
Sandra yang berada di balik pintu ruangan yang digunakan untuk menyekap Rafi pun mendengar dengan seksama apa yang dikatakan oleh orang yang mengaku sebagai paman dari Rafi. Sandra tahu betul seluk beluk dari permasalahan yang dialami oleh keluarga dari papa angkatnya, Luis. Bahkan Sandra juga tahu bahwa semua ini adalah sebuah kesalahpahaman saja.
Brakkkk....
"Paman selama ini salah paham, paman Harry dan papa Luis di adu domba oleh orang yang kalian sebut sebagai ayah. Apa paman pernah mau mendengarkan penjelasan dari Papa Luis ketika waktu itu papa menemuimu? Tidak, bahkan paman mengusir papa tanpa mau mendengarkan semua penjelasannya" seru Sandra yang langsung saja masuk dengan sedikit membuka pintu dengan keras.
"Siapa kamu? Jangan sok tahu tentang urusan keluarga kami, anda adalah orang asing yang tak ada hubungannya dengan kami" seru Paman Harry yang langsung menoleh ke arah pintu yang terbuka.
"Saya memang orang asing, paman. Tapi orang asing inilah yang akan menyelesaikan kesalahpahaman diantara kedua bersaudara ini. Tolong dengarkan semua penjelasanku dulu, setelah itu terserah paman akan melakukan apa" ucap Sandra dengan nada sedikit lembut untuk membujuk Paman Harry.
Melihat tatapan Sandra yang terlihat tulus dan serius, akhirnya Paman Harry pun luluh dan mau memberikan kesempatan untuk mendengar penjelasan Sandra dari sisi Luis.
"Baiklah, aku akan mendengarkan semua penjelasanmu. Tapi tetap keputusan akhir aku akan memaafkan Luis atau melanjutkan ini semua tetap itu adalah hakku" ucap Paman Harry dengan tegas.
__ADS_1
"Baik. Tapi lepaskan Rafi dulu dari ikatannya itu, dia juga keponakanmu paman jadi janganlah kau sakiti dia yang tak tahu menahu tentang masalah kalian. Kalau paman masih ragu kami akan kabur, silahkan ketika saya berbicara maka anak buah kalian bisa mengawasi kami" ucap Sandra yang masih melihat ada setitik keraguan di mata Paman Harry.
Harry pun akhirnya menyetujui apa yang diucapkan oleh Sandra dan melepaskan ikatan tali pada tubuh Rafi. Mereka segera saja menuju ke ruang depan bersama-sama untuk duduk bersama menyelesaikan semua permasalahan ini.
"Kalian semua, berdirilah didekat mereka berdua. Awasi dan jaga untuk tameng agar mereka tak kabur" titah Paman Harry pada semua anak buahnya.
"Baik bos" jawab mereka serentak.
Anak buah Paman Harry segera mengerubungi ke tempat Sandra dan Rafi dengan sedikit menjaga jarak untuk mengawasi setiap pergerakan mereka.
"Jadi....
Fashback on
__ADS_1
Di mansion Papa Luis waktu itu tengah duduk Sandra dan Papa Luis yang tengah berbincang serius mengenai beberapa permasalahan yang harus mereka selesaikan demi keamanan seluruh anggota keluarganya.
"Sandra, ada hal yang perlu kamu ketahui mengenai keluarga Papa dan suatu saat nanti mungkin saja itu bisa menjadi ancaman bagi kedamaian keluarga kita. Papa menceritakan ini semua kepadamu karena papa percaya kalau suatu saat nanti jika papa sudah tidak ada maka kamulah yang bisa papa percaya untuk menjaga Rafi" ucap Papa Luis.
"Memang ada apa pa? Bukannya papa bilang kalau papa hanya punya adik yang sampai saat ini hilang entah kemana. Apakah itu yang dimaksud papa sebagai ancaman?" tanya Sandra heran.
"Sebenarnya papa berbohong mengenai adik papa yang hilang entah kemana itu, adik papa tidak hilang bahkan saat ini papa bisa bertemu dengannya. Ada satu kesalahpahaman antara papa dan dia yang membuat hubungan kami tidak baik-baik saja sampai saat ini. Papa akan menceritakan semuanya padamu, tolong dengarkan baik-baik" ucap Papa Luis dan diangguki oleh Sandra.
"Papa saat itu meninggalkan adik papa yang bernama Harry dan seorang ibu di suatu kota kecil demi mencari pekerjaan yang layak ke kota besar setelah ayah papa di PHK. Ayah juga sama, ia juga meninggalkan mereka dengan alasan mencari pekerjaan. Tapi tujuan ayah pergi meninggalkan mereka bukan untuk bekerja, namun untuk menikah dengan seorang wanita kaya raya. Hanya aku dan ibu yang mengetahui semua ini karena Harry waktu itu masih kecil dan kami tak ingin mentalnya jatuh jika mengetahui semua fakta yang terjadi. Akhirnya dengan berat hati, papa pergi meninggalkan mereka dan mengadu nasib di kota besar. Setelah beberapa tahun, papa meraih sukses dengan membangun perusahaan dengan dibantu oleh sahabat papa waktu itu. Saat itu papa akan menjemput Harry dan ibu, tapi saat di pertengahan jalan ke kota itu mobil papa dihadang oleh beberapa orang berbaju hitam dan sialnya waktu itu papa tak membawa pengawal seperti biasanya. Karena kemampuan bela diri papa saat itu masih minim, akhirnya papa kalah dan dibawa oleh orang-orang itu untuk menemui bosnya. Yang membuat papa terkejut, bos yang mereka maksud adalah ayah papa sendiri. Ayah dan istri barunya itu mengancam papa untuk tidak menjemput bahkan membantu Harry dan ibu. Kalau papa tetap nekat, maka nyawa ibu dan Harry akan terancam. Papa masih ingat betul ketika mencoba untuk mengirim uang pada mereka melalui orang lain dan ayah mengetahuinya, Harry dipukuli habis-habisan oleh preman suruhan ayah. Setelah kejadian itu, papa sudah tak berani membantu mereka lagi dan hanya bisa mengawasi mereka dari kejauhan. Akibat hal itu timbullah keinginan papa untuk menjadi orang kuat untuk melawan ayah yaitu dengan membentuk organisasi mafia. Saat organisasi mafia papa terbentuk dan menjadi yang terkuat di dunia, papa berencana membalas dendam pada ayah namun sayangnya ayah dan istri barunya pergi menghilang dari negara ini. Bahkan sampai saat ini papa masih mencoba melacak keberadaan mereka, namun tetap saja masih belum menemukan titik terang. Entah siapa orang berkuasa dibalik ayah dan ibu barunya itu hingga sangat sulit baginya untuk menemukan mereka. Saat ayah dan ibu barunya itu menghilang, papa akhirnya mulai berani untuk menemui Harry dan ibu namun naas sang ibu telah tiada dan Harry membencinya sampai saat ini. Papa sudah mencoba memberikan penjelasan namun Harry sama sekali tak mau mendengarkan penjelasan papa sampai saat ini" cerita Papa Luis dengan mata yang berkaca-kaca.
"Sungguh... Papa sangat menyayangi Harry, bahkan sampai saat ini Papa masih mencari tua bangka itu untuk membalas semua rasa sakit yang diberikan pada ibuku tapi semua seakan buntu. Kalau suatu saat nanti, Sandra atau Rafi bertemu dengannya tolong sampaikan permintaan maaf papa padanya. Tak lupa juga balasakan segala rasa sakit nenek kalian pada si tua bangka dan istrinya itu" lanjutnya dengan menundukkan kepalanya.
Setelah mendengar cerita dari Papa Luis, Sandra semakin memperketat penjagaan di sekitar Papa Luis dan Rafi karena takut jika adik sang papa tiba-tiba datang dan menghancurkan kedamaian hidup mereka.
__ADS_1
Flashback off