Supreme King System

Supreme King System
Chapter 193 : Embun Twilight


__ADS_3

Sungai musim berada di bagian barat ibukota, Qin Chen berada di sana setelah mendengar bahwa ada material langit yang terlahir disana. Dalam beberapa hari, akan ada banyak material akan lahir di sekitar ibukota sebelum tanah iblis surgawi terbuka.


Disana ada banyak orang berkumpul menunggu material langit terlahir. Katanya, material langit hanya terlahir dalam seribu tahun sekali, bahkan bisa dikatakan hanya akan muncul saat tanah iblis surgawi terbuka.


"Sebentar lagi material langit akan lahir, aku tidak sabar untuk melihat harta seperti apa material langit kali ini!"


"Benar, seribu tahun yang lalu harta langit yang terlahir adalah Embun Vajra, sekarang apa masih sama seperti dulu." Balasnya.


Mereka menunggu, dan tiba-tiba cahaya emas menjulang tinggi menembus langit. Cahaya itu membentuk Pilar raksasa di atas gunung besar, dan tiba-tiba getaran hebat menyemburkan uap panas di gunung.


Boom!


"Ini ... Ini adalah Embun Twilight!" Teriak satu dari mereka membuat mata mereka semua berubah beringasnya.


"Sekarang!" Teriak mereka.


Wushh! Wushh! Wushh!


Ratusan orang beterbangan mencoba mengambil Embun Twilight yang baru lahir di gunung agung sembilan putaran kehidupan dan kematian. Bahkan, pembantaian sepihak di lakukan di langit.


Qin Chen masih mengerutkan keningnya, ia kebingungan dan mengambil pedangnya dari penyimpanan. "Seterahlah, waktunya bereaksi menjadi pembunuh abadi!"


Swoosh!


Srash! Srash! Srash!


Mata orang-orang mulai melihat tebasan itu melintas di depan mata membunuh hampir setengah dari mereka. Melihat kebawah, pemuda dengan tenangnya menggenggam pedang di tangannya.


"Tebasan ilahi ini dapat meruntuhkan basis kultivasi, membunuh dalam sekejap mata. Bahkan, dapat menghancurkan musuh di atas luar angkasa!" Jelasnya.


"Apa! Jika begitu, kalian serang bocah itu dan tahan sampai akhir!" Tintahnya dengan keras memerintahkan pasukannya.


Wushh! Wushh!


Ratusan pasukan mendekatinya, ia melesat kelangit menyeret pedangnya menciptakan robekan langit dan sayatan besar di tubuh-tubuh mereka semua.


"Kuegkkk!"


"Mati!" Kata Qin Chen mengayunkan pedangnya sambil memutar tubuhnya.


Swoosh!


Ratusan orang di langit mati dalam sekali ayunannya, ribuan orang tercengang tak berkata apapun. Mata mereka hampir jatuh melihat reaksi dan seni pedang Qin Chen sudah menyamai Dewa Pedang di masa lalu.

__ADS_1


"Tidak mungkin, kau pasti bercanda! Sarang dengan kekuatan penuh kalian, bunuh bocah sialan ini!" Tintahnya dengan keras kepala memerintahkan pasukannya.


"Bacot!" Qin Chen tiba-tiba muncul didepannya, dan menamparnya dengan keras hingga tersungkur ke tanah.


Duarr!


"Tch! Banyak bicara, kalian sisanya! Tidak ada yang dapat menyentuh Embun Twilight! Sedikit saja mengambilnya, aku akan membantai kalian semua!"


"Sombong! Siapa kau! Kami memiliki jumlah ribuan orang, apa kau pikir bisa menang melawan kami semua?!" Bantah pria itu dengan kasar.


"Huh? Seribu? Sepuluh ribu, masa bodoh! Kalian hanya semut belaka!" Balas Qin Chen.


"Sombong! Serang bocah sialan itu, dan berikan pelajaran hidup yang menyakitkan!" Perintahnya.


Tiba-tiba ratusan cahaya seperti kembang api bermunculan melingkari Qin Chen, mereka menggunakan kekuatan masing-masing untuk membunuh Qin Chen yang sendirian melawan ribuan orang.


"Matilah!" Teriak mereka.


Ratusan serangan melesat dengan berbagai variasi dan kombinasi kekuatan yang luar biasa. Qin Chen mengerutkan keningnya, ia lalu menghempaskan semuanya dengan lambaian tangannya.


Wushh!


"Apa!"


Melihat hal tersebut, membuat Qin Chen geram. "Seni Pedang Iblis Bulan!" Tepat dibelakangnya sirkuit sihir begitu besar muncul dengan ratusan ribu pedang bayangan yang melesat membantai orang-orang.


Swushh! Swushh!


"Arghkkkk!" Jeritan kematian orang-orang bergema di langit dan gunung.


Orang-orang gemteran melihat hal tersebut, namun mereka tetap menyerang dengan teguh. Qin Chen menyeret pedangnya kesamping membelah langit.


Swoosh!


"Arkkkk!" Dalam beberapa kali ayunan menciptakan robekan didepan mata, kekuatan dari kekacauan menghancurkan daratan dan gunung.


Embun Twilight tengah menggumpal membentuk sebuah bola berisikan penuh dengan air twilight yang telah terkondensasi selama jutaan tahun di langit dan bumi.


Qin Chen melesat mengambilnya, dan tiba-tiba kilatan cahaya mencoba menghalanginya untuk mendapatkan harta langit. Saat melihat ke samping, sosok hitam dengan tanduk memberikan kengerian yang berbeda.


"Siapa kau?" Tanya Qin Chen.


"Kau tak layak mengetahuinya, harta langit itu adalah milikku. Menjauhlah dari tempat ini, dan aku akan mengampuni hidupmu." Balasnya dengan nada yang rendah namun penuh penghinaan.

__ADS_1


Qin Chen mengabaikannya, karena ia tidak terlalu kuat. Ia lalu mengambilnya dengan sengaja membuat sosok itu marah, dan tiba-tiba aura penuh niat membunuh menyelimuti dirinya.


"Bocah! Harta langit itu adalah milikku, serahkan sekarang atau kau akan menyesalinya."


"Masa bodoh! Jika kau mampu, kemarilah dan ambil sendiri! Jika tidak, maka enyahlah dari padanganku!" Bentak Qin Chen yang setelah itu menyimpan Embun Twilight kedalam penyimpanan Sistem.


Sosok itu mengangkat tangannya, dan mencakar kekosongan langit. Seketika, bayangan tangan besar dari langit mencakar Qin Chen dengan sangat keras.


Duarr!


Meledak, sayangnya tidak dapat melukai Qin Chen sama sekali, ini membuat ia terkejut. Bagaimana bisa pemuda didepannya tidak terluka setelah menerima langsung serangannya.


"Oi ... Oi, serangan itu cukup hebat sayangnya tidak akan mampu untuk membunuhku! Sekarang, aku akan membalas ledakan sebelumnya!" Balas Qin Chen, ia langsung menampar kekosongan didepan matanya.


Tiba-tiba, dari sisi timur angin kencang menampar wajahnya hingga terkapar di tanah dan meledak-ledak. Gunung-gunung dan daratan bergetar hebat saat sosok itu jatuh menyentuh tanah.


Sosok itu mengeluarkan banyak darah, dan ia kembali berdiri dengan menarik pakaian yang ia gunakan sebelumnya telah robek. "Bocah! Kau telah menyinggung orang yang salah, akana aku berikan pelajaran agar kau menyesalinya dikehidupan selanjutnya!"


"Haaaaaaaaaa!"


Gemuruh!


Kekuatan sosok itu meningkat pesat dan menembus surga, ini mengejutkan Qin Chen sekaligus memberikan pengalaman yang sangat menarik!


"Kahahaha! Lakukanlah, hadapilah sosok ini dengan kekuatan penuhmu!" Ucap Qin Chen dengan lantang di langit hingga gemuruh pecah dan mata surga terbentuk.


Tanah-tanah di daratan itu terangkat naik ke langit, dan sungai-sungai meluap lalu mengering. Meski dibilang tanah itu tandus dan gersang, ada beberapa tempat yang memiliki sungai air dan beberapa tempat memiliki pepohonan.


Pada saat yang bersamaan, sosok itu berada di depan mata Qin Chen dalam sekejap mata. Mereka bertarung dengan fisik meruntuhkan langit dan daratan, ribuan kilometer dan ratusan kilometer hancur dan hancur.


Pertarungan Kaisar Dewa melawan Kaisar Dewa menciptakan Medan Perang yang tak terlupakan di benua tersebut. Serangan mereka berdua meruntuhkan kekosongan, bahkan kekacauan primal terbentuk di wilayah iblis.


"Sangat hebat! Lawanlah aku dengan kekuatan penuh! Keparat!" Bentak Qin Chen yang tergila-gila dengan pertarungan ini di dunia ini, tepatnya Wilayah Iblis.


"Kekekeke ... Matilah!"


Duarr!


Benturan keras menciptakan hempasan uap panas melelahkan daratan seperti tintah. Hitam pekat dan tak berbentuk lagi, hanya ada kekacauan disekitarnya.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2