
Setelah memberikan dimensi spasial di Paviliun Harta, Qin Chen dan Chu Qincheng melesat pergi ke hutan untuk memancing Spirit Beast Legendaris yang diinginkan oleh Chu Qincheng.
Disana, Qin Chen mengeluarkan semua bahan-bahan yang dibutuhkan. Mengikuti panduan yang diberikan oleh sistem, Qin Chen membangun sebuah ritual pemanggilan ditengah hutan.
Bang!
Tiba-tiba suara dentuman besar menghempaskan salju di sekitarnya. Qin Chen melihat sebuah gerbang muncul di hadapan mereka berdua, gerbang itu cukup besar untuk menarik apapun.
"Apa yang kamu lakukan suami? Apa kamu berencana melahap seluruh benua ini masuk kedalam lubang itu?" Tanya Chu Qincheng.
"Tidak-tidak, aku tidak berencana seperti ini, aku tengah melakukan ritual pemanggilan Spirit Beast Legendaris, dan tiba-tiba gerbang itu muncul."
"Eh! Spirit Beast Legendaris, apa kamu benar-benar ingin memberikannya kepadaku."
"Tentu saja, kamu yang memintanya bagaimana aku bisa menolaknya. Sekarang tunggulah, apa dia akan muncul atau tidak. Jika tidak, aku akan masuk kedalam untuk menariknya keluar."
Selama beberapa menit berlalu, mereka berdua mendengar pergerakan di dalam gerbang yang bergerak keluar. Qin Chen mengamati dengan seksama dan perlahan Spirit Beast Legendaris muncul.
Mengejutkan mereka berdua, karena Spirit Beast Legendaris begitu besar dengan tubuh kuda laut dan kepala naga bersayap. Qin Chen dan Chu Qincheng langsung melesat menghalangi gerbang.
"Tangkap!"
Qin Chen berteriak melempar rantai yang menjulang keluar dari bawah mengikat Spirit Beast Legendaris tersebut. Dia mencoba memberontak namun pada akhirnya kalah dalam hal kekuatan.
"Bagaimana bisa Spirit Beast Legendaris begitu lemah? Atau aku yang terlalu kuat." Ungkap Qin Chen yang kebingungan.
Chu Qincheng juga mengangguk tak percaya, dan tiba-tiba suara sistem di kepala Qin Chen bersuara.
[Dibelakang Tuan.]
Pada saat itu, Qin Chen langsung menoleh kebelakang melihat Spirit Beast Legendaris begitu besar dan sangat kuat tengah menatapnya dengan tajam.
Chu Qincheng sama halnya, dia melihat Spirit Beast Legendaris begitu kuat dan mengerikan.
"Gawat, kabur!" Qin Chen langsung melompat kesamping membawa istrinya menjauh saat tangan Spirit Beast Legendaris mencakar daratan.
Duarr!
Sepanjang mata memandang, tiga garis bekas cakarannya membelah hutan tersebut. Qin Chen dan Chu Qincheng melayang di langit melihat Spirit Beast Legendaris mulai keluar dari gerbang.
Saat berada di luar ..
__ADS_1
Roarrr!
Suara raungannya membuat seluruh Spirit Beast menunduk dan mengguncang daratan di sekitarnya. Qin Chen kagum dan mengangguk beberapa kali karena ini baru Spirit Beast Legendaris dibandingkan sebelumnya.
"Suami, sepertinya yang kita tangkap sebelumnya adalah anaknya. Sekarang, bagaimana ini?"
"Tangkap, aku akan mengurusnya kamu tunggulah dan bersiap untuk menundukkannya."
"Baik."
Qin Chen melesat kedepan membawa hawa panas di sekujur tubuhnya, salju di sekitarnya meleleh dan menjadi air yang kembali membeku.
"Seni Tinju Awan Penghancur Gunung!"
Bang!
Saat pukulannya mengenai wajahnya, Spirit Beast Legendaris terlempar cukup jauh dari tempatnya berada sebelumnya. Qin Chen mengikat anaknya, ini sebagai sandra jika dia menolak kedepannya.
Spirit Beast Legendaris bangkit dan sebuah sinar merah melesat menghantam Qin Chen hingga terdorong kebelakang menyeret daratan dibawahnya.
"Menarik!" Mengangkat kedua tangannya ke langit dan membelah serangan Spirit Beast Legendaris.
Swoosh! Boom!
"Eh! Sepertinya aku kelewatan." Pikir Qin Chen.
Saat serangan itu di lontarkan, segala sesuatu di sekitarnya dibekukan menjadi bongkahan es. Namun dia tidak mengetahui bahwa Qin Chen memiliki kemampuan Domain Es.
Qin Chen menghentakkan kakinya kebawah dan menciptakan momentum kekuatan Domain Es miliknya menyebar.
Boom! Boom! Boom!
Badai Es menghantam Domain Es yang saling memberikan perlawanan satu sama lainnya begitu ganas. Qin Chen tersenyum tipis, lalu melesat menembus keduanya hingga tiba-tiba berada dibawah Sprit Beast.
"Berakhir!"
Qin Chen mengarahkan pukulannya dari bawah dengan kekuatan miliknya untuk menumpahkan Spirit Beast Legendaris.
Bang!
Dalam satu pukulan Qin Chen, Spirit Beast Legendaris terlempar tinggi ke langit dengan mata kunang-kunang saat Qin Chen menggunakan serangan terakhir.
__ADS_1
"Sekarang istri kecil ... " Teriak Qin Chen dengan keras.
Chu Qincheng melesat mendekati Spirit Beast Legendaris dan menciptakan sebuah sirkuit Tuan dan Pelayan di bawah kakinya, dengan bantuan kemampuan miliknya, Chu Qincheng berhasil melakukan kontrak.
Sesaat setelah itu, Chu Qincheng langsung menyimpan Spirit Beast kedalam ruang spasial miliknya. Dia turun kebawah dan mendekati Qin Chen yang telah membantunya dan memberikan Spirit Beast Legendaris.
Saat berada di hadapannya, Chu Qincheng langsung memberikan ciuman terimakasih selama beberapa menit. Ini membuat energi dalam diri Qin Chen meledak-ledak dan meningkatkan dua tahap sekaligus.
[Selamat Tuan, karena berhasil menembus Prajurit Dewa Ungu (Awal)]
Setelah itu, Chu Qincheng melepaskannya dan membuat Qin Chen terdiam melihat Chu Qincheng.
"Manis seperti biasa." Ungkap Qin Chen dengan perasaan lebih.
"Hehehe ... Tentunya, karena aku benar-benar manis seperti gula." Balas Chu Qincheng yang memutar tubuhnya sambil tersenyum melihat ke arahnya.
"Sekarang kita kembali, setelah satu minggu di kota ini, kita akan ke Wilayah Iblis, bagaimana?" Tanya Qin Chen.
"Tentu, aku akan kesana karena tujuanku hanya satu, ke surga." Balas Chu Qincheng.
Qin Chen mengangguk karena permintaan ini belum bisa Qin Chen selesaikan karena masalah. Sekarang mereka kembali setelah mendapatkan Spirit Beast Legendaris yang diinginkan oleh Chu Qincheng.
Chu Qincheng sekarang berada di dalam ruangannya bermeditasi, Qin Chen berada didalam ruangan miliknya untuk bermeditasi beberapa waktu.
"Sistem, bisa kamu jelaskan kenapa saat menerima hadiah dari Chu Qincheng aku dapat meningkatkan kekuatan."
[Menjawab Tuan: Semua ini karena hubungan Yin dan Yang. Tuan dan Nona Chu begitu harmonis sehingga setiap salah satu dari tuan dan nona berdua bahagia, tuan dan nona akan mendapatkan peningkatan kekuatan.]
Saat mendengarnya membuat Qin Chen terkejut karena begitu mudah. "Bagaimana bisa? Apa ada kemanapun khusus seperti itu? Atau ini semua adalah takdir atau lebih tepatnya sebuah ikatan sejati."
[Menjawab Tuan: Seperti yang Tuan katakan, ini adalah Takdir Tuan.]
Sekali lagi Qin Chen dikejutkan dengan penjelasannya. "Begitu rupanya, aku mengira bahwa semua ini adalah kemampuan kultivasi ganda."
[Menjawab Tuan: Kemampuan tersebut ada, namun tuan dan nona adalah murni dari takdir sehingga semuanya berjalan tanpa kemampuan kultivasi ganda.]
Setelah mendengar hal tersebut, Qin Chen kembali menutup matanya menstabilkan Qi Spiritual dalam dirinya agar tidak meledak-ledak dan membuatnya terluka.
Selama beberapa jam di dalam ruangan, mereka berdua tidak ada yang keluar dari sana. Karena mereka meningkat kekuatannya sampai titik dimana mereka capai sekarang.
Qin Chen pada akhirnya menembus Ranah Prajurit Dewa dalam satu malam dan masuk kedalam ranah Jendral Dewa Besi (Awal).
__ADS_1
...
*Bersambung ...