Supreme King System

Supreme King System
Chapter 76 : Membuat Pil


__ADS_3

Saat batu milik Qin Chen di potong, cahaya Aurora bersinar terang mengejutkan semua orang di dalam ruangan. Keajaiban yang tidak pernah terjadi, kini terjadi, mereka tidak dapat berkata-kata lagi.


"A- apa itu sebenarnya ... Baru kali ini aku melihat Giok yang bersinar membentuk Warna Surga. Warna ini seolah-olah berinteraksi oleh Langit dan Bumi, mengandung Qi begitu padat di dalamnya."


"Tidak ... Bagaimana mungkin." Fu Hang terkejut melihatnya, dia tidak terima dengan penghinaan ini.


Dalam sekejap, reputasi yang dia dapatkan selama beberapa tahun hilang. Tidak hanya di situ, salah satu pria tua turun dari lantai dua mendekati tempat Judi Batu.


Semua orang minggir, memberikan jalan bagi Tetua disana. Qin Chen melihatnya, dia memiliki Kultivasi yang cukup bagus sama seperti Patriak Xia.


"Te- Tetua ... Apa anda tahu apa ini sebenarnya?" Tanya resepsionis yang membuat semua orang ikut penasaran.


Tetua batuk beberapa kali. "Ini adalah Permata Surgawi ... Permata ini terbentuk oleh Kondensasi Langit dan Bumi pertama kali diciptakan. Sayangnya, ini hanyalah salah satu bagian bahan dari dua bahan lainnya."


"Tapi, bukankah ini sangat berharga." Tanya mereka.


"Benar ... Ini sangat berharga, lebih berharga dari apapun di Dunia ini. Harganya sendiri tidak dapat di hitung, mendapatkan Permata Surgawi adalah keberuntungan baginya." Jelasnya dengan bijak.


Qin Chen hanya tersenyum tipis, dia tidak mengharapkan bahwa dia mendapatkan Harta tak ternilai harganya. Melihat ke arah Fu Hang dengan senyuman misterius karena Qin Chen terhibur. "Begitu ... Terimakasih atas penjelasannya tetua. Namun, untuk Fu Hang ... Aku bukanlah orang yang pendendam, jadi tepatilah janji yang telah kau buat."


Fu Hang yang mendengar hal tersebut lantas ingin marah namun di depannya ada Tetua Paviliun. Jika membuat onar, dia langsung di keluarkan dari Paviliun.


"Aku Fu Hang, mencabut Julukan Mata Elang Emas. Sekarang, apa anda telah puas dengan ini?"


Semua orang dapat mendengarnya, Fu Hang dengan keras melepaskan Julukan yang dia tahan selama beberapa tahun ini, namun sekarang menghilang karena menghadapi Qin Chen.


"Bagus ... Untuk kalian semua yang berada disini, kalian mengecewakanku. Hanya omong kosong belaka mencemooh orang lain dengan sikap kalian, jangan konyol. Tapi, terimakasih karena menghibur waktu luang ku."


Qin Chen mengambil batu nya lalu pergi dari tempat tersebut meninggalkan semua orang. Di ikuti dengan Zi Long di belakangnya, Qin Chen melihat-lihat penjual lainnya.


'Keuntungan semata, tidak buruk. Permata Surgawi? Ini cukup unik didengar, lebih baik menyimpannya dan siapa tahu kedepannya aku mendapatkan 2 bahan yang dia katakan.' Batin Qin Chen yang senang hari ini.


Selama beberapa menit berlalu, Qin Chen tidak menemukan hal menarik. Karena sudah cukup lama, Qin Chen pergi ke ruangan tungku Alkemis.

__ADS_1


***


Di dalam ruangan, ada 10 tungku yang di sediakan bagi orang-orang yang ingin Memurnikan sebuah Pil. Qin Chen menyewa satu di bagian ujung ruangan, karena dia tidak ingin mencolok.


"Yang Mulia ... " Zi Long ingin bertanya namun pertanyaan dalam pikirannya dalam sekejap menghilang.


"Aku tahu apa yang ingin kau tanyakan, aku bisa saja membuatnya tanpa tungku. Karena aku sedang bosan, aku ingin mencari kesibukan lainnya. Seperti sekarang ini."


Zi Long mendengarnya, mereka berdua tiba di tungku Alkemis yang sudah di pesan sebelumnya.


Qin Chen mengeluarkan bahan-bahan sebelumnya, api di tangan kanannya menyala. Menyebar masuk kedalam tungku, Qin Chen memulai prosesor pemurnian.


'Tinggal beberapa jam lagi, Sistem akan selesai Upgrade. Tidak sabar, fitur apa yang akan dia berikan padaku.' Qin Chen sedikit memikirkan Sistem miliknya.


Proses peleburan bahan-bahan di dalam tungku Alkemis cukup cepat. Tidak ada fenomena aneh ataupun hal lainnya, Qin Chen menekan sebaik mungkin.


Dalam proses peleburan, Qin Chen memisahkan dua bagian. Kotoran dipisahkan menjauhi induk yang bermanfaat, setelah itu memulai proses pembentukan.


"Proses peleburan yang sangat sempurna, memisahkan dua kandungan yang berbeda. Membuang kotoran bahan herbal dan mengumpulkan bahan yang baik menjadi sebuah Pil." Gumamnya yang sangat kagum.


"Apa kau juga bisa Alkemis?" Tanya Qin Chen.


"Sayangnya tidak, saya tidak memiliki Akar Elemen kayu. Saya hanya memiliki Akar Elemen Api. Karena hal tersebut, saya tidak bisa menjadi Alkemis sewaktu hidup." Jelasnya.


"Begitu ... Baiklah, selama perjalanan kita ke Surga. Kita akan mencari harta berharga yang dapat meningkatkan kekuatan maupun membangkitkan kekuatan. Termasuk, mencari Akar Elemen Kayu agar kau bisa Alkemis." Balas Qin Chen.


"Akar Elemen Kayu sangatlah langka, sekali Yang Mulia dapat. Maka Yang Mulia dapat menjadi Abadi, ini merupakan siklus hidup panjang." Jelasnya.


Qin Chen hanya tersenyum tipis, Sistem miliknya akan selesai. Akar Elemen Kayu? Palingan hanya beberapa juta saja, karena hal tersebut membuat Qin Chen percaya diri.


"Abadi? Aku telah Abadi, untuk apa Akar Elemen kayu? Aku hanya memerlukan Inti Elemen, agar aku dapat menguasai Elemen Langit dan Bumi." Balasnya.


Zi Long langsung menyadarinya, pertarungannya sebelumnya tidak memberikan luka pada Qin Chen. Sudah jelas bahwa dia memiliki Esensi Abadi di dalamnya, sehingga Qin Chen tidak akan terluka dengan serangan fisik.

__ADS_1


"Jadi begitu ... Saya akhirnya menyadari kekalahan saya sebelumnya. Anda benar-benar sulit di pahami, seolah-olah Anda mengetahui segala sesuatu di Dunia ini dan melakukannya terlebih dahulu dibandingkan pembudidaya lainnya." Zi Long membungkuk memberi hormat kepada Qin Chen penuh rasa kekaguman.


Qin Chen tertawa kecil, dia lalu memfokuskan pada pembentukan Pil di depannya. Dengan Pil tersebut, Qin Chen akan meningkat satu Level lagi.


Setelah beberapa menit berlalu, Pil yang Qin Chen buat telah selesai. Aroma wangi menyebar di segala ruangan mengunggah rasa penasaran setiap orang.


Qin Chen dengan cepat mengambilnya dan memasukkannya kedalam botol. Dengan begitu, tidak ada aroma yang dapat mereka rasakan.


"Pimpin Jalan menuju penginapan. Kita sudah selesai disini, besok kita akan melanjutkan perjalanan lagi."


"Baik."


Zi Long melangkah terlebih dahulu membuka jalan keluar, Qin Chen di belakangnya mengikuti Zi Long.


Banyak orang-orang mencari tahu siapa yang menyebabkan aroma wangi tersebut menyebar. Qin Chen yang keluar dari ruangan Alkemis di tatap tajam oleh banyak orang.


Sayangnya, Zi Long mengeluarkan Niat Membunuhnya membuat semua orang ketakutan setengah mati, mereka membuka jalan dengan gemetaran.


"Enyahlah!"


Hikkkk!


Mereka sontak ketakutan dan berlarian dari sana, Qin Chen hanya tertawa kecil melihat Zi Long. Sebelumnya, berpetualang sendiri tidak mengasikan.


Sekarang, Zi Long ada dan dapat di andalkan dalam berbagai hal. Mereka berdua keluar dari Paviliun, Qin Chen dapat melihat tatapan dari Tetua sebelumnya.


Saat di luar, Qin Chen sekali lagi mendapatkan Aura Negatif tidak jauh dari tempatnya. Saat melihatnya sekilas, Fu Hang berada di sana dengan gertakan gigi begitu kesal.


'Bocah, tetaplah bocah.'


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2