Supreme King System

Supreme King System
Chapter 65 : Embun Langit Iblis


__ADS_3

Meraung!


Kesembilan Naga meraung berputar di sekitar Embun. Perlahan wujud mereka memudarkan karena daya hisap Embun sangat besar, memadat lalu gelombang ledakan menghempaskan Material langit.


Qin Chen sedikit tersenyum, Pil Surga; Embun Langit Iblis. Pil seukuran bola kaki, mengandung Esensi Iblis Langit. Sekali orang menelannya, mereka dapat meningkatkan kekuatan hingga ranah tertinggi yang bisa mereka capai.


Kedatangan Qin Chen ke Makam Kuno tidaklah sia-sia. Dia mendapatkan hal yang menakjubkan dibandingkan apapun, hal ini membuat semua orang dibawah menunjukkan sifat-sifat mereka.


Tapi Qin Chen tidak bergerak, karena Pil tersebut belum sempurna.


"Pil Surga ... Ini Pil Surga, siapapun yang mendapatkan, tidak ada kata tidak mungkin untuk menjadi seorang Immortal." Sontak pria dalam barisan tersebut bersuara keras karena tidak dapat menahan keterkejutan.


Sontak membuat ketertarikan mereka semakin ganas, hidup dan mati akan di pertaruhkan di sana. Merebut Pil Surga untuk menjadi Immortal, mengabaikan hukum Dunia, mereka bergegas melesat ke langit.


"Hahahaha ... Pil itu akan menjadi milikku. Kalian semua akan berlutut dibawah kakiku." Teriak pemuda yang arogan itu, dia berada di paling depan dibandingkan siapapun di belakangnya.


Ada banyak yang melesat merebutkan Pil Surga, ada banyak juga yang tidak bergerak dari tempatnya. Mereka berbondong-bondong merebutkan pil.


Sementara Qin Chen, dia hanya tersenyum tipis dengan tangan kanannya masih belum selesai melakukan tahap terakhir.


"Bodoh! Sekalipun itu aku, mungkin akan terluka parah. Pil tersebut masih membutuhkan proses paling penting, sebagai salah satu Pil Surga, Embun Langit Iblis membutuhkan persembahan untuk sempurna!" Ucap Qin Chen dengan nada jahat.


Qin Chynna mendengar semuanya, Zi Long terdiam tidak melawan. Percuma untuk melawan, kekuatan dirinya masih di bawah Qin Chen.


Sekalipun kekuatan Zi Long tinggi, pemahaman Qin Chen melebihi pemahamannya. Semuanya seolah telah di atur di atas telapak tangan Qin Chen.


Pada saat mereka mendekat, Embun Langit Iblis mengeluarkan gas hitam pekat. Seluruh langit berubah gelap dengan gemuruh guntur dimana-mana.


Mereka semua kehilangan kendali, gas hitam tersebut menelan mereka hidup-hidup. Teriakkan kesakitan, suara patah tulang dan lain sebagainya terdengar.


Giok-giok yang mereka miliki hancur, ini adalah pertanda bahwa mereka telah mati. Pesan ini akan tersampaikan pada giok lain di luar Makam. Tepatnya, memberitahu keluarga mereka bahwa mereka telah mati.

__ADS_1


Hal ini akan memicu Perang Dunia, Qin Chen dan latar belakang mereka yang mati di dalam Embun tersebut.


Sementara itu, Guntur-guntur di langit menyambar Pil tersebut beberapa kali, tanah dibawahnya hancur, menghancurkan pasukan musuh dan kultivator. Qin Chen tersenyum puas.


Crack! Crack!


Seperti suara pecahan kaca, cangkang Pil mengalami retakan, cahaya terang menyerupai Pilar dimana-mana. Dalam sekejap mata, cangkang tersebut pecah dan menampilkan Pil Surga Sejati!


"Embun Langit Iblis, dengan kesempurnaan Kondensasi Langit dan Bumi. Siapapun yang menelannya akan menjadi Abadi dan Abadi. Namun efek sampingnya, kekuatan Iblis Langit menelan Jiwa penggunaannya secara perlahan dan menjadi Iblis Sejati." Jelas Qin Chen.


Qin Chen melepaskan Zi Long, lalu mendekati Pil yang dia buat sendiri sebelumnya. Menyentuhnya, Pil tersebut merespon lalu mendekati Qin Chen.


"Sempurna ... " Gumam Qin Chen yang senang.


Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, Qin Chen melihat kebawah masih ada beberapa ratus pembudidaya yang bisa di gunakan sebagai Poin Sistem.


"Sebelumnya, aku tidak ada mengatakan bahwa yang dibawah akan tetap hidup. Jadi, cobalah yang terbaik untuk hidup." Ucap Qin Chen dengan niat membunuhnya jelas di atas sana.


Pemuda di atas sana dengan kekuatan mengerikan, mampu menciptakan keajaiban di Dunia Bawah, dapat bersaing dengan Jenderal Zi Long, dan melawan ribuan pasukan Tanah Makam Kuno.


Ribuan pedang Jatuh ke Bumi seperti hujan, pria yang sebelumnya berbicara tentang Pil, dia hanya menutup matanya.


"Di usiaku yang tua ini, mati setelah melihat keajaiban yang belum pernah kami rasakan. Pria tua ini tidak menyesal, pria ini akan menceritakan semua ini pada mereka." Ucapnya dengan pasrah.


Banyak orang-orang berlarian, termasuk Tuan Muda dari berbagai Sekte besar dan lain sebagainya. Mereka beradu nasib, namun pedang yang keluar tidak memiliki jarak.


Semuanya jatuh seperti tertimpa, sangat mustahil bagi mereka untuk bebas. Getaran di daratan sekali lagi dapat di rasakan, kabut merah darah dengan nada kematian tersirat.


Qin Chen hanya melihat semuanya dengan dingin acuh tak acuh. Padangan matanya tidak berubah sedikitpun, sekali menjadi jahat, maka selamanya akan jahat.


Untuk mengubahnya, hanya Keajaiban yang tahu.

__ADS_1


Setelah beberapa menit berlalu, seluruh dataran dibawah hanya ada genangan darah dimana-mana. Mau itu pasukan musuh dan manusia, mereka semua tercampur dengan tulang-tulang musuh.


Qin Chen turun ke dataran tinggi sebelumnya, disana masih ada Kerangka sombong sebelumnya. "Aku telah mengatakan sebelumnya, tentang siapa yang Abadi. Jawabannya adalah aku. Kalian hanya kerangka menyebalkan, sekarang matilah menjadi debu!"


Mengibaskan tangannya tanpa mendengarkan sedikit kata yang keluar dari mereka. Api yang dia gunakan membakar tulang-tulang mereka semua hingga menjadi debu, tidak ada namanya kehidupan kedua setelah terkena api tersebut.


Disana, hanya ada orang-orang Sekte Pedang Elemen dan Keluarga Xia. Karena Qin Chen mengenal mereka, kenapa rombongan Sekte Pedang Elemen masih ada karena Qin Chen merencanakan sesuatu.


Setelah semuanya usai, Qin Chen berdiri dengan tenang disana. Melihat semuanya telah berubah, Jenderal Zi Long masih hidup, dia sekarang berada di belakang Qin Chen.


"Kenapa anda membiarkan saya hidup? Bukankah tujuan anda untuk mengambil Harta Makam? Jika benar, bunuh saya, dan anda dapat masuk kedalam sana." Ucapnya dengan nada yang bingung.


"Membunuhmu? Aku memang membenci Kerangka hidup, namun kau masih memiliki tubuh manusia. Membunuhmu akan menyia-nyiakan keberuntungan." Balas Qin Chen.


"Keberuntungan?" Zi Long mengerutkan keningnya, dia bingung. "Keberuntungan apa yang anda maksud?"


Qin Chen melihatnya dengan tajam senyuman misterius. "Jadilah Anji*g yang patuh." Beberapa kata keluar dari mulutnya. Padangan Qin Chen yang serius dan mencemooh Zi Long dengan tekanan.


Zi Long mengerti apa yang dimaksud Qin Chen. Qin Chen menginginkan dia menjadi budaknya yang patuh menjalankan apa yang diinginkan oleh Qin Chen.


'Tidak buruk ... Jika dia bersedia, dia menjadi pasukan pertamaku. Dengan begitu, jika Perang terjadi maka aku sudah mempersiapkan pasukan untuk menghadapinya.'


'Ditambah, dia adalah Jenderal jadi mudah baginya untuk memerintah pasukan dibawahnya. Bertambah orang yang kuat dan mengetahui tentang Makam Kuno dan sejarahnya, tidak buruk.'


'Jika dia menolaknya, maka tidak ada cara lain selain mengorek ingatannya dengan Artefak itu. Dia, akan menjadi subjek pertamaku untuk mengetahui kegunaan Artefak tersebut.'


Dalam pikiran Qin Chen, Qin Chen sudah merencanakan semuanya dari awal. Jika dia menolaknya, maka Artefak di penyimpanan Qin Chen akan dia gunakan walaupun belum mengetahui efek sampingnya.


"Bagaimana? Apa yang ingin kau pilih. Sekalipun aku tidak menjelaskan semuanya, kau pasti tahu apa yang terjadi jika menolaknya." Jelas Qin Chen menatapnya dengan tajam.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2