
Paginya
Setelah memberikan perintah mutlak kepada para petinggi istana, dan Jendral untuk mengurus Wilayah Roh selama ia pergi dari sana. Ia juga menyerahkan banyak tugas kepada mereka untuk diselesaikan sebelum Qin Chen kembali.
"Baiklah, kalian semua telah mendapatkan tugas masing-masing. Sebelum aku kembali ke tanah ini, aku ingin semuanya telah diselesaikan dengan baik, kalian mengerti?"
"Baik Raja!"
"Baguslah, sampai bertemu lagi." Qin Chen melangkah masuk kedalam kereta kudanya dan pergi dari sana.
Setelah itu, kereta kuda pergi meninggalkan tempat tersebut ke tempat yang akan di tuju oleh Jendral Bayang. Saat keluar dari Istana Roh, orang-orang dibawah melihat dan memberikan penghormatan terakhir.
***
3 Jam kemudian
Mereka semua tiba di hutan emas, dimana daun di seluruh pohon berwarna keemasan membuat hutan ini diberikan nama hutan emas. Didalam hutan ini terdapat roh-roh bumi yang menjaga perbatasan antara Istana Roh dengan wilayah luas Istana roh, meski belum masuk kedalam wilayah raksasa.
Disana, roh-roh bumi beterbangan setelah melihat kereta kuda Qin Chen. Mereka memberikan melodi seruling yang membuat angin disekitarnya berhembus sedikit lebih kencang menerbangkan dedaunan.
"Jendral, turunkan kereta kuda ke tempat yang luas di kedalaman hutan, mungkin mereka ingin berbicara dengan kita sebelum melewati hutan ini." Kata Qin Chen dari dalam kereta.
"Baik Raja."
Jendral bayang membawa kereta kuda turun kebawah ketempat yang begitu luas di tengah-tengah hutan emas. Saat berada disana, getaran tanah sedikit mengguncang mereka dan Qin Chen keluar dari sana sendirian.
"Keluarlah, aku tidak akan melakukan apapun. Jika kau ingin bernegosiasi, maka aku akan mengikuti aturan dunia ini."
Tiba-tiba cahaya keemasan berkumpul di depan matanya membentuk manifestasi manusia. "Terimakasih banyak Raja, karena meluangkan waktu untuk berhenti mendengarkan apa yang ingin saya sampaikan."
"Sebagai seorang raja, sudah wajar bagiku mendengar apa yang ingin disampaikan oleh pendudukku. Langsung pada intinya, apa yang ingin kau sampaikan?"
"Tidak banyak dan tidak sedikit, hutan emas ini telah kehilangan materi awal. Maksudnya adalah, roh murni untuk menghidupkan kembali pohon-pohon yang tumbang telah lama pergi dan tidak ada satupun roh bumi disini yang memiliki kemampuan tersebut."
__ADS_1
"Itu berarti, kau memintaku untuk mencari Roh pengganti untuk membangun kembali hutan yang mati. Bukankah kau adalah salah satu roh kuno yang memiliki kemampuan hebat? Kenapa kau tidak bisa?"
"Raja, saya hanyalah penjaga yang menjaga ketertiban dan aturan di hutan ini. Meski memiliki kekuatan hebat, nyatanya saya adalah yang terlemah dibandingkan 12 roh kuno di masa lalu."
Qin Chen menghela nafas panjang, ia tahu akan hal ini namun masih bertanya. "Baiklah, berikan aku waktu untuk berfikir sebelum membangunkan roh bumi yang bisa membangun kembali hutan."
"Terimakasih Raja ... Sebelum itu, saya sudah menyiapkan sambutan kecil-kecilan karena saat ini saya mendadak bertemu dengan Raja Roh."
Ia mengangguk dan kembali ke kereta mengatakan semuanya pada Chu Qincheng. Mereka juga ingin melihat roh-roh dan sekaligus bermain di hutan ini selama beberapa jam sebelum melanjutkan perjalanan.
Qin Chen dan lainnya ditutun masuk kedalam rumah pohon yang besar disana, disana mereka disambut dengan hangat sambil meniupkan terompet atas perintah roh agung sebelumnya.
Saat berada didalam ruangan, makanan yang disediakan seperti manusia, karena ini khusus dibuat untuk mereka. Qiyuan'er mencobanya terlebih dahulu dan ia merasakan makanan tersebut sangat enak dan memakannya dengan lahap.
"Roh sebelumnya, apa dia telah tiada?"
"Benar, roh sebelumnya telah tiada. Karena setiap roh dengan kemampuan membangun seperti itu hanya memiliki waktu hidup 100 tahun, sama seperti manusia biasa pada umunya."
'Nah sistem, apa kamu memiliki saran?'
[Roh kehidupan, elemen kayu. Harga; 50.000.000 Poin Sistem.]
Tanpa mengatakan apapun selain menawarkan roh kehidupan dengan elemen kayu. Bahkan harganya terbilang mahal bagi Qin Chen, karena ini kali pertamanya membeli barang dengan harga besar.
'Sudahlah, beli saja!'
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil membeli Roh Kehidupan, elemen kayu. Harga; 50.000.000 Poin Sistem.]
Setelah itu, tiba-tiba dibelakang Qin Chen muncul roh dengan warna hijau berbentuk manusia. Ia berdiri dibelakangnya membuat roh lainnya terkejut saat merasakan kekuatan tersebut sangat hebat.
"Roh kehidupan, elemen kayu! Apa Raja sudah memiliki hal ini, dan sebelumnya untuk menguji saya." Tanya roh tersebut dengan penasaran.
__ADS_1
"Tidak, aku baru berhubungan dengan alam roh untuk meminta salah satu roh kehidupan dengan elemen kayu. Setelah itu, roh ini mengikutiku dan secara tidak langsung dia akan menjadi kehidupan bagi pohon selanjutnya."
"Baik."
Mereka semua makan bersama, dan setelah itu mereka kembali keluar karena Qin Chen tidak memiliki waktu untuk berhenti di tengah jalan dan menginap disana untuk waktu yang lama sekali.
"Roh ini akan membantu hutan emas kedepannya, dia tidak akan seperti roh sebelumnya. Karena hidupnya adalah abadi, dengan elemen kayu dia dapat hidup selamanya, selama ada pohon disekitarnya."
"Terimakasih banyak Raja, dan ini adalah hadiah dari kami para roh dari hutan emas ini." Roh itu memberikan Qin Chen sebuah permata yang aneh, dan belum pernah Qin Chen lihat sebelumnya.
"Ini adalah permata kehidupan. Dengan permata ini, Raja dapat menciptakan kehidupan di dunia. Jika ingin digabungkan kedalam tubuh, maka Raja membutuhkan permata elemen untuk menunjang batas."
Qin Chen membeku, ia tersenyum misterius dan berbicara. "Baiklah, aku akan menerima ini dan selamat tinggal, jaga hutan emas ini sampai aku kembali."
"Baik."
Qin Chen melangkah pergi meninggalkan hutan emas yang akan menjadi pusat alam di seluruh dunia atas. Karena hutan emas adalah tempat kehidupan bagi roh di masa lalu tinggal, dimana tempat leluhur roh berada dimakamkan di sana.
Chu Qincheng dan Qiyuan'er sedikit kecewa karena tidak bisa bermain disana karena Qin Chen. Mereka murung didalam ruangan tersebut, ini membuat Qin Chen kebingungan mau mengurus siapa.
Istrinya murung seperti anak kecil disampingnya, dan sampingnya ada putrinya yang murung. Melihat keduanya membuat Qin Chen bingung, ia pertama menyentuh kepala Istrinya dengan lembut. "Maafkan aku, nanti aku akan menggantikan yang lain. Jadi jangan cemberut lagi, kamu terlihat cantik seperti sebelumnya."
Chu Qincheng diam tidak menjawab, dan Qin Chen melihat kesampingnya. Ia mencubit pipi putrinya dengan lembut. "Sama halnya dengan putri kecil ayah yang manis, maafkan ayah karena tidak bisa berlama-lama di sana. Tapi ayah janji, ayah akan mencari tempat yang bagus untuk bermain."
"Janji?"
"Ya, janji."
Untuk si kecil Qiyuan'er mudah untuk meminta maaf, sementara Chu Qincheng sangat sulit. Karena ia ingin sesuatu yang lebih dibandingkan hutan emas, dan itu harus di berikan setelah Qin Chen naik ke True God.
...
*Bersambung ...
__ADS_1