
Setelah beberapa Waktu berlalu, mereka tiba di sebuah Altar yang berada di Langit Berbintang. Di bawah mereka hanya ada kekosongan yang membentang luas mencakup ribuan bahkan jarak yang tidak dapat di hitung.
Qin Chen yang merasakan ketiadaan dalam hatinya, perasaan kosong tanpa batas pemilik. Qin Chen merasa sesuatu yang aneh dimana dia menatap langit dengan padangan kosong.
'Apa ini ... Seperti ada yang menarikku masuk kedalam Jurang Kematian.' Suara Qin Chen hanya terdengar oleh mereka.
Chu Qincheng yang di sampingnya melihat pandangan mata Qin Chen mulai kosong. Dia mencoba membangunkan Qin Chen, namun tidak berhasil.
Menggoyangkan tubuhnya, sama halnya. Berbagai cara telah dia lakukan, namun tidak dapat membangunkan Qin Chen yang sekarang ini.
Di antara langit, Ruang Waktu mengelilingi Qin Chen memberikan angka-angka imajiner yang memusingkan kepala.
Jiwa Qin Chen berada di tempat yang aneh, namun Sistem mengidentifikasi bahwa Kekuatan Waktu mulai memasuki Lautan Pengetahuan miliknya.
Dialah yang mengikat Takdir.
Dialah yang memutar keadaan.
Dialah yang mengatur segalanya.
Di antara Takdir dan Waktu, akulah yang menentukannya dan Takdir yang mengikatnya.
Tercipta membawa kehidupan, dan kehancuran.
Akulah Waktu.
Ruang dan Waktu yang mengatur Dunia didalamnya, kontinuitas tak terbatas oleh Ruang dan Waktu.
Terlepas dari akhir, aku hidup tanpa waktu di sekitar.
Qin Chen melafalkan kosa kata kuno yang melintas di dalam pikirannya. Tanpa ada waktu di sekitar tidak berjalan, Qin Chen mengabaikan segalanya.
Di antara telapak tangannya, kekuatan Ruang dan Kekuatan Waktu ada. Qin Chen menyatukannya, menggabungkan kedua kekuatan tersebut.
Antara Ruang dan Waktu, akulah yang mengatur Dunia dan seisinya!
Qin Chen berteriak keras memecahkan kekosongan. Retakan besar tercipta di hadapannya, terdistorsi oleh kekuatan Ruang dan Waktu menyebabkan getaran hebat di seluruh Langit.
Hidup Abadi tanpa waktu, akulah Raja dari segala Raja Tertinggi.
__ADS_1
Saat suaranya terdengar, bayangan Dunia tanpa batas di antara telapak tangannya yang mulai terbuka.
Langit yang membentang luas tak berujung, cahaya bintang-bintang tak terhitung jumlahnya. Dunia kecil dan besar tak terhitung batasnya.
Semuanya berkumpul melingkupi Ruang dan Waktu. Diluar Dunia hanya ada ketiadaan tanpa batas waktu dan keadaan, segalanya akan hancur dalam ketiadaan.
Qin Chen melihat segalanya disana, Dunia yang penuh dengan dunia tanpa batas. Dewa yang terlahir menguasai Ruang dan Waktu, Qin Chen mengetahui segala sesuatu di dalamnya.
[Ding!]
[Dewa yang menguasai Ruang dan Waktu, Dewa Mutlak yang memegang kendali penuh atas Ruang dan Waktu. Terlahir dengan keadaan yang nyata, lalu menghilang dalam ketiadaan.]
Suara Sistem terdengar, sedikit sulit di pahami namun sebenarnya memiliki arti yang menggetarkan Langit dan Bumi. Qin Chen menyeringai penuh misteri.
Saat penyatuan mencapai puncak, getaran antara Langit dan Bumi mulai semakin besar. Seluruh Dunia merasakannya, tanpa henti fenomena terus terjadi.
Qin Chen melihat Dunia di antara telapak tangannya, dia menatapnya dengan tajam.
Sementara itu, di Langit yang membentang luas di Alam Semesta. Dua mata berwarna kuning cerah terlihat jelas, seluruh Mahkluk Hidup dapat merasakan bahwa Dewa Sejati telah kembali.
Perang yang berlangsung ribuan tahun akan berakhir sebentar lagi. Saat Dewa Sejati telah mengenggam Ruang dan Waktu, tidak ada yang dapat menandinginya.
"Yang Mulia Raja dari segala Raja Tertinggi ... Akhirnya anda telah mencapai kekuatan awal dari segalanya." Suara misterius terdengar di bidang Dunia lainnya.
Origin Tree memperkuat Fondasi Qin Chen mencapai titik Tertinggi. Bakat dan kemampuan miliknya ditingkatkan secara langsung tanpa sepengetahuan Qin Chen.
Zi Long yang berada di samping Qin Chen langsung berlutut mengahadapnya. Dia dapat merasakannya, Tuan-nya tengah menggabungkan kekuatan Ruang dan Waktu.
"Ha! Akulah Raja Tertinggi, Penguasa Mutlak Ruang dan Waktu. Penguasa Dunia ini dan seisinya. Dari bidang ini hingga ujung Dunia akulah yang mengendalikannya."
Qin Chen bersuara lalu getaran hebat mengguncang Dunia yang menyebabkan kedua kekuatan tersebut menjadi satu.
Cahaya kuning cerah keluar dari matanya, Qin Chen berubah menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Rambutnya berubah putih seputih salju, tatapan matanya sedingin es. Wajahnya seputih sutra, Qin Chen sedikit memiringkan kepalanya, dan dua wujud dalam satu tubuh terlihat.
Pada saat yang bersamaan, Qin Chen telah menyelesaikan penyatuan. Jiwanya turun menyentuh langit yang kosong, dia kembali tenang.
Sementara diluar, kekuatan Suci di hadapannya menghilang. Qin Chen kembali pada tubuhnya, dan perlahan membuka matanya.
__ADS_1
Saat melihat kedepan, Chu Qincheng tengah melihatnya dan membuatnya terkejut. Chu Qincheng langsung mundur dengan wajah malu-malu karena terkejut melihat Qin Chen tiba-tiba bangun.
"Selesai ... Waktunya kembali." Qin Chen dengan nada dingin bersuara disana.
"Eh?" Chu Qincheng bingung dan wajahnya yang masih malu. Dia tidak dapat menghilangkan ekspresinya sekarang.
"Yang Mulia Raja Makam ... Selamat bagi anda yang telah mendapatkan kekuatan Waktu." Dengan ungkapan rasa hormat, Zi Long memberikan selamat kepadanya.
Qin Chen hanya mengangguk, dia melihat ke arah Chu Qincheng yang malu.
Chu Qincheng melihat penampilan Qin Chen berubah dan semakin tampan dibandingkan sebelumnya. Ditambah, ada Aura kuat yang membuatnya merasakan penindasan terhadapnya.
'Dipikir-pikir ... Qin Chen semakin tampan.' Pikirnya yang membuat Qin Chen sedikit tersenyum tipis.
Qin Chen melambaikan tangannya memanggil Chu Qincheng. Chu Qincheng mendekati Qin Chen dengan gugup, dia berada disampingnya sekarang.
"Kenapa menghindar sebelumnya? Apa aku terlihat menyeramkan dimatamu?" Tanya Qin Chen.
"Ti- Tidak-tidak ... Tadi aku hanya terkejut melihatmu tiba-tiba membuka mata. Sebelumnya, kamu terlihat kosong, itu membuatku khawatir." Jelasnya yang membatah argumen Qin Chen.
Qin Chen sedikit puas dengan jawabannya. "Begitu ... Ternyata kamu khawatir dengan keadaanku. Terimakasih ... "
Chu Qincheng tertegun mendengarnya, mata Qin Chen terlihat puas dan seperti mendapatkan sesuatu yang telah lama menghilang dari dirinya.
"Apa kamu sudah mendapatkan kekuatan Waktu? Tuan Chen." Tanya Chu Qincheng.
"Tentu ... Karena itu, mendekatlah, kita akan keluar dari Ruang spasial ini. Setelah itu, melanjutkan pergi ke Kota mencari informasi tentang Dunia atas." Jelas Qin Chen.
Chu Qincheng perlahan mendekat ke tempat Qin Chen, Qin Chen lalu mengibaskan tangannya kesamping.
Pada saat itu pula, mereka bertiga menghilang dari ruangan tersebut dan muncul ditempat mereka sebelumnya berada.
500 meter sebelum kaki gunung, mereka berada di sana dalam sekejap mata. Qin Chen masih memperhitungkan segalanya, sebelum menggunakan kemampuan Ruang dan Waktu.
"Kita akan melanjutkannya dari sini."
Mereka mengangguk, lalu melangkah menuju Kota. Meninggalkan Gunung Tertinggi Wilayah Timur, Qin Chen telah mendapatkan kemampuan yang dia inginkan.
Ruang dan Waktu, kemampuan untuk berpindah melalui Gerbang Ruang dan Waktu menuju Dunia Atas.
__ADS_1
...
*Bersambung ...