
Dunia kematian
Lembah racun, tiba-tiba cahaya melintas turun kebawah membentuk Pilar dan tiba-tiba sebuah ledakan bergema disekitarnya. Didalam kabut tebal, Qin Chen keluar melihat sekitarnya tampak sunyi dan gelap.
Bahkan racun di sekelilingnya sangat berbahaya, melihat hal tersebut menambah kekhwatiran Qin Chen tentang Chu Qincheng yang berada disini.
Qin Chen melihat ke langit dan bulan berwarna merah dengan beberapa bintik-bintik hitam di sekitarnya. Ini memberikan sebuah momentum dilihat oleh penguasa kematian, walaupun Qin Chen sendiri adalah penguasa kematian.
"Istri kecil!" Teriak Qin Chen yang tidak ada sedikitpun suara yang membalasnya, ia langsung melesat terbang ke langit dan melesat tanpa tujuan kedepan untuk mencari Chu Qincheng.
***
Sementara itu, di tempat yang dipenuhi dengan roh-roh yang bertebaran dimana-mana, sebuah istana besar mengambang di antara lembah dengan rantai-rantai mengikat disetiap sisinya.
Didalam ruangan, wanita cantik tengah baring sambil menikmati buah-buahan di tangannya. Penampilan berambut putih panjang, mata merah jambu cerah sangat tajam, dan tubuhnya sedikit lebih tinggi dibandingkan istri kecilnya.
Dia antara lain adalah Chu Qincheng yang tengah menikmati makanan dan kekuasaannya sampai lupa bahwa waktu diluar berjalan terus-menerus meski ia telah berada disana cukup lama.
"Huhmm ... Bagaimana kabar suami? Aku tidak bisa keluar dari dunia ini, karena beberapa alasan sehingga tidak dapat keluar. Apa dia akan mencariku, tidak mungkin, aku masuk ke portal tanpa pikir panjang dan terjebak di dunia ini."
Chu Qincheng menggelengkan kepalanya karena dia selalu ceroboh dalam melihat sesuatu yang membuatnya senang.
"Huhuhu ... Suami, tolong selamatkan aku."
***
Ditempat Qin Chen, ia telah melesat selama beberapa jam namun tidak melihat Chu Qincheng dimana-mana. Mungkin, ia berpikir masuk kedalam Ilusi kabut yang membuatnya hanya berputar-putar ditempat.
Memikirkan hal tersebut membuat Qin Chen melepaskan keberadaannya di dunia kematian sehingga mengguncang seluruh tatanan alam di sekitarnya.
Bahkan itu membuat kabut-kabut di sekitarnya menghilang dan memperlihatkan dunia yang penuh akan roh-roh yang berada dimana-mana. Mereka melihat Qin Chen dengan tajam seolah-olah ia adalah musuh mereka.
Iblis, roh? Apa bedanya, bagi mereka semuanya berbeda karena iblis adalah musuhnya.
__ADS_1
"Huh!" Saat itu, mereka melesat menyerang Qin Chen dengan kekuatan mereka masing-masing.
Qin Chen melawannya dengan pukulan penghancur namun tidak berefek sama sekali menyerang roh tanpa tubuh. Ini membuatnya membakar mereka semua dengan api Alkemis miliknya.
"Murnikan!"
Jeritan roh tersebut menyebar di seluruh daratan hingga terdengar oleh Chu Qincheng di istananya. Qin Chen menyuling sebuah pil dari roh-roh tersebut sehingga mendapatkan pil roh jahat, ini dapat meningkatkan kekuatan jiwa dan kekuatan jahat saat menelannya.
Mendapatkan hal yang membuat menghilang sedikit frustasinya, ia menyeret seluruh roh-roh di sekitarnya kedalam penyulingan sebuah pil di hadapannya.
"Bakar!"
Qin Chen terus membakar mereka untuk menciptakan banyak pil, bahkan deringan sistem tidak berhenti bersuara di dalam benaknya karena ia mendapat leveling yang cukup menguntungkan.
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil menembus level Kaisar Dewa, Dewa Nirvana (Awal)]
Bang!
Dentuman besar menandakan pil buatannya telah jadi, ini membuat roh-roh di sekitarnya berlarian ketakutan untuk kedua kalinya setelah Chu Qincheng tiba di dunia kematian. Qin Chen meraihnya dan mendapatkan sekitar 23 pil roh jahat ditangannya.
"23 Pil Roh Jahat, tidak buruk, mereka benar-benar tambang berharga. Jika selesai mencari istri kecil, aku akan memurnikan mereka semua menjadi sebuah pil."
Setelah itu, ia melesat pergi kedepan sana karena ia merasakan sebuah kekuatan besar di depan sana. Kekuatan tersebut tidak bergerak dan tidak membesar, melainkan diam dan teratur.
Dilembah kematian, Qin Chen melihat ada sebuah istana mengambang di langit. Sekaligus, aura di Istana tersebut sangat kuat sehingga Qin Chen merasakan haus membunuh dari tempat tersebut.
"Apa ada keberadaan monster di dunia kematian ini? Sepanjang aku melihat, tidak ada kehidupan dan hanya ada roh-roh beterbangan dimana-mana. Sekarang, hawa haus darah begitu pekat di Istana tersebut."
Qin Chen tanpa ragu-ragu karena pikirannya kacau mengingat istrinya berada di dunia kematian. Istana tersebut bisa saja tengah menyandera istrinya sehingga ia tidak dapat kembali ke dunia utama.
Saat berada di aula istana, ia melangkah kedepan dengan roh-roh di sekitar istana melihatnya dengan tajam. Merasakan hal tersebut membuatnya tidak nyaman karena orang mati tengah menatapnya.
__ADS_1
"Tidak ada kehidupan, hanya ada kematian. Jika di dalam adalah penguasa dunia, maka sudah dipastikan bahwa istri kecil di sandra didalam sana!"
Tiba-tiba beberapa roh melawan Qin Chen di atas aula dengan kekuatan masing-masing sehingga tidak ada cara lain selain melawan balik kartu setiap waktunya ada banyak roh-roh yang mendekatinya.
Bahkan usianya terus digigit oleh mereka semua, untungnya Qin Chen memiliki kekuatan ruang dan waktu sehingga ia dapat memisahkan kedua dimensi di sekitarnya agar tidak terkena serangan lain.
Membakar, membakar mereka semua satu-persatu membuat pil roh jahat dengan tangannya. Di depan aula istana yang tiba-tiba terbuka memberikan hawa membunuh begitu kuat dari dalam.
"Sungguh hawa yang ganas! Ini lebih dari milikku yang sekarang! Sudah berapa banyak nyawa yang dia bunuh di dunia ini! Apa seluruh kehidupan di dunia, atau seluruh bidang dunia!" Qin Chen tidak mengetahui apapun, yang jelas hawa tersebut sangat kuat dibandingkan dirinya.
Dalam bentuk normal bagi Qin Chen itu adalah hawa yang sangat kuat, namun dibentuk iblisnya itu sama sekali bukanlah apa-apa karena hawanya lebih mengerikan dibandingkan apapun di dunia.
Setelah ia menyelesaikan pertarungan di aula istana, ia kembali melangkah untuk masuk kedalam istana. Saat berada didalam, ada beberapa roh menghadang lagi karena didalam sana adalah penguasa mereka sehingga penjagaan begitu ketat.
"Keparat!" Qin Chen melesat menghantam mereka berdua dengan tangannya yang diselimuti oleh nyala api.
Boom!
Meledak, roh tersebut menjadi cahaya dan kembali ke dunia asal. Saat membuka pintu kedua, ia melihat anak tangga menjulang tinggi ke langit sehingga ia naik ke atas dengan berjalan kaki.
Gravitasi di atas begitu menekan sehingga akan kesulitan untuk terbang naik ke atas sana. Setiap anak tangga akan bertambah berat beban yang akan jatuh ke punggungnya.
Seperti ujian dari tangga Dao sebelumnya, setiap anak tangga memiliki berat yang berbeda-beda. Qin Chen melangkah ke atas terus tanpa melihat kebawah karena memalingkan wajahnya begitu berat.
Setelah beberapa waktu berlalu, ia tiba di puncak menara Istana yang di kelilingi oleh pilar-pilar di sekitarnya menopang langit di atasnya agar tidak runtuh.
Saat melihat kedepannya, lapangan luas dimana di atas sana terlihat wanita cantik tengah terbaring mengemil popcorn dan buah-buahan manis.
"Istri kecil?" Qin Chen kebingungan melihat semuanya.
...
*Bersambung ...
__ADS_1