Supreme King System

Supreme King System
Chapter 53 : Tanah Makam Kuno


__ADS_3

Di dalam ruangan, Qin Chen mengikuti Acara yang di buat oleh Pak Tua Gong. Ini adalah Acara kenaikan cucu kesayangannya yang telah mencapai Pemurnian Qi dalam dua hari terakhir.


Qin Chen hanya memakan sedikit hidangan, sambil mengobrol dengan para Tetua lainnya tentang Tanah Makam Kuno.


"Jadi maksud anda, Tanah Makam Kuno adalah tempat Raja Kematian? Bukankah Raja Kematian berada di Dunia atas?." Ungkap Qin Chen dengan nada bingung.


"Tuan benar, dalam Cerita mitologi, Raja Kematian naik ke Dunia atas. Namun, setelah ribuan tahun kemudian, tiba-tiba ada guncangan hebat di Dunia ini. Guncangan tersebut menyebabkan Distorsi Ruang-waktu dimana tatanan Dunia bawah terganggu."


"Namun setelah terjadinya Fenomena ini, kami mendapatkan berita dari Pusat Dunia. Bahwa, akan ada keajaiban datang di Dunia ini, salah satunya adalah Tanah Makam Kuno. Yang dulunya tempat Raja Kematian berada." Jelasnya dengan rinci.


Qin Chen mengerutkan keningnya, dia mencoba memahami keanehan ini. Setelah beberapa menit, dia mencoba menerimanya. "Apa kemungkinan, Raja Kematian masih berada di dalam sana? Tidak, tidak mungkin orang yang telah ribuan tahun naik kembali ke dunia bawah."


"Memang benar, namun kita tidak tahu. Sekalipun tahu, para pembudidaya begitu mengutamakan harta di dalam sana. Karena, Tanah Makam Kuno memiliki Harta yang tak ternilai." Jelasnya.


"Begitu ... " Qin Chen mengangguk paham soal Harta Kuno, dimana Harta tersebut berada di tempat kuno seperti Tanah Makam Kuno. "Tidak masalah ... Hal tersebut hanyalah Legenda, tidak mungkin baginya untuk kembali ke Dunia Rendah. Sekalipun kembali, pasti memiliki tujuan penting. Jika dilandasi dengan cerita, kemungkinan dia kembali hanyalah nol persen."


"Benar ... Tetapi, harus tetap di waspadai." Jelas Tetua lainnya.


Mereka semua mengobrol dengan tenang tanpa gangguan. Qin Chen sambil menikmati hidangan yang di siapkan hingga Acara tersebut selesai.


***


Pagi harinya


Qin Chen yang telah terbangun dari tidurnya, dia sekarang berada di depan halaman. Tepatnya, di depan Pintu Utama kediaman keluarga Xia.


Di depan Gerbang, Qin Chen menunggu rombongan Keluarga Xia datang. Qin Chen juga memikirkan keluarga Qin, namun keluarga Qin memiliki legendanya sendiri dan mungkin akan bangkit dalam waktu dekat.


Setelah beberapa menit kemudian, rombongan keluarga Xia muncul. Ada 4 Tetua, 1 Kepala Keluarga, dan Pak Tua Gong. Sekaligus, dua Murid Qin Chen juga ikut dalam penjelajah Tanah Makam Kuno.


"Maaf membuat anda menunggu Tuan." Ucap Pak Tua Gong.

__ADS_1


"Tidak masalah ... Setelah sampai di tempat tujuan, aku dan si kembar akan mengambil rute lain. Kalian mengambil rute kalian, karena aku memiliki sedikit urusan dengan beberapa kecoa." Balas Qin Chen.


"Tidak masalah ... Si kembar akan saya serahkan kepada anda."


Qin Chen hanya tersenyum tipis, dia melompat ke atas dan pergi menuju tempat tujuan. Bersamaan dengan mereka, si kembar menggunakan Harta Keluarga untuk terbang mengikuti mereka.


Harta terbang, saya burung perak.


Tanah Makam Kuno akan terbuka tidak jauh dari Kota, Qin Chen menuju kesana dengan kecepatan rata-rata. Mengimbangi mereka semua, dalam beberapa menit terbang mereka sampai di tempat tujuan.


Saat berada di langit, dibawah telah banyak kultivator dari berbagai kalangan berkumpul untuk memasuki Tanah Makam Kuno. Dari sana, Qin Chen memperhatikan satu-persatu dan melihat Sekte Pedang Elemen.


Qin Chen dengan cepat turun, jika Saudari Pertama Qin Chen asli ada disana. Dia mungkin akan mengenali Qin Chen dengan cepat, hal tersebut tidak mungkin dibiarkan.


Ada banyak orang-orang memperhatikan Qin Chen, karena, basis kultivasi Qin Chen tidak dapat dilihat oleh mereka. Qin Chen menyembunyikan kekuatan aslinya untuk jaga-jaga.


Di ikuti dengan keluarga Xia turun, mereka mendekati Qin Chen.


"Tidak, kau salah." Balas Qin Chen, jawaban yang mengejutkan rombongan Keluarga Xia.


"Maksud anda?"


"Tempat ini akan menjadi pemakaman mereka!" Ungkapnya dengan nada penuh penekanan, tatapan tajam seperti pedang, niat membunuh dari matanya dapat dilihat oleh keluarga Xia.


Dari awal Qin Chen sudah bermaksud untuk membantai semua orang disana. Dengan mereka, Qin Chen mendapatkan Poin Sistem yang cukup banyak, karena ada ribuan orang yang ikut berpartisipasi.


"A– Apa maksud anda mengurus kecoa sebelumnya?" Tanya Pak Tua Gong kepada Qin Chen.


"Benar ... Mereka kecoa yang harus di bereskan, karena mereka menguntungkan bagiku. Setelah Gerbang Tanah Makam Kuno terbuka, kita akan terpisah dan aku akan membawa si kembar untuk melatih mental mereka melawan roh-roh jahat di dalam sana." Balas Qin Chen dengan nada serius.


Tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka, karena semua orang sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Qin Chen mengamati Sekte Pedang Elemen, samar-samar dia merasakan Aura yang dia kenalin.

__ADS_1


Meskipun bukan Qin Chen asli, Qin Chen mengetahui bahwa Wanita di Sekte Pedang Elemen itu adalah Saudari Pertama Qin Chen di Dunia ini.


Tiba-tiba, getaran hebat mengguncang dataran di sekitarnya. Monster-monster di sekitar hutan berlarian menjauh, tanah dibawah kaki mengalami retakan besar.


Secara tiba-tiba, dentuman gelombang energi pecah menghempaskan orang-orang di dekatnya. Pilar emas menjulang ke langit, Gerbang Tanah Makam Kuno terbuka!


"Gerbang Tanah Makam Kuno telah terbuka, semua murid segera masuk." Teriak salah satu orang disana.


"Semuanya, masuk ... "


Setiap Pemimpin kelompok berteriak kepada anggotanya untuk segera masuk. Keluarga Xia bergegas masuk, Qin Chen dan si kembar berjalan masuk kedalam.


Setelah memasuki Gerbang Tanah Makam Kuno, Qin Chen dan si kembar berpisah dengan keluarga. Qin Chen mengambil ke arah Timur, karena dia memiliki firasat baik di arah sana dibandingkan lainnya.


Mereka melesat menuju Hutan bambu yang tidak jauh dari tempat mereka sekarang. Disana, Aura Negatif menggumpal membentuk awan gelap dan padat menutupi Hutan bambu.


Qin Chen dapat merasakan tekanan dari sana, namun tekanan tersebut tidak akan menganggu. Namun cocok untuk pelatihan si kembar sekaligus melewatinya.


"Jingyi, Hongyi ... Sekitar 1 Mil dari tempat kita sekarang, ada Hutan bambu dengan Aura Negatif yang pekat. Itu dapat mempengaruhi mental kalian, ini adalah latihan pertama sambil Melawati tempat tersebut. Apa kalian siap?" Ucap Qin Chen sambil bertanya kepada mereka berdua.


Mereka berdua melihat Qin Chen, lalu saling memandang satu sama lainnya. "Baik Guru, kami akan berusaha keras."


"Bagus, ayo!"


Kecepatan mereka bertambah dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Qin Chen tersenyum puas dengan murid ini, karena apa, karena mereka tidak memiliki banyak alasan untuk menolaknya.


Saat berada dekat dengan Hutan bambu, Qin Chen turun dan berjalan kaki memasuki Hutan bambu. Sementara untuk orang-orang sebelumnya, Qin Chen akan mengurusnya nanti karena mereka tidak mungkin terlepas dari mata Qin Chen.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2