
Puncak Gunung
Diatas sana, ia berdiri dengan mata yang khawatir, bahkan darah dari mulutnya terus keluar karena mereka berdua memiliki sebuah ikatan transparan yang mengandung sebab dan akibat sebuah fenomena/anomali ajaib di alam semesta.
"Dimana istri kecil berada?"
[Chu Qincheng berada didalam ruangan spesial miliknya.]
"Apa kamu dapat menerobos masuk? Bagaimana dengan sistem dibenaknya, bukankah kamu bisa menghubunginya dan membuka ruang spesial itu."
[Baik tuan.]
Setelah beberapa menit berlalu, sistem kembali memberitahukan Qin Chen bahwa ia telah berhasil mengkonfirmasi. Setelah itu, sebuah portal terbuka di hadapannya, dimana Qin Chen langsung masuk tanpa memikirkan apapun selain keselamatan Chu Qincheng.
***
Ruang Spasial
Didalam ruangan itu, Chu Qincheng tengah terbaring dengan tubuhnya dipenuhi darah, proses ini membuatnya seperti Qin Chen yang melihat kematian secara langsung meski belum mati. Qin Chen mendekatinya dan mengangkat untuk duduk, lalu tangan kanannya menyentuh keningnya.
"Pemulihan!"
Sebuah kemampuan pemulihan Qin Chen yang ia dapatkan dari peningkatan tubuh abadi miliknya sehingga ia bisa menggunakan kemampuan untuk menyembuhkan luka-luka orang lain dengan mengontrol energi kehidupan miliknya.
Ia menyembuhkan luka-lukanya, lalu membantunya memperbaiki pikirannya yang telah meningkat pesat. Meski terlihat sebentar diluar, namun Chu Qincheng telah mengalami percepatan waktu didalam ruangan.
'Sistem, tarik keluar sistem dalam dirinya. Aku ingin berbicara secara langsung padanya, apa yang sebenarnya terjadi dengan Chu Qincheng saat ini.'
[Baik tuan.]
Secara tiba-tiba sebuah cahaya muncul di sampingnya dan memperlihatkan manifestasi cahaya putih membentuk manusia. Ia berlutut ketakutan menghadap Qin Chen, karena dihadapannya adalah Entitas Hampa/kosong.
"Lord ... "
__ADS_1
Qin Chen yang duduk sambil memeluk istrinya melihat cahaya itu berlutut dihadapannya. "Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Katakan seluruhnya, atau keberadaanmu akan dihapuskan dari dunia dan penciptamu akan dianggap sebagai musuhku."
"Baik." Ia tidak dapat menolak perkataan Qin Chen, seolah ia memang ditakdirkan untuk mengatakannya. "Setelah nona Chu Qincheng pergi dari ruangan itu, nona mencoba memahami kekuatan hukum dengan memurnikan satu kelopak bunga yang pernah Lord berikan kepada nona, karena memurnikan kekuatan hukum tidaklah mudah, namun nona tetap memaksakan dirinya hingga seperti ini."
"Huh? Kekuatan hukum, walaupun aku tahu dia mencoba memahami hukum, tidak mungkin baginya bertindak ceroboh disaat dialah yang pintar dalam hal seperti ini. Apa ada alasan yang membuatnya melakukan tindakan ceroboh seperti ini."
Qin Chen bertanya sambil melihat Chu Qincheng yang terbaring lemas dimana ia tengah memulihkan dirinya. Meski istrinya memiliki kepintaran yang luar biasa, namun sikap cerobohnya masih mengikutinya sampai sekarang.
"Lord mungkin tidak menyadarinya, namun semua yang nona lakukan untuk membantu Lord terbebas dari kutukan Dao. Nona bertekad untuk menguasai kekuatan hukum cepat atau lambat dan membantu menghukum Dao itu dan menyelamatkan Lord dari kutukan tersebut. Terakhir, nona ingin Lord memujinya setelah ia berhasil menguasai kekuatan hukum."
Ia sedikit membuka matanya, seseorang mencoba menyelamatkannya dari dunia ini dan seseorang yang memiliki takdir dan ikatan yang telah bersama berkali-kali. Mengingat ingatan lama yang sedikit demi sedikit berkumpul di kepalanya, ia tertegun.
"Begitu rupanya, apa dia berhasil?"
"Nona berhasil memahami 5% kekuatan hukum, meski sedikit namun sudah cukup untuk menghadapi surga suatu saat nanti. Walaupun begitu, nona masih memiliki 5 kelopak bunga yang belum dimurnikan."
"Tidak apa-apa, karena dia sangat pintar, meski ceroboh dia begitu hebat dibandingkanku. Saat dia bangun nanti, jangan katakan apapun tentang aku yang masuk kedalam ruangan ini, karena aku tidak ingin menyingung perasaannya, apa kau mengerti."
"Perintah Lord adalah mutlak, keinginan lord akan saya lakukan."
***
Puncak Gunung
Ia kembali ke puncak gunung sebelumnya, disana ia melihat bulan yang telah malam begitu saja tanpa menunda sedikitpun waktu untuk mereka berdua mempersiapkan diri untuk melakukan persiapan.
Qin Chen lalu duduk, ia menghubungi Jendral tentang keadaan Qiyuan'er. Jendral mengatakan bahwa Qiyuan'er telah tidur setelah menunggu Qin Chen dan Chu Qincheng begitu lama sampai ketiduran.
"Setelah mengobrol dengan sistem miliknya, ternyata dia diciptakan oleh Ayahnya sendiri. Ternyata ada orang Jenius di bidang seperti ini, bahkan aku sendiri belum kepikiran untuk menciptakan hal seperti itu."
[Jika disimpulkan dengan baik, ayah Nona Chu merupakan ahli teknologi dan sistem di masa itu. Sehingga hal seperti ini mudah baginya untuk menciptakan sebuah sistem dengan bantuan kekuatan Dewa miliknya.]
"Ya, bagaimanpun dia seorang Dewa sekarang, tidak seperti dulu hanya seorang manusia biasa dengan pemikiran yang luar biasa melebihi manusia biasa."
__ADS_1
"Dibandingkan memikirkan hal ini yang tidak memiliki ujungnya, lebih baik memikirkan perang yang akan terjadi besoknya. Apa pasukan revolusioner sudah tiba di Ibukota ini?"
[Mereka akan tiba sebelum matahari terbit, tepat di tanah akhir.]
"Qincheng dalam keadaan tidak baik, kemungkinan besar aku akan menggantikan semuanya. Untuk itu, sistem tandai semua yang sebelumnya telah ditentukan oleh kami berdua untuk berjaga-jaga saat Qincheng tidak bisa melakukan tugasnya."
[Baik tuan.]
Qin Chen memejamkan matanya sejenak sebelum ia kembali ke penginapan, malam itu ia merasakan energi dalam dirinya berkumpul membentuk pusaran didalam, dan mengeluarkan aura yang hangat.
Bunga di sekitarnya bermekaran, dan hembusan angin menerpa dedaunan lalu terhembus ke Ibukota. Sebuah energi berwarna hijau muda menyelimutinya dan tiba-tiba cahaya kehijauan muncul di keningnya.
Perlahan sebuah ukiran seperti akar terbentuk di keningnya, bahkan menyerupai mahkota besar seolah Artefak tak berbentuk terpasang di keningnya.
[Ding!]
[Crown Root : Sebuah tanda bahwa seseorang telah melampaui dunia dan keabadian. Pemikiran yang luas tak terbatas, dan kemampuan melebihi asal.]
[Selamat tuan, karena telah berevolusi menjadi salah satu dari sekian Transenden di dunia ini.]
Ia membuka matanya dan terlihat sedikit sayup, seolah ia tak bereaksi melihat surga hancur dan sungai abadi menghilang. Matanya memberikan ketenangan absolute, bahkan ruang hampa akan mengundurkan diri.
"Bukankah ini sedikit telat? Sistem. Seharusnya aku berevolusi saat aku memahami Jalan Raja."
[Sebelumnya, pemikiran tuan dan tubuh tuan belum sepenuhnya stabil. Dalam arti, tuan belum dapat melakukan evolusi disaat tuan belum stabil. Sekarang, setelah tuan melihat tekad nona Qincheng yang hendak membantu tuan, tuan mendapatkan perasaan ketenangan dalam diri.]
[Ketenangan itu membuat seluruh aspek dalam diri stabil dan sebuah momentum mengangkat tuan masuk kedalam evolusi. Sekarang, tuan telah sepenuhnya berevolusi menjadi Transenden.]
"Begitu ... " Bahkan ia sendiri tidak menyadari bahwa ia mengalami evolusi setelah ia melihat tekad Chu Qincheng, bahkan bila itu adalah fenomena aneh, namun tidak mungkin bagi orang bisa melakukannya.
'Bahkan setelah mengalami banyak kehidupan, aku bahkan tidak menyadarinya.'
Ia menutup matanya ....
__ADS_1
...
*Bersambung...