
Lotus yang sebelumnya menutupi tubuhnya, kini secara perlahan terbuka satu-persatu kelopaknya. Saat terakhir kelopak lotus terbuka, terlihat Qin Chen seperti dilahirkan kembali dari kekosongan itu sendiri, membuatnya seperti orang yang berbeda dibandingkan Qin Chen sebelumnya.
Tubuhnya melayang di langit dengan cahaya keemasan menyelimutinya. Chu Qincheng melihat perubahan Qin Chen sekarang, ia tidak dapat berkata-kata apapun lagi, karena Qin Chen yang ia kenal sebelumnya mungkin telah berubah sekarang.
[Ding!]
[Tahap ketiga : Tubuh Raja, berhasil.]
Saat sistem didalam benaknya bersuara, tiba-tiba cahaya keemasan di sekitarnya berputar di sekitarnya membentuk badai yang masuk kedalam tubuhnya. Seketika, ia memancarkan keberadaan dirinya begitu mendominasi, tubuhnya telah dibersihkan dari dosa-dosanya, ia seperti terlahir kembali seperti bayi yang baru lahir.
Secara perlahan, ia membuka matanya dan secara mengejutkan sebuah cahaya melesat ke langit dan membentang begitu luas membentuk sebuah mahkota besar yang melambangkan dirinya sebagai Raja!
Saat ia menghela nafasnya, hawa keberadaannya menggentarkan seluruh langit di dunia utama membuat surga dan neraka terguncang besar-besaran merasakan keberadaan Absolute!
Ketika ia melirik kesamping, domain kegelapan yang hampa menghilang secara langsung digantikan oleh domain cahaya yang begitu terang.
[Selamat tuan, karena berhasil memperoleh Jalan Raja.]
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil menembus Ranah True God!]
[Kesempurnaan abadi, di atas segalanya hanya ada satu raja yang memimpin ribuan Dewa dan Buddha, dibawahnya hanya bidak yang diatur oleh raja untuk bertahan hidup.]
"Apa ini cara seorang raja memandang dunia sekarang? Aku merasa bahwa semuanya tampak seperti bermain catur?" Katanya dengan suara kecil di atas sana.
Tubuhnya dimurnikan, dan pandangan Qin Chen telah berubah dibandingkan sebelumnya. Ia melihat kebawah dengan bingung, didalam kesadarannya terdapat wanita cantik tengah menatapnya dengan penuh kekhwatiran.
"Siapa kau nona? Kenapa kau bisa masuk kedalam kesadaranku." Tanya Qin Chen.
Chu Qincheng tidak dapat berbuat apa-apa, ia telah diberitahukan oleh suara misterius sebelumnya tentang Qin Chen akan kehilangan ingatannya karena pemahaman/pikirannya akan dihapus.
__ADS_1
Ia mengusap air matanya, lalu kembali melihat ke arah Qin Chen. "Kembalilah, kami semua menunggumu."
Setelah itu, Chu Qincheng kembali kedalam dirinya sendiri. Sementara Qin Chen, ia melihat dengan bingung dan kembali kedalam tubuh Utama.
***
Didalam ruangan, selama Qin Chen memahami Jalan Raja, tubuhnya mengalami perubahan besar mulai dari kepalanya hingga kebawah semuanya berubah dengan rambut perak dengan beberapa helai besar berwarna keemasan.
Saat Qin Chen membuka matanya, matanya berwarna emas dengan pola lotus di pupilnya. Siapapun akan menganggap Qin Chen adalah Kesempurnaan True God.
Sebelumnya, ia telah memurnikan dirinya dan pemikirannya sehingga ia adalah satu-satunya kesempurnaan dunia. Ia melihat dihadapannya ada gadis kecil dan wanita sebelumnya tengah melihatnya dengan penuh kekhwatiran.
Ia menyentuh keningnya sendiri dan mencoba mencari tahu tentang mereka. Sayangnya, semua itu telah dihapuskan untuk mengambil Jalan Raja. Namun, ada beberapa kunci untuk mengembalikan ingatannya kembali.
"Siapa kalian?" Tanya Qin Chen.
"Ayah?" Qin Qiyuan Hua memangilnya dengan sebutan ayah, Qin Chen memiringkan kepalanya dengan bingung.
Qin Chen melihat tangannya sendiri dan merasakan sesuatu yang hebat ada didalam dirinya. Ia lalu berdiri melihat keluar jendela membuat Chu Qincheng dan lainnya terkejut melihatnya.
'Sistem, apa mereka memliki hubungan denganku?'
[Benar tuan, untuk sekarang tuan hanya perlu mengingat beberapa hal saja. Pertama, wanita itu adalah istri tuan dan kedua gadis kecil disampingnya adalah putri angkat tuan. Sementara pria dibelakangnya adalah Jendral Bayang dari Benua Iblis, bawahan yang tuan bawa ketempat ini.]
"Begitu rupanya, pantas aku merasakan ada sesuatu yang aneh disini." Qin Chen menoleh kearahnya dan melangkah mendekatinya, lalu mengusap-usap kepalanya dengan lembut.
"Meski aku tidak ingat kenangan sebelumnya, dalam beberapa hal kamu masih istriku. Mungkin tidak nyaman bagi aku dan kamu sekarang ini, karena pembicaraan kita sangat formal. Karena itu, selama menuju tangga surga, ceritakan padaku apapun yang kamu ketahui tentangku sebelumnya."
Chu Qincheng sama sekali tidak dapat merespon saat ini, setelah kembali dari kesadaran Qin Chen, ia begitu plin-plan karena kebingungan sekaligus khawatir dengan Qin Chen sekarang ini.
"Apa kamu tidak ingat aku?" Tanyanya dimana Qin Chen hanya menggelengkan kepalanya membuatnya sangat sedih.
__ADS_1
"Begitu rupanya ... Apa ini karena Jalan Raja yang kamu pilih? Kamu mengorbankan pikiranmu untuk mengubah pandanganmu tentang dunia. Begitu rupanya, aku tidak bisa menahan pilihanmu sebelumnya, karena kamu adalah kamu, Qin Chen."
"Ya, selama kamu membantuku mengingat tentang diriku, aku mungkin bisa kembali seperti dulu."
Ia lalu mencubit pipinya dengan tangannya, meski tidak mengingat apapun, namun tubuhnya masih merespon dengan baik bagaimana cara Qin Chen dulu menggoda Chu Qincheng, ia menyadari hal ini dan membiarkannya.
Malam ini, bulan sabit begitu terang di langit dan bintang-bintang berjatuhan ke bumi memberikan permintaan orang-orang akan terkabulkan. Itu semua hanya omong kosong, nyatanya keinginan mereka hanya Raja yang dapat mengabulkannya.
Qin Chen berada di dalam ruangan tengah duduk dibawah sinar bulan di samping jendela sambil menyeduh teh yang dibuatkan oleh Chu Qincheng.
"Malam ini akan menjadi musim dingin di Wilayah Raksasa ini. Apa yang akan kamu lakukan sekarang?" Tanya Qin Chen yang mulai dekat selama beberapa jam sebelum berbicara dengan Chu Qincheng.
"Tidak tahu, aku hanya ingin memastikan sesuatu tentang musim dingin ini, apa ada Santa Claus yang mengabulkan permintaan seseorang di dunia ini. Jika benar ada, aku ingin meminta sesuatu yang telah lama aku inginkan."
"Apa itu?"
"Rahasia, hanya aku sendiri yang mengetahuinya. Kamu tidak boleh tahu, karena ini rahasia wanita. Jika kamu ingin tahu, mendekatlah dan berikan aku ciuman panas yang menggairahkan." Goda Chu Qincheng dengan serius.
Qin Chen tertawa kecil dan mencubit hidungnya kembali. "Beristirahatlah sekarang, besok akan menjadi perjalanan yang panjang. Jangan lupakan apa yang aku minta sebelumnya, karena itu sangat berarti bagiku."
"Baik-baik."
Chu Qincheng kembali ketempat tidurnya dan beristirahat menenangkan dirinya dan menguatkan dirinya untuk membantu Qin Chen kembali. Sekaligus, ia diberikan tugas oleh suara sebelumnya untuk membantu Qin Chen menjadi Raja.
Malam itu, Qin Chen hanya duduk disamping jendela mengamati setiap objek didunia dengan matanya. Pegerakan mereka dapat Qin Chen ketahui dalam radius yang begitu luas sehingga sulit untuk dikatakan melalui angka sekarang.
Pengendalian kekuatan ruang dan waktunta telah mencapai setengah puncak kesempurnaan dimana ia hampir mendekati kesempurnaan Absolute menguasai kekuatan ruang dan waktu.
Angin berhembus membawa dedaunan terakhir sebelum salju berjatuhan dari langit menyelimuti daratan batu dengan warna putih abadi.
...
__ADS_1
*Bersambung ...