
Sistem dalam masa Upgrade, Qin Chen tidak dapat membeli ramuan Penyembuh dan lain sebagainya di Toko Sistem. Karena itu, Qin Chen mengandalkan dirinya sendiri untuk bertahan di sana.
Setelah beberapa menit berlalu, mereka berdua perlahan pulih. Meskipun masih sakit, namun ini tidak seberapa. Mereka meneguhkan hati dan berdiri.
Qin Chen yang sedari tadi berdiri di samping pohon memperhatikan mereka. Mereka berdua melihat ke arahnya.
"Guru ... " Ucap mereka dengan lirih menahan sakit.
"Bagus ... Kalian sudah banyak berkembang. Bahkan, Guru sempat terkejut melihat ketrampilan kalian berdua, karena Guru belum memberikan ketrampilan lain selain yang Guru berikan sebelumnya." Balas Qin Chen dengan memberikan semangat.
"Hehehehe ... " Mereka berdua tertawa senang karena dapat mengejutkan gurunya.
Qin Chen sedikit bersalah, karena dia tidak memiliki bahan-bahan herbal yang dapat dibuat sebagai Ramuan. Di penyimpanan Sistem hanya ada Harta nyata.
Tidak ada bahan-bahan herbal lagi, karena itu membuat Qin Chen menjadi bersalah. 'Kedepannya, Guru akan mencari bahan-bahan untuk jaga-jaga jika kalian terluka lagi.'
Sekalipun dia pintar, namun kali ini dia mengambil tindakan ceroboh. Namun, sebelumnya Qin Chen sudah mengatakan untuk melatih mereka, tapi tanpa Ramuan Penyembuh sama saja bunuh diri.
Mereka melihat ekspresi wajah guru mereka tampak berbeda dari sebelumnya. Melihat diri sendiri, mereka sedang terluka.
"Guru ... Tidak apa-apa ... Ini adalah latihan, murid tidak akan menyalahkan Guru." Ucap Xia Jingyi dengan suara yang lembut.
Saat mendengarnya, Qin Chen terkejut. Matanya terbuka sedikit lebar, senyuman pahit terukir dan perlahan berubah tenang. "Hmm ... Setelah ini, Guru akan mencari bahan-bahan herbal untuk kalian, jadi kalian manfaatkan Qi yang ada untuk pemulihan."
"Baik."
Qin Chen kembali memperhatikan sekitarnya, mencari tahu apa ada bahan-bahan yang bisa dia gunakan untuk membuat Ramuan. Setelah lama mencari, Qin Chen tidak menemukan apapun selain Hutan Bambu yang luas.
Karena sudah beberapa menit berlalu, mereka bertiga melanjutkan perjalanan kedepan. Masuk lebih dalam dibandingkan sebelumnya, mencari tahu apa yang berada di ujung ataupun tengah-tengah Hutan Bambu.
***
__ADS_1
Di depan Bambu seukuran tubuh manusia, mereka bertiga berhenti mengamati bambu tersebut. Jika dihitung, mereka seperti sudah berada di tengah-tengah Hutan Bambu.
Qin Chen mengamati dengan baik, mencoba melihat isi dalamnya namun gagal. Bambu tersebut seakan memiliki pelindung yang menyembunyikan keberadaannya.
"Jika di kaitkan dengan cerita Dewi Bulan, maka Bambu ini memiliki misteri di dalamnya. Sekalipun tidak, awan putih berubah gelap, Langit menurunkan hujan membasahi Bumi. Jika dulunya, Tanah Makam Kuno ini pernah ke Surga. Maka di dalamnya ... " Qin Chen membuat kedua muridnya penasaran.
"Qi Bulan!" Teriak mereka berdua di samping Qin Chen.
Qin Chen terkejut mendengar teriakkan mereka, bukan terkejut mereka tahu. Teriakkan mereka melengking tinggi menusuk gendang telinganya.
"Benar ... Namun ini belum pasti, jadi biar Guru mencobanya. Jika benar ada Esensi Bulan. Ini cocok dengan Seni milik Hongyi. Jadi, Guru akan mengambilnya untuk Hongyi, sedangkan Jingyi, kamu pasti akan mendapatkan hal lainnya." Jelas Qin Chen kepada mereka.
"Jingyi mengerti Guru. Ini akan bagus untuk adik, karena adik memiliki kecocokan dengan bulan." Balasnya yang tidak iri ataupun hal lainnya.
Qin Chen mengangguk, lalu menyentuh Langit di hadapannya. Saat menyeret jarinya, sebuah kilatan melesat memotong Bambu di hadapannya dengan mudah.
Saat bambu terpotong, cahaya putih terang bersinar mencakup ratusan meter di sekitarnya. Qi Bulan menyebar, Qin Chen melihat genangan air di dalam bambu.
Qi Bulan yang menyebar menyelimuti mereka, luka-luka luar perlahan disembuhkan. Seakan Qi Bulan memiliki kekuatan penyembuhan, Qin Chen yang melihat hal tersebut puas.
Mendekati bambu sebelumnya, Qin Chen mengeluarkan satu boto kecil di tangannya. Mengambil sedikit Embun bulan di dalam Bambu.
"Embun? Tidak ... Ini seharusnya Air Mata Bulan, Guru mengambilnya sedikit untuk meracik Pil. Selebihnya, Hongyi ... Kemarilah, dan minum Air Mata Bulan ini." Ucap Qin Chen.
Xia Hongyi mendekati Qin Chen, dia melihat Air Mata Bulan di dalam bambu cukup banyak. Bahkan, jika dia ingin menghabiskan sendiri tidak akan sanggup.
"Gu– Guru ... Ini terlalu banyak untuk sendiri, apa Hongyi boleh mengajak saudari?" Xia Hongyi dengan gugup berbicara.
"Tapi ini sangat bermanfaat bagimu." Balas Qin Chen.
Xia Hongyi hanya diam, melihat tingkahnya. Qin Chen menghela napasnya, mereka berdua lahir hampir bersamaan. Bahkan, selalu bersama hingga dewasa.
__ADS_1
Memikirkan hal tersebut, Qin Chen kembali mengotak-atik pikirannya. Mencari kepingan ingatan yang dimiliki oleh Origin Tree di dalam benaknya.
'Bulan ... Bintang ... Bintang merujuk pada Matahari, Sistem Tata Surya. Jika mereka digabungkan, mungkin!' Qin Chen terhenti karena tidak kepikiran.
'Berunjuk pada Yin dan Yang. Matahari dan Bulan, mereka dapat bersama selamanya. Jika mereka bersama, maka matahari hitam ataupun cincin emas tercipta. Kekuatan mereka dapat menelan Bumi dalam Kegelapan.' Batinnya.
Qin Chen mengimajinasikan tentang gerhana matahari, dimana semuanya berfantasi di pikirannya. Jika di bumi, mungkin akan menjadi fenomena, untuk Qin Chen ataupun Dunia ini dapat mengubahnya.
Saat memikirkan hal tersebut, Qin Chen telah memutuskan untuk menggabungkan bulan dan bintang. Mereka ingin bersama, maka Qin Chen sebagai gurunya akan melakukan sebaik mungkin.
"Baiklah ... Jingyi, kamu kemarilah." Ucap Qin Chen dengan memangilnya untuk mendekat.
"Tapi Guru ... Bukankah Air Mata Bulan untuk adik." Balasnya.
"Tidak apa-apa ... Jika kamu tidak mengikuti permintaan adikmu, mungkin adikmu tidak akan mau mengambilnya. Karena itu, setelah mendapatkan milikmu, nanti kamu berikan pada adikmu juga. Jadi, kalian berdua akan sama-sama impas."
"Kamu tenang saja, Guru memiliki keterampilan yang cocok untuk kalian. Dimana, kalian akan bersama selamanya hingga Langit dan Bumi dihancurkan dalam sekian detiknya."
"Apa Guru berencana membuat kami seperti Yin dan Yang? Dimana kami berdua saling melengkapi satu sama lainnya." Balasnya.
Qin Chen tersenyum, Xia Jingyi sangat pintar, namun dia cenderung menutupinya. Mendengar jawabannya, Qin Chen memujinya. "Baguslah jika kamu sudah mengetahui. Karena kalian identik kembar, dan memiliki kesukaan yang melengkapi. Sama seperti Yin dan Yang, sangat harmonis."
"Begitu ... Baiklah Guru, karena Guru mengatakan seperti itu. Jingyi akan mengikutinya, karena melawan Guru akan mendapatkan karma." Balasnya.
Dia mendekati mereka berdua, berdiri di samping Xia Hongyi, adiknya. Xia Hongyi senang, karena kakaknya juga mendapatkan Air Mata Bulan.
Tepat di depan Bambu, mereka berdua mulai minum Air Mata Bulan. Saat masuk dalam mulut mereka, rasa segar dan dingin bercampur aduk di dalam kenikmatan.
Air Mata Bulan berbeda dibandingkan air biasa, Qi Bulan yang terkandung lebih padat dibandingkan Qi Spiritual biasanya. Ini membuat mereka dengan cepat duduk untuk menetralkan dan menyerapnya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...