
"Ha! Kalian benar-benar memiliki keberanian yang luar biasa, sayangnya musuh yang kalian hadapi bukalah manusia maupun dewa. Sayang sekali, kalian tidak dibutuhkan oleh dunia ini, sekarang kembalilah ketempat kalian berada."
Ia melambaikan tangannya kesamping melempar mereka semua masuk kedalam sebuah celah yang tiba-tiba muncul menarik mereka masuk kedalam dimana neraka dunia bawah telah menunggu mereka.
"Suami, apa kamu merasakan sesuatu?"
"Hmmm ... Selanjutnya, kita akan ke kota besar di dekat sini karena dibelakang kita masih ada beberapa orang bodoh yang belum dimurnikan oleh kekuatan asal. Setelah dimurnikan, mereka mungkin sedikit memiliki pemikiran yang luas dan tau terimakasih."
"Hickk!"
"Blewww!" Chu Qincheng memberikan lidahnya mengejek mereka semua dibelakang sana karena tidak berterima kasih setelah diselamatkan oleh Qin Chen sebelumnya.
"Dasar manusia tidak berterima kasih, untungnya suamiku memiliki sifat yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Jika tidak, kalian mungkin akan mendapatkan siksaan yang lebih buruk dibandingkan neraka dunia bawah!"
Setelah itu, Qin Chen dan lainnya melanjutkan perjalanan menuju kota besar yang berada dekat dengannya. Musim kali ini adalah musim salju dimana mereka semua mengenakan pakaian tebal agar tidak kedinginan.
Qiyuan'er berada di gendongannya selama perjalanan ini dimulai, bahkan Qiyuan'er sendiri tidak bergerak dan mengikuti ayahnya yang terbang dan berjalan.
***
Kota Besar, Celestial Rock
Sampainya disana, Qin Chen dan lainnya menunggu dibelakang karena di kota tersebut tengah patroli rutin menghindari orang asing yang masuk kedalam kota. Qin Chen melihat hal tersebut lalu memegang tangan Chu Qincheng dan Jendral Bayang dibelakang mendekati Qin Chen.
"Teleportasi!"
Tiba-tiba mereka semua berpindah tempat dalam hitungan detik kedalam kota tanpa diketahui oleh hukum dunia. Kemampuan ruang dan waktu miliknya hampir mencapai puncak sehingga ia dapat dengan mudahnya membobol hukum dan aturan dunia dan melepaskan diri dari ikatan waktu dan ruang.
__ADS_1
Saat mereka didalam kota, Qin Chen berbicara kepada Chu Qincheng. "Qincheng, apa kamu bisa menyamarkan diri? Sekalipun kita dapat lolos dari patroli rutin kota, kita tidak dikenali di kota ini sehingga akan banyak orang yang mencurigai kita."
"Tentu saja, aku adalah wanita hebat dengan kekuatan luar biasa diatas segalanya. Hal seperti ini bisa aku lakukan, tunggu sebentar. Aku akan mencari tahu tentang orang-orang yang telah mati dan memiliki ikatan dengan kota sehingga tidak dapat dicurigai, ataupun mengalahkan beberapa orang untuk menganti identitas."
Chu Qincheng langsung menutup matanya dan mencari tahu tentang orang-orang disini, dalam beberapa waktu ia telah selesai mendapatkan informasi tentang orang-orang dan langsung mengubah dirinya menjadi orang tersebut.
Qin Chen tersenyum kecil, ia langsung mengubah dirinya dan Qiyuan'er. Mereka bertiga menggunakan identitas palsu untuk menyamarkan diri, karena satu kota lagi mereka akan sampai di Istana Raksasa dan menghadapi Dewa Raksasa.
Untuk sekarang, Chu Qincheng akan membantu Qin Chen menilai dunia dan kehidupan di dunia ini. Kenapa? Karena Chu Qincheng ingin membuatnya sebagai True King's, dimana ialah kesempurnaan dunia itu sendiri.
Meski akan membuatnya tertinggal jauh dibawahnya, membantu Qin Chen adalah keinginan untuk membalaskan kebaikan yang Qin Chen berikan selama ini untuknya.
Setelah itu, mereka keluar dari gang kecil membawa orang-orang sebelumnya dibelakangnya. Qin Chen membawa mereka karena mereka sangat berguna bagi Qin Chen sekarang, karena mereka akan menjadi bidak/pion yang akan Qin Chen gunakan untuk mengatur dunia.
"Apa kalian sudah mendengarnya, penguasa kota dan beberapa Dewa Kuno telah membuat sebuah rencana besar untuk mengubah dunia. Kalau tidak salah, rencana ini di sebut sebagai Alterasi World."
"Kemungkinan besar hanya satu, tangga surga mulai diperbaiki atau lebih tepatnya telah diizinkan untuk digunakan bagi mahkluk abadi seperti kita masuk kedalam jajaran mahkluk ilahi di surga. Bagaimanapun, ini telah miliran tahun lamanya, para dewa di surga membutuhkan kita sebagai prajurit baru."
Pembicaraan mereka di kota memberikan Qin Chen banyak informasi penting tentang beberapa orang di kota ini. Chu Qincheng tidak membuka kesadarannya untuk mencari tahu, karena dirinya tengah sibuk melihat-lihat disekitarnya.
"Tangkap wanita itu! Jangan biarkan dia lolos kali ini!" Teriak salah satu orang di tengah-tengah kota.
Wanita dengan pakaian kumuh berlarian diantara kerumunan orang-orang di kota. Ia mencuri segulung roti isi daging dimana membuat pemilik toko roti tersebut marah dan mencoba menangkapnya.
Saat wanita itu mendekatinya, ia langsung menangkapnya dan membuatnya tidak dapat bergerak lagi. Pria sebelumnya mendekati Qin Chen dan berbicara. "Huft! Huft! Terimakasih tuan karena menangkapnya, dia telah mencuri roti isi di kedai saya selama seminggu ini. Biarkan saya menghukumnya, tarik dia dan bawa dia ke kedai."
Orang-orang dibelakang mendekatinya, wanita itu menggelengkan kepalanya melihat Qin Chen. Disampingnya, Chu Qincheng melihat kebingungan, tiba-tiba saat orang itu hendak merebutnya, mereka terlempar cukup jauh kebelakang saat Qin Chen mengentikan mereka.
__ADS_1
"Ambilah dan kembali ketempatmu, semuanya ada didalam biaya yang dia selama mencuri ditempatmu." Qin Chen memberikan sekantong beras uang yang digunakan dalam pembayaran di Wilayah Raksasa.
"Apa tuan yakin? Wanita ini adalah pencuri yang tidak memiliki hati, saya khawatir tuan akan dimanfaatkan oleh wanita ini untuk bertahan hidup di dunia ini."
"Tidak ada yang tidak memiliki hati, masing-masing dari kalian memiliki pemikiran dan perasaan masing-masing. Semuanya dapat dibentuk maupun dimurnikan kembali menjadi manusia biasa, sekarang pergilah karena dia akan menjadi tanggung jawabku."
"Baiklah tuan, karena tuan yang mengatakannya maka saya akan kembali ke kedai saya, ayo kembali."
Mereka kembali ke kedai dimana wanita sebelumnya menundukkan kepalanya karena pria di depannya menyelamatkannya. Qin Chen meliriknya sekilas lalu kembali melihat ke depan. "Pergilah, mereka tidak akan mengejarmu lagi. Ini untuk terakhir kalinya kau di tolong oleh seseorang. Selanjutnya, berubahlah menjadi Phoniex yang terbang di dunia abadi ini dengan kebanggaan tersendiri dalam diri."
Setelah mengatakan itu, mereka semua pergi dari sana mencari penginapan sebelumnya mencari tahu hubungan penguasa kota dengan dewa kuno maupun mahkluk suci di surga. Karena Qin Chen mengingat bahwa mahkluk suci adalah mahkluk yang sangat spesial dan misterius.
"Kenapa kamu menolongnya, suami? Bukankah membiarkannya lari dan menghadang pria sebelumnya dengan alasan sama saja dengan menolongnya? Kenapa kamu menghentikannya dan memberikan banyak uang untuk membayar makanan yang dia makan selama ini."
"Dia bukan manusia biasa, dalam dirinya mengalir garis darah Dewa Raksasa dan Malaikat Agung. Saat dia tumbuh besar, dia akan menjadi sosok hebat di daratan ini. Sebagai Raja, aku akan membukakan jalan baginya untuk berkembang agar bisa bermanfaat bagi daratan ini."
"Bagaimana jika dia memberontak dan melawanmu?" Tanya Chu Qincheng dengan serius.
Qin Chen meliriknya sekilas, lalu membalasnya. "Lalu, apa dia bisa mengalahkanku sekarang?" Tanya Qin Chen balik padanya.
Chu Qincheng membeku saat mendengarnya, karena untuk sekarang maupun masa depan tidak ada yang bisa mengalahkan Qin Chen yang memiliki lompatan kekuatan yang sangat besar dan luar biasa ini.
"Tidak ada, seluruh dunia dan surga tidak mungkin dapat menghentikanmu sekarang ini. Namun kamu tidak ingin bergerak bebas karena masih ada mahkluk kuat di atas sana tengah mengamatimu."
"Benar."
...
__ADS_1
*Bersambung ...