
Kota Salju Abadi.
Saat Qin Chen berada di Kota Besar Salju Abadi membuat dirinya membuka matanya. Bahwasanya, ada banyak sekali yang belum pernah Qin Chen lihat di Dunia Fantasi ini.
Kehidupan Iblis yang menyerupai manusia, namun dapat di rasakan melalui Aura dalam diri mereka. Karena Manusia memiliki Aura yang bersih, sementara iblis begitu kotor walaupun ada banyak iblis memiliki Aura yang bersih.
Qin Chen yang melangkah masuk kedalam Kota sambil mengamati sekitarnya. Hal baru membuatnya ingin meneliti sesuatu yang selama ini dia pikirkan.
'Apa ada Ras Elf disini? Jika benar, berapa cantik Ras Elf!'
Setelah beberapa menit berlalu, sepanjang jalan Qin Chen mendapatkan banyak informasi melalui percakapan orang-orang di Kota tersebut.
Di Benua ini, mereka bertarung mengandalkan Spirit Beast. Karena mereka adalah Master Beast, penjinak para Spirit Beast di Benua tersebut.
Meskipun begitu, kekuatan mereka tidaklah kalah dari Spirit Beast itu sendiri. Mendapatkan hal baru, Qin Chen bersemangat untuk mencari Beast hebat, namun Monster dari Jurang Kekacauan Tanpa Batas sudah begitu kuat.
Qin Chen berhenti di kedai untuk minum sake terbaik di Kota.
"Tuan? Sepertinya anda orang dari luar Kota! Apa anda baru saja tiba di Kota ini?" Tanya orang disampingnya, dimana dia sampai seperti Qin Chen yang tengah menikmati secangkir sake.
"Benar ... Saya orang dari luar dan baru saja tiba disini beberapa waktu lalu. Sekali lihat, Kota ini sangat nyaman dan bahkan Para Jenius di sini memiliki Spirit Beast yang sangat mengagumkan." Balas Qin Chen.
"Hahahaha ... Tidak seperti yang anda katakan Tuan. Biarkan saya menjelaskan situasi di Kota sekarang ini. Kota ini memang terlihat tentram pada siangnya, namun malamnya akan ada banyak bahaya dimana-mana."
"Lihatlah Pemuda yang berdiri di sana." Qin Chen melihat ke arah pemuda yang pria itu tunjuk. "Dia terlihat Jenius, namun sebenarnya dia adalah orang yang lemah di Kota ini. Kenapa? Tingkat kekuatan di Kota ini tidak diukur oleh seberapa Jenius orang itu, melainkan seberapa hebat mereka menundukkan Spirit Beast."
"Jadi ... Semua di Kota ini ditentukan oleh seberapa hebat Spirit Beast? Bagaimana dengan pembudidaya lainnya, apa tidak sebanding dengan Master Spirit Beast??" Tanya Qin Chen yang penasaran.
"Soal itu ... Setelah Kaisar Iblis berhasil menundukkan 4 Daratan Besar dalam 100 tahun, Kaisar Iblis membagi Benua ini menjadi 4 Wilayah Besar yang dipisahkan oleh Dinding Magis"
__ADS_1
"Keempat Wilayah itu adalah, Wilayah Iblis tempat Kaisar Iblis berada, Wilayah Spirit Beast tempat ini, Wilayah Titan dan Wilayah Roh Jahat."
Saat mendengarnya, Qin Chen merasa kagum dengan pencapaian Kaisar Iblis dalam seratus tahun itu. Menguasai 4 Daratan Besar merupakan prestasi yang tak terbatas.
Qin Chen terus mengobrol dan memperkenalkan dirinya, mereka berdua saling menikmati sake. Qin Chen mengorek banyak informasi dari Pria tersebut untuk kebutuhannya di masa depan.
Jika Benua Iblis dibagi menjadi 4 Wilayah Besar, seberapa luas dan besar Benua Iblis ini. Bahkan dapat dikatakan melebihi Benua Seribu Pedang yang mencakup sangat luas.
Setelah semuanya selesai, Qin Chen menginap di penginapan Kota Salju Abadi. Pada saat malam, Qin Chen melihat melalui sedikit jendela banyak monster-monster yang berkeliaran di Kota.
Di ruangan atas, Qin Chen mengintip para monster berkeliaran di kota, bahkan penduduk Kota tidak ada yang berani keluar dari tempat mereka.
Monster itu menyerupai gorila bertubuh batu kuno memiliki punggung kristal ungu. Mata berapi seolah ingin membakar siapapun yang ada di depannya.
"Istri kecil ... Tunggu aku, aku akan menjemputmu setelah menemukan cara Menuju Surga!" Qin Chen lalu menutup rapat jendela dan kembali beristirahat di atas tempat tidurnya.
***
Namun hawa disekitarnya sangat dingin, seolah menerkam jantung dan pikirannya. Qin Chen melangkah kedepan, dan mengeluarkan cemilan miliknya lalu memberikannya kepada gadis kecil di hadapannya.
"Ambillah ... " Ucap Qin Chen.
Gadis kecil itu ragu-ragu menerimanya, dan dia lalu mengambilnya secara hati-hati. Setelah dia menerimanya, Qin Chen pergi meninggalkan tempat tersebut menuju Wilayah Iblis dimana tempat Kaisar Iblis berada.
Diantara Tebing curam yang membeku, Qin Chen berjalan dibawahnya. Ada banyak orang bersembunyi di atas tebing sambil membawa anak panah api di belakang punggung mereka semua.
Qin Chen berhenti di tengah-tengah, mereka bergerak menunjukkan diri ke Dunia.
"Bocah! Serahkan harta yang kau miliki sekarang!" Ucap pria itu dengan lantang di atas sana.
__ADS_1
Qin Chen melihatnya dengan kosong di hadapannya, lalu tangannya bergerak membelah tebing tebal yang cukup luas menjadi dua bagian.
Boom!
Ledakan tersebut sampai terdengar orang-orang di Kota Salju Abadi. Aura Tiran Qin Chen muncul karena bocor, beberapa tekanan tidak dapat menahannya karena Inti Kekacauan melahap sebagian besar pertahanan Qin Chen.
Masih ada beberapa orang yang hidup, Qin Chen lalu mendekatinya, dan membantai mereka semua seperti mesin pembantai. Mencincang habis seluruh tubuh mereka hingga tidak berbentuk lagi.
Dari tangannya, darah menetes dan berceceran dimana-mana. Aura Qin Chen yang bocor membuat Chu Qincheng dapat merasakan dari Kota Salju Abadi.
Setelah itu, Qin Chen melanjutkan perjalanan menuju Kota Besar dan meninggalkan tempat tersebut dimana tumpukan daging di atas Es yang membeku.
Setelah beberapa waktu berlalu, Chu Qincheng menemukan tempat terakhir Qin Chen berada disana.
"Ini ... Ini Aura Tiran milik suami ... Berarti suami ada disini beberapa waktu lalu. Seharusnya, dia akan pergi ke Kota Besar untuk menuju Wilayah Iblis." Ucapnya yang mengikuti jejak Qin Chen.
Chu Qincheng beberapa kali berhenti untuk beristirahat, dia perlu mengatur kesehatan dan energinya secara beraturan disana. Karena kondisinya belum membaik setelah meningkatkan kekuatan.
Qin Chen melintas di langit sambil membantai segerombolan Monster dibawah untuk menghasilkan Poin Sistem yang tinggal sedikit di Sistem.
Disekitar seribu mil dari tempat Qin Chen, ada sebuah pertarungan antara para Master yang menyebabkan Energi Jahat menyebar dimana-mana.
Qin Chen melesat untuk melihat pertarungan itu, saat berada di sana Saint Long Ao tengah bertarung melawan Master Iblis yang memanggil pasukan mayat hidup.
Retakan salju menyebar menyerupai akar, dari dalam tanah muncul mayat hidup dingin. Mata biru cerah dengan Inti Iblis di tengah-tengah perut mereka.
Pedang panjang di setiap tangannya membuat kengerian, Qin Chen dapat merasakan kekuatan itu begitu jahat. Namun Qi Jahat itu masuk kedalam diri Qin Chen diserap oleh Bloodline Dewa Jahat.
"Pertarungan antar Master." Gumam Qin Chen yang menyeringai kecil melihat Qi Jahat di hadapannya, dan roh-roh itu dapat meningkatkan kekuatan Jiwanya.
__ADS_1
...
*Bersambung ...