
Hari berganti hari, Paman Harry dan Jack, asistennya sering mengunjungi Rafi, Sandra, dan saudara-saudaranya yang lain. Bahkan mereka berdua menjelma menjadi orangtua siaga bagi semuanya dari mengantar dan menjemput sekolah. Paman Harry dan Jack pun tinggal bersama di mansion Sandra, padahal mereka sudah punya apartemen sendiri. Paman Harry juga kini sedang berusaha untuk memindahkan perusahaan pusatnya menjadi di Indonesia demi lebih dekat dengan Rafi dan saudara lainnya. Mereka benar-benar merasa nyaman dan bahagia di tengah-tengah keluarga Sandra.
"Paman, kalau perusahaan milik Papa Luis untuk sementara paman pimpin bagaimana? Sebelum nantinya akan dipegang oleh Rafi sendiri. Soalnya Sandra masih harus mengurus beberapa perusahaan lain milik Sandra" saran Sandra pada Paman Harry yang ada disitu bersama Jack dan Rafi.
"Iya paman, lagipula sekarang kan wali Rafi adalah paman. Rafi yakin kalau paman bisa membuat perusahaan papa semakin maju" ucap Rafi dengan antusias.
"Enggaklah, paman malas. Lagipula kalau paman mengurus perusahaan kak Luis bisa-bisa aku akan jarang kembali kesini dan berkumpul bersama kalian karena aku tahu perusahaannya tidak bisa dialihkan ke Indonesia" tolak Paman Harry dengan santainya.
Memang benar kalau Perusahaan Papa Luis tidak bisa dipindahkan ke Indonesia karena perusahaannya yang bergerak di bidang kerajinan kayu itu nantinya bisa mengancam UMKM yang ada di Indonesia makanya saat ada pengajuan pemindahan segera saja ditolak oleh pemerintah.
"Biarlah si Edward itu bekerja disana untuk memimpin perusahaan, lagipula kamu juga masih bisa memantau perusahaan dari sini kan? Mungkin kalau ada hal penting saja nanti kamu kesananya. Toh selama kamu mengawasi perusahaan dari sini, perusahaan juga baik-baik saja" lanjutnya berkata seolah tak ada beban..
"Astaga... Ternyata paman sangat mirip dengan papa. Paling malas kalau harus ngurus perusahaan, selalu saja tinggal suruh-suruh Sandra" gerutu Sandra kesal dan dibalas kekehan geli oleh Paman Harry dan Rafi.
"Kalau perlu perusahaan paman yang akan paman pindahkan kesini, juga boleh kok kalau Sandra mau mengurusnya" goda Paman Harry.
__ADS_1
"Oh No... Paman ingin membuatku tua lebih cepat dengan berkas-berkas nggak jelas itu" seru Sandra dengan kesal membuat Paman Harry, Jack, dan Rafi tertawa.
***
Sudah satu bulan ini Leo tidak memberi kabar pada Sandra, bahkan semenjak kejadian penculikan Rafi itu. Leo bahkan tidak menghubungi sama sekali untuk menanyakan tentang kabar dirinya dan detailnya. Yang lebih membuatnya terkejut lagi, semua anak buah Leo seakan menghilang dari lingkungan Sandra. Akhirnya saat ini penjagaan untuk keluarga, Sandra mengerahkan semua anggota mafianya dibantu oleh anggota milik Paman Harry. Sandra benar-benar tak habis pikir dengan pemikiran Leo, setidaknya dia bisa memberitahu dulu kalau mau menarik anak buahnya dari menjaga keluarganya bukan asal tarik saja. Ini semua membuat dia benar-benar kesal dan kecewa dengan tindakan Leo ini.
Keluarga Leo juga seakan-akan menutupi keberadaan Leo. Sandra sampai kesal bukan main, bahkan ia bertanya ke perusahaan mengenai permasalahan perusahaan yang diurus oleh Leo diluar negeri ternyata memang sudah selesai dan perusahaan juga dalam keadaan baik-baik saja. Lalu kemana Leo berada? Dilacakpun percuma karena Leo punya banyak cara untuk menghilangkan jejaknya.
"Sial... Maksud kamu apa sih kak menghilang tanpa kabar seperti ini?" frustasi Sandra saat tak menemukan jejak keberadaan Leo melalui laptopnya.
"Ada apa denganmu kak? Kenapa kamu berubah?" gumam Sandra sambil melihat layar laptopnya dengan nanar.
***
Di sebuah tempat tersembunyi...
__ADS_1
Ada seorang laki-laki yang tengah berdiri di balkon dengan kedua tangannya yang memegang erat besi pembatas sedang menatap hamparan kebun bunga yang sangat indah. Matanya menerawang mengingat-ingat semua hal yang indah bersama seseorang yang sangat ia cintai sejak kecil. Ia merasa sangat bersalah saat ini karena telah meninggalkan kekasih hatinya itu sendiri di saat masalah yang dihadapi kekasihnya itu belum selesai. Ia terpaksa melakukan hal itu karena tak ingin Sandra semakin terluka dan membahayakan nyawanya, terlebih musuhnya kali ini sangat kuat hingga dia harus menghilang beberapa waktu. Seorang laki-laki itu tak lain adalah Leo, kekasih Sandra.
"Maafkan aku Sandra karena telah meninggalkanmu untuk kesekian kalinya. Ini semua demi kebaikan dan keselamatan kamu serta keluarga kita yang lain. Aku berjanji akan segera kembali setelah berhasil memusnahkan orang itu" gumam Leo dengan kedua tangan memegang erat besi pembatas balkon.
Musuhnya kali ini bukan orang sembarangan, bahkan kekuasaannya berada diatas Leo dan Sandra yang tentunya ini berhubungan dengan Paman Harry. Musuhnya kali ini adalah orang yang berada dibalik ayah kandung Papa Luis dan Paman Harry. Dia lah yang selama ini membantu ayah kandung Paman Harry. Setelah sekian lama tak muncul entah kenapa orang-orang ini muncul kembali dengan membuat masalah baru. Leo pun juga masih berjaga-jaga dengan mengawasi semua pergerakannya namun belum bisa bergerak karena kekuatannya belum sebanding. Yap, Leo telah menemukan jejak dari biang masalah yang terjadi pada hubungan antar bersauadara Papa Luis dan Paman Harry. Entah bagaimana caranya Leo bisa menemukan jejak orang itu, yang jelas ia bahkan sudah menemukan beberapa fakta tersembunyi tentang semua masa lalu Papa Luis dan Paman Harry.
Maka dari itu ia menghilang untuk sementara waktu demi melatih ilmunya kepada seorang guru yang ada di negara lain untuk mendapatkan ilmu yang bisa mengalahkan orang itu. Dan tanpa Leo sadari, semua yang dilakukannya itu justru sangat melukai Sandra.
"Aku berjanji akan melindungi kalian semua, terutama Sandra walaupun dari jauh. Aku sangat-sangat menyayangi kalian, bahkan aku rela jika nyawaku menjadi taruhannya. Semoga setelah masalah ini selesai, kita semua bisa berkumpul bersama tanpa ada masalah lain" gumam Leo berharap.
****
Tinggal satu masalah lagi nih, semoga saja Leo dan Sandra segera dipersatukan. Semoga ending semuanya nanti happy ending ya guys eh atau mau sad ending? hehehe
Mohon dukungannya teman-teman semua biar aku bisa segera menyelesaikan cerita ini dan fokus ke cerita yang lain. Jangan lupa like dan comment ya, nggak usah kasih hadiah nggak papa yang penting dibaca aja hehe
__ADS_1
Terima kasih dan maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan...