Supreme King System

Supreme King System
Chapter 78 : Teror Keluarga Fu


__ADS_3

Jam 12 malam tepat, semua orang telah tidur di gelapnya malam dan dinginnya angin berhembus dari puncak gunung. Dedaunan beterbangan, rerumputan menyapu kekosongan langit.


Zi Long membuka matanya setelah menerobos Ranah Half Way Saint tingkat menengah. Kekuatan dalam dirinya meningkat pesat, matanya dapat melihat lebih jauh dibandingkan sebelumnya.


Melihat ke arah tangannya sendiri. "Ranah Besar Half Way Saint menengah. Aku tidak pernah menyangka akan mencapai kekuatan ini dalam beberapa Jam saja. Pil sebelumnya benar-benar Harta berharga."


"Apa kau sudah selesai senangnya?" Tanya Qin Chen.


Zi Long langsung melihat ke arah Qin Chen, cepat-cepat berdiri memberikan ucapan terimakasih dengan rasa hormat. "Maafkan sikap saya sebelumnya. Saya benar-benar berterimakasih atas Pil yang anda berikan."


"Baiklah ... Karena kau telah meningkat, pastinya mencari samsak tinju yang baik bukan? Jika benar, diluar sana ada beberapa semut pengganggu. Bereskan mereka semua dan lempar kepala mereka ke tempat orang yang mengirimnya. Tentunya, teror sekeluarganya agar tahu siapa yang mereka hadapi!" Ucap Qin Chen dengan nada serius, matanya sedikit bersinar kuning cerah.


"Perintah anda adalah Mutlak. Keinginan anda, adalah tanggung jawab saya. Yang Mulia Raja Makam, berikan saya 1 menit untuk mengurus mereka." Ucapnya dengan nada yang serius.


"Lakukanlah yang terbaik." Kata terkahir Qin Chen mengisyaratkan untuknya memberikan kematian dan teror tak terbatas kepada keluarga Fu.


Zi Long menghilang dari pandangan Qin Chen dan muncul di atas gedung. Terbang di langit-langit melihat ke arah enam orang pembunuh bayaran Negeri Daun.


Matamu tajam melihat ke arah mereka memberikan Niat Membunuh tak terbatas menghantui punggung mereka semua. Mereka merasakan ketakutan.


"Kekekeke ... Kalian telah menganggu Waktu Yang Mulia. Karena hal tersebut membuat Yang Mulia menginginkan Kematian paling mengerikan untuk kalian." Jelasnya dengan nada-nada tinggi atas Kematian itu sendiri di Langit.


Zi Long mengangkat tangan kanannya ke langit, gas hitam pekat menyelimuti tangannya. "Sudah lama aku tidak menggunakan kemampuan ini, karena kalian tidak ingin keluar. Maka matilah dengan baik."


Suara menyerupai Piano terdengar di Negeri Daun. Qin Chen juga mendengarnya, tidak ada dari mereka yang tidak mendengarnya, dari tangan Zi Long gas hitam membentuk sungai di depannya.


Perlahan membentuk bayangan gelap penuh niat membunuh. Di hadapan Zi Long adalah roh-roh jahat yang tidak di terima oleh Neraka dan Surga, Roh mereka bergentayangan di Dunia.


Zi Long mengambil mereka dan menjadikan mereka sebagai Prajurit Kematian. Mereka menggerang layaknya Monster yang mengincar mangsanya.


"Bunuh mereka!" Perintah Zi Long kepada Prajurit Kematian.

__ADS_1


Angin berhembus cepat, kelima orang tersebut keluar menghindari serangan. Prajurit Kematian berjumlah sepuluh, dua kali lipat dibandingkan mereka.


Dua Prajurit Kematian menghadapi satu pembunuh bayaran. Mereka tidak membunuhnya langsung, mereka menyiksa mereka dengan kejam.


Mencabut tangan, tulang rusuk dan mengunyah tubuh mereka semua dengan rahang garang mereka. Qin Chen melihatnya ingin muntah, namun hal tersebut menarik.


'Jika dipikir-pikir lagi, aku seperti seorang Psik*pat. Jadi merinding, lebih baik kedepannya lebih mempertimbangkan pembantai kejam, dan mengusulkan ke pembantaian masal.'


Qin Chen bergumam sendiri melihat darah jatuh ke bumi seperti hujan. Setelah melepaskan kepala mereka, Zi Long pergi ke arah Wilayah Keluarga Fu.


Setibanya di sana, Zi Long melempar kelima kepala pembunuh bayaran ketempat Fu Hang. Suara gemuruh pecah menghancurkan tanah di bawah mengejutkan semua orang di dalam wilayah.


Zi Long menyatukan telapak tangannya. "Ilusi Iblis, Tanah Kematian."


Hembusan angin malam semakin kencang membentur dinding kediaman keluarga Fu. Patriak Fu merasakan sesuatu yang tidak beres tengah terjadi di wilayahnya.


Zi Long membiarkan mereka merasakan Kematian. Ilusi yang dia buat merupakan mimpi buruk bagi manusia, mereka akan terjebak di dalam Ilusi Kematian sepanjang waktu hingga pikiran, Jiwa, dan juga Fondasi mereka runtuh seruntuhnya.


Setelah semua selesai, Zi Long melesat kembali kedalam ruangan. Muncul di depan Qin Chen dengan posisi berlutut menghadapi Qin Chen.


"Yang Mulia ... Tugas telah saya selesaikan, mereka semua telah masuk kedalam Ilusi Kematian tanpa batas milik saya. Dengan Ilusi tersebut, mereka akan terus mati dengan siksaan yang berbeda-beda hingga semuanya runtuh kedalam Jurang Keputusasaan." Jelasnya di hadapan Qin Chen.


Qin Chen mendengarnya. "Kerja bagus, tugasmu sekarang hanya menjagaku hingga fajar tiba."


"Baik."


Setelah memberikan tugas kedua, Qin Chen duduk di atas tempat tidurnya. Menelan dua Pil sebelumnya, menyebarkannya ke seluruh tubuhnya.


Zi Long berdiri di samping jendela, sekalipun ada tempat duduk. Zi Long tidak berani menggunakan tempat duduk tersebut karena milik Tuan-nya.


Selagi mengisi waktu kosong, Zi Long mengamati orang-orang di keluarga Fu. Melihat bagaimana mereka putus asa menghadapi kematian tak terbatas.

__ADS_1


"Sigh! Mereka pantas mendapatkan hal ini, sekalipun tidak menyingung Yang Mulia, namun mereka sudah mencoreng nama baik Yang Mulia. Penghinaan seperti ini, belum seberapa dibandingkan sesungguhnya." Gumamnya.


Selama Qin Chen menyerap Pil sebelumnya, Zi Long berjaga di dalam ruangan hingga fajar menyingsing di langit.


***


Saat matahari menyingsing di langit, fajar tiba menerangi dataran. Matahari bergantung di langit-langit, Qin Chen yang belum selesai menyerap Pil tersebut masih bermeditasi di atas tempat tidurnya.


Zi Long masih berdiri di samping jendela menunggu Qin Chen, tidak sedikitpun bergerak dari tempatnya, Zi Long berdiri seperti patung hingga pagi.


Saat suara gemuruh terdengar, ledakan-ledakan dalam dirinya membuat Zi Long menyadari bahwa Tuan-nya tengah menerobos ke tingkat selanjutnya.


Beberapa kali Qin Chen menggerakkan matanya dan tiba-tiba cahaya terang keluar dari mulutnya. Matanya bersinar seperti bola lampu di dalam ruangan.


Huft ...


Napasnya mengeluarkan asap-asap yang dingin, Qin Chen yang telah melihat Dunia lagi merasakan kekuatan besar di dalam dirinya meningkat pesat.


'Kultivasi otomatis telah di aktifkan, Tambang Poin Sistem telah di aktifkan. Seharusnya tidak ada masalah selama berpetualang keluar, ngomong-ngomong, bagaimana kabar keluarga fu.' Batin Qin Chen.


Qin Chen melihat ke arah Zi Long. "Bagaimana dengan mereka? Apa mereka telah melakukan sesuatu yang menarik?" Tanya Qin Chen.


"Menjawab Yang Mulia, keluarga Fu semalam berada di dalam Ilusi Kematian. Setelah itu, saya menghilangkan Ilusi tersebut dan berita tentang mereka sebelumnya telah tersebar di kediaman Fu. Seharusnya, mereka telah menyadari peringatan yang saya tinggalkan." Zi Long menjelaskan situasi sekarang di kediaman Fu.


Qin Chen tersenyum tipis mendengarnya, ini lebih dari cukup sebelum memusnahkan Fu Hang dari Dunia.


Qin Chen berdiri mengambil langkah keluar ruangan, diikuti dengan Zi Long. Mereka berdua akan pergi ke Wilayah selanjutnya, sebelum itu, mereka mengunjungi keluarga Fu untuk memberikan hadiah yang tak tergantikan.


Menyinggung Qin Chen, tidak ada kata selamat di catatan Neraka. Siapapun itu, mereka akan mati dengan alasan menyinggung Qin Chen seorang.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2