Supreme King System

Supreme King System
Chapter 67 : Tangga Dao?


__ADS_3

Tanah Makam Kuno


Di dalam ruangan yang runtuh, Qin Chen beserta lainnya berjalan melewati reruntuhan bangunan. Zi Long menuntun Qin Chen mengikutinya.


Disana, Qin Chen dapat merasakan kekuatan Iblis begitu pekat. Perasaan tersebut membuat insting bertarung Qin Chen hidup kembali, seolah akan ada penyerangan.


"Adik ... Biarkan Saudari yang menangani ini." Ucapnya yang secara tiba-tiba.


Qin Chen meliriknya. "Baiklah ... Lakukanlah, agar muridku tidak terhasut oleh kekuatan Iblis di Makam Kuno ini."


Qin Chynna sedikit mengangguk, melangkah kedepan menarik pedangnya. "Seni Pedang, Pedang Pemurnian Roh!"


Qin Chynna menarik pedangnya menciptakan puluhan bayangan pedang biru bercampur putih. Melayang di antara mereka, bayangan pedang tersebut melesat seperti cahaya melintas.


Menggerakkan bayangan-bayangan pedang memasuki ruangan gelap sebelum mereka memasukinya. Pedang miliknya bersinar terang menerangi ruangan setelah meledak memusnahkan Iblis di sekitarnya.


Qin Chen yang melihatnya hanya tersenyum tipis, Seni yang dia perlihatkan dibawah Seni Bumi. Mungkin karena Sekte tidak memiliki ketrampilan kelas Bumi, sehingga dia tidak memilikinya.


"Seni kelas Ungu, Pedang Pemurnian Roh. Tidak buruk, namun sangat mengecewakan jika Sekte Pedang Elemen yang berwibawa hanya memiliki ketrampilan kelas Ungu." Ucap Qin Chen dengan jelas terdengar oleh mereka semua disana.


Keluarga Xia terdiam, karena Xia Jingyi dan Xia Hongyi mendapatkan Seni Dewa dari Qin Chen. Sudah jelas, bahwa Qin Chen tidak memandang Sekte Pedang Elemen sebagai Sekte terhormat jika dia memiliki Seni yang lebih kuat dibandingkan Sekte itu sendiri.


"Jangan begitu, adik ... Sekalipun Sekte tidak memiliki ketrampilan kelas Bumi. Tapi Saudari adalah muridnya, tidak baik membicarakan tentang ini di depan Saudari." Sahut Qin Chynna sedikit menegur Qin Chen.


Qin Chen menutup matanya, lalu menghela napasnya. "Baiklah ... Aku hanya mengatakan apa yang aku pikirkan. Jadi, jangan masukkan dalam hati."


Zi Long hanya diam, karena dia tahu bahwa Yang Mulia Raja Makam yang sekarang bukanlah manusia biasa. Melainkan sosok hebat dengan dibekali keterampilan kelas tinggi di pikirannya.


Mereka semua masuk lebih dalam setelah Qin Chynna memurnikan roh-roh di dalam sana. Sekarang, tidak ada rasa tekanan dari Iblis maupun Mahkluk Jahat lainnya.


Sampai Qin Chen dan lainnya tiba di Altar Kuno dengan anak tangga mengelilingi Altar tersebut hingga menembus langit tak berujung.

__ADS_1


"Ini ... " Qin Chen terkejut melihatnya, dari ruangan kecil yang dia lalui, kini berhenti di tempat spasial. "Zi Long, tempat apa ini? Kenapa begitu banyak anak tangga menjulang tinggi menembus langit. Bahkan, dari sini aku tidak memiliki ujungnya." Tanya Qin Chen.


"Menjawab Yang Mulia ... Altar ini disebut sebagi Tangga Dao. Setiap anak tangga akan mendapatkan tekanan gravitasi yang akan terus meningkat hingga ujung."


"Tentang apa yang anda katakan benar, anak tangga ini tidak memiliki ujung. Namun dapat sampai di ujung jika anda mendapatkan Dao milik anda."


Mendengar hal tersebut semua orang terkejut, untuk pertama kalinya melihat ini membuat mereka tidak dapat berkata-kata. Qin Chynna melihat ke arah Qin Chen yang memperhatikan tangga tersebut dengan serius.


Padangan mata Qin Chen masih berpikir, karena hal ini membutuhkan banyak waktu untuk sampai mendapatkan Dao miliknya sendiri.


"Apa kau mengetahui, ada apa di ujung sana?" Tanya Qin Chen.


"Maaf Yang Mulia ... Saya belum pernah sampai disana maupun mendengarnya. Namun, saya dapat memastikan bahwa ada sesuatu di atas sana." Balasnya dengan serius.


"Sesuatu? Bagaimana kau mengetahui ada sesuatu disana jika kau tidak pernah mendengarnya." Tanya Qin Chen.


"Menjawab Yang Mulia ... Raja Makam terdahulu selalu berusaha keras untuk mencapai ujung tangga. Karena beliau mengatakan bahwa ada sesuatu di atas sana, sesuatu yang dapat mengubah Dunia yang kacau ini." Jelasnya.


"Apa ada lagi selain tangga ini?"


"Ada Yang Mulia, tempat tersebut adalah tempat Harta Makam. Apa anda ingin langsung kesana?" Tanya Zi Long.


"Tidak ... " Balas Qin Chen, Qin Chen melihat ke langit masih ada banyak anak tangga hingga di ujungnya hanya terlihat bayang-bayang gelap.


"Apa anda ingin mencoba naik dan mencari kebenaran?" Tanya Zi Long.


"Mungkin ... Tangga ini membuatku penasaran dengan ujungnya. Apa ada sesuatu disana atau tidak, aku ingin melihatnya sendiri dengan mata kepalaku." Balas Qin Chen.


"Tidak!" Sahut Qin Chynna, Qin Chen melihatnya, dimana Qin Chynna menampilkan ekspresi wajah yang khawatir. "Kamu tidak boleh pergi ... Bagaimana jika kamu terluka, ayah dan ibu akan khawatir dengan keadaanmu."


Mendengarnya menjelaskan kekhwatiran, Qin Chen hanya tersenyum. "Keluarga tidak akan tahu jika tidak diberitahukan. Kamu saudariku, jika aku terluka, aku langsung meminta bantuanmu untuk menyembuhkan luka-lukaku." Balas Qin Chen.

__ADS_1


Qin Chynna terdiam tidak bersuara, perkataan Qin Chen ada benarnya. Jika Qin Chen terluka dalam petualangan, bukankah tugas dia adalah merawat adiknya.


Saat memikirkan hal tersebut, Qin Chynna menyadari sesuatu. Menyadari bahwa dirinya adalah penghambat adiknya, dia seharusnya mendukungnya bukan menghalanginya.


"Begitu ... Baiklah, kamu dapat mencobanya, saudari akan merawatmu jika terjadi sesuatu denganmu." Balasnya dengan memberikan semangat.


'Seharusnya aku sadar dari awal, Qin Chen datang untuk berkembang. Kenapa aku sebagai saudarinya menjadi penghambat.' Qin Chynna memikirkan hal ini hingga membuatnya bersalah.


Qin Chen sedikit memiringkan kepalanya, melihat Qin Chynna yang tiba-tiba berubah 180° dari sebelumnya. Ini mengejutkan, karena sifat wanita sulit untuk ditebak.


Setelah mendengar hal tersebut, Qin Chen melangkah kedepan. Tiba-tiba, tekanan gravitasi 10 kali lipat terasa di sekujur tubuhnya, meskipun tidak membuatnya jatuh, namun perasaan ditekan dapat dirasakan.


"Huh!" Qin Chen mendengus memecahkan tekanan pertamanya.


Zi Long melihat dengan jelas bagaimana tekanan gravitasi tersebut tertampar sendiri. Yang Mulia Raja Makam sekarang begitu kuat, bahkan gravitasi tekanan ketakutan mendengar dengusan napasnya.


Qin Chen melangkah dan terus melangkah, setiap anak tangga menghancurkan tekanan gravitasi masing-masing. Mereka ketakutan, mulai dari 10, 20, 30, 40, 50 ... Dan seterusnya, tekanan gravitasi dihancurkan.


Setiap lantai akan meningkat 10 kali lips, setelah menembus anak tangga ke seratus. Maka kelipatan tekanan gravitasi akan ditambah 50 setiap anak tangga hingga menembus ke dua ratus.


Qin Chen yang melangkah dengan santai seolah-olah tidak memiliki hambatan sedikitpun di atas sana membuat semuanya tercengang, termasuk Zi Long itu sendiri.


"Setiap tangga akan meningkat 10 kali lipat dibandingkan sebelumnya. Tapi Yang Mulia Raja, beliau melangkah tanpa ada hambatan yang menghadang, seolah-olah tengah berjalan di taman." Ucapnya yang tidak percaya dengan hal ini.


Sekalipun dia tahu Qin Chen kuat, namun dia tidak menduganya bahwa Qin Chen akan dengan mudah melewati setiap seratus lantai dalam hitungan menit.


Melihat pencapaian luar biasa melebihi Raja Makam sebelumnya, Zi Long melihatnya dengan padangan takjub.


Qin Chen menembus rekor baru yang belum pernah Raja Makam sebelumnya peroleh. Namun, apa Qin Chen bisa menemukan ujung anak tangga atau tidaknya, semuanya tergantung pada Qin Chen sendiri.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2