SECRET OF SANDRA

SECRET OF SANDRA
Lamaran


__ADS_3

Mansion Sandra kini sedang dihias oleh tenda putih biru dan bunga-bunga warna putih serta biru. Semua sudut mansion dibersihkan hingga tak ada satupun debu yang tertinggal. Semua orang sibuk berlalu lalang menyiapkan makanan dan minuman untuk pekerja dekor. Keamanan mansion diperketat menjadi 2 kali lebih ketat dari biasanya, ini untuk meminimalisir adanya kejadian yang tidak diinginkan.


Hari ini akan diadakan acara lamaran di mansion Sandra yaitu lamaran antara Sandra dan Leo. Sesuai dengan kesepakatan bahwa setelah semua masalah yang terjadi akhir-akhir ini selesai, mereka memutuskan untuk menggelar acara lamaran terlebih dahulu. Sandra juga sudah meminta ijin kepada kedua kakaknya kalau ia akan melaksanakan lamaran terlebih dahulu walaupun untuk pernikahan masih belum terencana kapan waktunya. Kedua kakak Sandra sangat mendukung keputusan Sandra karena bagaimanapun Sandra dan Leo telah berhubungan lama.


"Bagaimana persiapannya?" tanya Willy pada Sandra yang tengah memantau pihak dekorasi yang sedang bekerja.


"Sejauh ini masih 70% kak. Aku pikir semua akan selesai tepat pada waktunya" ucap Sandra tanpa mengalihkan pandangannya dari pihak dekorasi yang sedang memasang bunga-bunga segar.


Willy hanya mengangguk-anggukkan kepalanya paham. Ia pun kini ikut memantau lebih dekat pekerjaan mereka agar tak ada yang terlewat sedikitpun. Bagaimanapun juga Willy ingin ikut andil dalam mempersiapkan hari bahagia adiknya itu.


"Apa kau bahagia?" tanya Paman Harry yang baru saja pulang dari kantor dan melihat Sandra tengah berdiri sendirian sambil memperhatikan Willy yang sedang membantu memasang bunga.


"Sangat" ucap Sandra dengan tersenyum manis sambil mengalihkan pandangannya ke arah Paman Harry.


Paman Harry juga ikut bahagia mendengar jawaban Sandra. Walaupun ia baru saja bergabung dengan keluarga Sandra, namun kehangatan keluarga yang sangat terasa kental saat memasuki keluarga itu membuatnya tak merasa canggung. Tak ada dendam dan saling memaafkan semua masalah di masa lalu adalah salah satu kunci dari kebahagiaan, itu yang diajarkan Sandra selama ini.


Paman Harry memeluk Sandra dengan lembutnya karena ia telah menganggapnya sebagai anak sendiri. Ia membayangkan jika tak bertemu dengan Sandra pasti hidupnya akan suram karena penuh dengan dendam. Saat ini di masa tuanya, ia sangat bersyukur karena diberikan hadiah sebuah keluarga yang rukun dan saling mendukung satu sama lain.


"Paman meluk-meluk Kak Sandra nggak ngajak-ngajak kami" seru semua saudara Sandra yang baru saja datang dan melihat mereka berdua berpelukan.


"Ayo serang paman karena curang udah meluk Kak Sandra duluan" seru Alin membuat semua orang segera menyerbu kedua orang yang tengah berpelukan itu.

__ADS_1


Semuanya saling memeluk dan menggelitiki satu sama lain hingga tawa lepas tercipta dari bibir semuanya. Benar-benar pemandangan yang menyenangkan hati bagi semua orang yang melihatnya.


"Mama, papa... Kalian pasti lihatkan kalau kini Sandra, Kak Willy, dan Kak Sandro bahagia disini. Kalian udah bisa tenang di atas sana sekarang. Kami disini punya keluarga baru yang saling bahu membahu untuk memberikan kebahagiaan jadi kalian tak perlu khawatir dengan keadaan kami. Tenang disana ya kalian, kami mencintaimu" batin Sandra dengan mata berkaca-kaca saat mengingat kedua orangtuanya yang telah tiada kemudian ikut memeluk saudaranya yang lain.


***


Malam ini dihadapan keluarganya dan para kolega bisnisnya, Leo dan Sandra melaksanakan lamaran. Dekorasi yang indah setara dengan senyum bahagia yang tampak dari keduanya. Semua yang hadir tampak tersenyum bahagia dan terlihat menikmati pesta yang terjadi.


"Kita mulai acara pada hari ini dengan membaca do'a sesuai kepercayaan masing-masing" ucap seorang MC membuka acara.


Semua seketika menundukkan kepalanya di saat keadaan hening sesuai dengan arahan dari sang pembawa acara.


"Cukup. Baiklah untuk mempersingkat waktu, kita langsung panggilkan pasangan yang sedang berbahagia pada malam hari ini yaitu Sandra dan Leo" seru MC tersebut diiringi tepuk tangan dari para tamu.


"Wooowww... Sangat tampan dan cantik pasangan kita malam ini seperti pangeran dan ratunya" puji sang MC.


"Silahkan tuan Leo untuk langsung mengungkapkan tujuannya diadakannya acara pada malam hari ini" lanjutnya membuat Leo segera mengambil sebuah microfon.


"Sebelum saya melamar Sandra secara resmi, saya ingin meminta ijin kepada kedua kakak Sandra terlebih dahulu. Kak Willy, Kak Sandro... Saya mencintai adik anda dan saya akan berusaha untuk membuatnya bahagia. Ijinkan saya menggantikan peran kalian untuk membuatnya bahagia selamanya sampai akhir hidupnya. Saya janji tidak akan pernah membuatnya bersedih dan saya tetap akan membebaskan dia untuk bertemu keluarganya nanti jika kami sudah menikah karena bagi saya keluarganya adalah keluargaku juga" ucap Leo berjanji dengan menatap ke arah Willy dan Sandro yang sedari tadi matanya sudah berkaca-kaca.


"Aku dan Sandro sebagai kakak Sandra, percaya kalau kamu bisa menjaga Sandra melebihi kami. Tolong jaga dia dan jangan sakiti dia karena bagaimanapun dia adalah orang yang sangat berharga dalam hidup kami. Kalau memang suatu saat nanti kau sudah bosan dengannya,tolong antarkan dia ke rumah ini dan kembalikan dia padaku" ucap Willy dengan nada yang serak.

__ADS_1


"Saya pastikan kalau itu tidak akan terjadi" ucap Leo dengan tegas sedangkan Willy hanya menganggukkan kepalanya saja.


Setelah selesai meminta ijin pada kedua kakak Sandra, Leo segera menghadap ke arah Sandra untuk mengungkapkan segala perasaannya. Walau saat makan di restorant itu Leo sudah mengungkapkannya namun ini sangat berbeda karena disaksikan oleh seluruh keluarganya.


"Sandra...


Kamu adalah alasanku tersenyum


Kamu adalah semangatku mencapai kesuksesan


Segala yang kulakukan adalah tentang kamu


Jangan buat aku hancur dengan menolakku malam ini


Jadilah istriku, jadilah matahari di dalam rumahku selamanya" ucap Leo sembari membuka sebuah box berisi cincin dan disodorkan ke hadapan Sandra.


"Iya aku mau menjadi istri dari kak Leo" jawab Sandra dengan mata berkaca-kaca diiringi oleh tepuk tangan dari semua tamu yang datang.


Leo segera saja memasangkan cincin itu ke jari manis Sandra yang masih kosong. Cincin yang waktu itu diberikan Leo saat di restorant sudah tak ia pakai, itupun karena perintah dari Leo. Sandra segera memamerkan sebuah cincin yang terpasang pada jari manisnya kepada semua tamu dan fotographer yang bertugas untuk mengambil dokumentasi.


"Kita bersulang untuk kebahagiaan Sandra dan Leo" seru MC yang menjadi pembawa acara sambil mengangkat gelasnya ke atas.

__ADS_1


Semua pun saling bersulang bahkan tawa terdengar menggema di seluruh ruangan mansion. Semua bahagia atas bersatunya kedua pasangan pebisnis muda ini. Semua berharap apapun yang terjadi dan apapun rintangan yang menghadang kedua pasangan ini nanti, mereka bisa melewatinya dengan baik.


__ADS_2