Supreme King System

Supreme King System
Chapter 214 : Menempa Senjata


__ADS_3

"Perhatikan ini baik-baik pria tua, aku akan memperlihatkan hasil belajarku dari istriku! Aku tidak ingin dia kecewa, akan aku buktikan padamu bahwa istriku lebih baik dibandingkan milikmu!"


"Huh! Sombong! Coba saja jika kau mampu!"


"Baiklah!"


Qin Chen geram karena pria itu mencoba merendahkan kemampuan istri kecilnya. Ia lalu mengangkat pemukul disampingnya dan memulai menempa senjata Sword Demon Dragon Moon!


Tang! Tang! Tang!


Memanaskan dengan nyala api yang seperti inti bintang, lalu menempanya dengan tenaga keras dan palu berat. Suara-suara pria sejati benar-benar terdengar begitu keras di luar sana.


Pria itu memperhatikan Qin Chen benar-benar Jenius dalam menempa senjata, ia semakin penasaran dengan istri pemuda dihadapannya. Bagaimana istrinya bisa sangat hebat dalam menempa dan mengajarinya dalam waktu singkat.


Tang! Tang! Tang!


Suara itu terus berbunyi dan berputar didalam ruangan hingga beberapa waktu berlalu begitu cepat. Qin Chen berkeringat untuk pertama kalinya merasakan sensasi menempa senjata kelas Dewa.


"Sword Demon Dragon Moon, berhasil ditempa!"


Cling! Cling! Cling!


Kilauan cahaya yang terpancar dari Metatron Crystal begitu menakjubkan ditambah dengan warna ungu yang samar-samar seperti bunga malam yang bermekaran.


"Tch! Ternyata kau bisa menempanya!"


"Tentu saja, karena istriku mengajariku dengan sangat baik! Bukan sepertimu yang marah-marah saja!"


"Baiklah-baiklah, kau mendapatkan lencana Penempa kelas Dewa dariku." Ia memberikan lencana Penempa pada Qin Chen.


"Ini saja? Tch! Apa kau begitu pelit sampai-sampai tidak memberikan hadiah lain? Tempat ini sangat luas dan penuh akan material, berikan aku sedikit sebagai hadiah, bagaimana?"


"Ambillah, aku kalah darimu. Setelah itu, kita akan ketempat dimana kapak itu berada dan kau dapat melihat dulu sebelum memulai menempanya."


"Baik-baik."


Qin Chen mengambil bahan-bahan yang ia butuhkan untuk menempa artefak kuno meski bisa membelinya dari sistem. Ia tidak ingin menggunakan Poin Sistem sekarang, karena ada bahan gratis disampingnya jadi ia memilih mengambil pilihan kedua.


***


Setelah beberapa menit berlalu, ia mendapatkan bahan-bahan tersebut dan sekarang mengikuti pria penempa sebelum kedalam sebuah lorong gelap yang hanya ada cahaya dengan jarak 50 meter setiap cahayanya.


"Kita akan kemana? Jangan bilang kau ingin menjualku."

__ADS_1


"Diam dan ikuti saja, karena apa yang ditugaskan di gulungan tersebut sangatlah rahasia. Bahkan orang luar tidak boleh ada yang mengetahuinya."


"Begitukah? Sepertinya menarik!"


Saat berada didalam ruangan yang senyap, ia melihat kapak belum sempurna berada di atas tempat tempa. "Bukankah ini kapak yang kalian maksud dalam gulungan tersebut."


"Benar, ini adalah Kapak Legendaris milik seorang penebang kayu bernama Xia HangHuo. Dia adalah Dewa Penebang dengan kekuatan tempur tingkat lanjut, dimana dia adalah legenda Penebang itu sendiri."


Qin Chen terdiam mendengar. "Lalu, kenapa banyak dari kalian ingin melanjutkan kapak ini? Bukankah dia hanya legenda, legenda dapat dirubah dan di perbarui setiap waktunya selama ada sesuatu yang dapat mengubahnya."


"Haish! Bocah, meski sejarah dapat di ubah, namun legenda tentangnya sangat sulit ditemukan. Karena itu, kami bersama-sama melanjutkan kapak ini yang telah hancur sebelumnya kembali ke wujudnya."


Ia melihat kapak tersebut sangat besar dan ia melihat keliling mengamati sedikit demi sedikit kapak tersebut.


[Tuan, sistem memiliki sesuatu yang bisa membantu tuan, apa tuan ingin mencobanya?]


'Lakukan!'


Tiba-tiba matanya dapat melihat titik-titik yang berunjuk pada tempat yang mudah hancur dan tempat dimana bisa diperbaiki lagi. "Jika kamu memiliki hal seperti ini, kenapa baru saja mengatakannya."


[Tuan tidak mengatakannya pada sistem, dan lagi sistem baru saja di upgrade. Karena itu, tuan yang baik hati, sering-seringlah untuk mengupgrade sistem agar banyak kegunaannya.]


'Hmmm ... Aku tahu ini, kamu pasti memerasku lagi.'


'Gahhh! Sial! Sistem, kenapa kamu memotong Poin Sistem milikku, aku sulit mendapatkan Poin Sistem ini!'


[...]


Setelah mengamati beberapa menit, ia kembali berdiri dan menghela nafasnya. "Baik pria tua, berikan aku waktu beberapa jam untuk menyelesaikan ini sekarang."


"Apa kau yakin? Kau baru saja melihatnya, bagaimana jika mengamatinya selama beberapa bulan lalu mulai menyelesaikannya." Balasnya.


"Aku tidak memiliki waktu sebanyak itu, sekarang kau pergilah ke atas dan biarkan aku menyelesaikan ini. Jika istriku datang nanti, minta dia ke tempatku. Jangan menggodanya, jika aku mengetahuinya, aku akan memotongmu sedikit demi sedikit."


"Tch!"


Pria itu melambaikan tangannya. "Seterah kau, lakukan apa yang ingin kau lakukan. Jika sudah selesai, naiklah ke atas dan beristirahat lalu makan jika kau lapar."


"Ya terimakasih!"


Pria itu naik kembali ke atas dan menutup pitu tersebut dengan rapat meninggalkan Qin Chen di dalam ruangan. Qin Chen duduk dan melihat-lihat ruangan tersebut begitu mengagumkan karena banyak barang unik.


"Sistem, bisa kamu bakar Poin Sistem dan tingkatkan Ahli Tempa milikku ke puncaknya agar lebih baik dalam menempa."

__ADS_1


[Mengurangi 500 Triliun Poin Sistem, Ahli Tempa di tingkatkan.]


"Begitu saja? Aku bahkan tidak merasakan apapun."


[...]


"Baiklah, aku akan mulai menyelesaikan hal ini secepat mungkin dan bisa bersama dengan istri kecilku yang manis."


Qin Chen mengambil palu besar dan memulai menempa kembali kapak tersebut dengan bantuan mata sistem.


Tang! Tang! Tang!


Saat menempa kapak tersebut, dunia luar bergetar hebat dan langit-langit mulai retak dengan badai kekacauan menerpa daratan tersebut dengan begitu ganas.


***


Sementara di luar ruangan, tepatnya dimana pria itu duduk sambil melihat fenomena di luar bangunan membuatnya begitu yakin bahwa Qin Chen tengah menempa senjata tersebut sekarang ini.


"Ha! Bocah itu selalu mengejutkanku, meski baru pertama kali bertemu, dia benar-benar bocah yang menarik, dalam waktu yang singkat aku seperti nyaman berbicara dengannya." Katanya.


Tok! Tok! Tok!


Pintu tiba-tiba berbunyi dan ia langsung berbicara. "Masuklah, pintu tidak terkunci."


"Permisi ... " Wanita cantik masuk kedalam bersama gadis kecil disampingnya. "Permisi Paman, apa paman melihat pria setinggi ini, katanya dia akan berada di tempat Penempa ini dalam waktu yang lama."


"Pria, setinggi itu? Menempa?" Pria itu melihat wanita itu dengan seksama, dan mengingat apa yang bocah sebelumnya katakan. "Jadi begitu, apa kau istri bocah menyebalkan sebelumnya?"


"Ah! Apa Paman mengenalnya, dia adalah suamiku dan katanya akan menempa disini, jadi aku berkunjung untuk melihat-lihat tempat ini, apa boleh?"


"Lakukanlah semaumu, dan jangan bermain dengan benda tajam, itu sangat berbahaya untuk seorang wanita apa lagi ada gadis kecil disampingmu, apa dia putri kalian?" Balasnya.


"Benar, Qiyuan'er perkenalkan namamu pada paman disana."


Ia mengangguk dan sedikit melangkah sambil menundukkan kepalanya. "Qin Qiyuan Hua, paman bisa memanggilku Qiyuan'er!"


"Bagus-bagus, kalian memiliki sopan santun dibandingkan bocah sebelumnya, dia benar-benar menyebalkan!"


Chu Qincheng hanya tertawa kecil karena ia tahu sikap Qin Chen yang sekarang seperti apa yang dikatakan oleh pria disana.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2