
Di kediaman Fu, Qin Chen berada di depan Gerbang. Beberapa prajurit mendekati Qin Chen. Namun, sebelum mereka berbicara, Qin Chen telah melepaskan jiwa mereka dari tubuhnya.
"Bahkan anak kecil berusia 8 Tahun akan tahu sifat asli mereka." Gumam Qin Chen setelah membereskan dua Prajurit Gerbang.
Qin Chen setengah tenggelam dalam kegelapan, karena hal tersebut membuatnya dapat melihat niat jahat seseorang kepadanya, mau itu secara langsung dan tidak langsung.
Mereka berdua masuk kedalam, banyak Prajurit melihat ke arah mereka, namun tidak ada yang bergerak. Mereka bingung, bingung tentang dimana dua Prajurit Gerbang?
Setelah satu orang mengecek, dia menemukan dua Prajurit telah tergeletak di tanah tak berdaya. "Penyusup masuk ... Kepung dua orang sebelumnya!" Teriak pria tersebut dengan lantang dan keras hingga terdengar sampai alun-alun kediaman.
Tap ... Tap ... Tap ...
Ratusan Prajurit berlarian mengelilingi Qin Chen dan Zi Long. Mereka mengenakan Armor Perak dengan Pedang panjang di tangan kanan mereka.
Ekpersei wajah mereka terlihat serius, Qin Chen menghela napasnya. Melambaikan tangannya kesamping, tanpa perintah, Zi Long mengerti apa yang diminta Qin Chen.
"Kalian menganggu pemandangan Yang Mulia." Zi Long meraih langit, tangannya seolah-olah menyobek kehampaan.
Sebuah koyakan di depan mata mengeluarkan ribuan tangan merah seperti darah. Bertebaran, dimana-mana melakukan teror tak terbatas kepada Prajurit keluarga Fu.
"Cepat serang! Iblis-iblis tidak akan berhenti selama pemanggil masih hidup di Duni ini. Bunuh, bunuh ... " Teriak salah satu dari mereka semua.
Ratusan ayunan pedang bersamaan membelah dua bagian serangan. Zi Long hanya tertawa kecil, dia mulai sedikit serius sembari bermain-main dengan mereka.
"Darah mengalir ... Langit tenggelam dalam kegelapan, ribuan abadi abadi jatuh kedalam ketiadaan. Roh-roh ku ... Hilangkan mereka semua dalam ketiadaan!" Ucapnya dengan nada yang membuat Qin Chen sedikit bingung.
Ketrampilan Zi Long benar-benar acak, atau lebih tepatnya begitu random. Namun semuanya tidak jauh dari kekejaman, tapi itu menarik.
'Kapan-kapan ... Aku ingin mempelajarinya, nada nya terdengar menarik dan mendominasi. Siapa tahu ada abadi di depanku nanti, aku bisa sedikit sombong.' Batin Qin Chen sambil mengangguk beberapa kali.
Suara ribut-ribut menyebar hingga ke seluruh kediaman keluarga Fu. Para Tetua maupun Patriak Fu menuju sumber suara untuk mengecek apa yang terjadi sebenarnya.
__ADS_1
Setibanya disana, mereka dikejutkan dengan prajurit mereka tengah di tarik masuk kedalam celah retakan di depan seorang Pria dengan Aura kuat tak terbatas.
'Siapa Pria itu ... Aura miliknya begitu kuat, bahkan aku sendiri merasakan penindasan tak terbatas dalam diri. Mengerikan, siapa yang menyinggung orang seperti dia?!'
Para Tetua tidak bergerak, penindasan yang diberikan oleh Zi Long dapat mereka rasakan. Qin Chen menyadari hal tersebut, lalu mengatakan sepatah kata. "Zi Long ... Bereskan semua, ada tamu yang tak di undang telah datang, tidak baik melihat hal ini."
"Baik Yang Mulia." Balasnya.
Zi Long mengenggam tangannya dengan erat, ribuan tangan mulai bergerak lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Menarik mereka semua masuk kedalam ketiadaan, berteriak ketakutan namun tidak ada yang menolong.
Para Tetua maupun Patriak hanya dapat melihat dengan kedua mata kepala mereka. Dalam sekejap, mereka tertarik masuk kedalam ketiadaan.
Setelah itu, Zi Long melihat ke arah Qin Chen dan memberikan hormat. "Maaf membuat anda menunggu, Yang Mulia."
"Tidak apa-apa ... Ketrampilan milikmu menarik, kapan-kapan ajarin aku, apa kau bisa?" Tanya Qin Chen.
"Jika anda menginginkannya, saya akan mengajari anda ketrampilan sebelumnya." Jelasnya.
"Baiklah."
Mereka turun kebawah, mendekati Qin Chen lalu memberikan hormat kepada Qin Chen. "Me- memberikan hormat Tuan ... Ada apa gerangan kedatangan anda ke kediaman kecil ini."
"Oh? Aku hanya ingin melihat orang bodoh sebelumnya. Menyebalkan, aku mengira dia telah mati dalam keputusasaan semalam, ternyata masih hidup." Balas Qin Chen dengan suara kecil.
Mereka terkejut, dan sadar bahwa semalam orang yang membuat ilusi tersebut adalah sosok di depannya.
"A- apa maksud anda?"
"Apa kurang jelas? Dimana Fu Hang sekarang, seret dia kehadapanku! Jika tidak ... Kau tahu apa yang akan terjadi pada keluarga Fu!" Jelasnya dengan nada tekanan.
Fu Hang tersentak ketakutan, Zi Long mendekatinya dengan Aura Hitam pekat sekujur tubuhnya. Menjatuhkannya kebawah, menyeret Fu Hang tepat di depan mata mereka semua.
__ADS_1
"Tu- Tuan ... Saya salah, saya salah ... Tolong ampuni saya, saya mohon. Ayah, tolong Hang'er ... " Fu Hang dengan nada ketakutan dan tergesa-gesa meminta tolong kepada Patriak Fu.
Qin Chen tersenyum misterius membawa ketakutan bagi semuanya. Patriak Fu hanya dapat mengenggam erat tangannya, mengepal dengan penuh amarah.
"Sebelumnya, aku telah memberikan nyawa padamu. Namun sayangnya, kau tidak memanfaatkan nyawa yang telah aku berikan dengan bijak. Sekarang, sekalipun keluargamu menolong, mereka akan mati dalam keputusasaan!" Jelas Qin Chen.
Gas Hitam pekat muncul menyelimuti dirinya, mata kuning terang terlihat jelas. Kekuatan Qin Chen di perlihatkan, gravitasi di sekitarnya menekan semua orang di sana.
Qin Chen menyeringai. "Zi Long ... Berikan seribu tusukan pedang tepat pada Jantungnya. Ini sebagai kompensasi atas kebodohan yang dia perbuat, lalu berikan keputusasaan yang membuatnya tidak ingin hidup lagi!"
"Baik!"
Zi Long menarik Pedang Hitam dari kekosongan, pedangnya menyerupai katana, tipis dengan ukiran Rune Kuno di sisi pedang tersebut.
"Fu Hang ... Sesali atas tindakanmu, menyinggung Yang Mulia. Sama saja menyinggung Neraka. Surga Suci menangis di langit, para Iblis beterbangan di Dunia. Manusia bertarung demi keserakahan. Roh-roh Dunia bawah dengar panggilanku!"
Zi Long menghenuskan Pedang miliknya tepat di jantung Fu Hang. Suara retakan tulang, pecahnya ornamen bagian dalamnya, Fu Hang mengeluarkan banyak darah dari mulutnya.
Keluarganya tidak dapat digerak, semuanya tertekan oleh gravitasi yang di hasilkan oleh Zi Long. Qin Chen mengeluarkan aura miliknya hanya untuk menakut-nakuti mereka, untuk mengurus bocah sepertinya, Zi Long lebih cocok.
Dalam beberapa waktu, ribuan Pedang telah menembus jantung Fu Hang. Siksaan keputusasaan terus menteror Jiwa Fu Hang hinga dia tidak ingin hidup lagi di Dunia, maupun Surga.
Setelah semuanya selesai, Qin Chen meminta Pedang Zi Long. Memegangnya dengan cara miliknya. "Ha! Sangat bodoh, dan membuang-buang waktu. Kau, kuman menyebalkan."
Qin Chen mengayunkan pedangnya melepaskan kepala dari tubuhnya. Reinkarnasi di tutup, siapapun yang mati di tangannya akan di tutup pintu Reinkarnasi.
Qin Chen mengibaskan pedangnya membuang darah kotor milik Fu Hang. Dia langsung membalikkan pedangnya pada Zi Long, setelah itu Qin Chen melihat ke arah mereka semua disana.
"Selanjutnya ... Jangan menyinggung orang dengan mudahnya, ini hanyalah aku, kedepannya akan ada dua sosok hebat yang tidak dapat kalian singgung!"
Qin Chen pergi meninggalkan mereka semua, Zi Long mengikuti Qin Chen dari belakang menuju Wilayah Selanjutnya. Negeri Daun tidak memiliki sesuatu yang hebat, semuanya netral jadi tidak perlu bertindak disana.
__ADS_1
...
*Bersambung ...