Supreme King System

Supreme King System
Chapter 153 : Saint Long Ao


__ADS_3

"Kamu benar, istri kecil. Energi Kehidupan mereka adalah suplai yang aku butuhkan disaat-saat kritis. Sekarang, ada 4 Bidang Dunia yang memiliki ukuran yang berbeda-beda, aku tidak ingin serakah karena aku memiliki banyak hutang padamu."


"Jadi, aku akan mengambil dua Bidang Dunia Abadi ini dan kamu juga akan mengambil dua Bidang. Aku tidak ingin ada penolakan, karena aku secara pribadi memberikannya padamu sekarang."


"Kamu dapat memilih bentuk yang kamu inginkan dari empat Bidang Dunia Abadi ini. Setelah itu, kita akan kembali dan melanjutkan apa yang kita lakukan sebelumnya."


Dengan panjang lebar Qin Chen mengatakan, Chu Qincheng tidak dapat mengelak lagi. Karena menentang keinginan suami adalah Dosa Besar yang dia ingat sewaktu di Bumi, dimana Istri tidak boleh menentang suami.


Sementara istri harus memberikan support penuh kepada suami. Karena hal itu, dia tidak memiliki penolakan. Namun, dia juga tidak akan mengambilnya secara cuma-cuma, karena Chu Qincheng akan memberikan hal lainnya.


"Aku akan memilih Prisma segitiga dengan Kotak. Karena akan menjadi sebuah bangun ruang rumah." Ungkapnya dengan ekspresi wajah yang senang mendapatkan hal baru.


"Baguslah ... Sebelum kembali, bagaimana kita masuk kedalam sana dan melihat seberapa luas di dalam, karena dari luar kita hanya seperti titik debu dibawah samudera hampa yang luas."


"Itu bagus, ayo kita jelajahi sebentar."


Saat mereka masuk kedalam, mereka melihat nebula yang begitu tebal dan melihat bintang-bintang mengambang di langit. Bahkan, Dunia kecil dan besar berputar pada pusat masing-masing.


Selama masa penjelajahan, Qin Chen dan Chu Qincheng menarik energi masuk kedalam dirinya untuk mengembangkan Sistem baru yang belum pernah mereka dapatkan di Dunia Utama.


Setelah beberapa waktu langit berlalu, mereka keluar dari sana dan kembali ke Dunia Utama. Dimana, Chu Qincheng memegang dua Bidang Dunia Abadi di tangannya.


Bidang Dunia Abadi di tangan mereka seperti miniatur dari Bidang Dunia Abadi aslinya. Walaupun begitu, dari miniatur itu, mereka dapat mengendalikan Bidang Dunia Abadi secara penuh tanpa batas.


Sekalipun mereka berada di dalam Dunia mereka, mereka adalah yang terkuat dan tak terkalahkan. Karena segala Aturan, Hukum dan konsep di dalamnya berada di tangan mereka, sehingga mereka dapat melakukan apapun.


Sementara di luarnya tempat dimana Bidang Dunia lainnya mengambang hanya ada satu orang yang mengatur. Dia adalah God!

__ADS_1


"Ah~ tadi menyenangkan sekali karena dapat melihat bintang-bintang dengan mata kepalaku sendiri. Bahkan dapat mengaturnya dengan jariku, itu menyenangkan sekali." Chu Qincheng melompat tiga kali karena gembira atas apa yang mereka lakukan sebelumnya.


Qin Chen ikut senang, dia kembali melihat Bidang Dunia Abadi miliknya. Lalu menyimpannya karena sekarang berada di Dunia Utama, Qin Chen memiliki beberapa tugas yang harus di selesaikan.


"Baguslah ... Aku akan pergi dulu untuk melihat-lihat Ibukota Seribu Pedang. Kamu dapat melakukan tugasmu, karena kita tidak memiliki waktu lagi di Benua ini."


"Baik Suami~"


Saat wanita mendapatkan uang, maka sikapnya akan berubah seperti sekarang ini. Chu Qincheng bersikap begitu manis sampai-sampai Qin Chen tidak sanggup melangkah untuk menjauhinya.


'Sial!'


Dengan berat hati, Qin Chen melangkah pergi menjauh dari tempatnya walaupun ada luka yang tidak dapat dijelaskan menurut kata-kata dan logika.


Di ibukota Seribu Pedang, ada banyak pembangunan dimana-mana walaupun masih dalam Acara Musim Semi. Qin Chen melintas di langit mengamati mereka dan menuju ke Keluarga Qin yang tengah sibuk akan sesuatu yang tidak diketahui.


"Ah! Nak Chen ... Kamu datang? Kenapa tidak mengatakannya jika datang, Paman dapat menyambut kedatanganmu." Paman Zhou langsung berdiri saat melihat Qin Chen yang masuk kedalam ruang tersebut.


"Tidak apa-apa ... Aku hanya mampir setelah mengamati Ibukota yang sekarang tengah dibangun kembali. Jika diperkirakan, maka akan membutuhkan waktu 2 bulan untuk kembali seperti sediakala." Jelas Qin Chen sambil mendekatinya.


"Hahaha ... Benar-benar, duduklah dan kita dapat mengobrol sambil menikmati hidangan. Sebelum itu, Paman akan memperkenalkan tamu paman, dia adalah Saint dari Benua tetangga. Long Ao."


Qin Chen langsung menoleh melihat ke arahnya, dimana Long Ao berdiri memberikan hormat kepadanya. Qin Chen mengangguk, lalu berbicara. "Qin Chen." Ucapnya.


"Tuan Chen begitu bijaksana dalam mengambil keputusan, dan begitu luar biasa dapat meruntuhkan kekaisaran. Saya Long Ao telah mendengar semuanya dari saudara Zhou." Jelasnya sambil memberikan hormat sekali lagi.


Qin Chen berjalan mendekati tempat duduknya, lalu duduk sambil menikmati hidangan sebelum membalas perkataan. ", Tidak juga, aku masih memiliki kekurangan. Aku tidak seperti yang dirumorkan, nyatanya kau dapat melihatku secara pribadi."

__ADS_1


"Hahaha ... Berbicara dengan pemikiran yang luas seperti anda benar-benar memudahkan seseorang untuk berinteraksi."


"Ngomong-ngomong tentang Benua tetangga, aku ingin mengunjungi Benua tersebut karena suatu hal. Apa Saint Long Ao dapat membantu saya untuk masuk kedalam sana?" Tanya Qin Chen.


"Tuan Chen ingin ke Benua sebelah? Apa Tuan Chen ingin melakukan perdamaian atau hal lainnya?" Tanya Long Ao yang begitu penasaran.


"Tidak, aku datang kesana sebagai Qin Chen si penjelajahan, bukan sebagai Kaisar Immortal Benua Seribu Pedang. Untuk lebih lengkapnya, aku hanya ingin memastikan suatu hal disana." Jelas Qin Chen.


Long Ao langsung mengamati Qin Chen secara keseluruhan. Dia tidak menemukan apapun, termasuk Harta Surgawi yang berada di badannya, ini menandakan bahwa Qin Chen orang yang bebas dan tak takut apapun.


"Jika anda ingin kesana, saya Long Ao akan menyambutnya dengan senang hati. Karena kedatangan anda mungkin dapat mengubah Dunia yang aneh ini."


"Hohoho ... Saudara Long benar-benar orang yang bijak, tidak salah di akui sebagai Saint dari Benua tetangga." Puji Qin Chen.


Long Ao tertawa kecil karena merasa bangga dengan dirinya, mereka bertiga lalu mengobrol banyak hal di dalam ruangan dimana para Tetua mendengarkan semuanya tanpa terkecuali.


Setelah beberapa waktu lalu, mereka kembali masing-masing dimana Qin Chen kembali ke Istana Raja Kudus Dunia Bawah. Dia menemui istrinya, karena mendapatkan kabar baik dimana mereka dapat masuk kedalam Benua tetangga.


Sesampainya di sana, Chu Qincheng tengah bermeditasi menyerap Qi Surga. Qin Chen yang melihat itu langsung diam, dan tidak ingin menggangunya, dia membiarkan Chu Qincheng berkultivasi dan meningkatkan kekuatannya.


"Dia benar-benar sulit di pahami, apa dia ingin mengejar pencapaian yang aku capai sekarang? Mungkin saja, lebih baik membantunya."


Qin Chen melempar Artefak miliknya ke langit dimana itu akan membantunya mengumpulkan Qi Surga yang dibutuhkan untuk menerobos satu tingkat dibandingkan sebelumnya.


Setelah artefak itu di aktifkan, maka lonjakan energi begitu besar dan dapat diserap oleh Chu Qincheng sebagai sumber daya peningkatan kekuatan.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2