Supreme King System

Supreme King System
Chapter 83 : Menyerap Esensi Racun


__ADS_3

Di dalam gua, Qin Chen duduk menenangkan dirinya. Emosinya akhir-akhir ini terlalu tinggi, dan seringkali menelan ucapan mentah dari seseorang lalu marah.


Wanita sebelumnya, masih gemetar ketakutan. Dia menutup tubuhnya dengan tangannya. Setelah menetralkan amarahnya, Qin Chen membuka matanya.


Melihat kedepan, wanita itu terkejut menatap mata Qin Chen. Qin Chen berdiri, melangkah mendekatinya dengan langkah kecil, ini membuat merinding wanita itu.


Saat berada di depan, wanita tersebut mencoba mundur dengan perlahan. "Ja- Jangan mendekat ... "


Qin Chen hanya diam, dia lalu melepaskan pakaian atasnya. Ini mengejutkan wanita tersebut, Qin Chen melempar pakaian miliknya ke wanita tersebut.


"Gunakan itu ... Kau membuang-buang waktuku." ucap Qin Chen, lalu selangkah meninggalkan dirinya.


Qin Chen pergi menelusuri gua, wanita itu mengambil pakaian Qin Chen dan mengenakannya. Wanita itu jadi lebih baik dibandingkan sebelumnya, yang membiarkan keindahan terlihat begitu saja.


***


Ditempat Qin Chen, Qin Chen tengah berdiri melihat langit-langit gua penuh dengan Kristal dengan warna-warna pelangi. Qi Spiritual di dalam sana begitu padat, dengan kepadatan energi yang tak terbatas.


"Sistem ... Apa kamu dapat mengindentifikasi Kristal di depanku?" Tanya Qin Chen.


[Menjawab Tuan: Kristal Sunset River adalah Kristal yang terbentuk oleh Esensi Matahari yang berkumpul membentuk Kristal. Namun, Kristal ini telah terkontaminasi dengan Racun di Lautan Racun ini.]


"Jadi?" Qin Chen ingin mendengar penjelasan lebih lanjut dari Sistem miliknya.


[Kristal ini memiliki Esensi Matahari Racun. Ketikan di murnikan kedalam tubuh, maka penggunanya dapat melepaskan ledakan matahari yang menghancurkan Dunia dengan gas beracun mematikan di dalamnya.]


Qin Chen sedikit bingung, namun dia sedikit memahaminya. Menundukkan kepalanya dengan tangan di dagu, Qin Chen mulai berpikir tentang ini.


'Matahari Racun? Jika di Bumi matahari dapat melepaskan radiasi matahari yang memusnahkan seluruh peradaban. Maka ini adalah Matahari yang lebih beracun di bandingkan di bumi.'


Saat Qin Chen tengah berpikir, dari belakang muncul wanita sebelumnya dengan mengenakan pakaian miliknya.


Wanita itu melihat Qin Chen tengah berdiri di depannya, ada niatan untuk membunuhnya secara tiba-tiba. Namun di hentikan oleh pikirannya sendiri.

__ADS_1


Setelah berpikir beberapa saat, Qin Chen melangkah masuk lebih dalam gua. Berjalan hingga sampai di ujung gua, dimana Qin Chen melihat cahaya bersinar terang menyerupai matahari didepan matanya.


Di sekitarnya, ada puluhan pedang yang mengarah pada cahaya tersebut. Seolah-olah pedang tersebut adalah pengekang cahaya itu, Qin Chen tertegun melihatnya.


"Sistem, konfirmasi di depanku." Ucap Qin Chen dengan cepat.


[Ding!]


[Menjawab Tuan: Inti Esensi Racun, telah terkondensasi selama jutaan tahun. Memiliki Racun mematikan yang tidak dapat disembuhkan selain pengguna itu sendiri yang menyembuhkan.]


Mendengar hal tersebut, Qin Chen tersenyum puas. Inti Esensi Racun ini ingin dia satukan dengan darah, dan siapapun yang terkena darahnya akan terkena racun.


Siapapun yang membunuhnya, akan terkena Racun. Segalanya akan terkena racun disaat Qin Chen di lukai dalam segi apapun, ini membuat Qin Chen tersenyum puas.


Qin Chen melangkah mendekati Esensi Racun, mencoba menyentuhnya dengan ujung jarinya. Namun tiba-tiba suara terdengar dari belakangnya.


"Jangan ... " Wanita sebelumnya berteriak keras menahan Qin Chen untuk tidak menyentuh Esensi Racun.


Wanita itu mulai kesal, kenapa dia begitu bodoh menahan pria tidak berperasaan seperti Qin Chen ini. Jika dia menyentuh Esensi Racun, dia akan mati dan dendam sebelumnya telah selesai.


Apa mungkin, dia telah jatuh perasaan?


"Jangan sentuh Esensi Racun itu ... Jika kamu menyentuhnya, kamu akan mati terkontaminasi oleh Racun paling mematikan di Surga dan Neraka." Jelas dengan singkat namun bermanfaat bagi Qin Chen.


Qin Chen mendengarnya, lalu menghela sedikit napasnya. "Hanya orang lemah yang mati oleh Racun kecil ini. Dan itu bukanlah aku yang Mahakuasa ini!" Balas Qin Chen.


Mendengar hal tersebut membuat wanita itu menjadi lebih kesal. "Cih! Kenapa aku harus mengingatkanmu. Jika kamu ingin mati, sentuh saja dan jangan meminta bantuan dariku. Dasar keras kepala! Pria aneh, bodoh!"


Wanita itu dengan suara marah karena perkataannya sebelumnya hanya menggertak Qin Chen. Dia memalingkan wajahnya dengan kesal, pipinya sedikit mengembang seperti roti kukus, sedikit merah di atasnya seolah di poles dengan baik.


Qin Chen tertawa kecil, lalu menyentuhnya dengan jari telunjuk. Pada saat itu juga, cahaya tersebut membentuk tiga aliran sungai memutari jarinya dan menjalar hingga ke tengah-tengah pusaran perut.


Dengan cepat Qin Chen mengenggam cahaya tersebut lalu duduk disana. Bermeditasi, Qin Chen menyerap dan memurnikan Esensi Racun di dalam dirinya.

__ADS_1


'Perasaan ini ... Ini seperti aku terlahir kembali dari kehidupan sebelumnya. Esensi darah yang tidak terkendali, pecah lalu membentuk kembali sel-sel darah dengan terkontaminasi oleh Esensi Racun.'


Qin Chen berkeringat dingin, keringat di kening maupun wajahnya mengalir deras. Tubuhnya yang tanpa pakaian mulai basah dengan keringatnya.


Tidak hanya di situ, garis-garis nadi Qin Chen terlihat berwarna ungu. Ini membuat wanita tersebut khawatir, dia dengan cepat mendekatinya untuk memastikan keadaan Qin Chen.


Setelah memastikannya, dia sekali lagi terkejut melihat reaksi tubuh Qin Chen.


"Bagaimana mungkin ... Tidak mungkin bagi tubuh manusia dapat menerima Esensi Racun yang ditakuti oleh para Dewa. Bahkan, Esensi Racun tersebut tidak memberontak, dan menyusun setiap sel-sel darah."


Wanita itu tidak percaya dengan semua ini, namun belum selesai menjelaskannya. Tiba-tiba dinding gua hancur membentuk lubang besar, Lautan Racun masuk dengan deras.


Belum sempat menyentuh lantai, Lautan racun yang masuk tiba-tiba di serap oleh Qin Chen. Dari mulutnya memunculkan lubang besar menyerupai badai angin yang menghisap seluruh Lautan Racun.


"Ini ... Bagiamana bisa Lautan Racun tak berujung terhisap habis olehnya. Bahkan satu batang dupa tidak habis setengah telah selesai di telannya." Wanita itu semakin bingung saat memikirkan hal aneh yang terjadi di sekitar Qin Chen.


Qin Chen masih bermeditasi dan membiarkan tubuhnya yang mengelola bagian dalam dirinya. Qin Chen setiap saat merasakan kekuatan dirinya bertambah besar dan kuat dibandingkan sebelumnya.


Bahkan, Qin Chen seperti dapat mengendalikan Lautan dengan pikirannya sendiri. Memindahkan Gunung dengan jarinya, semuanya terlihat mudah di dalam pikirannya sekarang.


Di luar gua, Zi Long tengah berdiri disamping Lautan yang tiba-tiba menghilang dan memperlihatkan Lautan tanpa air yang membentang luas di hadapannya.


Kedalaman yang tak terhitung berapa dalam, bahkan gua yang Qin Chen singgahi sekarang tidak terlihat. Dibawah hanya terlihat warna hitam pekat.


"Apa Yang Mulia Raja telah mendapatkan Esensi Racun yang dia inginkan. Lalu menyerap Lautan Racun tak berujung ini kedalam dirinya? Atau, memindahkan Lautan ini ke suatu tempat yang tidak diketahui." Zi Long berpikir dengan bijak.


Seluruh Lautan Racun menghilang, batu terapung mulai berjatuhan ke Bumi. Gemuruh dan petir-petir mulai pecah dan menyerang dataran tersebut.


Zi Long masih menunggu kedatangan Qin Chen kembali kepermukaan.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2