
Setelah menemukan tempat untuk beristirahat, Qin Chen dan Chu Qincheng berada di sekitar bangunan tinggi di kota. Disekitarnya, beberapa kereta kuda berdatangan didepan bangunan tersebut dengan disambut oleh pemilik bangunan tersebut, mungkin.
"Suami, apa yang kita lakukan sekarang?"
"Apa kamu lupa dengan apa yang kamu ceritakan padaku sebelumnya?"
"Huh? Aku hanya menceritakan sifatmu dulu yang suka membuat keributan di mana-mana. Termasuk saat mencari informasi, tunggu! Apa kamu ingin membuat keributan didalam bangunan tersebut?"
"Tidak, kalau keributan dengan secara terang-terangan itu namanya menyatakan perang. Sekarang, kita akan masuk kedalam dengan penampilan asli dan mengobrak-abrik bagian dalamnya secara perlahan."
"Apa kamu merencanakan sesuatu, suami?"
"Benar, aku merencanakan sesuatu untuk memancing seseorang. Bangunan ini begitu mewah dan besar di kota, mungkin ini adalah tempat berkumpulnya orang-orang elit mencari informasi maupun melakukan pertemuan."
Chu Qincheng mengangguk, dan mereka berdua melangkah untuk masuk kedalam gedung tersebut dengan menukar kembali penampilan mereka berdua menjadi orang yang sangat kaya dan berwibawa.
***
"Selamat datang tuan dan nyonya, apa ada yang bisa saya bantu?"
Tiba-tiba wanita cantik dengan pakaian pelayan mendekati Qin Chen dan bertanya tentang apa yang bisa dia bantu.
"Tempat apa ini? Kenapa ada banyak orang-orang kaya berkumpul ditempat ini, apa ini tempat perjudian atau sesuatu hal yang lainnya."
"Apa tuan berasal dari kota lain? Jika benar, saya akan menjelaskan secara singkatnya. Bangunan ini adalah Paviliun Immortal, dimana kami menyediakan apapun yang pelanggan butuhkan."
"Apapun? Termasuk informasi penting?"
"Benar."
Mereka berdua saling melirik satu sama lainnya, Qin Chen lalu berbicara kembali. "Apa kami dapat masuk? Kami tengah mencari informasi penting dan mencari beberapa harta yang cocok untuk digunakan."
"Silahkan tuan, kami akan melayani anda dengan baik."
Saat mereka berdua masuk kedalam, ruangan itu terlihat besar dan begitu luas sampai-sampai lantai pertama seperti ratusan ribu kilometer dan bahkan lebih luas dibandingkan apa yang disebutkan.
__ADS_1
"Bangunan ini sama seperti Paviliun Harta yang berada di Wilayah Spirit Beast. Dimana ruangan didalamnya akan luas saat kita masuk melalui pintu utama, seperti ruang didalamnya diperluas secara manual."
"Apa itu yang kamu katakan sebelumnya? Tentang aku membuat ruang baru yang begitu luas di wilayah spirit beast."
"Benar, seperti apa yang aku katakan sebelumnya."
Qin Chen menelannya utuh-utuh karena ia sama sekali tidak mengingat apapun sekarang ini. Sekarang yang bisa ia lakukan adalah melakukan kehendak-nya sendiri dan mencari dirinya sendiri.
Didalam ruangan, Qin Chen duduk dengan Chu Qincheng menunggu orang yang akan membantu Qin Chen mendapatkan informasi yang Qin Chen butuhkan.
Setelah mendapatkan informasi itu, ia akan memulai rencana untuk membuat keributan didalam Paviliun Immortal secara perlahan-lahan.
Tiba-tiba wanita lain datang dan duduk di bangku depannya, dengan pakaian biru tertutup meski terlihat cantik dan menawan dari segala sisinya.
"Apa yang tuan sedang mencari informasi?"
"Benar, aku sedang mencari informasi penting. Aku akan langsung ke intinya, aku membutuhkan informasi tentang penguasa kota ini secepat mungkin."
Wanita itu membeku sesaat. "Apa tuan tahu apa yang tuan bicarakan? Meski kami mengetahui informasi ini, tapi tidak banyak orang ingin mengetahuinya, karena mereka akan mati dalam beberapa hari setelah menemukan informasi ini."
"Baiklah, saya akan memberikan informasi tersebut dengan harga yang cukup murah untuk tuan."
Chu Qincheng mengeluarkan senjata kelas dewa miliknya dan meletakkan di atas menjadi membuatnya terdiam. Bibirnya seperti di bungkam oleh dua monster kaya dan kuat secara bersamaan membuatnya tidak berkata-kata lagi.
Bahkan tangannya tidak dapat bergerak untuk mengeluarkan informasi tersebut saat melihat senjata kelas Dewa diperlihatkan di depan matanya secara langsung.
Ia mengeluarkan sebuah gulungan yang berisikan informasi tentang penguasa kota, lalu memberikan gulungan tersebut pada Qin Chen didepannya.
"Didalam gulungan itu terdapat semua informasi tentang penguasa kota ini. Saya telah memperingatkan tuan, karena tuan menginginkan informasi ini, maka tuan sudah memikirkan peringatan saya dengan matang-matang."
"Terimakasih, ini sudah dari cukup. Apa senjata itu kurang? Aku masih memiliki banyak yang lainnya."
"Tidak, ini sudah lebih dari cukup."
"Baiklah, kalau begitu aku permisi terlebih dahulu, senang bisa berbisnis dengan anda, nona."
__ADS_1
"Sama-sama, tuan."
Chu Qincheng tidak berbicara sedikitpun karena ini rencana Qin Chen bukan rencananya, dimana ia hanya menemani Qin Chen saat berada di luar ruangan.
***
Ditempat mereka sekarang, mereka tengah duduk di bangku kartu dimana disekitarnya ada banyak perjudian yang dilakukan oleh orang-orang kaya dari berbagai tempat maupun keluarga besar untuk mencari uang.
"Apa kau lihat sebelumnya? Orang-orang penting dari berbagai Sekte berkumpul di paviliun ini. Kemungkinan besar mereka akan mendiskusikan tentang masalah yang terjadi sekarang? Atau mungkin rencana yang tidak diketahui oleh kita."
"Jangan keras-keras membicarakan tentang mereka, sebelum mereka datang ketempat ini, mereka telah mengutus orang-orang untuk menyamar dan mengawasi orang-orang seperti kita yang membocorkan rahasianya."
"Benar-benar, jangan keras-keras agar tidak ketahuan. Namun aku sangat penasaran tentang apa yang sebenarnya mereka diskusikan di atas sana, apa mungkin mereka akan memberontak dan melawan penguasa kota, atau sebaliknya."
Jangan bicara omong kosong, lebih baik kita main kartu. Kita tidak tahu kapan kita akan mati, sekarang lebih baik menikmatinya dibandingkan membicarakan hal yang tidak berguna itu."
"Kau benar."
Saat Qin Chen berada disana, ia mendengar semuanya sama halnya dengan Chu Qincheng mendengarkan hal tersebut. Ia menggunakan matanya melihat ke atas mencari tahu ada siapa saja disana, awalnya ada penghalang yang menghalangi jarak pandangnya, dan membuat ia kesulitan melihat.
Namun dalam beberapa detik, penghalang itu hancur saat Chu Qincheng menghancurkan hukumnya secara manual dari dalam atau dari awal penciptaan penghalang tersebut.
Setelah menemukan mereka, ia mendengar pembicaraan mereka yang membahas tentang kota dan orang-orang didalamnya. Beserta, tentang melawan pasukan revolusioner yang mulai bergerak menyebarkan informasi yang seharusnya tidak disebarkan.
Chu Qincheng kembali, dan ia membisikkan sesuatu pada Qin Chen.
'Suami, orang-orang diatas mulai membicarakan tentang pasukan revolusioner yang sudah bergerak menyebarkan informasi yang tidak seharusnya disebarkan. Mereka juga akan bergerak untuk mengesekusi satu-persatu pasukan revolusioner agar informasi tersebut tidak meluas.'
'Amatin selama beberapa menit, setelah itu kita akan ke atas masuk kedalam pertemuan mereka. Untuk sekarang, aku akan bermain menghindari kecurigaan orang di atas sana tengah mengamati kita.'
'baik suami.'
Chu Qincheng kembali mengamati mereka di atas sana, sementara Qin Chen mengikuti permainan catur selama beberapa menit dengan pola menang, kalah, kalah, menang hingga seterusnya memenangkan permainan ini dengan modal besar.
...
__ADS_1
*Bersambung ...