
"Kahahaha, bocah! Apa kau berasal dari benua pedang!" Tanyanya yang sekarang saling berhadapan secara langsung memperlihatkan penampilannya.
"Ya, akulah Kaisar Pedang terbaru di Benua Pedang! Apa perlu basa-basi lagi? Kedua benua adalah musuh, dan kau musuhku yang harus dibereskan!" Balas Qin Chen.
"Tch! Sombong!"
Tiba-tiba mereka berdua saling menyerang dengan pedang saling berbenturan di tengah-tengah.
Boom!
"Kuekk!" Sosok itu mengeluarkan darahnya tidak percaya bahwa kekuatan dan pemanahan pedangnya dibawah Qin Chen. "Sangat hebat!" Katanya.
"Kau tidak buruk juga, aku akan menyelesaikan ini dengan cepat!" Qin Chen berputar menendang tubuhnya kebawah dengan begitu keras.
Bang! Duarr!
"Kuekk!" Sekali lagi ia mengeluarkan darah dari dalam mulutnya, tubuhnya mulai mengering seolah usianya berbeda jauh dengan kekuatannya yang sekarang.
Melihat hal tersebut membuat Qin Chen terkejut, bagaimana bisa tubuhnya mulai mengering seperti sudah tua. "Apa kau memaksakan diri menggunakan kekuatan besar membakar usia untuk mendapatkan Embun Twilight?" Tanya Qin Chen.
"Hahaha! Kau menyadarinya? Usiaku dengan kekuatanku berbeda jauh, dengan Embun Twilight ini dapat meningkatkan sedikit usiaku!" Balasnya.
"Siapa kau sebenarnya?" Tanya Qin Chen penasaran.
"Demon Emperor, Mo Wushuang!"
Mata, dan ekspresinya membeku mendengar nama itu. Kaisar Iblis, Mo Wushuang penguasa benua iblis dan satu-satunya orang terkuat di seluruh benua dikalahkan oleh Qin Chen dalam beberapa pertarungan.
"Hmmm ... Sulit dipercaya, bagaimana bisa seorang Kaisar Iblis kalah denganku. Hmm ... Padahal dia memiliki kekuatan Kaisar Dewa, walaupun dia berada di bawahku." Kata Qin Chen yang bingung, ia turun kebawah perlahan-lahan.
"Tch! Kau sombong sekali. Jika bukan karena usiaku, aku dapat mengalahkanmu dengan cepat." Balasnya yang mempertahankan kekuasaan dan martabatnya sebagai Kaisar Iblis Terkuat di Benua Iblis.
"Ya seterahlah, aku memang sombong dan angkuh akan kekuatan. Jadi tidak perlu disembunyikan lagi, karena sifat dan sikapku memang seperti ini."
"Bicara dengan bocah arogan memang benar membuatku emosi! Ngomong-ngomong, apa kau orang yang membuat keributan di ibukota belum lama ini?" Tanyanya, yang sudah mengetahuinya namun mencoba bertanya kepada Qin Chen.
__ADS_1
"Seperti yang kau katakan, akulah orang yang membuat keributan di kota. Apa kau ingin menghukumku? Coba saja, itupun jika kau sanggup sekarang."
Mereka berdua mengobrol dan menghilangkan pertarungan sebelumnya. Bahkan sekarang, mereka duduk di kursi sambil menikmati wine terbaik di benua tersebut, itu adalah darah dari binatang dewa yang telah hidup jutaan tahun lamanya.
Mereka mengabaikan pertengkaran, meski Embun Twilight masih ditangan Qin Chen sekarang ini.
"Ngomong-ngomong tentang Jalan Surga, apa Kaisar mengetahui cara untuk ke Surga? Aku telah lama memacarinya, dan tidak satupun petunjuk yang aku dapatkan. Lalu, aku mendengar bahwa Kaisar Iblis mengetahuinya, karena itu aku cepat-cepat datang ke wilayah ini."
"Kau tidak salah, aku mengetahuinya cara ke surga. Namun, informasi ini tidaklah gratis bocah! Apa kau pikir aku akan memberikan informasi ini secara cuma-cuma." Balasnya dengan serius melihat Qin Chen.
Qin Chen tahun hal ini, karena itu ia langsung bertanya. "Tch! Apa kau ingin Embun Twilight ini? Jika benar, baiklah. Kita akan barter, aku akan membiarkan Embun Twilight ini untuk menambah usiamu, dan kau berikan aku informasi ke surga."
Kaisar iblis Mo Wushuang menyeringai kecil membuat Qin Chen geram ingin memukulnya dengan keras.
"Sayangnya, aku tidak membutuhkan Embun Twilight itu lagi."
"Lalu? Bukankah kau sebentar lagi akan mati? Setidaknya, ini adalah barang yang ingin kau minta sebelum mati!" Balas Qin Chen dengan nada yang polos menghinanya secara terang-terangan.
"Itu sebelumnya, sekarang berbeda!"
"Tanah Iblis Surgawi akan terbuka dalam satu minggu lagi, aku memintamu untuk melindungiku sampai ke air ajaib. Setelah itu, aku akan memberikan informasi tentang bagaimana cara ke surga."
"Kekekeke ... Apa kau tidak takut? Dengan kondisimu yang sekarat ini bisa menghilang dalam semalam?" Tanaya Qin Chen yang serius.
"Coba saja, aku yang akan mati atau kau yang akan menyesal."
Mereka berdua saling menyeringai satu sama lain memberikan momentum kekuatan iblis masing-masing. Meski begitu, Qin Chen kembali normal dan menghela nafas dalam-dalam.
"Huft! Baiklah, aku akan menemani ke Tanah Iblis Surgawi. Tapi, aku akan melakukan semauku, air ajaib aku membutuhkannya dan kau tidak dapat menghalangi jalanku." Balas Qin Chen.
"Sepakat, aku hanya akan mengambil beberapa tetes air ajaib, kau dapat memiliki semuanya. Resiko, kau tanggung sendiri dan jangan melibatkan aku didalamnya."
"Siapa yang tahu?" Balas Qin Chen.
Kaisar Iblis Mo Wushuang menyeringai kecil mendengarnya, setelah itu Qin Chen melesat pergi dari sana meninggalkan Kaisar Iblis Mo Wushuang sendirian.
__ADS_1
Tiba-tiba muncul bayangan hitam di belakang Kaisar Iblis Mo Wushuang. "Kaisar ... "
"Tidak apa-apa, bocah itu sangat menarik. Aku tidak sabar melihat aksinya di Tanah Iblis Surgawi nantinya. Apa dia akan membantai seluruhnya atau malah sebaliknya. Aku penasaran." Ucapnya yang perlahan berdiri dibantu oleh Jendralnya.
"Dengan kekuatannya, dan tempramen yang dimiliknya, saya menebak 100% dia akan membantai habis orang-orang yang masuk kedalam Tanah Iblis Surgawi." Sahut Jendral itu dengan serius.
"Kita akan kembali, dan menunggu hari itu tiba. Tetap awasi dan belajar dari bocah itu. Bagaimana sikapnya dan sifatnya, lalu laporkan kepadaku."
"Baik."
Mereka menghilang dan kembali ke Istana Iblis, meninggalkan tempat yang kacau itu disana tanpa perbaikan. Karena putaran waktu disana akan memperbaiki gunung dan daratan yang hancur.
***
Malam harinya, Qin Chen menceritakan semuanya kepada Chu Qincheng tentang dia yang pergi berpetualang mencari Embun Twilight dan bertarung melawan ribuan pasukan musuh.
Setelah, bertarung dengan sosok tidak diketahui dan misterius, lalu berkenalan dan ternyata itu adalah Kaisar Iblis Mo Wushuang.
Lalu membicarakan tentang Jalan Surga dan kesepakatan lainnya. Semuanya diceritakan oleh Qin Chen dan Chu Qincheng terdiam mendengarnya.
Setelah itu, mereka berdua membuat rencana masing-masing untuk berpisah saat berada didalam sana agar seluruh harta dapat mereka ambil tanpa meninggalkan sedikitpun.
Malam itu, mereka berdua merencanakan apapun sampai tengah malam berlalu dan pagi menyingsing tiba.
Qin Chen membuka matanya melihat dinding ruangan. "Menyerap energi iblis disini tidak dapat meningkatkan kekuatanku, aku membutuhkan energi puluhan bahkan ribuan kali lebih padat di dunia ini untuk meningkat lagi." Gumam Qin Chen.
'Ya sudahlah, besok aku akan membantai habis apapun yang ada d tanah iblis surgawi dan menjadikan mereka sebagai Exp peningkatan kekuatanku.'
Ia beranjak berdiri dan meninggalkan ruangan tersebut mencari kesibukan lainnya di kota selain membuat keributan.
Sementara Chu Qincheng, ia begitu pemalas dan masih tidur di pagi ini, tidak tahu kapan akan bangun karena itu Qin Chen meninggalkannya sendirian di dalam ruangannya.
...
*Bersambung ...
__ADS_1