Supreme King System

Supreme King System
Chapter 80 : Wanita Misterius dan Lautan Racun


__ADS_3

Sungai dan Gunung membentang begitu luas di dataran bebatuan. Qin Chen dan Zi Long telah melewati jutaan mil dalam beberapa menit, langkah mereka berdua begitu besar sehingga perjalanan dapat di singkat.


Mereka berdua tiba di Lautan gas unggu yang menyelimuti seisi Kota. Karena penasaran, Qin Chen turun dengan Qi mengelilingi dirinya untuk melindungi pernapasannya.


"Yang Mulia ... " Zi Long bingung dengan sikap Qin Chen.


"Tidak apa-apa, aku hanya penasaran dengan gas unggu ini. Termasuk, aku ingin mencoba mengambil Esensi Racun ini jika bisa. Dengan begitu, aku dapat menetralkan racun dengan mencampur darahku sendiri." Jelas Qin Chen dengan semangat.


"Maksud anda ... Anda ingin menggabungkan Racun dengan Darah anda? Bukankah ini sangat berbahaya, bagi ras Iblis, hal ini seperti menelan pil pahit." Jelas Zi Long dengan khawatir.


Qin Chen tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasannya. "Hahahaha ... Itu hanya untuk Manusia lemah seperti mereka, aku sangat berbeda dibandingkan manusia pada umunya."


Zi Long tersentak diam, dia kini tersenyum mengerti. "Begitu ... Maafkan saya karena melupakan siapa anda. Anda Monster Primordial yang dapat menelan Surga."


"Heeee ... Kau cukup hebat dalam bersilat lidah, tidak buruk, tidak buruk ... Menelan Surga belum seberapa, aku ingin menjadi Monster Primordial yang menelan segalanya! Termasuk, Asal Muasal itu sendiri!" Qin Chen dengan suara serius.


"Bukankah Anda adalah Master saya. Saya belajar dari anda sebelumnya." Balasnya dengan suara tertawa kecil.


Qin Chen hanya tersenyum tipis, dia tidak berharap Zi Long begitu royal dengan dirinya. "Seterahlah ... Asal jangan mengikuti hal buruk yang aku miliki, selebihnya kau dapat mengikutinya."


"Baik."


"Ngomong-ngomong ... Bantu aku mencari Esensi Racun Wilayah ini dan cari tahu sesuatu yang menarik. Untuk sekarang, aku membutuhkan kekuatan Waktu untuk membuka Gerbang Ruang dan Waktu." Tany Qin Chen.


"Kekuatan Waktu?" Zi Long seperti berpikir tentang kekuatan Waktu. "Jika di Dunia ini saya tidak mengetahui, namun di Dunia atas ada satu sosok yang memahami kekuatan Waktu, bisa dikatakan dialah Dewa yang menguasai Waktu."


"Dewa Waktu ... Sepertinya dia sosok hebat, kapan-kapan aku akan menemukannya dan melihat kehebatan dalam Waktu." Qin Chen mengangguk beberapa kali.


Mereka berdua menelusuri Hutan Racun, ada beberapa Monster menyerang namun di gagalkan oleh Zi Long. Zi Long memusnahkan beberapa Monster yang menganggu Qin Chen yang tengah berjalan.


Qin Chen mendapatkan notifikasi dari pembantaian Zi Long sebelumnya. Hanya tersenyum, Zi Long yang bergerak, Qin Chen mendapatkan untung sepihak.


'Tidak buruk ... '


Sembari berjalan menelusuri Hutan Racun, Qin Chen melihat Panel Sistem. Panel yang memperlihatkan status orang luar, itu adalah status murid-muridnya dan bawahannya.

__ADS_1


[Statistik Murid.]


[Nama: Xia Jingyi.]


[Level: Pemurnian Qi (9)]


[Nama: Xia Hongyi.]


[Level: Pemurnian Qi (9)]


[Statistik Bawahan.]


[Nama: Zi Long.]


[Level: Half Way Saint (Menengah)]


Melihat statistik mereka yang singkat, Qin Chen hanya bisa tersenyum tipis. 'Dengan begini, aku tidak report melihat tingkat berapa mereka semua.'


Setelah beberapa menit berlalu, mereka tiba di rumah dengan atap menyerupai rumput. Qin Chen sedikit bingung, didalam Hutan Racun memiliki rumah yang seperti di tinggalin oleh seseorang.


"Kemungkinan besar ... Karena ada beberapa manusia yang memiliki spesialis dalam hal racun. Mereka di berikan gelar sebagai Raja Racun." Jelasnya.


Qin Chen mendengarnya, dan tiba-tiba pintu rumah tersebut terbuka. Terlihat wanita dengan cadar menutupi kecantikannya, Qin Chen terdiam beberapa saat.


Wanita itu menyadari kedatangan mereka berdua, dia berwaspada atas penyusup seperti mereka. Qin Chen langsung berbicara. "Maafkan kami Nona ... Kami sekedar lewat tempat ini dan tidak sengaja menemukan kediaman ini."


Wanita itu memandang dengan dingin, tatapan matanya tidak berubah. "Oh! Apa aku harus mempercayai kalian?"


"Nona tidak perlu mempercayai kami, kami bukan orang baik." Jelas Qin Chen melihatnya dengan tajam dan serius.


"Begitu ... Baiklah, maaf mengganggu tuan-tuan sekalian." Wanita itu pergi dari rumahnya menuju selatan, Qin Chen melihatnya pergi dengan mata yang halus.


Zi Long bingung dengan sikap wanita tersebut, karena sulit di pahami. Dia bertanya dan dialah yang meminta maaf, lalu pergi meninggalkan mereka berdua seolah mereka tidak akan menganggu kesibukannya.


"Wanita yang menarik, sayangnya begitu dingin. Tidak baik untuk dijadikan istri, lebih baik cari yang lain. Sedikit galak bagus juga." Ucap Qin Chen terdengar oleh Zi Long. Qin Chen melihat sekelilingnya. "Zi Long, kemana kita akan pergi sekarang?"

__ADS_1


"Selatan Yang Mulia ... Selatan ada Pusat racun ini berada, saya baru saja melihatnya melalui kesadaran saya."


Setelah mendengar hal tersebut, Qin Chen pergi dari sana menuju Selatan. Dia tidak mengikuti wanita tersebut, melainkan mencari Esensi Racun yang Qin Chen butuhkan saat ini.


***


Selatan Hutan Racun


Di langit angin berputar-putar membentuk badai semacam momentum energi. Menarik bebatuan maupun material di Bumi ke atas langit, puluhan pulau batu terapung berada disekitar mengeluarkan petir.


Dibawah badai, lautan racun menyerupai samudra tak berujung terlihat. Wanita sebelumnya dengan susah payah mendekati Lautan racun.


"Seperti yang saya duga ... Tempat ini, tempat di segelnya Iblis Neraka yang menyebarkan Racun Surga. Tidak! Tepatnya Racun yang menyebabkan jutaan Jiwa menjadi mayat hidup." Zi Long sedikit terkejut melihat putaran badai di depannya.


Qin Chen mengerutkan keningnya, segel Iblis Neraka? Siapa dia?


"Sudahlah ... Aku tidak peduli siapa dia, jelas Esensi Racun harus aku dapatkan. Namun, aku sedikit tertarik dengan Iblis Neraka ini."


Qin Chen dan Zi Long melangkah kedepan melewati wanita sebelumnya. Wanita itu terkejut melihat dua orang sebelumnya dengan mudah tanpa gangguan melewati badai di depan.


Dia melihatnya, Qin Chen berhenti di samping Lautan Racun. Menyentuhnya, sedikit merasakan kerasukan sesuatu yang tidak dapat dia pahami.


Qin Chen lalu menjilat racun tersebut seolah itu adalah permen manis di toko. "Rasa yang tidak buruk, tapi kenapa aku merasa ada sesuatu yang salah."


Kesadaran Qin Chen di serang oleh racun, seolah-olah racun tersebut memiliki kekuatan untuk menyerang kesadarannya. Qin Chen membiarkannya dan Origin Tree menyerang balik memblokir akses.


'Tidak baik, ini tidak baik ... Kenapa begitu polosnya aku mencicipi racun ini!' Qin Chen menggerutu dalam pikirannya sendiri.


Zi Long bingung memikirkan Tuan-nya, karena Racun ini sangat berbahaya namun Qin Chen masih dapat mempertahankan kesadarannya hingga sekarang.


"Baiklah, Zi Long jagalah tempat ini, aku ingin menelusuri bagian dalam Lautan ini. Jangan biarkan satupun makhluk kotor memasuki wilayah ini." Perintah Qin Chen.


"Baik Yang Mulia."


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2