Supreme King System

Supreme King System
Chapter 145 : Turnamen (9)


__ADS_3

Saat Tranformasi Babi Gila di gunakan, kekuatan fisik dan serangan Hu Fanglu bertambah 2× lipat dibandingkan sebelumnya. Lu Meiyin mundur beberapa langkah kebelakang, dia mengambil langkah yang bijak sekarang.


"Integrasi Manusia Pedang! Sword Intens!" Saat suaranya pecah di udara, seluruh orang di dalam Podium berdiri terkejut.


Pilar emas menyelimuti dirinya dan menembus kekosongan langit, niat pedang yang begitu kuat membuat master pedang di sekitarnya merasakan penindasan.


Para Tetua Sekte Besar tidak dapat berkata-kata lagi, setiap detik dan setiap pertandingan selalu ditampar oleh Sekte Eternal Heaven.


Bahkan para Pilar Kaisar tidak dapat diizinkan untuk menang sedikitpun. Sementara Keluarga Qin, mereka hanya diam saja walaupun tidak menang, mereka puas dengan pertandingan generasi keluarga Qin.


"Tidak mungkin! Sword Intens yang telah mencapai titik ekstrem tertinggi berhasil di latih oleh Tuan Putri Lu Meiyin! Apa ini yang disebut sampah? Lalu, sampah seperti apa yang dapat menggunakan Sword Intens!"


"Pilar Kaisar yang bodoh, di depan mereka ada Jenius Tiada Tara malah di sia-siakan. Untungnya, dia menemukan tempat yang baik untuk berteduh, di latih dan di asa kemampuannya."


"Sungguh Surga Dunia, Sekte Eternal Heaven!"


"Sekte Eternal Heaven!" Teriak mereka semua di atas bangku penonton yang terus menggema di seluruh langit.


Kaisar Immortal menggertak giginya, dominasi dirinya tidak berguna sekarang. Di pikiran mereka, Sekte Eternal Heaven adalah Surga Dunia yang tak terbatas apapun.


Seolah pikiran mereka di cuci oleh Penguasa Kematian!


Sementara itu, Qin Chen yang duduk tersenyum puas mendengar nama Sekte Eternal Heaven menggema. Pertandingan dibawah berlangsung, Lu Meiyin melayang di langit dengan dua jarinya menunjuk kebawah.


"Integrasi Hati dan Pedang. Sword Intens, Pemecah Hukum!"


Saat kilatan cahaya melesat ke arah Hu Fanglu, Hu Fanglu meraung keras menahan serangan tersebut dan ledakan-ledakan di atas panggung mengguncang Podium dan Gunung.


Serangan yang melenyapkan Hukum Dunia begitu bahaya, Tranformasi Babi Gila' hanya dapat bertahan sebentar dan sekarang saat kabut menghilang, Hu Fanglu mati!


"Apa!"


Tubuhnya terbelah menjadi dua bagian dengan mengenaskan. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya akan kembali ke akhir zaman dan Dunia.


"Pemenangnya adalah Lu Meiyin dari Sekte Eternal Heaven!" Suara Cai Wewei bergema di bidang-bidang bangunan.


Tepukan tangan dan sorakan yang begitu menyanjung dirinya dapat dia rasakan.

__ADS_1


"Apa ini yang disebut sebagai kebahagiaan dan kebanggaan?" Gumamnya yang tidak tau apapun, Keluarga yang dia percaya mengabaikannya, dan bertemu dengan Guru yang begitu baik.


Mengajarinya tumbuh menjadi kuat, melatih dan memperbolehkan dia belajar sendiri di Perpustakaan. Sekarang, dia mendapatkan sanjungan dari seluruh penonton.


Air matanya menetes, bukan karena sedih ataupun hal lainnya. Dia begitu bahagia sampai-sampai tidak dapat mengekspresikan perasaannya sendiri.


Setelah itu, dia menghapus air matanya dan melihat ke arah Qin Chen. Lu Meiyin lalu memberikan hormat kepadanya dengan begitu tulus, walaupun Guru nya dikenal sebagai Iblis Tiran, namun hatinya begitu baik.


Setelah itu, Lu Meiyin kembali ke ruangannya dan pertandingan kedua berlangsung.


"Pertandingan selanjutnya, Lao Tao dari Sekte Eternal Heaven melawan Lao Yulo dari Keluarga Besar Lao!"


Saat suara itu terdengar, dari sisi lain kedua peserta naik ke atas panggung dan saling berhadapan. Ini adalah pertarungan antara satu keluarga yang memiliki hubungan yang tidak baik.


"Lao Tao, aku tidak menduganya! Setelah dibuang oleh keluarga, kau menjadi gelandangan dan masuk ke Sekte Iblis? Sangat cocok untuk Pelampiasan!"


Lao Tao menahan amarahnya, dia tidak terima Sekte Eternal Heaven dihina oleh Lao Yulo. Namun, Guru pernah mengatakan satu hal pada mereka, hinalah sepuasnya dan hancurkan dalam keputusasaan!


Saat Cai Wewei memulai pertandingan, Lao Tao melesat dengan kecepatan luar biasa. Lao Yulo tidak dapat melihat pegerakan Lao Tao yang sekarang.


"Urghhk!" Seteguk darah muncrat dari mulutnya dan beberapa kali terguling dibawah dan menghantam lantai.


Lao Tao melihatnya dengan dingin. "Pukulan Pertama untukmu karena berani menghina Sekte Eternal Heaven. Untuk pukulan kedua, itu lebih sakit dibandingkan sekarang."


"Tch! Omong kosong, sampah tetaplah sampah! Tidak ada keajaiban di Dunia ini yang membantu seorang sampah untuk mengguncang Surga!"


Mata Lao Tao terbuka, dia mengertak giginya. Dia mengeluarkan Sword Intens miliknya, Niat Pedang miliknya menyerupai Lu Meiyin, namun dia lebih kuat dibandingkan Lu Meiyin.


Seluruh penonton terdiam, tidak ada komentar apapun setelah melihat Jenius yang di anggap sampah oleh keluarganya menguasai Sword Intens.


Sekarang, hal yang sama terjadi dan menguasai Sword Intens. Mereka terus berargumen tentang siapa yang sampah? Lalu bagaimana dengan sampah sejati? Jika begitu, apa Sekte Eternal Heaven dapat mengubah Takdir?


Pertanyaan terus berputar di pikiran mereka. Sementara itu, Lao Tao melirik kesamping ke arah Keluarga Lao yang sekarang tertekan oleh Niat Pedangnya.


"Aku berterimakasih karena dilahirkan di Dunia ini. Meskipun begitu, hubungan kita bukanlah keluarga melainkan musuh. Saat kau mengusirku, aku bukanlah lagi Keluarga Lao!"


"Satu hal yang perlu kau ingat, Sekte Eternal Heaven adalah rumahku. Jika kau menghina rumahku, maka aku akan menghancurkan Keluargamu secara pribadi!"

__ADS_1


Saat suaranya terdengar di udara, tatapan mata Lao Tao setajam pedang. Seluruh Tetua dan Keluarga Lao merasakan merinding, mereka tidak kuat menahan Niat Pedang miliknya.


Setelah itu, Lao Tao melirik kebawah, dan Niat membunuhnya muncul memberikan kengerian kepada mereka. Tidak peduli siapa dibawah, mereka adalah musuh yang harus di bunuh tanpa pandang bulu.


"Seni Pedang, Pembelah Belenggu Langit!"


Sesaat Dunia hening dan lintasan serangan melesat dengan kecepatan luar biasa. Menembus kekosongan, dan jatuh ke arah Lao Yulo tanpa memberikan sedikit pegerakan.


Boom!


Meledakkan panggung dan Lao Yulo menghilang beserta tubuhnya. Tetua Lao Ping mengertak giginya menahan amarahnya karena putranya mati.


Kaisar yang sekarang mengenggam tangannya dengan erat, dia telah menahan hinaan seperti ini sangat panjang. Setelah Turnamen selesai, Wilayah ini akan menjadi tempat Medan Perang!


"Pertandingan kali ini dimenangkan oleh Lao Tao dari Sekte Eternal Heaven!"


Tepukan tangan begitu ramai di bangku penonton, Lao Tao kembali ketempatnya karena dia tidak ingin berlama-lama di atas panggung.


Sekaligus, dia ingin berlatih kembali untuk mengembangkan bakat miliknya lagi dan lagi di masa depan.


Saat semuanya bertepuk tangan, Cai Wewei kembali bersuara. "Pertandingan yang akan saksikan adalah, pertandingan antara Mo Yusan melawan Gao Dong!"


Mereka sekali lagi terkejut, semua orang dari Sekte Eternal Heaven adalah orang yang dianggap sampah. Sekarang, pertandingan antara Mo Yusan melawan Gao Dong menjadi tanda tanya, apa Mo Yusan menjadi Jenius!


"Pertandingan kali ini, apa benar-benar akan menjadi penentu kemenangan mutlak bagi Sekte Eternal Heaven? Atau awal dari segalanya?!"


"Mungkin saja, Sekte Eternal Heaven telah menang berturut-turut selama dua periode terakhir. Sekarang, Jika Sekte Eternal Heaven memenangkan lagi, maka sudah dipastikan, kepopuleran Sekte akan bertambah besar."


"Ini akan menjadi kesempatan bagi mereka yang tidak dapat Berkultivasi untuk berkembang. Tempat berkumpulnya para Jenius Sekte, dan tempat dimana pembudidaya mengembangkan kekuatan mereka."


Para penonton semakin ingin masuk setelah Turnamen ini selesai, karena Sekte Eternal Heaven adalah pilihan yang bagus untuk menjadi Immortal!


...


*Bersambung ...


3 Ya, 2 bab yang sudah kerevesi untuk besok :)

__ADS_1


__ADS_2