
Setelah proses gila yang menyakitkan bagi Qin Chen, Qin Chen terkapar dengan mata rabun melihat sekitarnya. Tubuhnya penuh darah, namun secara bertahap luka-luka yang di alaminya kembali pulih.
Bibir Qin Chen yang pucat kembali merah segar, tubuhnya seakan Terlahir Kembali di Dunia. Rasa aneh yang tidak dapat di ungkapkan melalui kata-kata keluar di benaknya.
Qin Chen beranjak duduk dengan tawa aneh terdengar. Kedua muridnya masih mengikuti instruksi Qin Chen sebelumnya, sementara Qin Chen yang kembali normal melihat tangannya dengan cermat.
"Rasa ini ... Apa ini Keabadian? Tidak, seharusnya ini bukan keabadian. Esensi Abadi sebelumnya menghancurkan tulang-tulangku, menggantikannya dengan yang baru, memperluas Laut pengetahuanku, dan lainnya." Ucap Qin Chen dengan suara kosong.
Dia mencoba melukai tangannya dengan menggigitnya. Saat tangan terluka, luka tersebut kembali pulih. Qin Chen tersenyum puas dengan semua ini. "Regenerasi? Mungkin, karena Esensi Abadi telah mengubah organ internal dan eksternal atau tubuhku sepenuhnya. Sekalipun aku meledak berkeping-keping, aku dapat hidup kembali. Penuaan tidak mungkin, karena Esensi Abadi telah mempengaruhi tubuhku dan membuatku terlepas dari waktu lalu kembali muda daripada sebelumnya."
Tidak dapat di percaya, dalam kasus ini, Qin Chen mendapatkan keuntungan besar. Ini hanya terjadi oleh Qin Chen, karena dia adalah Origin Tree.
Sedangkan untuk kedua muridnya, mereka mendapatkan perkembangan Jiwa dan Tubuh. Dimana mereka akan Abadi, namun luka-luka yang mereka terima tidak akan dapat disembuhkan.
Mereka abadi dalam usia, namun tidak dengan cidera yang mereka terima. Jika mereka mendapatkan Elemen Langit dan Bumi, mungkin mereka dapat mengembangkan Keabadian milik mereka.
Saat memikirkan hal tersebut, Qin Chen tersenyum puas. Mengibaskan tangannya, memecahkan keempat batu tersebut, seketika Qi Spiritual di sekitarnya mulai terisi kembali.
Dengan cepat si kembar menyerapnya, karena mereka kekurangan Qi. Qin Chen tersenyum melihat mereka, dia perlahan berdiri meregangkan tubuhnya.
'Pelatihanku cukup disini ... Notifikasi Sistem? Kenapa tidak muncul? Bukankah dengan Esensi sebelumnya, aku meningkatkan Level? Atau, notifikasi tidak muncul karena dalam masa Upgrade? Hmm ... Ini aneh, tapi sudahlah. Aku akan tahu nanti, sekarang menunggu mereka selesai.' Batin Qin Chen.
Qin Chen sempat bingung karena dia tidak mendapatkan peningkatan setelah berhasil menyerap Esensi Abadi. Setelah memikirkannya kembali, Qin Chen berpikir optimis karena Sistem masih dalam masa Upgrade.
Setelah lama menunggu, hari terus berubah hingga sore hari. Si kembar memecahkan keheningan langit, momentum kekuatan Pemurnian Qi menyebar di kediaman Xia.
Seluruh orang di sekitarnya merasakan momentum kekuatan yang menerobos. Ini mengejutkan para Tetua, dan sekaligus Pak Tua Gong karena merasakan penerobos dari kedua cucunya.
Senyuman tak terbatas terukir, pak tua Gong begitu senang hingga dia memerintahkan pelayanan untuk membuatkan jamuan terbaik malam ini.
__ADS_1
Qin Chen yang berada didekatnya mundur, dia melihat momentum tersebut begitu mengerikan. Perlahan, mata mereka berdua terbuka melihat Dunia luar.
"Ini ... " Dia terkejut dengan basis kultivasi miliknya yang telah sampai di Pemurnian Qi. Hanya dalam dua malam, Qin Chen dapat membuat mereka mencapai Pemurnian Qi.
"Ini adalah Pemurnian Qi ... Apa kami berhasil menembus Pembatas ini!" Ucap Xia Jingyi yang tidak percaya dengan semuanya.
Bagi jenius, untuk masuk kedalam Pemurnian Qi membutuhkan waktu satu tahun atau lebih. Sekarang, mereka hanya membutuhkan dua malam sudah dapat menembusnya, bahkan merasakan sesuatu yang aneh di dalam diri mereka.
Mereka berdua dengan cepat berdiri, memberikan hormat kepada Qin Chen dengan penuh rasa hormat. "Terimakasih banyak, Guru!"
"Tidak perlu sebegitu ... Guru hanya membantu kalian berdua untuk membuat jalan kalian. Selebihnya, kalianlah yang menentukannya, guru hanya membantu." Balas Qin Chen dengan begitu bijak Dimata mereka.
Mereka penuh dengan rasa senang, bahkan mereka tidak dapat menahannya. Wajah yang mulai merah karena senang, dan tubuh mereka bergetar karena tidak dapat menahannya lagi dan lagi.
"Sebelumnya ... Guru telah memberikan Esensi Abadi kedalam diri kalian. Kalian memurnikannya dengan baik, Guru bangga dengan kalian. Sekarang, kalian telah Abadi, kalian tidak akan mati karena usia, namun dapat mati dengan luka. Karena itu, kalian dapat mengembangkan Keabadian kalian dengan cara kalian. Untuk sekarang, jangan katakan pada siapapun jika kalian Abadi. Karena sangat berbahaya." Jelas Qin Chen.
"Baik Guru, Murid ini akan menutupi apa yang terjadi." Balas Xia Jingyi, bersamaan dengan Xia Hongyi menundukkan kepalanya.
"Baguslah ... Sekarang, kalian bisa istirahat. Karena latihan kali ini gagal, besok adalah latihan yang sesungguhnya." Balas Qin Chen dengan serius.
Tidak ada rasa takut di mata mereka, hanya ada rasa senang yang tidak sabar menunggu besok. "Baik Guru, Murid mengerti. Jika begitu, Murid undur diri untuk beristirahat."
"Ya."
Mereka pergi meninggalkan Qin Chen, Qin Chen disana melihat ada beberapa barang yang masih berguna. Menyimpannya kembali ke penyimpanan, karena Qin Chen masih dapat mengakses penyimpanan.
Setelah itu, Qin Chen masuk kedalam ruangan miliknya. Di dalam sana, Qin Chen duduk bermeditasi menyerap kembali Qi Spiritual di sekitarnya.
Dengan bantuan Artefak, Qin Chen dapat melipat gandakan Qi Spiritual yang tipis ini. Duduk tenang di dalam ruangan, Qi Spiritual berkumpul di atasnya dan masuk kedalam Dantian miliknya.
__ADS_1
***
Setelah beberapa jam berlalu, Qin Chen membuka matanya karena Pintu Ruangan miliknya beberapa kali di ketuk oleh orang di luar sana.
Qin Chen beranjak dan membukakan pintunya. Melihat si kembar berada di depan pintunya, Qin Chen bingung. "Ada apa? Kenapa malam-malam begini kalian keluar dan pergi ke ruangan guru?"
"Anu ... Anu ... " Xia Hongyi gugup tidak dapat berbicara didepan Qin Chen.
"Itu ... Guru, Leluhur meminta anda ke ruangan, karena sedang ada acara." Jelas Xia Jingyi kepada Qin Chen.
"Acara?" Qin Chen mengangkat alisnya. "Acara apa? Apa ada tamu di kediaman ini."
"Tidak Guru, Leluhur membuat Acara karena melihat kami berdua telah berada di Pemurnian Qi dalam beberapa hari. Ini kejutan terbesar, karena itu acara ini di buat." Jelasnya.
Qin Chen terkejut, dia menghela napasnya karena ini berlebihan. "Baiklah ... Tunjukkan jalannya, guru akan kesana."
"Baik Guru." Balas Qin Chen.
Qin Chen mengikuti mereka berdua yang menunjukkan jalannya. Sepanjang jalan, mereka berbicara kepada Qin Chen tentang banyak hal.
Termasuk, apa Guru mempunyai pasangan? Itulah yang mereka tanyakan, dan itulah pertanyaan yang menyakitkan bagi Qin Chen sendiri.
Namun, Qin Chen mengatasinya dengan jawaban sudah. Karena jelas, Qin Chen sama sekali belum mempunyainya, dia hanya berbohong pada mereka berdua.
Dengan begitu, tidak akan ada pertanyaan tersebut di masa depan.
...
*Bersambung ...
__ADS_1