
"Apa kamu lapar Istri kecil?" Tanya Qin Chen yang mengejutkan semua orang. Qin Chen seolah mengabaikan tempat, bahkan tidak memandang waktu.
"Sedikit ... "
"Begitu ... Setelah ini, aku akan memberikan makanan enak untukmu. Setelah itu, temani aku untuk mengurus beberapa hal kecil di Keluarga Lu." Qin Chen mengusap-usap kepalanya dengan lembut, walaupun ada banyak perhiasan di atas rambutnya, namun Qin Chen ahli dalam hal ini.
"Hehehe ... Apa kamu merencanakan sesuatu di belakangku? Apa kamu mau mengambil hartanya sendirian? Hmph!" Chu Qincheng memalingkan wajahnya kesamping, Qin Chen tertawa canggung.
"Kamu dapat merampok mereka, aku hanya ingin meneror mereka dengan dosa-dosa mereka. Setelah itu, menarik mereka masuk kedalam keputusasaan!"
Chu Qincheng mengangguk beberapa kali, dia membutuhkan banyak harta lagi karena ingin membuat harta kelas atas. Walaupun tubuhnya kecil, dia memiliki kemampuan menempa Artefak dan Senjata.
Dengan menggabungkan beberapa harta yang cocok, maka Chu Qincheng dapat membuatnya menjadi sebuah Artefak ataupun Senjata kelas atas.
Patriak Qin memperhatikan Qin Chen, dia baru menyadari bahwa penampilan Qin Chen benar-benar mirip dengan Qin Zhang sewaktu dia masih muda dulu.
Bahkan sikapnya mewarisinya, Patriak Qin tersenyum seolah dia menemukan sesuatu yang telah lama hilang.
Qin Chen lalu berbicara di dalam ruangan. "Aku telah memastikan sebelumnya. Sekarang, adalah pertanyaan yang ingin aku sampaikan."
Mereka sontak tegangan, seolah ini adalah sesuatu yang akan menghebohkan seluruh Benua.
"Patriak Qin, apa kamu memiliki informasi tentang Kaisar Immortal? Jika ada, beritahukan aku. Aku membutuhkannya." Tanya Qin Chen kepadanya.
Sontak imajinasi yang berada di pikiran mereka muncul, informasi tentang Kaisar Immortal? Bukankah itu namanya ingin melengserkan Tahta Kaisar lalu mengubahnya menjadi dirinya.
"Untuk hal tersebut ... Saya hanya memiliki sedikit informasi. Kaisar begitu misterius, informasi tentang dirinya begitu rumit untuk di cari tahu lebih dalam. Karena hal tersebut, saya mengkonfirmasi bahwa Kaisar memiliki hubungan dengan para Dewa." Jelas Patriak Qin.
"Begitu ... Tidak apa-apa, beritahu saya, dan lagi jangan terlalu formal kepadaku. Usiaku masihlah muda, Patriak Qin dapat memanggilku dengan namaku."
__ADS_1
"Sekaligus ... Identitas saya tolong dirahasiakan. Jika telinga Kaisar mendengarnya, mungkin ada hal buruk akan terjadi. Dia takut Tahtanya akan digantikan olehku, dan mungkin akan menekan keluarga Qin lebih jauh dibandingkan sekarang." Qin Chen menjelaskannya.
"Apa yang dikatakan oleh Lord memang benar ... Kedatangan Lord telah menekan Kaisar yang selama ini diam. Jika Kaisar mendengar tentang identitas Lord dengan Keluarga Qin ... "
"Apa yang tidak kita inginkan akan terjadi, keluarga Qin akan jatuh kedalam kendalinya. Ini akan mengurangi kekuatan Keluarga Qin yang selama ini mulai turun secara perlahan."
Para Tetua keluarga Qin setuju akan hal tersebut, Qin Chen juga mengangguk karena dia memiliki rencananya sendiri.
Patriak Qin terdiam, dia sebenarnya ingin menolaknya namun ini terdengar dari Qin Chen itu sendiri. "Baiklah ... Qin Chen, kamu dapat memanggilku Paman Zhou. Tentang apa yang kamu katakan, aku akan menerimanya."
"Tentang informasi Kaisar ... Kaisar lahir di Bintang Honghe. Dia memiliki beberapa Tetua hebat di sampingnya, dan beberapa pendukung kuat di belakangnya. Semua itu masih tanda tanya, karena informasi tentangnya ditutup rapat."
Qin Chen menyentuh dagunya, dia dapat menyerangnya secara langsung sekarang. Namun latar belakangnya akan merepotkan jika itu berhubungan dengan para Dewa di belakangnya.
Jika hanya beberapa Dewa, Qin Chen dan Chu Qincheng masih dapat mengatasinya. Jika itu seratus ataupun ribuan Dewa, Qin Chen mungkin akan mendapatkan luka parah bersama Chu Qincheng.
Menggabungkan seluruh kekuatan tubuh, Qin Chen sendiri mampu mengalahkan puluhan Dewa sekarang. Sementara Chu Qincheng masih dapat dihitung oleh jari dengan gabungan kekuatan yang dia miliki.
"Qin Chen ... Jika boleh bertanya, kenapa kamu ingin mencari tahu informasi tentang Kaisar Immortal? Apa kamu berencana untuk melengserkan Tahta miliknya?" Tanya Patriak Qin.
"Ya ... Setelah selesai Turnamen, Kaisar Immortal akan menghilang dari Dunia. Lalu aku akan menggantikannya menjadi Kaisar Immortal di Benua ini!" Suara yang serius, mata yang tajam dan ambisi yang begitu kuat ini membuat semuanya tercengang.
Patriak Qin tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan Qin Chen. "Hahaha ... Kamu memang putranya, ambisi yang begitu kuat dan sifat yang seperti ini mengingatkanku tentang Qin Zhang dulu."
Istrinya menepuk pundaknya agar tidak kelewatan batas saat tertawa. Patriak Qin perlahan menurunkan tawanya yang menggelar di dalam ruangan.
"Pamanmu ini mungkin tidak dapat membantumu dengan baik. Namun Paman akan berusaha yang terbaik untuk membantumu, jika membutuhkan sesuatu katakan saja jangan sungkan-sungkan." Balasnya.
Qin Chen mengangguk, dan mereka mengobrol santai di dalam ruangan selama beberapa jam kemudian. Qin Chen dan Chu Qincheng akan kembali ke Istana mereka karena Chu Qincheng telah kelaparan berat menunggu obrolan mereka.
__ADS_1
Didalam kereta, Chu Qincheng tertidur di pangkuannya yang sekarang tengah mengenggam tangannya dengan erat tidak mau melepaskannya.
Sementara itu, Qin Chen melihat ke arah dimana Kaisar menatapnya dengan tajam. Qin Chen tersenyum puas melihat Kaisar yang panik.
"Cih! Tunggu dan nikmatilah, aku akan mengambil alih kekuasaan Benua ini. Kaisar Immortal!" Gumam Qin Chen.
Sekarang, Qin Chen memfokuskan diri untuk memenangkan Turnamen. Dengan begitu, murid-murid di Sekte akan bertambah banyak dan semakin terkenal di Dunia.
Qin Chen juga melupakan sesuatu yang ingin dia lakukan sebelumnya. Perang Suci, sebelumnya dia ingin mengikuti Perang Suci, namun sampai sekarang dia belum mengikutinya.
Memikirkan hal tersebut, Qin Chen ingin mencari waktu yang tepat untuk mengikuti Perang Suci yang di selenggarakan oleh surga untuk menentukan Pewaris Tahta.
'Nah Sistem ... Apa Perang Suci dilakukan oleh Jiwa kita atau tubuh Utama akan di Teleportasi ke Dunia lain?'
[Ding!]
[Menjawab Tuan: Perang Suci hanya akan membawa Jiwa Tuan ke Dimensi Spasial yang telah diciptakan oleh Surga. Dimensi tersebut sangat luas dan bahkan telah banyak Dunia diciptakan untuk kehidupan disana.]
'Lalu dimana mereka akan bertarung? Di langit?' Tanya Qin Chen.
[Menjawab Tuan: Perang Suci dilakukan di dalam Pagoda Sembilan Lapisan. Atau disebut juga Pagoda Hidup dan Mati, dimana Tuan dapat menggunakan seluruh kekuatan tanpa batas tidak akan menghancurkan Pagoda tersebut.]
[Pagoda tersebut dirancang secara khusus tidak akan hancur oleh kekuatan lemah. Bahkan, luasnya tak terukur dimana pesaing dapat bertarung tanpa henti di dalamnya hingga salah satu dari mereka mati.]
Qin Chen tersenyum mendengarnya, ini membuatnya tertarik. Hanya menentukan waktu untuk mengikuti acara tersebut, dengan begitu namanya akan menggema di langit Surga.
Qin Chen menyeringai kecil menatap langit.
...
__ADS_1
*Bersambung ...