Supreme King System

Supreme King System
Chapter 101 : Dunia Atas


__ADS_3

Benua Iblis


Setelah melaju dengan kecepatan tinggi, mereka semua akhirnya tiba di Benua Iblis lebih cepat dibandingkan Waktu yang telah di tentukan sebelumnya.


Kecepatan Profound Ark milik Chu Qincheng melesat melebihi cahaya. Saat tiba disana, Qin Chen melihat celah di langit begitu besar menyerupai badai matahari yang menelan Dunia.


"Seharusnya ini jangan dinamakan Benua Iblis, melainkan Benua Pelampiasan." Qin Chen bergumam di depan jendela dimana Chu Qincheng berada di sampingnya.


"Huh? Benua Pelampiasan? Mengapa terdengar seperti Tuan Chen tengah putus cinta saja. Hmm ... Jadi, Tuan Chen telah mempunyai wanita lain. Jahat, humph!" Chu Qincheng cemberut merajuk mendengar perkataan Qin Chen sebelumnya.


Memalingkan wajahnya dengan kedua pipinya tebal seperti bakpao. Qin Chen canggung, bingung menghadapi wanita muda, karena usianya yang tua tidak mengerti cara jatuh cinta.


"Jangan salah paham ... Nama itu aku dapatkan setelah melihat Gerbang Ruang dan Waktu ini. Kenapa diberikan nama Pelampiasan. Coba kamu lihat di sekitar Gerbang tersebut, kehidupan, kematian, langit dan Bumi menjadi tempat Pelampiasan Gerbang." Jelas Qin Chen sembari menunjuk tempat-tempat yang dia lihat sekarang.


Chu Qincheng melirik kesamping, apa yang di katakan Qin Chen ada benarnya. Qin Chen menghela napasnya lalu menjelaskannya lagi agar tidak ada salah paham. "Untuk apa yang kamu katakan sebelumnya, percayalah, aku belum pernah jatuh cinta pada satupun wanita. Hanya kamu seorang, satu-satunya wanita yang menggerakkan hati yang kosong ini."


Asap asmara muncul di atas kepala Chu Qincheng, wajahnya memerah tidak terkendali dengan tubuhnya gemetar. Dalam beberapa waktu, Chu Qincheng telah di luluhkan oleh Qin Chen.


Walaupun Qin Chen tidak mengerti cara mendekati wanita, dia hanya dapat menyayangi wanita dengan caranya sendiri.


'A- Apa ini ... Tuan Chen menembakku.' Batinnya yang berimajinasi ke luar imajinasinya sendiri.


"Tentang sebelumnya ... Aku memang mengatakan tentang Pasangan Dao. Namun, aku tidak ingin memaksa keinginanmu. Karena hal tersebut, aku hanya ingin mendengar pendapatmu langsung." Qin Chen menjelaskannya tentang kejujuran Qin Chen yang dipertanyakan oleh Chu Qincheng.


"Ak- Aku akan memikirkannya. Karena, tujuanku belum tercapai." Balasnya dengan nada yang gugup.


"Mencari keluargamu bukan?" Balas Qin Chen yang mengejutkannya.


Chu Qincheng langsung memalingkan wajahnya ke arah Qin Chen. Melihatnya dengan tatapan serius, karena Qin Chen mengetahui tujuannya.

__ADS_1


"Ba- Bagaimana Tuan Chen mengetahui hal tersebut." Tanyanya yang penasaran karena tujuan Chu Qincheng di ketahui oleh Qin Chen.


Qin Chen tersenyum tipis. "Aku sedikit spesial dibandingkan Mahkluk Hidup lainnya. Kamu tidak perlu khawatir, tujuanmu denganku hampir sama. Sebelum Surga kuhancurkan, akan aku pastikan bahwa kamu telah bertemu dengan Keluargamu." Jelas Qin Chen.


"Apa kamu benar-benar ingin menghancurkan Surga? Apa kamu tidak memikirkan cara lain selain menghancurkan?" Tanyanya yang sedikit takut.


"Jika Surga dapat di atur, maka akan aku atur kedamaian Abadi. Jika tidak, aku telah memasang kekuatanku di antara Surga dan Neraka. Dimana itu adalah Boomerang terakhir jika mereka tidak dapat di atur." Balas Qin Chen.


"Begitu ... " Chu Qincheng menundukkan kepalanya memikirkan tentang pernyataan Qin Chen yang ingin menghancurkan Surga dan Neraka.


Qin Chen menyadari hal tersebut, lalu mengusap-usap kepalanya dengan lembut. "Kamu tidak perlu khawatir, aku tidak akan menjadi Iblis Tiran yang membantai tanpa alasan. Karena itu, aku akan membantumu mencari keluargamu hingga ketemu." Balasnya.


"Aku harap begitu ... Aku tidak memperdulikan Surga dan Neraka. Aku hanya memperdulikan keluargaku, selain mereka, tidak ada yang berarti bagiku." Jelasnya.


Qin Chen tersenyum dengan mata yang tertuju pada Gerbang Ruang dan Waktu di hadapan matanya.


"Sepertinya sampai di sini pembicaraan kita, kita akan melanjutkannya lagi saat ada waktu. Qincheng, kamu satu-satunya Takdir-ku hingga akhir Dunia."


"Ya."


***


Gerbang Ruang dan Waktu


Saat masuk kedalam Gerbang Ruang dan Waktu, Qin Chen menyatukan kedua telapak tangannya. Kekuatan Ruang dan Waktu di telapak tangannya bergerak mengikuti kehendak Qin Chen.


Di sekitar Profound Ark, kecepatan Profound Ark semakin cepat seolah melompati berbagai bidang Dunia dalam hitungan mili detik, bahkan tidak dapat diukur melalui angka.


Sementara itu, di sekitar mereka nebula tebal dengan bintik-bintik bintang begitu besar dan tersebar di segala Aliran Ruang Waktu yang berbeda-beda.

__ADS_1


Namun Chu Qincheng memandang ke arah Qin Chen dengan takjub. Karena Qin Chen mengendalikan Aliran Ruang Waktu itu sendiri, walaupun ada sekian banyak Aliran tersebut ada.


'Sangat mengagumkan, seberapa kali aku melihatnya. Tuan Chen benar-benar menakjubkan, menguasai seluruh Aliran Ruang Waktu di bawah telapak tangannya, dia seolah adalah Penguasa Mutlak Dunia.'


'Jika aku dapat melihat dengan jelas, Tuan Chen seakan-akan di luar Ruang dan Waktu. Melihat seluruh Dunia besar dan kecil, Gunung dan Sungai seperti butiran debu di antara debu lain yang mengambang di dalam Ruang Waktu.'


Qin Chen tersenyum mendengarnya, dia dapat merasakan bahwa Chu Qincheng tengah memperhatikan dirinya dengan kagum.


Tidak ada yang menakjubkan di Lorong Ruang dan Waktu, hanya ada bidang Dunia yang begitu kompleks tak terhitung jumlahnya membentang di segala Aliran Waktu.


Terlepas dari lorong Ruang dan Waktu, Profound Ark mereka melayang di Ocean Of Eternity. Samudera Keabadian yang membentang luas di Dunia, Qin Chen dan lainnya dapat menyaksikan keajaiban baru.


"Apa ini yang namanya Ocean of Eternity yang dikatakan di buku Kuno. Dunia atas yang begitu misterius, Samudera Keabadian yang tak terbatas luasnya, melingkupi kompleks besar Dunia yang tak terhitung jumlahnya. Ocean of Eternity menjadi Dunia akhir." Chu Qincheng mengatakan apa yang dia ketahui disana.


Qin Chen terdiam mendengar, di matanya memang terlihat Dunia Atas yang penuh misteri. Begitu luas sampai-sampai Qin Chen akan sulit menggapainya dengan tangannya sekarang.


'Nah Sistem, apa Ocean of Eternity yang Qincheng sebutkan adalah Akhir Dunia?' Tanya Qin Chen.


[Menjawab Tuan: Seperti yang anda dengar, Ocean of Eternity adalah Akhir Dunia. Ocean of Eternity tak terbatas Ruang dan Waktu. Segala sesuatu di dalamnya begitu kompleks hingga Dunia yang berada di dalamnya sangat padat. Jika di ibaratkan, sebutir Dunia seperti miliran butir pasir di tepi pantai.]


Qin Chen memahami apa yang dikatakan oleh Sistem. Walaupun dia baru saja datang, Qin Chen mendapatkan bantuan dari Origin Tree untuk menyesuaikan dirinya di berbagai Dunia.


Chu Qincheng melihat kanan dan kiri, mengamati seluruh Ocean of Eternity sekitarnya. Begitu mengagumkan hingga tidak ada kiasan kata yang dapat di keluarkan.


"Pemberhentian selanjutnya adalah, Benua Qing Jian. Seribu pedang." Ucap Qin Chen.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2