
Di dalam ruangan, Qin Chen dan Chu Qincheng duduk di lantai melihat peta Ibukota dengan seksama. Qin Chen mengeluarkan catatan sebelumnya di sampingnya, setelah itu Qin Chen membacanya dengan kemampuannya.
Dalam beberapa menit kemudian, Qin Chen telah mencerna semua informasi yang dia dapatkan.
"Bagaimana Tuan Chen? Apa langkah yang harus kita ambil sekarang?" Tanya Chu Qincheng.
"Tunggu sebentar ... Aku sedikit berpikir untuk hal ini." Jelas Qin Chen, Chu Qincheng mengangguk.
Qin Chen menutup matanya, dia sedikit terkejut membaca sesuatu yang menarik. Meningkatkan kekuatan dan mencari jalan menuju Surga, bukanlah hal yang mudah baginya.
"Hmmm ... Sepertinya, kita harus menggunakan beberapa cara untuk melakukan hal ini." Qin Chen menunjuk dan mengatakan tempat-tempat keluarga utama berada.
"Apa itu?"
"Pertama, karena sudah ada yang mengincar kita. Maka kita akan menjebak mereka, kedua, tentang keluarga Utama. Aku sedikit penasaran dengan keluarga urutan ke tiga yang aku katakan."
"Ah! Aku baru ingat, margamu adalah Qin. Jadi, apa maksudmu, kamu memiliki hubungan dengan keluarga Qin, salah satu Pilar Kaisar?" Chu Qincheng mengangguk paham sekarang, dia hampir melupakan hal yang spele ini.
"Benar."
"Baiklah ... Kalau begitu, biarkan aku mengurus mata-mata itu. Lalu Tuan Chen pergi ke Keluarga Chen untuk mencari tahu yang ingin Tuan Chen cari."
Qin Chen mengangguk, mereka lalu membahas hal lainnya hingga selesai. Malam yang panjang di musim gugur, Qin Chen akhirnya bisa tidur.
***
Paginya, seperti yang telah di rencanakan semalam. Chu Qincheng akan mengurus mata-mata yang mengikuti mereka sepanjang hari, sementara Qin Chen akan pergi ke Wilayah Qin.
Walaupun jarak Qin Chen dengan Keluarga Qin begitu jauh, Qin Chen tidak keberatan untuk berjalan kaki dibandingkan terbang.
"Zi Long ... Ikuti Qingchen secara diam-diam, jika terjadi sesuatu yang buruk. Selamatkan dia dengan cara apapun, ini perintah." Qin Chen meliriknya dengan tajam.
Zi Long mengangguk lalu pergi meninggalkan Qin Chen untuk mengikuti Chu Qincheng secara diam-diam sesuai perintah Qin Chen.
'Keluarga Qin, aku cukup penasaran dengan identitas mereka. Namun ... ' Qin Chen melirik kesamping.
Di pandangan matanya, ada banyak pemuda-pemuda yang tidak memiliki bakat dan terlantar di pinggir jalan. Melihat mereka seperti ini, mengingatkan tentang pemuda yang tersesat oleh perasaan.
__ADS_1
Itu dia sendiri, yang mati setelah makan Pecel Lele dan mabuk bersama orang tua.
Qin Chen menyeringai mendapatkan ide menarik. "Kekeke ... " Qin Chen tertawa kecil dengan nada misterius. "Dewa telah memberkatiku untuk hidup, jadi, aku akan membalasnya dengan baik." Jelas Qin Chen.
Mendekati mereka yang tengah duduk-duduk di gang sempit. Mereka menoleh, memperhatikan Qin Chen dengan tajam.
"Tenang-tenang ... Aku tidak bermaksud buruk datang kesini." Ucap Qin Chen dengan nada yang ramah.
"Huh! Apa kami bisa mempercayai orang kaya seperti kau? Ada banyak tuan muda yang kaya yang bersikap arogan di hadapan yang lemah seperti kami." Jelasnya dengan membentak Qin Chen.
Qin Chen tertawa canggung. "Yahaha ... Itu mereka, aku berbeda. Aku datang dengan baik, bisa kita berbicara."
Mereka saling memandang satu sama lain, karena tidak ada satupun komentar. Qin Chen diperbolehkan untuk berbicara disana.
"Baiklah ... Kau dapat berbicara." Jelasnya.
Di depan Qin Chen, pria muda dengan mata tajam seperti serigala berbicara. Qin Chen hanya tersenyum tipis, bakat-bakat mereka sangat mengagumkan jika di asah dengan baik.
"Terimakasih ... Karena telah di izinkan berbicara, aku akan langsung ke intinya. Aku mendirikan sebuah Sekte, jika kalian ingin bergabung menjadi master pedang, datanglah ke alamat ini." Qin Chen memberikan plat penginapan kepada mereka. Jika mereka ingin mengubah takdir mereka menjadi Master Pedang, mereka akan pergi kesana.
Pria itu mengambil plat tersebut, mengetahui bahwa itu adalah plat penginapan yang tidak jauh dari sini. "Sekte? Bahkan para ahli mengatakan bakat kami hanyalah sampah, sekalipun Dewa turun memberi wahyu, kami tidak akan bisa menjadi master pedang." Jelasnya dengan serius.
"Si- Siapa kau?!"
"God!"
God? Kata God lebih mengarah di atas para Dewa. Dialah keberadaan mutlak, segala sesuatu yang dia kehendaki akan tercipta dan hancur.
Satu kalimatnya dapat melenyapkan Dunia dan seisinya. Qin Chen mengetahui hal tersebut, karena hal itulah dia menggunakan nama tersebut untuk menyakinkan mereka bahwa Dewa hanyalah sekumpulan orang bodoh.
Para Dewa tidak mengetahui Gunung dan Sungai, karena para Dewa hanyalah sekumpulan katak di dalam sumur. Selalu berisik saat mereka mendapatkan sesuatu yang belum pernah dilihat.
"Bagaimana mungkin!" Itulah kata-kata yang sering kali muncul saat mereka melihat sesuatu yang baru.
Saat mendengar perkataan Qin Chen, momentum tekad yang abadi tercipta di dalam diri mereka. Dengan memberikan kesan singkat yang berarti, mereka akan berlutut di hadapan Qin Chen untuk menjadikan mereka muridnya.
Qin Chen melangkah meninggalkan mereka semua, menghilang di keramaian kota. Qin Chen menuju tempat dimana dia mendapatkan bidang tanah di Ibukota.
__ADS_1
***
Didalam ruangan, Qin Chen duduk sembari menyeduh kopi hitam. Produk lokal memang terbaik, dihadapannya ada wanita cantik dengan pakaian sexy, manis dan menggoda, seperti kakak cantik yang memiliki pendidikan S3 marketing.
"Apa Tuan Chen tengah mencari bidang tanah yang luas?"
"Benar, sangat luas untuk bisa membangun sebuah gedung besar." Jelasnya.
"Begitu ... " Wanita itu mencari berkas yang sudah lama dia siapkan, setelah beberapa menit berlalu, wanita itu memberikan lima pilihan yang memiliki tanah yang luas.
"Tuan Chen ... Di antara 5 tanah tersebut, anda dapat memilih. Masing-masing dari mereka memiliki kekurangan dan kelebihan, namun dari kelima tanah tersebut dapat menampung Istana peri yang luas."
"Jika menurut pendapat saya, saya sarankan untuk mengambil tanah ini." Tunjuknya sembari menjelaskan tentang bidang tanah sebelumnya.
"Kenapa dengan tanah ini?" Tanya Qin Chen.
"Tidak ada yang istimewa, namun ada beberapa cerita mitos yang beredar. Katanya, tanah ini menarik Qi Jahat dari seluruh daratan, ada banyak warga sekitar mendengar suara jeritan kematian dan lain sebagainya."
"Tidak hanya itu saja, ada banyak kultivator muda dan tua datang kesana untuk menantang dan memperkuat Fondasi Jiwa. Pada akhirnya, mereka harus di rawat selama beberapa bulan."
"Akhir-akhir ini ... Ada banyak berita tentang organisasi jahat menggunakan tempat tersebut sebagai tempat ritual sesat. Ada banyak pula berita tentang, portal Dunia Iblis berada di sana, tanah tersebut memiliki banyak misteri dan kisah."
Saat mendengar penjelasannya, Qin Chen dibingungkan dengan beberapa hal. Wanita itu tengah menjual tanah, atau sedang menceritakan hal mistis sehingga pelanggan tidak jadi membelinya.
Atau sebaliknya, dia ingin membuat Qin Chen mati ketakutan saat membeli tanah tersebut. Dengan cara berbicaranya, Qin Chen mengetahui bahwa dia belum lulus ujian pendidikan S3 marketing!
Dia polos!
"Huh! Berapa harga kelima bidang tanah ini?" Tanya Qin Chen.
"Untuk keempat lainnya, kami menjualnya dengan harga murah. 10 Juta Batu Spiritual saja, sementara untuk yang saya rekomendasikan, hanya 1 Juta Batu Spiritual. Karena mengingat tempat tersebut angker, jadi kami memberikan promo spesial." Jelasnya sembari tersenyum manis menggoda Qin Chen untuk mengambil apa yang dia rekomendasikan.
"Baiklah, aku akan ambil yang ini." Balas Qin Chen menunjuk tanah yang dia rekomendasikan.
Dalam hal ini, Qin Chen mendapatkan banyak keuntungan. Qi Jahat, Tanah misteri, dan tempat portal iblis berada, jika benar semuanya ada.
Maka, Bloodline Dewa Jahat Qin Chen dapat sempurna!
__ADS_1
...
*Bersambung ....