Supreme King System

Supreme King System
Chapter 111 : Menentukan Tetua


__ADS_3

"Apa kita akan baik-baik saja tinggal di Tanah terkutuk ini? Banyak orang bilang, bahwa Tanah ini adalah tempat untuk persembahan dan ajaran sesat." Satu murid masih ragu dengan Sekte Eternal Heaven yang Qin Chen buat.


"Diam! Jika Tuan itu ingin mencelakakan kita, Tuan tidak akan membangun Sekte sebesar ini dan begitu luas. Undangannya adalah satu-satunya harapan bagi kita untuk menunjukkan bahwa kita bisa!" Jelas salah satu pemuda yang percaya dengan Qin Chen sekarang.


"Benar yang dikatakannya, jika Guru bermaksud Jahat dengan kita. Guru tidak mungkin membangun Sekte tepat di depan mata kita semua."


"Jelas Sekte ini sangatlah luas dan mewah, ada banyak tempat-tempat yang bagus. Jika ini tempat Tanah Terkutuk, lihat sekitar kita, ada banyak kehidupan yang bermekaran."


Mereka semua saling menatap satu sama lainnya, mendengar perkataan murid-murid lainnya. Mereka akhirnya mengangguk lalu pergi melanjutkan perjalanan melihat-lihat Sekte.


Di Sekte, ada banyak tempat yang menarik, bangunan khusus pria dan wanita di pisah masing-masing. Tidak hanya di situ saja, ada tempat latihan, Perpustakaan yang belum di buka, ada tempat bersantai dan tempat untuk makan bersama.


Sementara itu, ditempat Qin Chen tengah duduk mengamati Toko Sistem. Mencari ketrampilan yang cocok untuk Sekte baru miliknya dan tentunya dengan kebijakan yang bagus.


"Eternal Heaven lebih condong ke arah keabadian Surga. Ketrampilan biasa tidak akan cocok dengan Sekte milikku." Qin Chen mengerutkan keningnya, bingung.


Qin Chen mengobrak-abrik Toko Sistem hingga menemukan ketrampilan yang menarik minat matanya.


[Heaven's Perfection Art: Ketrampilan yang menggabungkan konsep Abadi Sejati. Menyempurnakan ketidak seimbangan Langit dan Bumi, dan membentuk Inti Abadi dalam diri pengguna.]


Qin Chen memperhatikan deskripsi ketrampilan tersebut dimana ketrampilan tersebut menggabungkan konsep Abadi Sejati. Ini membuatnya tertarik karena cocok dengan nama Sekte Eternal Heaven.


Heaven's Perfection Art atau disebut dengan Seni Kesempurnaan Surga.


"Berapa harganya?" Tanya Qin Chen.


[Menjawab Tuan: Harga; 10.000.000 PS.]


Mendengar hal tersebut, Qin Chen merasa sedang di tipu sekarang. "Tunggu ... Bukankah kelas Surga sangat mahal? Kenapa sekarang murah! Sistem, apa kamu selama ini menipuku?"


[Menjawab Tuan: Tuan sebelumnya begitu lemah sehingga Sistem harus menggunakan cara tersebut untuk membuat Tuan berambisi mengumpulkan Poin Sistem dan bertambah kuat.]


[Sekarang, Tuan telah bertambah kuat dalam waktu singkat. Sistem secara langsung akan menurunkan Harga di Toko seiring meningkatnya kekuatan Tuan.]


Penjelasan Sistem masuk di akal, ini membuat Qin Chen tidak dapat berbuat apapun. Walaupun dia masih sedikit geram dengan algoritma Sistem. "Sight! Alasan yang logis."

__ADS_1


Tanpa kata lain, Qin Chen membeli ketrampilan tersebut dengan mengurangi Poin Sistem.


[Selamat Tuan, karena berhasil membeli Ketrampilan Heaven's Perfection Art kelas Surga (Tinggi). Harga; 10.000.000 PS.]


Setelah mendapatkan Ketrampilan, Qin Chen membacanya sekilas. Dalam sekejap mata, Qin Chen telah memahami ketrampilan tersebut dengan cepat.


Tidak lama kemudian, Chu Qincheng keluar dari ruangan melihat Qin Chen tengah duduk termenung di atas Tahta. Mendekati Qin Chen, lalu melihat Qin Chen dengan dekat.


"Apa kamu mau minum teh hangat?" Tanya Chu Qincheng sembari menawarkan minum teh hangat.


Qin Chen berkedip melihatnya. "Boleh ... " Balasnya.


"Tunggu sebentar, aku akan menyiapkannya di dapur." Jelasnya langsung menuju dapur Istana Makam.


Sebelum masuk kedalam Istana, Qin Chen telah memberikan salinan peta Istana kepada Chu Qincheng. Jadi Chu Qincheng dapat dengan mudah pergi keruangan tanpa menyusahkan Qin Chen.


"Ketrampilan khusus Sekte telah selesai, selanjutnya hanya masalah tentang Tetua Sekte. Sekarang, aku hanya memiliki dua orang disisiku. Chu Qincheng dan Zi Long." Gumam Qin Chen.


Zi Long berada di bawah, berdiri menunggu perintah Qin Chen. Untuk hal ini, Qin Chen perlu memutuskannya bersama Chu Qincheng. Mau bagaimanapun, Chu Qincheng berkontribusi banyak kepada Sekte.


"Terimakasih."


"Sama-sama."


Chu Qincheng lalu mendekati Qin Chen, duduk di atas pangkuannya. Dia seperti telah mengenal Qin Chen sangat lama, akrab, bahkan seperti sepasang kekasih yang sudah lama bersama.


"Bagaimana tentang Sekte yang kamu buat sekarang? Aku telah membangun Sekte yang luas dengan 7 Tebing tinggi sebagai tempat para Tetua mengajarkan murid-muridnya." Jelas Chu Qincheng.


Qin Chen mengangguk. "Aku tengah memikirkan hal tersebut, sekarang kita hanya berduaan dan satu Zi Long. Karena kamu yang membangun Sekte dan berkontribusi banyak kepada Sekte. Aku akan menjadikanmu sebagai Tetua Agung di Sekte."


"Sementara aku akan menjadi Ketua Sekte. Tentang posisi Tetua Agung akan tinggi di Sekte Eternal Heaven. Aku akan memberikan sumber daya setiap bulannya dimana akan menguntungkan bagimu untuk berkultivasi."


"Aku tidak perlu sumber daya ... Aku dapat meningkatkan kekuatanku sendiri. Tapi jika kamu memaksa, aku akan mengikuti apa yang kamu katakan, aku tidak ingin menyinggung perasaanmu." Chu Qincheng menolaknya namun karena tidak ingin menyingung Qin Chen, dia menerimanya.


"Baiklah ... Karena sudah di putuskan, maka Zi Long akan menjadi Tetua Pertama di Sekte Eternal Heaven. Kebutuhan Zi Long akan diberikan setiap bulannya. Bagaimana Zi Long?'" Tanya Qin Chen.

__ADS_1


Zi Long berlutut memberi hormat. "Saya akan mengikuti perintah anda Yang Mulia."


"Bagus ... Karena posisi pertama telah di tentukan. Maka hanya perlu mengisi 6 kursi yang kosong." Jelas Qin Chen.


Chu Qincheng mengangguk. "Itu ... Aku ingin bertanya tentang kenapa kamu membuat Sekte? Bukankah dengan berjalan sendiri lebih baik?"


Qin Chen juga memikirkan hal tersebut sebelumnya, namun sekarang berubah. "Di Dunia Rendah memang menguntungkan berjalan sendiri. Karena aku ke Selatan dan kamu ke Utara, segala misteri Dunia dipecahkan. Sementara sekarang, kita berada di Dunia Atas, Dunia dimana jutaan kali lebih luas dibandingkan bidang Dunia."


Chu Qincheng akhirnya paham. "Jika dipikirkan secara logikanya, kamu membuat Sekte untuk kepentingan masa depan. Sekaligus dapat dengan mudah mengungkapkan misteri Dunia dengan menggunakan murid-murid."


"Ya ... Sekaligus, ini sebagai bentuk penghormatan atas apa yang dia berikan kepadaku. Membantu mereka mencapai Puncak Kekuatan, mengembangkan kekuatan besar di tengah-tengah kekacauan Dunia akan menguntungkan."


"Begitu ... Aku akan ikuti apa yang kamu lakukan sampai akhir."


Qin Chen membelai rambutnya dengan tangan kanannya. Tangan lainnya tengah memegang secangkir teh hangat untuk di seduh. "Ini nikmat ... Dari mana kamu mendapatkan teh hijau ini?"


"Sewaktu di Dunia Rendah, aku membelinya lalu menyimpannya di dalam cincin ruang. Setiap malam aku membuatnya untuk kesehatan tubuh agar tetap cantik dan di sukai olehmu, selamanya." Chu Qincheng sambil menggoda Qin Chen yang perlahan tidur di dalam pelukannya.


"Tidurlah ... Nanti aku bangunkan jika sudah malam."


"Hmmm ... "


Chu Qincheng pada akhirnya kalah dalam pelukan Qin Chen. Menutup matanya di dalam pelukannya, Qin Chen mengedipkan matanya. Zi Long mengangguk lalu pergi meninggalkan tempat tersebut.


Sementara Qin Chen, dia memeluk Chu Qincheng lalu memberikan kecupan di keningnya.


"Sangat merepotkan jika gadis kecil ini sampai bertindak ceroboh di Dunia ini." Gumamnya yang tidak tahu kenapa dia memeluknya dengan erat.


Mungkin karena Chu Qincheng begitu mirip dengan wanita di ingatannya. Sehingga Qin Chen tidak ingin membuat Chu Qincheng dalam masalah apapun.


'Sudahlah ... Karena dia sekarang istriku, walaupun hanya kontrak. Aku akan mencoba yang terbaik untuk menjaganya.' Batin Qin Chen.


Qin Chen melakukan hal ini karena beberapa alasan yang beberapa hari ini dia dapatkan. Karena hal tersebutlah, Qin Chen membuat kontrak tersebut.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2