
Paginya, mereka berdua keluar dari ruangan dan saling melihat karena ruangan mereka berdua saling berhadapan. Kenapa tidak satu ruangan, karena Qin Chen memutuskan untuk membagi dua sehingga ada ruang untuk privasi masing-masing.
Hal ini juga untuk mempertahankan hubungan yang baik dan harmonis, bagaimanapun manusia memiliki privasi masing-masing yang tidak dapat diberitahukan kepada orang lain termasuk orang terdekat.
"Suami apa kamu sudah menembus lagi?"
"Benar, ini semua karenamu."
"Begitukah? Kalau begitu, apa kamu mau lagi aku bantu?" Tanya Chu Qincheng sambil menggodanya.
"Tentu, aku siap kapanpun itu."
Chu Qincheng langsung memalingkan wajahnya mendengar langsung dari Qin Chen membuatnya malu.
Sekarang, hari pertama sebelum pergi mereka keluar dan berpisah untuk melakukan hal yang ingin mereka lakukan. Chu Qincheng pergi ke kota, dan Qin Chen pergi ke Gunung kembar yang terletak lumayan jauh dari kota.
***
Gunung kembar
Qin Chen berada di antara kedua gunung, melihat kanan dan kirinya begitu sunyi seperti jurang yang hampa. Qin Chen masuk lebih dalam lagi dan lagi, akhirnya menemukan sebuah dinding kuno yang ditinggalkan oleh seseorang.
"Untungnya aku memiliki peta sistem ... Jadi aku dapat menemukan harta kuno di sini, hehehehe." Tawa Qin Chen terdengar kecil saat dia mendorong pintu yang terbuat dari batu pasir.
Drrtt!
Bergetar, tanah tempat Qin Chen injak bergetar saat pintu besar terbuka. Qin Chen masuk kedalam kegelapan ruangan, menyalakan lampu untuk menerangi ruangan sehingga dapat bergerak bebas.
Didalam ruangan hanya ada bunyi monster-monster yang menggerang dan beberapa suara kelelawar yang berterbangan dimana-mana.
Qin Chen masuk lebih dalam lagi hingga sampai di ruangan memiliki cahaya obor di sepanjang dinding. Mematikan lampunya, Qin Chen kembali melanjutkan perjalanan sekaligus mengamati sekitarnya.
"Ruangan ini sedikit aneh, tapi memiliki aura yang kuat." Gumam Qin Chen.
Melihat kanan dan kirinya seperti ada orang yang tengah mengamatinya, Qin Chen akhirnya berada di ujung lorong dimana pintu besar kembali muncul.
__ADS_1
Mendorong!
Saat pintu itu terbuka, hempasan kekuatan besar membuat Qin Chen sedikit terseret kebelakang. Qin Chen melangkah dengan kaki yang berat masuk kedalam ruangan tersebut.
Tiba-tiba pintu langsung tertutup setelah Qin Chen masuk, melihat hal tersebut membuat Qin Chen kebingungan.
Sementara itu, dihadapannya dua mata besar tengah memperhatikan tindakan Qin Chen sekarang.
"Siapa kau sebenarnya?" Tanya Qin Chen dengan serius.
"Siapa aku? Aku adalah kau." Balasnya dengan suara yang berat.
"Kau adalah aku? Apa maksudmu, aku tidak mengerti. Apa kau dapat menjelaskannya lebih singkat dan padat." Balas Qin Chen.
"Singkatnya, aku adalah sisi lain dirimu."
Saat mendengarnya, Qin Chen terdiam karena suatu hal. Sisi lain? Apa itu, bahkan Qin Chen sendiri tidak tahu sisi lainnya selain dirinya sendiri dikehidupan sebelumnya.
"Sisi lain, apa maksudmu kau adalah aku di lain sisi? Atau kau adalah aku di kehidupan sebelumnya!"
"Benar, aku adalah kau dikehidupan sebelumnya."
Pembicaraan itu cukup lama sehingga Qin Chen mendapatkan banyak informasi penting sekarang. Bahkan, dia yang tidak diketahui membantu Qin Chen untuk menerobos masuk kedalam ranah yang lebih tinggi.
Sebelum itu, ruangan mereka dengan dua luar cukup spasial. Dimana ruangan mereka akan berjalan lebih cepat dibandingkan dua luar sehingga seribu tahun di dalam ruangan hanya akan berjalan satu jam di dunia nyata.
Didalam ruangan tersebut, Qin Chen dilatih oleh dirinya sendiri di masa lalu hingga menembus ranah Kaisar Dewa, Dewa Surgawi.
Bahkan Qin Chen di bantu untuk menguasai elemen langit dan bumi. Tidak hanya itu saja, Qin Chen memadatkan empat inti dalam dirinya;, Inti Abadi, Inti Dewa, Inti Surga dan Inti Ilahi.
Sementara Inti Kekacauan, telah Qin Chen padatkan sebelumnya.
Keempat inti tersebut adalah Fondasi tubuh Qin Chen yang sekarang dimana dialah kekuatan fisik terkuat di dunia. Dengan empat inti tersebut dapat meruntuhkan langit dan menghancurkan bumi.
Selama didalam ruangan tanpa henti Qin Chen berlatih dibantu dirinya di masa lalu, bahkan sistem di benaknya membantu hal lainnya yang membuat Qin Chen sempurna dalam 10.000 tahun.
__ADS_1
Setelah 10.000 tahun berlalu, Qin Chen memancarkan aura kekuatan yang sangat luar biasa hingga membuat dia dimasa lalu puas melihatnya.
"Sekarang telah waktunya aku kembali, kau telah berkembang cukup cepat sebelumnya. Waktuku telah habis, ini hanyalah sisa-sisa Jiwaku."
"Jadi begitu, terimakasih banyak atas bantuannya."
"Ya, mau bagaimanapun kita ada satu orang yang sama." Balasnya dan perlahan mata tersebut menghilang dari hadapan Qin Chen.
Dibawahnya, sebuah gulungan tergelatak dan Qin Chen mengambilnya. Setelah itu dia keluar dari ruangan untuk kembali ke daratan utama yang berada di luar.
Saat berada di luar, hari telah sore menandakan bahwa sudah 10 Jam setelah Qin Chen masuk kedalam ruangan. Bahkan saat dia keluar, ruangan tersebut menghilang seolah sebelumnya hanyalah mimpi.
Qin Chen melihat ke langit dan dia mendapatkan diri telah bisa menciptakan sebuah benda dengan kekuatannya.
Dimana kemampuan Penciptaan Qin Chen adalah kemampuan dimana dimana Qin Chen dapat menciptakan apapun yang Qin Chen lihat di dunia, dan semuanya akan di deskripsikan oleh sistem agar Qin Chen dapat menciptakannya dibawah kemampuan miliknya.
"Aku dulu sangat menginginkan kemampuan Penciptaan, sekarang aku telah mendapatkannya, bagaimana caraku menggunakannya. Mari kita coba sebelum pulang."
Qin Chen melihat ke arah pohon disampingnya, dan sistem mendeskripsikan semuanya di kepalanya dan Qin Chen langsung menciptakan pohon yang sama di hadapannya.
Bang!
Qin Chen menancapkan pohon tersebut ke tanah lalu melihat kesamping ada Monster yang tengah berkeliaran. Setelah itu, deskripsi muncul dan Qin Chen menciptakan hewan yang serupa bahkan dapat Qin Chen modifikasi sesuai apa yang Qin Chen kehendaki.
Ini adalah kemampuan bawaan Qin Chen, Penciptaan.
Setelah mencapai ranah Kaisar Dewa, para kultivator mendapatkan kemampuan Penciptaan. Meskipun mereka berada dibawah level Qin Chen, karena mereka hanya dapat menciptakan benda mati seperti senjata, astrfek dan lain sebagainya.
Sementara untuk seorang Kaisar Surga, mereka dapat menciptakan langit dan bumi beserta isinya di dalamnya. Memberikan hukum dan aturan beserta fenomena di dalamnya sehingga dia seperti yang mahakuasa.
Meskipun begitu, semuanya ada batasan bagi Kaisar Surga karena diatas mereka ada kekuatan lain yang lebih kuat dibandingkan mereka semua.
Setelah semuanya berlalu begitu cepat, Qin Chen kembali membawa senyuman puas di wajahnya. Dibawah naungan kekuatannya, tidak ada lagi lawan di dunia ini selain kekuatan di Surga.
Meskipun begitu, tidak luput ada banyak kultivator tersembunyi yang memiliki kekuatan hebat. Karena hal tersebut, Qin Chen masih akan menyembunyikan kekuatannya sampai menemukan Jalan Surga.
__ADS_1
...
*Bersambung ...