto tak menghiraukan kedua temannya yang beradu pendapat.


"Tapi nggak gini juga dong, masa tiap makan aku yang bayarin dan bawa semua makanannya. Bener kita harus ikhlas dan berbagi, tapi juga harus di hargain dong" ucap Aurora dengan sedikit menaikkan intonasi nadanya.

__ADS_1


"Mulai besok jangan harap aku mau bayarin atau bawa-bawa ginian lagi" lanjutnya yang kemudian membawa makanan dan minumannya sendiri dan berpindah duduk di meja lain.


Sontak hal itu membuat ketiga teman Aurora panik seketika karena mereka akan kehilangan sumber keuangannya. Gimana nggak sumber keuangan? Tiap makan di kantin, belanja ke mall, atau hang out dimanapun selalu Aurora yang bayar. Bahkan sepatu yang mereka pakai ke sekolah pun dari hasil minta Aurora.


"Samperin... Ayo samperin, jangan sampai kita kehilangan sumber pendapatan kita" ajak Dini pada kedua temannya yang lain.


Mereka bertiga pun segera mendekati Aurora sambil membawa makanan dan minuman mereka yang sudah di taruh di meja oleh Aurora.


"Ra, maafin kita ya. Kita tadi hanya sedang capek, kan kamu tau sendiri kita nggak seberuntung kamu jadinya tiap malam kita bantu kerja buat orangtua. Kalau buat jalan bentar atau bawa makanan gini tuh kadang capek karena malamnya kerja" elak Dini dengan tatapan memelas yang di buar-buat begitupun dengan Adelys dan Yuma.


Walaupun jawaban singkat, namun itu sudah cukup melegakan ketiga orang itu.


"Selamat-selamat" batin ketiganya.

__ADS_1


Semuanya pun makan dengan tenang, kemudian mereka beranjak ke kamar mandi kecuali Aurora yang ingin langsung menuju kelas.


Di kamar mandi...


"Huft... Untung, untung... Dia nggak mencurigai atau memutuskan pertemanan kita. Bisa gawat dong isi dompet gue kalau itu terjadi" ucap Dini sambil mengelus dadanya dengan tangan.


"Teman? Lu aja kali yang anggap dia teman" ucap Adelys.


"Bukan teman kita bertiga" putus ketiganya bersamaan lalu tertawa bahagia.


"Tapi..." ucap Adelys dengan menjeda ucapannya.


"ATM berjalan kita dong" seru ketiganya dengan riang seakan-akan di kamar mandi sekolah tak ada orang.

__ADS_1


Prok... Prok... Prok...


__ADS_2