Supreme King System

Supreme King System
Chapter 165 : Kematian Naga 9 Kepala


__ADS_3

Chu Qincheng membajari ruang hampa dengan luapan energi panas, bahkan kehidupan mikroba harus musnah dalam luapan panas emosi yang dihasilkan oleh Chu Qincheng sekarang.


Ruang hampa mulai mengelus asap-asap yang menyebar di segala tempat. Naga tersebut kehilangan 2 kepalanya, sekarang hanya tersisa 6 kepala yang memiliki kekuatan pengatur hukum dunia.


Serangan pertama, semburan kehancuran!


Keenam kepala menyemburkan sebuah zat hitam yang melelehkan apapun yang disentuhnya. Semburan itu meluas mencakup seluruh aspek langit dan menenggelamkan keberadaan mereka berdua kedalam zat peleburan.


Chu Qincheng menghentakkan kakinya dengan keras menciptakan sebuah dentuman besar, dan tiba-tiba gelombang hawa dingin menyebar ke seluruh langit.


Tiba-tiba ...


Duarr!


Ledakan besar yang dihasilkan oleh uap panas dan dingin menciptakan sebuah ledakan yang tidak dapat diukur oleh apapun. Seluruhnya akan lenyap kedalam ketiadaan, Qin Chen dan Chu Qincheng selamat karena berlindung diantara dimensi lain.


Qin Chen dengan tepat waktu menggunakan kemampuan ruang dan waktu. Setelah beberapa saat, mereka keluar dan melihat ruang itu mulai mengalami retakan-retakan dimana-mana.


Didalam kabut yang tebal di hadapan mereka, satu sosok besar menunjukkan dirinya.


Saat melihatnya, naga itu masih hidup meskipun seluruh tubuhnya terluka oleh banyak serangan. Chu Qincheng tidak percaya, bahwa serangannya tidak dapat mengalahkannya dengan sekali serang.


"Bagaimana mungkin! Aku telah belajar banyak kimia dengan ledakan uap panas dan dingin seharusnya naga itu akan kalah, bukan?!" Ucapnya yang kemudian ragu dengan teorinya sekarang.


"Tidak, kamu salah ... Seranganmu sebelumnya sangat kuat hingga membuat ruang hampa ini hampir runtuh, namun kulit naga ini begitu keras. Tentu saja, sekali ledakan tidak akan mampu mengalahkannya." Balas Qin Chen.


"Tapi ... Menciptakan uap panas dan dingin yang begitu luas membutuhkan banyak energi, aku sudah kehilangan banyak dan tersisa sedikit di dalam diriku."


"Sekarang kamu lihatlah, aku akan menggantikan sebuah ledakan uap panas dan dingin menjadi sebuah ledakan kekacauan nuklir!"


Saat tangannya menghadap kedepan, maka seluruh peradaban akan dimusnahkan.


Saat perintahnya terdengar, maka seluruh langit akan dihilangkan.


Qin Chen memusatkan sebuah kekuatan kekacauan yang dia peroleh dari Jurang Kekacauan Tanpa Batas sebelumnya. Energi kekacauan itu mengalir dan membentuk satu butir mutiara di ujung jarinya.

__ADS_1


Berwarna hitam gelap mendominasi apapun, dialah satu-satunya kekuatan yang mendominasi kehampaan.


Saat butiran mutiara itu mendapat, tiba-tiba melesat dengan kecepatan tinggi. Bahkan Chu Qincheng tidak dapat merasakan kehadirannya beberapa saat dan lalu, sebuah sinar gama membentang luas.


Qin Chen membawa Chu Qincheng memasuki dimensi lain dan sebuah ledakan yang tak terukur melenyapkan segalanya termasuk ruang hampa yang begitu luas.


Ledakan besar tersebut mengguncang ruang dan waktu, menciptakan lubang besar aliran waktu. Itu mungkin menjadi sebuah lubang hitam Primordial.


Setelah itu, mereka kembali dan melihat semuanya di selimuti dengan nebula yang begitu padat. Naga itu kehilangan banyak darah, dan sekarang mengambang di langit-langit.


"Sekarang istri kecil."


"Hmmm."


Chu Qincheng melesat mendekatinya yang tidak dapat bergerak kembali, dia membuat sebuah ikatan Tuan dan majikan dimana menjinakkan Naga berkepala sembilan itu dengan kemampuannya.


Untuk kepalanya, dia akan menyembuhkannya dengan ramuan penyembuhan kualitas terbaik. Dengan begitu, mereka mendapatkan penjaga terkuat setelah monster Qin Chen di dalam Jurang Kekacauan Tanpa Batas.


Setelah mendapatkan naga berkepala sembilan, Chu Qincheng kembali ke sisi Qin Chen dan memegang tangannya dengan erat untuk kembali.


Qin Chen mencubit hidungnya. "Apa kamu lupa? Suamimu ini memiliki kendali ruang dan waktu, tidak masalah seberapa luas jaraknya. Selama suamimu ini mengunakan kemampuannya, kita akan kembali."


Chu Qincheng baru ingat akan hal ini, jadi dia tersenyum kembali. Mereka berdua kembali dengan cara merobek langit, dimana muncul di tempat sebelum mereka memasuki ruang tersembunyi.


Saat tiba disana, ruang sebelumnya telah menghilang. Seluruhnya telah di selimuti oleh tanah dan reruntuhan bangunan kuno, sementara di sekitarnya daging-daging monster kualitas tinggi Qin Chen masukkan kedalam cincin penyimpanan.


"Baiklah, kita kembali sekarang ... Apa kamu mau menyerang beberapa monster lagi?" Tanya Qin Chen.


"Tidak ... Aku sudah cukup lelah sekali, keadaanku mungkin akan buruk nantinya, lebih baik aku kembali." Balasnya.


Qin Chen mengangkatnya dan melesat melintasi langit untuk kembali. Melewati gerbang sebelumnya dan keluar ke kota, orang yang di utus oleh Pemilik Paviliun Harta melihat Qin Chen kembali.


Dia mengikuti Qin Chen yang melesat ke kediamannya.


***

__ADS_1


Malamnya, setelah beristirahat di dalam kediaman mereka, Qin Chen duduk sambil memikirkan tentang Spirit Beast legendaris yang diinginkan oleh Chu Qincheng. Mau bagaimanapun, bahan-bahan telah dia dapatkan dan hanya mencari waktu untuk melakukan pemanggilan.


Sementara di kota, penguasa kota mengamuk dan murka akan kehilangan putranya. Memberikan perintah mutlak untuk menangkap pembunuh putranya, siapapun yang dapat melakukannya akan diberikan hadiah yang sangat besar.


Berita tersebut tersebar di kota sehingga wajah Qin Chen menjadi terkenal disana. Meksipun begitu, Qin Chen sekarang tidak peduli dengan semuanya.


"Apa yang akan kamu lakukan dengan bahan-bahan yang kamu kumpulkan sekarang ini? Apa kamu ingin membuat Pil?" Tanya Chu Qincheng.


"Kamu akan tahu nantinya ... Untuk sekarang, aku tengah memikirkan hari yang tepat untuk menggunakan bahan-bahan ini."


"Humph! Main rahasia-rahasian ... " Chu Qincheng memalingkan kepalanya ketempat lain dengan baring begitu tenang tanpa kewaspadaan apapun.


"Istri kecil ... Kamu akan tahu nanti, dan pada saat itu kamu akan mengatakan kepadaku, terimakasih suami." Balas Qin Chen.


Chu Chu Qincheng hanya diam, dia membelakangi Qin Chen. Setelah beberapa menit berlalu berdiam diri, suara Chu Qincheng mulai terdengar.


"Suami ... Janjimu sebelumnya." Kata Chu Qincheng dengan suara kecil.


Qin Chen terdiam, lalu menggelengkan kepalanya kemudian menyimpan bahan-bahan yang dia peroleh sebelumnya kedalam penyimpanan.


Setelah melawan naga sebelumnya, mereka mendapatkan banyak pengalaman dan tunggangan hebat. Sekarang, Chu Qincheng dengan kemauannya sendiri memintanya.


Qin Chen tidak tahu, apa dia tengah menggunakan metode peningkatan atau apapun itu, Qin Chen tidak bertanya kepadanya, karena itu adalah rahasianya.


Malam itu, Qin Chen melahapnya semuanya tanpa sedikitpun menyisahkan tempat. Sehingga memuaskan Chu Qincheng kedalam imajinasinya yang liar.


Sementara di luar sana, orang-orang tengah heboh dan banyak orang-orang bergadang untuk mencari keberadaan Qin Chen yang berada di sebuah ruangan yang tengah bermadu kasih dengan istrinya.


Mengabaikan masalah duniawi, mereka berdua jatuh kedalam kesenangan hingga beberapa waktu berlalu terus berputar hingga fajar menyingsing menyelimuti dunia.


Qin Chen tidak tidur sampai pagi, karena perang semalam begitu intens.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2