
"Apa yang akan kita lakukan sekarang? Menunggu dia selesai makan, atau menyerangnya secara diam-diam." Tanya pria disampingnya dengan nada kecil.
"Bodoh! Kita adalah penjahat ... Jelas, kita harus menyerangnya secara diam-diam layaknya penjahat. Siapapun yang berhubungan dengannya, maka dia harus di singkirkan." Balas pria itu dengan nada sedikit kesal di wajahnya.
"Begitu ya ... Baiklah, kita serang."
Qin Chen yang tidak jauh dari tempat mereka mendengar semuanya. Sempat tertawa kecil, namun perlahan menghilang di telan langit, Qin Chen menikmati makanannya hingga mengisahkan sedikit.
Setelah itu, dia melempar garpu di tangannya kesamping dengan cepat. Bersamaan dengannya melempar garpu, keduanya membentur saling beradu hingga menyebabkan pertikaian antara dua kekuatan.
"Sekarang ... " Pria itu berlari mendekati Qin Chen, mencoba menghantam dengan tangan kanannya.
Bammm!
Qin Chen menahannya, Qin Chen menyeringai didepannya. Perutnya telah kenyang untuk mengunyah mereka hidup-hidup, di bawah tekanan seperti ini, Qin Chen mengayunkan kakinya 180°.
Bang!
Boom!
Lantai dua hancur berlubang membuat pria sebelumnya terjatuh kebawah menghancurkan hidangan orang penting. Qin Chen menyadari hal tersebut, karena Aura yang dipancarkan oleh para orang tua itu tidak biasa.
"Keparat!" Teriak Pria tua itu melengking di telinga mereka, dia langsung melihat ke arah Langit, Qin Chen berdiri disana dengan pandangan acuh tak acuh. "Bocah sialan turun kau sekarang. Jangan membuatku naik dan menghajarmu hingga mati!"
Qin Chen sedikit melirik kebawah, matanya seakan bercahaya memberikan Domain Kematian. Niat membunuhnya begitu pekat, seolah dia telah membunuh ribuan Jiwa.
"Ini ... Niat membunuh mengerikan! Apa pemuda disana telah membunuh ribuan atau bahkan puluhan ribu Orang. Sungguh kejam, apa yang dia lakukan selama ini." Ungkapnya dengan nada takut.
"Sekalipun melihat sekilas, samar-samar dia seperti Iblis berdarah dingin. Padangan acuh tak acuh, seakan tidak menganggap keberadaan kita ini manusia, melainkan Hewan liar!" Salah satu pria disana berbicara tentang Qin Chen.
Para orang tua itu mengertak kesal dan marah, mereka melompat ke atas menghancurkan langit-langit restoran.
Sementara itu, di sudut ruangan, pemilik restoran tercengang dengan apa yang terjadi. Bisnis yang dia jalankan selama bertahun-tahun kini akan hancur dalam sekejap mata.
"Ini ... " Dia tidak dapat berkata-kata lagi, hanya melihat dan merasakan perjuangan dirinya hancur. "Berakhir ... "
__ADS_1
Langit-langit restoran hancur, para pengunjung berlarian keluar dari restoran. Orang-orang di lantai dua berjatuhan dengan luka-luka parah, Qin Chen dan dua orang sebelumnya melayang di langit.
"Ranah Kesengsaraan! Bagaimana mungkin, bagaimana mungkin bocah belum genap 20 tahun telah mencapai Kesengsaraan! Siapa dia sebenarnya!" Pria tua itu berbicara sendiri melihat kekuatan yang dimiliki Qin Chen sekarang ini.
Hanya kekuatan di ranah Kesengsaraan yang dapat terbang di Langit, dan bahkan dapat melintasi Gunung dan Lautan luas dalam waktu singkat.
Qin Chen disana melihat kembali ke satu orang didepannya dan bertanya. "Siapa kalian? Apa tujuan kalian mengepungku ... Aku baru saja tiba di Kota ini dan kalian sudah mencari gara-gara denganku."
"Berhenti omong kosong! Dimana wanita sebelumnya ... Terakhir kali, kau bersama dimana kau menyembunyikannya!" Teriak pria tersebut dengan keras.
Qin Chen mengerutkan keningnya, dan bergumam. "Yang benar saja, Wanita benar-benar membawa bencana."
Sementara bergumam, dibawah orang-orang tua itu melesat ke langit mengepung Qin Chen dan kedua pria tersebut. Di belakang orang tua itu, enam pria lainnya mengepung mereka semua.
"Aku tidak memiliki masalah dengan kalian. Jadi, jangan mengangguku atau kematian mendatangimu." Ucap Qin Chen dengan tegas disana.
Saat mendengar hal tersebut membuat mereka merinding, Qin Chen melihat satu persatu mereka semua. Ada 7 orang yang masih hidup di Ranah Kesengsaraan.
'Apa mungkin kekuatan tersembunyi sedang bergerak? Jika benar, apa yang mereka cari dari wanita sebelumnya? Artefak? Seni tingkat tinggi? Atau, wanita itu memiliki informasi penting yang tidak boleh bocor. Mengingat, dia ingin melaporkan kejadian sebelumnya, mungkin benar. Qing Qiaofeng memiliki informasi tingkat tinggi yang harus dimusnahkan.' Batin Qin Chen memikirkan apa yang sebenarnya mereka cari dari Qin Chen.
"Jangan berdiam diri disana, cepat musnah dia dari Bumi ini. Jangan biarkan dia dapat lolos hidup-hidup dari sini!" Salah satu kultivator tersebut memberikan perintah kepada anggotanya.
Mereka melesat mendekati Qin Chen, dua Rantai mengikat pergerakannya dengan erat. Sisanya, dari langit menyerang jatuh kebawah menghantam Qin Chen.
Boom!
Dentuman besar menghempaskan orang tua itu sedikit menjauh dari tempat Qin Chen, Qin Chen hanya berdiam diri menerima serangan tersebut.
Saat kabut menghilang, serangan mereka tertahan oleh lapisan pelindung milik Qin Chen. Armor Langit miliknya menahan, dan tidak memberikan dampak luka apapun pada tubuhnya.
"Apa! Bagaimana bisa! Tunggu! Kau memiliki Artefak Pelindung!" Teriak Pria itu dengan nada kesal.
"Terlambat!" Qin Chen mengibaskan tangannya ke atas, seluruh rantai hancur berkeping-keping dalam sekejap.
Memutar tubuhnya, kembali menyerang mereka dengan tombak di tangannya. "Kalian menjengkelkan!"
__ADS_1
Swoosh!
Qin Chen melepaskan tombak tanpa bentuk ke arah Pemimpin tersebut. Melesat dengan kecepatan tinggi menembus tubuhnya membentuk lingkaran sempurna, darah keluar dari mulutnya.
Mata terkejut dan ketakutan bergetar hebat, semua orang dibawah menyaksikan pertarungan antara Immortal di langit. Orang tua sebelumnya tidak bergerak sedikitpun melihat serangan Qin Chen.
"Selanjutnya! Kalian lagi." Ucap Qin Chen dengan dingin, merentangkan kedua tangannya mencoba meraih Langit dan Bumi di bawah telapak tangannya.
Qin Chen menyatukan kedua telapak tangannya, tak lama dari itu, secara perlahan menarik tangannya dan petir-petir menyerupai aliran Listrik tercipta di telapak tangannya.
Mereka mencoba menyerang, namun gerakan mereka semua sedikit terlambat. Qin Chen, tersenyum iblis, menjatuhkan tangannya kebawah.
Jderr!
Duarr! Duarr!
Teriakkan semua orang kesakitan, kultivator sebelumnya hangus menjadi butiran debu. Ratusan penduduk tak bersalah mati dalam pertarungan ini.
[Ding!]
[Selamat Tuan, karena berhasil membunuh 8 Ranah Kesengsaraan. Memperoleh; 1.600.000 Exp + 1.600.000 PS.]
[Selamat Tuan, karena mendapatkan Julukan Iblis Kejam dari pada penduduk.]
'Iblis Kejam? Apa itu padangan mereka padaku? Begitu, benar ... Dunia ini kejam, dan membutuhkan kekejaman sepertiku untuk merebut Tahta dari kekuatan Jahat. Jika aku bersikap baik, sama saja aku dengan mereka yang terlalu naif.'
Qin Chen melirik kebawah, ada banyak Kematian. Pandangan mata Qin Chen seakan tidak bersimpati, mau itu kecil hingga tua sama saja. Sekalipun dia Jahat, Namun Dunia ini bukanlah Dunia miliknya.
"Dengar baik-baik kalian manusia ... Sekalipun kalian memohon ampun padaku, aku tidak akan segan-segan membunuh kalian. Jadi, jangan membuatku bergerak untuk membantai kalian semua." Qin Chen bersuara menyertai niat membunuh di sekujur tubuhnya.
Sontak, mereka semua yang berada di Kota merasakan ketakutan. Rasa ingin mati tak tertahankan, mau itu anak kecil dan orang tua semuanya merasakannya.
Pada saat yang bersamaan, Langit berubah gelap dan malam pun tiba. Qin Chen turun kebawah, dan menghilang dari pandangan mereka semua.
...
__ADS_1
*Bersambung ...