
Setelah pertarungan sengit beberapa saat, Qin Chen yang hanya diam beberapa kali mengangguk. Pertarungan di depannya begitu sengit, mereka melihat dengan seksama bagaimana Dewi Pedang Qin Chynna bertarung.
'Yosh! Aku telah mendapatkan Harta pertahan yang memiliki kecocokan dengan Pedang miliknya. Sekaligus, setelah mengotak-atik pikiranku, aku mendapatkan ketrampilan yang sempurna.' Pikir Qin Chen dengan nada suara bahagia.
Qin Chen telah mendapatkan Seni Formasi Pedang Surgawi. Pedang pembunuh Iblis kelas Surga yang menghilangkan kegelapan dari Dunia, termasuk Qin Chen itu sendiri.
Hanya masa depan yang menentukan, apa Qin Chynna akan menjadi pahlawan manusia membasahi adiknya sendiri atau tidak, semuanya akan dia pilih pada akhirnya.
"Kekeke ... Dramatis sekali, Sang Pahlawan umat manusia yang akan membunuh adiknya sendiri. Menarik ... " Qin Chen tanpa sadar mengatakannya di depan semua orang.
Tidak ada dari mereka yang tidak mendengarnya, termasuk Zi Long yang berdiri satu langkah di belakangnya. Tidak tahu apa yang dipikirkan Tuan nya sekarang ini.
Qin Chen tersadar atas tingkahnya, dia beberapa kali batuk lalu melihat ke langit dimana saudari Qin Chen tengah bertarung melawan Singa Neraka.
Pakaian miliknya telah compang-camping, melihat hal tersebut. Qin Chen menghela napasnya, satu jarinya bergerak kesamping membawa kematian.
Duarr!
Singa Neraka dalam sekejap mata meledak dengan keras mengagetkan mereka semua. Qin Chynna langsung melihat ke arah Qin Chen, kekuatan dirinya yang dia banggakan tidak kurang dari seujung kuku adiknya.
Qin Chen terbang mendekatinya, melepaskan pakaian atasnya lalu memberikannya. "Tidak baik bagi Saudari secantik bulan purnama menunjukkan tubuhnya." Ungkap Qin Chen dengan perasaan tulus.
Qin Chynna terdiam, melihat bahwa benar, pakaian miliknya telah rusak. Bahkan pertahanan yang Qin Chen berikan hancur berkeping-keping.
Merasa bersalah karena pemberian adiknya hancur dalam waktu singkat. Qin Chen melihat ke sisi Singa Neraka yang telah hancur berkeping-keping.
"Jangan dipikirkan ... Singa Neraka itu memang kuat dan dapat menghancurkan pertahanan yang ku berikan." Qin Chen tidak marah melainkan memujinya.
Sebenarnya, pertahanan tersebut dapat diperbaiki jika masih dengan Qin Chen. Namun sudah milik Qin Chynna, jadi tidak dapat di perbaiki.
__ADS_1
Qin Chen mengeluarkan satu plat emas di dalamnya terdapat Seni yang Qin Chen siapkan sebelumnya. Ada juga Armor yang akan transparan saat di pakai, namun dapat di perlihatkan.
"Ambillah ... Ini ada Seni Formasi Pedang Surgawi, dan satu set Armor pertahanan yang aku pilih secara pribadi untuk Saudari. Aku tidak ingin ada penolakan, mungkin ini terakhir kalinya aku memberikan ini semua." Jelas Qin Chen sambil memberikan apa yang ingin dia berikan.
"Apa kamu benar-benar berencana untuk pergi? Bagaimana dengan ayah dan ibu. Mereka mungkin mengkhawatirkanmu, karena kamu satu-satunya pewaris keluarga Qin." Balasnya yang enggan Qin Chen pergi darinya.
"Ya ... Tidak ada tempat yang membuatku merasa ingin tinggal selamanya. Semuanya tampak kosong di mataku. Aku berpetualang mengumpulkan kekuatan untuk suatu hal yang tidak dapat dijelaskan." Qin Chen melihat ke langit, di atas sana ada banyak kekuatan besar bersembunyi ataupun bertebaran dimana-mana.
Misinya adalah merebut Tahta Raja Tertinggi di atas sana bukan dibawah. Misi yang membebani dirinya, meskipun dia mendapatkan hak khusus dari Origin Tree selama setahun sekali.
"Apa itu ... Saudari yakin dapat membantumu, selama kamu tetap tinggal disini." Sahutnya yang percaya diri dengan kekuatannya.
Qin Chen menggerakkan pupil matanya kesamping, melihatnya dengan tajam lalu kembali melihat ke depan. "Merebut Tahta Raja Tertinggi Dunia Atas! Melawan para Dewa, menentang Surga, dan melewati ribuan siksaan Neraka!"
"Apa Saudari sanggup? Sanggup melihat kesedihan, perpisahan, pertemanan yang berakhir penghianatan. Lalu, apa Saudari sanggup menahan niat dalam diri sendiri." Tanya Qin Chen setelah menjelaskan.
"Apa maksudmu? Kenapa kamu seolah-olah tidak memercayai Saudarimu. Saudarimu tidak akan pernah menyakiti adiknya, kamu harus mengerti itu." Balasnya yang tidak terima atas perkataan Qin Chen.
Qin Chynna bergetar hebat mendengar penjelasan Qin Chen. Qin Chen mendapatkan beberapa informasi dari berbagai sumber tentang Qin Chynna.
Qin Chynna menjadi kultivator hebat untuk membasahi Iblis di Dunia, dan menciptakan Dunia Damai tanpa adanya iblis maupun Mahkluk Jahat.
Ambisinya, mimpinya telah satu langkah kedepan saat masuk Sekte Pedang Elemen. Sekarang, dihadapannya adalah Iblis paling Jahat yang akan muncul di Dunia dengan namanya yang akan menggema dimana-mana.
Qin Chynna mengepalkan tangannya dengan erat, mengigit bibirnya sendiri hingga terluka. Dia terjatuh dalam pikiran yang kacau, tidak dapat menjawab pertanyaan yang sesimpel ini dengan baik.
Menyadari hal tersebut, Qin Chen membuang sedikit napasnya. "Seni Formasi Pedang Surgawi yang aku berikan adalah kelas Surga, Seni tersebut dapat membunuh Iblis kuat, dan memiliki potensi dapat membunuhku jika di pelajari hingga titik ekstrem."
"Aku memberikanmu hal tersebut sebagai ucapan terimakasih dan permintaan maaf. Di masa depan, Takdirmu, kamulah yang memutuskannya. Membunuhku demi kedamaian, atau mengkhianati Dunia demi Keluarga."
__ADS_1
Setelah mengatakan hal tersebut, Qin Chen bergerak hendak pergi dari sana. Namun tiba-tiba suara terdengar. "Tunggu!"
Qin Chen berhenti, kepalanya sedikit kesamping melihatnya. "Hmm?" Qin Chen bingung dengan suaranya yang menghentikannya.
"Siapa kamu sebenarnya? Qin Chen adikku, atau bukan." Tanya Qin Chynna yang penasaran dari sebelumnya.
"Aku? Mungkin ini akan menyakitkan mendengar kebenarannya. Apa kamu sudah siap mendengarnya?" Balas Qin Chen, Qin Chynna mengangguk.
Qin Chen berbalik melihatnya, sedikit menghela napasnya. Seperti kebiasaan Qin Chen dari Dunia sebelumnya. "Adikmu telah lama mati, aku hanyalah orang yang memiliki wajah yang sama dengannya." Jelas Qin Chen dengan singkat.
"Ti– Tidak mungkin ... " Qin Chynna bergetar takut, dia jatuh di atas langit dengan tubuhnya tidak dapat menahannya. "Ti– tidak ... Tidak mungkin adikku telah mati." Ucapnya yang masih tidak percaya.
"Jika kamu tidak percaya, kamu dapat bertanya langsung pada ayahmu." Balas Qin Chen dengan nada yang tidak memiliki simpati sama sekali.
Qin Chen menyentuh dadanya sendiri, merasakan detak jantung miliknya berdetak normal.
'Apa ini karena kekuatan Iblis? Aku bahkan tidak merasakan simpati, apa kedepannya, sifat manusiaku akan hilang digantikan oleh sifat iblis.' pikir Qin Chen yang tidak dapat merasakan apapun di depannya.
Kembali melihat ke arah Qin Chynna, Qin Chen menjelaskannya. "Setelah aku tiba di Dunia ini, aku menemukan Qin Chen telah mati di dalam Jurang Kematian. Memiliki kesamaan dengannya, tekadnya, dan keinginannya dapat aku rasakan."
"Aku mengambil identitasnya untuk mencari tahu dan akhirnya menemukan dalang semuanya. Keluarga Mo, salah satu Tiga Keluarga besar di Kota, mereka adalah penyebab kematian adikmu."
"Sebagai permintaan maaf, dan ucapan terimakasih. Aku membantunya membalaskan dendam kepada mereka, membawa keluarga Qin kembali pada masa jayanya. Sekaligus, aku telah mengatakan sebenarnya pada Patriak Qin."
"Kau tau ... Saat ibumu mendengarnya, dia merasa syok dan pingsan. Berbeda dengan ayahmu, ayahmu tetap tegar bertahan dan memintaku untuk sekali lagi berbohong pada istrinya bahwa aku adalah Qin Chen."
"Lengkapnya, aku telah merencanakan Kematian palsu yang akan terjadi dalam beberapa waktu kedepan. Patriak Qin telah menyetujui hal tersebut agar istrinya dapat menerimanya. Jika kamu tidak percaya, datanglah ke rumah dan tanyakan pada ayahmu jangan ibumu." Jelas Qin Chen sepanjang menit berlalu.
...
__ADS_1
*Bersambung ...