Supreme King System

Supreme King System
Chapter 239 : Ke Wilayah Timur


__ADS_3

"Jika itu orang lain, mungkin aku sendiri tidak akan mempercayai hal ini. Namun berbeda jika itu kau yang mengatakannya, aku telah mengenalmu lebih lama dari siapapun, aku tahu cara berpikirmu dan pemahamanmu di dunia ini. Jika kau mengatakan itu, maka kau sudah tahu selanjutnya seperti apa."


"Kau benar, aku menyadari ini baru beberapa hari lalu, dan mencoba merangkum seluruh aspek dunia dan kejadian didalamnya. Sampai detik ini, aku menyadari tindakan Qin Chen sebelumnya."


"Kalau begitu, apa yang kita tunggu lagi! Semakin cepat maka semakin baik, karena tempat ini tidak menerima kita lagi!"


Didalam ruangan itu, mereka berdua saling melihat satu sama lain memberikan tanda untuk melesat secepat mungkin menghindari tangkapan orang-orang didalam ruangan tersebut, karena mereka seperti sudah masuk kedalam blacklist di mata mereka.


***


Sementara itu, Qin Chen yang tengah berdiri di menara melihat dengan senyuman dingin, mata kosong. "Sekarang, aku berada di tahap True God, sementara diatasnya adalah True Universe. Apa kemungkinan aku harus memurnikan Alam Semesta dalam diri untuk menembus True Universe?"


[Memadatkan esensi matahari dan bulan, tuan menciptakan sebuah gunung dan sungai dalam diri dan mencapai tahap True Universe. Itu artinya, tuan perlu membentuk Alam Semesta dalam diri tuan yang hampa ini, dengan begitu tuan dapat menebus True Universe.]


"Begitu rupanya, itu rencana jangka panjang, untuk sekarang aku ingin kembali karena setelah persiapan selesai, maka perang besar dengan mereka akan berlangsung. Ngomong-ngomong tentang perang, aku tidak sabar menunggunya."


[Sama seperti yang tuan pikirkan.]


Ia melangkah keluar dari menara kuno itu, di bawah tidak ada lagi monster-monster yang menyerangnya karena telah habis dibantai oleh Qin Chen. Saat ia keluar, reruntuhan itu mulai hancur secara perlahan menjadi kepingan-kepingan cahaya yang naik ke langit.


Melihat hal tersebut, ia hanya memandanginya hingga selesai, setelah itu bergerak keluar dari ruangan yang terisolasi dari dunia luar. Seketika, ruangan itu hancur berkeping-keping bersamaan Qin Chen yang telah keluar.


"Seperti yang aku duga, ruangan ini akan hancur setelah seseorang menemukan monumen itu. Setelah itu, ruangan ini hancur dan menghilangkan semua bukti agar hanya ada satu orang yang mengetahuinya, dan itu aku."


Setelah itu ia menghilang dari sana dan secara mengejutkan tiba didalam ruangan tempat Chu Qincheng berada. Disana, Qin Chen langsung melirik kelangit dengan mata yang memiliki niat membunuh besar membuat bola itu pecah berkeping-keping dengan energi kegelapan menutupi ruangan.


Qin Chen menyadari bahwa ada orang yang memata-matai istrinya dari dunia lain, hal ini membuat Qin Chen sedikit marah dan menghancurkan alat mereka sehingga tidak dapat digunakan kembali memata-matai istrinya.


"Ada apa suami?"


"Tidak apa-apa, hanya beberapa serangga yang mencoba memata-mataimu, aku telah mengurusnya. Meski begitu, mereka dapat bergerak lagi tidak tahu kapan itu, namun tidak perlu khawatir karena aku disini."

__ADS_1


"Begitu, baiklah. Aku tidak khawatir dengan mereka, karena sekarang aku berada disamping suami yang hebat dan luar biasa. Jadi, mereka bukanlah apa-apa dimata suamiku, bukan?"


"Kamu benar."


Qin Chen kembali duduk disampingnya sambil membaca buku ditangannya. Chu Qincheng melihat dan ikut membacanya, itu adalah buku yang berada di dalam penyimpanan Qin Chen, mungkin harta yang ia dapatkan dari perjalanannya kali ini.


[Tuan ... ]


'Ada apa?'


[Sebuah retakan langit terbentuk di timur, kemungkinan orang dari dunia lain yang mencoba memata-matai istri tuan sebelumnya. Karena energi mereka hampir menyamai dengan energi orang sebelumnya, karena itu kemungkinan besar mereka adalah komplotan.]


'Bagus sistem, aku akan kesana malam ini. Untuk sekarang, aku akan membuat mereka tertidur terlebih dahulu sehingga tidak ada yang perlu dicemaskan.'


"Istri ... Kamu tidak tidur?"


"Huh!" Chu Qincheng meliriknya karena tumbennya Qin Chen memanggilnya dengan sebutan istri dan memintanya untuk tidur, ia curiga dan menatap Qin Chen dengan cara menggodanya. "Hehehe, suami, apa kamu ingin itu? Aku bisa saja memberikannya, tapi putri kita ada disini, jadi tidak untuk sekarang."


Qin Chen mencubit hidungnya. "Aku ada urusan diluar, karena aku memintamu untuk tidur agar tidak khawatir dan mencariku."


Ia membawa Qin Chen dan tidur, dan memeluknya dengan erat mencoba untuk tidak membiarkan Qin Chen pergi setelah mengetahui bahwa ia akan keluar malam. Putrinya melihat tingkah ibunya yang manja membuatnya tertawa kecil sambil menyembunyikan dari mereka karena takut dimarahi oleh ibunya.


***


Malam harinya


Qin Chen melepaskan tangannya dari pelukan Chu Qincheng secara perlahan-lahan, ia menariknya dengan lembut hingga keluar bahkan tidak disadari oleh Chu Qincheng yang pulas saat tidur. Malam itu, ia menciptakan formasi pertahanan miliknya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.


'Jendral!'


'Ya Kaisar, apa ada yang bisa saya bantu.'

__ADS_1


'Malam ini, ikut aku ke timur untuk mengecek sesuatu disana.'


'Bagaimana dengan Permaisuri? Karena mereka akan tanpa penjagaan sekarang.'


'Tidak perlu khawatir, mereka berada dibawah pelindungku. Sekarang bergerak ketimur.'


'Baik!'


Pada saat itu, ia yang hendak pergi dari ruangan meninggalkan Chu Qincheng, ia mencium keningnya dan setelah itu pergi dari sana melesat dengan kecepatan tinggi untuk mencari tahu siapa yang mencoba turun ke dunia atas ini.


Sementara Chu Qincheng, ia tersenyum dengan matanya terbuka karena ia tidak tidur sama sekali. Dengan kemampuan uniknya, ia dapat mengecoh pengelihatan Qin Chen yang sekarang ini tinggi, ia benar-benar hebat.


'Baru kali ini, suami mencium keningku malam-malam, benar-benar suami kesayanganku! Dia mencuri ciuman saat aku tidur, awas saja kalau kembali, aku akan mengambil alih dunia ini.'


Dengan wajahnya yang memerah dan nafas terengah-engah ia menutup matanya kembali tidur. Ia memeluk putrinya yang tengah tidur disampingnya, karena ia sekarang tengah malu-malu kucing.


Sedangkan ditempat Qin Chen, Qin Chen dan Jendral melesat di langit melintasi ibukota menuju timur. Pertahanan sebelumnya setingkat Ilahi sehingga tidak mungkin bagi True God untuk menembusnya selama itu Qin Chen yang mengendalikannya.


Karena didalam pertahanan itu, ada kekuatan ruang dan waktu yang kompleks sehingga akan memusingkan kepala jika tidak handal dalam menggunakan kekuatan ruang dan waktu.


"Kaisar, apa ada sesuatu di wilayah timur sampai-sampai kaisar pergi secara pribadi ke sana?"


"Permaisuri di mata-matai oleh seseorang dari dunia lain, dan orang itu merobek langit untuk sampai ke sini. Karena itu, aku membawamu untuk memberikan pelajaran bagi orang yang berani memata-matai Permaisuri."


"Apa! Siapa yang berani memata-matai Permaisuri disaat Kaisar ada disampingnya! Kaisar, izinkan saya yang melakukan tindakan kotor ini, karena Kaisar tidak pantas mengotori tangan kaisar mengurus cecunguk ini."


"Ya, karena itu aku membawamu!"


"Baik!"


Mereka melesat dengan kecepatan tinggi menuju wilayah timur.

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2