
Didalam ruangan, mereka berkumpul di meja bundar untuk membicarakan hal sebelumnya. Qin Chen masih tidak senang dengan wanita dihadapannya, sama halnya dengan wanita itu. Mereka berdua benar-benar memberikan tatapan berbeda.
"Tuan Chen, apa yang ingin tuan Chen bicarakan kepada saya? Sebagai penguasa kota, saya memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan." Tanya wanita itu.
"Begitu? Orang bijak tidak akan basa-basi lagi, langsung ke intinya. Aku akan membantu kota ini menghilang kutukan, sebagai gantinya berikan aku Tambang Kristal Dewa. Jika itu kau bersedia! Jika tidak, lupakanlah dan hadapilah surga sendirian." Balas Qin Chen.
Mendengar hal tersebut sama saja seperti menyerahkan Tahtanya. Wanita itu geram dan ingin sekali memukulnya dengan keras, namun sikapnya masih tenang meski pikirannya berbeda.
"Tuan Chen, tambang kristal dewa adalah satu-satunya aset negeri ini, bagaimana bisa saya memberikannya kepada tua Chen. Ditambah lagi, setiap tahunnya harus memberikan ribuan ton Kristal Dewa ke Surga." Ia menanggapinya.
Mereka mengangguk, karena kristal dewa akan diserahkan kepada surga setiap tahunnya. Mereka hanya akan mendapatkan sedikit kristal dewa untuk digunakan, karena itulah tidak dapat diberikan.
Ditambah, akhir-akhir ini tambang kristal dewa mengalami banyak penurunan dan tidak dapat mengirimkan kristal dewa ke surga. Mungkin ini penyebabnya.
"Aku tidak peduli, karena aku keras kepala. Jika kau menyerahkan tambang kristal dewa padaku, aku akan menekan surga agar tidak menganggu negeri ini dan menghilang kutukan ini." Jelas Qin Chen.
"Tentunya, setelah semuanya selesai, kami tidak akan memiliki hubungan apapun pada kalian. Kalian bebas melakukan apapun, dan tambang kristal dewa tidak dapat kalain produksi sendiri karena kami akan memproduksinya." Jelas Chu Qincheng.
"Nona, bukankah itu namanya serahkan? Tambang ini ada aset berharga negeri abadi ini, kalau itu berpindah tangan, para penduduk tidak akan mendapatkan penghasilan dan tidak akan bertahan hidup selama 40 hari." Bantah wanita itu.
"Nona, ini bukanlah serahkan. Ini adalah bisnis, kami akan menghilangkan kutukan dan menekan surga agar tidak bertindak lebih di dunia ini, sebagai gantinya tambang kristal dewa akan menjadi milik kami. Bukankah ini menguntungkan kedua belah pihak, meski kehilangan aset berharga, bukankah negeri ini kaya akan rempah-rempah, ini dapat menunjang hidup mereka semua." Balas Chu Qincheng.
"Hahaha ... Nona, meski negeri ini sangat kaya akan rempah-rempah, namun Tambang ini adalah kehidupan mereka, tanpa kristal dewa, kami tidak memiliki prajurit dan jenius muda dimasa depan." Jelas wanita itu dengan tegas.
Qin Chen memikirkan hal ini sedari tadi sedangkan Chu Qincheng berbicara dengan wanita sebelumnya. Ia tidak memperkenalkan namanya, seolah ia tengah menyembunyikan indentitasnya.
__ADS_1
"Begini saja, tambang akan menjadi milik kami, dan penduduk dapat bekerja didalamnya. Semua hasil akan dibagi, tentunya kami akan mendapatkan banyak Kristal Dewa dan Negeri Abadi ini akan mendapatkan 20% Kristal Dewa, bagaimana?" Sahut Qin Chen.
Wanita itu terdiam, bahkan para petinggi dan tetua Guan terdiam. Semua ini ada di tangan penguasa, mereka hanya menyarankan dan memberitahukan apa yang harus diberitahukan.
Setelah beberapa menit berlalu, ia melihat ke arah Qin Chen yang melihatnya dengan serius, tidak menunjukkan keraguan sedikitpun. Menghela napasnya, lalu berbicara. "Sebelum menjawab, aku ingin bertanya beberapa hal kepada tuan Chen."
"Apa itu?"
"Siapa kau sebenarnya, saat bertemu di dunia rendah, bagaimana bisa kau menyerap racun surgawi kedalam diri." Tanya wanita itu.
"Hmmm ... " Qin Chen menyentuh dagunya, karena ini menyangkut bantuan sistem sebelumnya. "Aku sedikit spesial, tubuhku dapat beradaptasi dengan segala hal di dunia. Saat racun itu masuk kedalam tubuh, tubuhku langsung menyerapnya dan menyatukannya kedalam darah. Intinya, aku tidak akan terluka meski berada di situasi buruk."
"Begitu, lalu bagaimana kau bisa meningkat begitu cepat, bahkan dalam beberapa bulan telah melampauiku. Sangat jelas aku melihat sebelumnya kau masih berada diranah Saint ke atas." Tanyanya sekali lagi.
Qin Chen mengangkat kedua bahunya dan menjawab. "Bukankah sudah jelas bahwa aku Jenius tak terbatas bakat, dan pria tampan idaman para Dewi dan peri? Hal seperti ini cukup mudah bagiku." Dengan angkuhnya menjawab pertanyaannya di depan semua orang.
"Kalau sudah tahu, kenapa bertanya, toh! Bukankah ini salahmu sendiri? Hahahaha ... " Qin Chen tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wanita didepannya tengah kesal karena Qin Chen.
"Baiklah, aku akan terima tawaranmu. Perlu kau ingat, jangan membuat penduduk negeri abadi sengsara dibawah kekuasaanmu. Jika itu terjadi, aku akan membunuhmu langsung!" Balasnya dengan menekan Qin Chen.
"Apa itu mungkin? Aku kuat loh, bahkan meratakan negeri ini cukup jentikan jariku saja sudah menghilang." Sahut Qin Chen.
Ia semakin kesal mendengarnya, bagaimanapun Qin Chen sekarang jauh lebih kuat dibandingkan saat berada di dunia rendah. Ini membuatnya frustasi, dimana ia ingin meningkatkan kekuatan lagi dan lagi agar bisa melampaui Qin Chen dan memberikannya hukuman.
"Bagus, kalau kau mengerti. Sekarang, semuanya sudah selesai, kami akan langsung membereskan semuanya." Balas Qin Chen dengan ramah mengulurkan tangannya karena kerja sama berhasil.
__ADS_1
"Tch! Aku terpaksa karena harus melindungi para penduduk. Jika tidak, aku tidak akan Sudi bekerja sama dengan pria m*sum seperti kau sekarang." Balasnya terpaksa mengulurkan tangannya.
"Fumu~ kau benar," Qin Chen mendekati telinganya dan mengatakan. "Sebenarnya, tubuhmu sebelumnya tidak buruk juga, seksi, dan menggoda. Sayang sekali tidak aku tidak sempat mencobanya."
"Keparat! Dikasih hati minta jantung! Aku akan membunuhmu sekarang!" Wanita itu mengayunkan tangannya dan Qin Chen mengelak dengan cepat.
"Hahahaha ... Aku hanya bercanda, jangan dimasukkan kedalam hati." Qin Chen tertawa terbahak-bahak membuat ruangan penuh dengan tawanya.
Orang-orang disana hanya kebingungan melihat kedekatan Qin Chen dengan penguasa tidak sekedar teman lama. Melainkan sesuatu yang sulit di jelaskan, Qin Chen yang melihatnya kesal hanya bisa tertawa.
"Karena negosiasi telah selesai, kami akan pergi terlebih dahulu. Sampai bertemu lagi gadis merepotkan!" Kata Qin Chen yang membawa istrinya keluar dari ruangan tersebut.
Bang!
Saat Qin Chen diluar, meja didepannya hancur karena dipukul oleh wanita itu, ia dalam mood tidak baik. Ia tengah emosi, dan tengah kesal melihat ekspresi Qin Chen sebelumnya begitu menganggu.
"Lihat saja, aku akan memberikanmu hukuman setelah mencapai kekuatan Raja Dewa!" Gumam wanita tersebut.
Qin Chen, Chu Qincheng beserta keluarga Guan lainnya keluar dari Istana, mereka telah menyelesaikan negosiasi dengan sangat lancar tanpa halangan sedikitpun.
Meski mereka mendapatkan tontonan yang begitu menakjubkan bahwa Qin Chen adalah teman lama penguasa kota, ini membuat keluarga Guan tidak memiliki kata tidak percaya lagi.
Mereka berpisah karena Qin Chen dan Chu Qincheng akan memulainya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...