SECRET OF SANDRA

SECRET OF SANDRA
Kekacauan Perusahaan


__ADS_3

Pagi ini di perusahaan Papa Luis terjadi kehebohan di antara para petinggi juga seluruh karyawannya. Keadaan perusahaan begitu panas, tegang, dan kacau akibat dari data yang berada di sistem telah di curi bahkan data fisik pun hilang. Tak hanya itu saja, beberapa kaca perusahaan pecah akibat lemparan batu-batu besar yang entah darimana asalnya.


Tangan kanan Tuan Luis di Perusahaan, Edward segera menghubungi Sandra untuk menyelesaikan segala permasalahan perusahaan yang ada. Pasalnya selama ia menjabat menjadi tangan kanan Tuan Luis, ia belum pernah menghadapi kondisi seperti ini. Terlebih perusahaan ini juga di jaga ketat oleh para anggota mafia milik Tuan Luis, namun entah mengapa setelah tuannya meninggal ada sedikit perubahan terutama dalam hal penjagaan perusahaan yang tak seketat dulu. Edward tak ingin berspekulasi jauh mengenai hal itu, karena ia juga tak paham dengan apa yang terjadi dalam mafia tuannya itu sendiri. Edward tahu mengenai tuannya yang merupakan ketua mafai, namun ia sama sekali tak ikut masuk dalam dunia itu karena takut keluarganya akan terancam nyawanya.


"Halo nona Sandra..."


"...."


"Perusahaan sedang kacau nona. Beberapa file penting di sistem maupun fisik yang disimpan di brankas hilang. Bahkan perusahaan juga mengalami teror, kaca pecah dan beberapa barang hancur nona" lapor Edward pada Sandra yang berada di seberang sana dengan nada yang tergesa-gesa.


"..."


"Saya juga kurang tahu nona, ketika saya sampai di kantor keadaan sudah seperti ini. Bahkan tak ada penjagaan apa-apa di perusahaan. Lalu saya harus bagaimana nona?" tanya Edward yang terlihat kebingungan.


Tadi ia sudah mencoba melacak semua CCTV dan sistem keamanan penyimpanan data namun tetap tak menemukan apa-apa seakan semua sudah di rencanakan dengan baik.


"...."


"Baik nona, saya tunggu" ucap Edward yang kemudian menutup telfonnya pada Sandra.

__ADS_1


"Huft... Semoga nona Sandra bisa menyelesaikan ini semua. Ini juga kenapa anggota mafia tuan Luis tak ada yang berjaga di sini?" heran Edward yang mengedarkan pandangannya di lobby kantor yang sepi akan penjagaan.


Disana hanya ada beberapa polisi, satpam dan petugas kebersihan karena semua karyawan sedang di kumpulkan di aula untuk membahas apa yang terjadi hari ini. Edward pun segera melangkah menuju aula sembari menyiapkan beberapa laporan yang di butuhkan atas kejadian hari ini.


***


Sandra dan Leo kini sudah sampai di Perusahaan mendiang Papa Luis setelah di hubungi oleh Edward, mereka berdua berjalan memasuki lobby dengan langkah tegap dan berwibawanya membuat beberapa orang yang masih berada di lobby menundukkan kepalanya hormat.


Tap... Tap.. Tap...


Suara ketukan sepatu yang tegas pada lantai membuat suasana riuh yang tercipta di dalam aula seketika hening. Suasana terasa mencekam dalam aula itu saat Sandra dan Leo memasuki ruang aula, bahkan pandangan semua karyawan kini mengarah ke depan. Edward menyambut Sandra dan Leo dengan anggukan hormatnya di dekat tangga menuju atas panggung.


Selama 1 bulan pengalihan jabatan di perusahaan, memang Sandra belum pernah memperkenalkan jati dirinya secara langsung di depan karyawan kecuali satpam yang tadi berjaga di depan untuk mengantisipasi jika dirinya bisa keluar masuk perusahaan.


Masih muda sekali... Ada hubungan apa dia dengan Tuan Luis hingga jabatan sementara di berikan padanya


Mungkin masih saudara


Setauku Tuan Luis sudah tak punya saudara kandung

__ADS_1


Saudara jauh atau anak angkat mungkin


Masih muda tapi aura kepemimpinannya terlihat


Bisik-bisik di aula tak terelakkan lagi setelah mendengarkan pengumuman itu.


"DIAM" ucap Edward dengan tegas.


"Disini kita akan membahas permasalahan tentang perusahaan ini. Kalian jelas sudah tahu bukan apa yang terjadi hari ini di perusahaan? Kita akan mencari solusinya sama-sama, karena ini bisa terjadi atas kelalalaian semuanya. Silahkan nona Sandra jika ada yang ingin anda sampaikan" lanjutnya dengan sorot nada dinginnya membuat aula seketika hening.


"Saya tak ingin berbasa-basi, saya sudah tahu siapa dalang di balik kejadian ini" ucap Sandra tiba-tiba membuat semua orang di sana tercengang kecuali Leo.


Bagaimana tak tercengang? Sandra baru di beri tahu oleh Edward beberapa jam yang lalu, tapi dengan percaya dirinya mengatakan kalau sudah tahu siapa dalang di balik semua ini.


"Maaf nona, kalau saya memotong ucapan anda. Bukankah baru sekitar 1 jam yang lalu saya memberitahukan kejadian ini? Lalu kapan anda bisa mencari data-data di balik dalang semua ini" tanya Edward dengan kebingungannya.


"Tadi saat saya berada di mobil ketika perjalanan ke sini. Sebenarnya saya sudah memprediksi kalau hal ini akan terjadi di perusahaan, tentunya karena di sini banyak sekali pengkhianat berkedok karyawan loyal. Bahkan saya sudah menyelidiki alasan mengapa orang-orang itu menjadi tikus di perusahaan ini,namun sayang sekali dalang utama nya tidak bekerja di sini" ucap Sandra dengan sorot matanya yang tajam dan nada bicara yang sangat dingin membuat beberapa orang meneguk salivanya kasar.


Tanpa di duga-duga oleh orang-orang yang berada di sana...

__ADS_1


dor... dor... dor....


__ADS_2