
Di dalam ruangan Jiwa, Qin Chen tengah terduduk diam dengan tangan kanannya menyentuh dagunya. Dia memikirkan sikap Chu Qincheng sebelumnya, sangat random yang membuatnya bingung.
"Kenapa dia begitu cepat berubah, apa dia mendapatkan darah rubah kecil. Lalu membuatnya menjadi seperti sekarang, tapi tidak buruk juga." Gumam Qin Chen.
"Bloodline Dewa Jahat aku memilikinya, walaupun belum sepenuhnya membangkitkan kekuatan tersebut. Tapi itu sudah cukup menghadapi beberapa Immortal nantinya di tingkat kekuatanku yang sekarang."
"Sekarang, aku masih penasaran dengan sikapnya Chu Qincheng. Ini benar-benar membuatku sedikit takut, takut jika dia mengigitku dari belakang seperti Vampir."
Qin Chen melihat kedepannya, kosong dan gelap tak berujung. "Sistem, apa kamu memiliki informasi tentang Chu Qincheng?"
[Ding!]
[Menjawab Tuan: Sistem memiliki beberapa informasi penting tentang Chu Qincheng. Apa Tuan ingin melihatnya.]
"Berikan padaku, aku ingin mengetahuinya walaupun hanya sedikit saja." Balas Qin Chen dengan penasaran.
[Informasi.]
[Nama: Chu Qincheng.]
[Usia: 21 th.]
[Level: (Belum dapat ditentukan.)]
[Setelah melakukan analisa sebelumnya, Chu Qincheng memiliki suatu tujuan untuk mencapai Surga. Jika di lihat dari angka-angka imajiner, Chu Qincheng tengah mencari keluarganya di Surga.]
Saat mendengar hal tersebut, Qin Chen terdiam dan terkejut. Mengingat, Chu Qincheng mengeluarkan genangan air di sudut matanya saat Qin Chen mengatakan ingin membawanya ke Surga.
"Jadi ... Jadi begitu ya ... Jika begitu, aku tidak seharusnya berpikir buruk. Keluarga, untuk wanita seusianya yang berjuang menuju Surga untuk mencari Keluarganya, memang berat tanpa bantuan." Ucap Qin Chen sedikit menyesal berpikir buruk terhadapnya.
"Jika seperti itu, baiklah, aku akan membawanya bersamaku naik ke Dunia Atas. Ngomong-ngomong, Sistem. Apa kamu merasa ada yang janggal terhadap Chu Qincheng?" Tanya Qin Chen.
[Menjawab Tuan: Sistem telah merasakan kejanggalan yang Tuan katakan saat pertama kali bertemu dengannya. Namun sebelumnya, Sistem belum sepenuhnya yakin.]
"Sekarang? Apa kamu sudah yakin?" Balas Qin Chen yang penasaran.
[Ding!]
__ADS_1
[Menjawab Tuan: Sistem sekarang masih memiliki rasio yakin 30%. Jika Sistem tidak salah, Chu Qincheng memiliki sebuah Sistem di dalam dirinya.]
Saat kata tersebut terucapkan, Qin Chen terkejut setengah mati. Bagaimana tidak, wanita di depannya sekarang memiliki 30% rasio memiliki Sistem di dalam dirinya.
Walaupun ini adalah analisa Sistem miliknya, namun Qin Chen masih dapat mempercayai hal tersebut. Mengingat, Sistem miliknya telah meningkat dan Sistem Qin Chen memiliki otoritas yang belum di ketahui.
"Tunggu ... Sebuah Sistem berada di dalam dirinya, jika memang benar apa yang kamu katakan. Lalu, siapa dari kalian yang lebih tinggi." Tanya Qin Chen.
[Menjawab Tuan: Sistem tercipta atas ketiadaan tanpa batas Origin Tree. Intinya, Sistem diciptakan langsung oleh Origin Tree untuk membimbing anda.]
[Sementara Sistem milik Chu Qincheng, jika benar memiliki Sistem. Maka hanya ada satu kemungkinan, Chu Qincheng memiliki Sistem Surga yang masih misterius siapa penciptanya.]
[Dalam garis besarnya, Sistem memiliki otoritas tertinggi dari segala sesuatu yang ada. Sistem Chu Qincheng masih dibawah Sistem, jadi Tuan tidak perlu khawatir.]
Mendengar penjelasan Sistem, Qin Chen hanya diam mendengarkannya dengan baik. Dia hanya bisa menghela napas lega, jika Chu Qincheng memiliki Sistem di dalam dirinya.
"Jika begitu baguslah, dia tidak perlu perlindunganku lagi jika dia ingin berpetualang sendiri. Jika di ingat kembali, aku juga sedikit terkejut untuk pertama kalinya mendapatkan Senjata kelas Surga darinya." Jelas Qin Chen yang menghela lega.
"Ngomong-ngomong Sistem, pulihkan aku dengan Poin Sistem. Aku ingin melanjutkan perjalanan mendapatkan kekuatan Waktu di Gunung Tertinggi di Wilayah Timur."
Pada saat itu juga, cahaya hijau muda yang terang bersinar menyelimuti tubuh Qin Chen. Energi Qin Chen perlahan kembali pulih seperti sediakala lagi.
Di tempat Chu Qincheng berada, dia tengah melihat Qin Chen pulih. Ini membuatnya senang karena Qin Chen telah kembali, dia sedikit menyesal karena menyerap habis energi Qin Chen tanpa menyisakan sedikit energi untuknya.
Setelah Qin Chen tertidur satu jam penuh sebelumnya, Qin Chen perlahan membuka matanya.
Saat melihat kedepan, terlihat dua gunung di depan matanya begitu besar. Tercium aroma-aroma bunga yang wangi membutakan Indra penciuman Qin Chen.
Tidak hanya disitu saja, Qin Chen merasakan sesuatu yang hanya ada di Negeri Fantasi dibawah kepalanya.
"Tu- Tunggu ... Dua gunung yang indah di depan mata, aroma wangi yang pekat membubarkan Indra penciuman. Lalu, bantal yang empuk di antara sumur surgawi, apa ini mimpi?" Ucap Qin Chen dengan bingung.
Chu Qincheng melihatnya dengan wajah merah, karena Qin Chen mengucapkan hal-hal yang aneh lagi. "Su- Sudah cepat bangun!" Sahutnya dengan nada marah.
Qin Chen dengan cepat duduk lalu memalingkan wajahnya melihat Chu Qincheng. "Baiklah, kita akan mencari Gunung Tertinggi. Setelah mendapatkan kekuatan Waktu, kita akan pergi ke ibukota untuk mengumpulkan informasi tentang Gerbang tersebut."
"Baik."
__ADS_1
Mereka berdua membalasnya, Qin Chen, Chu Qincheng dan Zi Long melesat pergi tanpa basa-basi lagi menuju Gunung Tertinggi di Wilayah Timur.
Dengan bantuan Zi Long yang masih mengingat Dunia Rendah, perjalanan mereka dapat di peringkat dibandingkan mencari keberadaan Gunung tersebut.
Tentang pembicaraan Qin Chen dengan Sistem, dia menyembunyikan hal tersebut. Walaupun benar, Chu Qincheng memiliki sistem, kenapa dia tidak membeli kekuatan Ruang dan waktu, itu lebih efektif dibandingkan mencari.
'Apa mungkin karena harganya mahal? Atau, Chu Qincheng belum dapat mempelajarinya karena suatu hal.' Pikir Qin Chen.
Qin Chen melihat ke arah Zi Long. "Zi Long apa kamu yakin masih mengingatnya?"
"Tentu Yang Mulia. Karena saya pernah memiliki konflik dengan para Saint Timur. Walaupun hanya sebentar, namun saya masih mengingat jelas keberadaannya." Jelasnya dengan penuh keyakinan.
Qin Chen tersenyum puas. "Baiklah, berikan jalannya. Kita akan kesana dengan kecepatan tinggi."
"Baik!"
Menembus awan berlapis-lapis di depannya, mereka bertiga melewati padang rumput, batu, sungai, bunga dan pepohonan. Sudah hampir satu jam lebih mereka masih terbang melintasi Langit.
"Tuan Chen ... Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu sebelumnya." Chu Qincheng tiba-tiba berbicara ingin menanyakan sesuatu kepada Qin Chen.
Qin Chen sedikit bingung dan penasaran kenapa Chu Qincheng tiba-tiba ingin bertanya tentangnya. "Apa itu Nona Qincheng? Apa tentang kekuatan? Konflik? Atau hal lainnya." Balas Qin Chen.
Chu Qincheng melihat ke arahnya dengan tatapan berbeda, dia memalingkan wajahnya kesamping. "A- Apa sebelumnya, adalah ciuman pertamamu?" Tanya Chu Qincheng.
Pertanyaan tersebut membuat Qin Chen berhenti lalu tertawa terbahak-bahak di atas langit. Ini membuat malu Chu Qincheng, karena dia mempertanyakan hal bodoh.
"Hahaha ... Aku kira apa, ternyata tentang sebelumnya." Balas Qin Chen yang masih tertawa terbahak-bahak.
"Jangan tertawa, aku hanya penasaran." Balasnya dengan marah.
Qin Chen mengusap-usap kepalanya dengan lembut. "Yakinlah, itu pertama kalinya bagiku memberikan ciuman ke wanita, dan itu adalah ciuman pertamaku. Kamu tidak perlu khawatir, karena kamu milikku." Jelas Qin Chen dengan serius membalasnya, apa lagi tatapan mata Qin Chen tidak goyah.
Chu Qincheng tersipu malu, dia memalingkan wajahnya kesamping.
'Bukan itu ... Aku ingin bertanya, apa kamu dari Bumi?'
Tidak dapat menolaknya, Chu Qincheng menyimpan pertanyaan tersebut ke dalam hatinya hingga waktunya tiba nanti, dia ingin bertanya secara langsung.
__ADS_1
...
*Bersambung ...